
“ Bagaimana persetujuan tentang kerja sama yang kita lakukan terhadapa perusahaan tersebut ? “ Tanya Doni kepada Risda.
“ Maaf Pak, permintaan kita ditolak oleh mereka “.
“ Yasudahlah jika begitu, apa kamu memiliki perusahaan lain ? “.
“ Ada satu perusahaan yang menurut saya sangat bagus dan cocok sekali dengan pasar kita Pak “.
“ Boleh saya lihat prestasi perusahaan tersebut “ Ujar Doni.
“ Sebentar Pak “ Risda mengambil dokumen prestasi perusahaan tersebut dan memberikannya kepada Doni.
“ Sungguh luar biasa, mereka sudah berani mencoba bermain secara internasional ya “.
“ Iya Pak, Bapak setuju kan ? “.
“ Baiklah saya setuju “.
“ Saya akan segera memberi kabar kepada Bapak secepatnya, trimakasih Pak “ Risda pun keluar dari ruangan Doni dengan wajah yang sedikit tersenyum jahat, entah apa maksud dari senyum Risda. Sesaat sebelum Risda menutup pintu Doni kembali menanyakan tentang perusahaan tersebut.
“ Apa nama perusahaan tersebut ? “.
“ Sukma production Pak “.
“ Ok trimakasih “.
“ Sebaiknya kamu bersiap sayangku... detik detik dari hal yang tak kamu duga akan segera datang menghampirimu “ Gumam Risda setelah pergi dari ruangan Doni.
Doni pun memikirkan perusahaan tersebut dan seperti mengenal perusahaan itu.
__ADS_1
“ Aku seperti mengenal nama perusahaan itu... akh.. gak mungkin.., paling kebetulan “ Doni berbicara dalam bingung dan berusaha menepis ingatannya.
Surat permintaan kerjasama telah dikirim ke perusahaan mereka. Tak menunggu lama surat persetujuan kerja sama datang ke perusahaan kami dua hari kemudian.
“ Berhasil Pak “ Risda senang.
“ Bagus Risda, semoga kita dapat meningkatkan kualitas lebih tinggi lagi “.
“ Baik Pak “.
“Mereka meminta untuk segera berunding tentang keuntungan dari kerja sama ini secara personal antar pemimpin perusahaan, apakah Bapak berkenan ? “ Tanya Risda.
“ Baiklah tolong segera kamu atur jadwalnya “.
^_^_^Met By Lightning^_^_^
“Aaaahhh... akhirnya pulang juga “ Doni melenguh panjang.
“ Dasar... Bos macam apa kamu ini ? “ Risda meledek Doni.
“ Apa tadi kamu bilang.... “ Doni menggelitik Risda sembari menuju mobil.
“ Jangan... jangan.... gelii tau “ Risda kegelian.
Sesampainya di mobil mereka langsung bergegas pulang dan beristirahat.
*Dirumah Risda
“ Tuuutt... Tuutt...., Halo Bos ! “.
“ Gimana rencana kita ? “.
__ADS_1
“ Berjalan dengan baik Bos “.
“ Apakah dia mau bertemu denganku “.
“ Tentu saja Bos, aku sudah mengatur semuanya sejak awal “ Risda tersenyum jahat.
“ Kamu memang sekretaris terbaikku ya... dan paling kejam Ha... Ha... Ha.. ! “ Bos itu tertawa mendengar perkataan Risda.
“ Tentu saja Bos, aku sangatlah setia terhadap Bos dan juga keluarga Bos “.
“ Aku ingin lihat wajahnya ketika ia tahu bahwa orang yang selama ini dicintainya dan dapat memajukan perusahaannya malah berbalik menghancurkan hatinya dan juga perusahaannya, aku sungguh ingin melihatnya ! “.
“ Kejam amat sih Bos “.
“ Bukannya kamu yang kejam... aku tidak memintamu untuk memakai hatinya agar mempermudah rencana kita. Tapi kamu malah memilih rencana sesadis itu “.
“ Tentu saja Bos, akan lebih nikmat rasanya ketika melihat orang itu hancur baik secara jasmani maupun rohani.. Hi..Hi.. “ Tawa Risda.
“ Yasudah... lanjutkan rencana kita, dan setelah ia hancur malam itu juga kita akan berpesta dan mengundangnya kedalam pesta tersebut, sampai jumpa “.
“ Sampai jumpa Bos “.
Doni belum tahu bahwa orang yang dicintainya dan juga yang telah membantunya dalam meningkatkan perusahaannya malah bertujuan menghancurkannya sehancur hancurnya.
^_^_^Met By Lightning^_^_^
Apakah Doni sanggup menerima kenyataan ini ?
Apakah mungkin Doni siap menerima ini ?
Ikutin terus ceritanya dalam Novel Met By Lightning.
^_^_^Met By Lightning^_^_^
__ADS_1