
*Sesampainya di kantor
“ Udah sampai nih Risda “.
“ Oke bos “.
“ Disini aku bosnya ya... “.
“ Siap bos “.
Mereka pun masuk kedalam kantor dan tentu saja mereka menyapa si bos.
“ Pagi semuanya... berikan yang terbaik ya buat perusahaan ini “.
“ Siap bos “ Mereka serentak menjawab.
Doni langsung menuju ke ruangannya dan mulai bekerja menandatangani berbagai macam kerjasama serta berbagai macam pasar yang akan di targetkan untuk pemasaran. Doni yakin bahwa perusahaan tersebut akan menjadi perusahaan pengelola makanan ringan nomor satu di dunia.
“ Permisi pak, kita ada meeting hari ini dengan client dari pemasok bahan baku “.
“ Oke sebentar lagi saya kesana “.
“ Trima kasih pak “.
Doni pun pergi ke ruangan meeting untuk bertemu client tersebut dan ternyata client tersebut ingin mengajukan penyerahan bahan baku dalam jumlah yang sangat banyak dengan harga murah dengan kualitas yang bagus.
“ Saya disini ingin menyampaikan kepada bapak bahwa kami memiliki pasokan bahan baku berupa kentang organik yang kualitasnya tentu saja sudah terjamin karena perusahaan yang bapak pimpin menggunakan bahan baku tersebut. Disini kami ingin menawarkan bahan baku tersebut dengan harga yang lebih rendah tiap ton yang akan bapak ambil, saya berharap bapak menerima tawaran kami ini “.
“ Kenapa harga bahan baku tersebut menurun ? bukankah kualitasnya juga menurun ? “.
“ Harga tersebut kami berikan khusus kepada perusahaan ini karena berkatnya lah hari ini usaha kami bisa seperti sekarang. Dan kebetulan pasokan bahan baku kami kali ini sungguh sangat banyak dan juga berkualitas, saya ingin perusahaan ini yang terlebih dahulu mendapatkan pasokan se maksimal mungkin, karena belakangan ini saya dengar bahwa perusahaan ini mengeluarkan produk baru yang teramat laris. Apakah bapak berminat membeli pasokan bahan baku dari kami ? “.
“ Berapa pasokan yang kamu punya ? “.
__ADS_1
“ Sekitar 100ton pak “.
“ Baiklah, harga per tonnya berapa ? “.
“ Harganya 5 juta pak, kami menjual kepada anda dengan setengah harga “.
“ Baiklah kami akan ambil 70ton “.
“ Baik pak, silahkan tanda tangani kontrak serta isi jumlah berapa ton pengambilannya pak “.
Doni pun mengisi surat keterangan tersebut dan membayar bahan baku tersebut menggunakan cek sebesar 350juta.
“ Ini ambil “ Doni memberikan cek tersebut.
“ Trima kasih pak atas kerja samanya “.
“ Sama\-sama “.
Tak disadari oleh Doni bahwa jam sudah menunjukkan pukul 12 dan sudah waktunya makan siang.
Risda masuk ke ruangan kerja Doni lalu menyapanya seperti sepasang kekasih.
“ Hai sayang... “ Risda masuk kedalam ruangan.
“ Kok manggil sayang sih ? “.
“ Kan lagi jam istirahat “.
“ Yauda deh “.
“ Kamu uda makan belum ? “.
__ADS_1
“ Belum, emang kenapa ? “.
“ Aku bawa makanan nih, kamu mau ? “.
“ Mau sih, tapi kamu ? “.
“ Aku buatnya dua kok, nih untukmu “ Risda menyerahkan kotak makanan kepada Doni.
“ Kamu masak apa nih ? “ Doni bertanya sembari menyantap makanan tersebut
“ Nasi goreng ama cumi goreng, gimana enak ? “.
“ Enak banget, aku jarang loh makan yang beginian “.
“ Hehe... enakan yang begini kan daripada di restoran bintang 5 “.
“ Iya kamu bener... “ Doni berkata dan terus mengunyah.
“ Pelang pelan nanti keselek “.
“ Iya iya.. “.
Mereka pun makan bersama dan menikmati waktu istirahat tersebut. Setelah mereka selesai makan mereka melnajutkna bekerja lalu pulang bersama.
“ Kamu capek banget ya sayang “ Risda memegang pipi Doni.
“ Iya nih... banyak banget yang harus di jadwalkan serta di tandatangani hari ini “.
“ Tapi bagus dong berarti perusahaan maju “.
“ Iya bagus lah syukur... “.
^_^_^Met By Lightning^_^_^
__ADS_1