
*Flashback
Suatu hari ketika Mama dan Papa Sasya sedang cekcok dikarena kan uang untuk biaya sehari sehari selalu di gunakan bapaknya untuk keperluan yang tidak jelas dan saat itu juga Papa Sasya ketahuan sedang berselingkuh, amarah Mama pun sudah tak terbendung.
“ Suami macam apa kamu ini ? “.
“ Kamu yang istri macam apa ! minta uang mulu kerjaan nya ! “.
“ Aku minta uang karena kamu itu selalu ngasih sisa sedikit dari gaji mu yang gak seberapa itu “.
“ Hah ? sudah syukur aku kasih, dasar tak tahu diri “.
“ Kamu kira anakmu itu makan batu, uang segitu beli beras pun masih ngutang “.
“ Aku juga gak minta kamu ngelahirin anak ini ! “.
“ Apa kamu bilang ? “.
“ Aku mau anak cowok sedangkan yang kamu lahirkan malah anak cewek “.
“ Sudah cukup kamu keterlaluan, aku tahu kamu itu selingkuh tapi aku diam tapi jangan harap aku akan diam jika kau menghina anakku “.
“ Urus saja anak tak guna itu “.
“ Kamu memberikan uang itu untuk cewek itu kan sampai sampai kamu terlantarkan kami dengan uang sisa darinya yang kamu beri untuk kami, dasar lelaki baji\*\*an “.
“ Iya aku selingkuh, memangnya kenapa ? gak suka ? “.
__ADS_1
“ Kamu.... “.
““ Jangan berantem lagi dong Pa... Ma.... Aku sayang kalian kok “ Sasya datang menghampiri mereka.
“ Papa sama Mama gak berantem kok saaayaang “ Mama berusaha menenangkan Sasya.
“ Urus saja anakmu ini “ Papa Sasya pun pergi.
Q_QMet By LightningQ_Q
Papa Sasya pergi keluar rumah untuk mencari kesenangan lain sedangkan Mama ny sedang menangis walaupun ia tetap tersenyum di balik tangisnya tapi Sasya kecil waktu itu sudah tahu bahwa ibunya menahan rasa sedih nya itu.
*Papa Sasya bertemu seorang pria di tengah jalan
“ Permisi pak “ Sapa pria itu.
“ Ya, ada apa ? “.
“ Oiya.. maaf ya ganggu “.
“ Saya cuman mau kasih saran aja pak, lebih baik syukuri apa yang kita miliki sekarang sebelum semuanya terlambat “.
“ Apa maksud Bapak ? “ Tanya Papa Sasya.
“ Saya dulu juga punya keluarga seperti bapak tapi semenjak istri saya mempunyai anak perempuan dan tak bisa hamil lagi saya mulai mencari wanita lain yang tentu saja bisa melahirkan anak laki\-laki untuk saya, setelah bertemu dengan wanita yang saya yakini bisa melahirkan seorang putra buat saya, saya pun menceraikan istri saya dan menelantarkan mereka. Lalu saya menikmati hari saya bersama wanita baru itu, namun selang beberapa minggu ia mulai terlihat mencurigakan ia menghabiskan seluruh harta yang saya miliki dan pergi begitu saja. Setelah saya merasa sendiri saya baru menyadari ternyata istriku lah yang setia padaku waktu itu tapi ternyata ia dan juga putrinya sudah meninggal akibat tabrak lari disaat aku mengusirnya di kala itu. Aku sungguh menyesal. Jadi saya mohon Bapak segeralah berbaikan dengan anak dan Istri Bapak “ Bapak itu memberikan saran kepada Papa Sasya.
“ Mungkin kamu benar Pak, aku sudah jarang bersyukur akhir akhir ini atas nikmat yang telah di berikan oleh yang Maha Kuasa “ Papa Sasya merasa bersalah.
__ADS_1
“ Kembalilah Pak, minta maaf lah dan syukuri “.
“ Hiiikksss... Hiiikssss.., kamu benar Pak “ Papa Sasya pun lari dan kembali kerumah.
Q_QMet By LightningQ_Q
Di kala itu ia menemukan bahwa Istri dan juga anaknya sudah bersiap siap meninggalkan rumah.
“ Maaa... maafkan Papa... “ Papa Sasya berlutut dihadapannya.
“ Minta maaf atas apa Pa ?, kan kamu benar bahwa kami ini hanya beban “.
“ Maaf Ma.. Papa yang salah karena Papa tak pernah bersyukur dan bangga memiliki kalian selama ini... Maaf Maa.... “.
“ Kamu sungguh sungguh ? “.
“ Iyaa.. Mah.. maafin Papa “.
“ Baiklah aku maafin tapi jangan kamu ulangin lagi ya “.
“ Sasya maafin Bapak ya, Bapak seharusnya bangga punya anak sepertimu “ Papa lari mendekati Sasya.
“ Sasya sayang kok sama Papa... “.
Q_QMet By LightningQ_Q
Tapi Sasya yang sudah dewasa tidaklah seperti ia waktu kecil, ia lebih cenderung mengingat tentang kejahatan serta pertikaian orang tuanya dahulu dan merasa terancam oleh keadaan itu dan ia memutuskan untuk pergi dan mencari tempat agar dirinya sudah aman, seperti Sasya saat itu sedang mengalami trauma mendalam terhadap pertengkaran orang tuanya sewaktu ia kecil sehingga membuatnya melupakan waktu bahagia bersama mereka.
Inilah yang membuat Sasya pergi dari rumahnya saat itu.
^_^_^Met By Lightning^_^_^
__ADS_1