Met By Lightning

Met By Lightning
Kehidupan Doni : Pesaing


__ADS_3

Ibu Aliyah kembali membawa Pak manager yang saat itu telah di pecat oleh Doni kehadapannya.



“ Tok ! Tok ! permisi Pak “.



“ Iya masuk “ Ujar Doni.



“ Ada apa ya.. Bapak manggil saya kembali ? “ Tanya Pak manager bingung.



“ Apakah ibu Aliyah sudah meminta maaf kepadamu ? “.



“ Sudah Pak, emang ada apa ya ? saya bingung ? “.



“ Kamu boleh bekerja lagi disini dan saya meminta maaf atas kelancangan saya atas memecat anda “ Doni meminta maaf.



“ Pelakunya sudah ketemu ya Pak~, syukur deh saya ikut senang “.



“ Apa kamu mau kembali bekerja untuk perusahaan ini ? “ Tanya Doni.



“ Mau Pak.. Maauuu “ Pak manager kesenangan.



“ Baiklah sekarang kamu sudah bisa bekerja, cepat pulang dan ganti bajumu lalu jadilah manager produksi kembali di perusahaan ini “.



“ Trima kasih Pak... saya sungguh bertrimakasih “ Pak manager sedikit menundukkan kepalanya.



Ia pun pulang dan segera mengganti baju lalu kembali ke kantor, sembari mengambil berkas pekerjaannya yang dahulu belum tuntas pekerja lain memberikan selamat kepadanya dan segera ia pergi ke bagian produksi untuk melanjutkan pekerjaannya kembali.


^_^_^Met By Lightning^_^_^

__ADS_1


Risda masuk kedalam ruangan Doni dan memberikan sebuah dokumen yang berisi berbagai jenis produk yang telah di kembangkan oleh Risda beserta timnya. Doni begitu kagum karena setiap produk begitu memiliki keistimewaannya masing\-masing serta keunikannya.



“ Kamu pintar sekali dalam merancang kemasannya dan juga pilihan rasa yang menarik ya “.



“ Tentu saja dong... aku kan harus bantu kamu sayang “ Rayu Risda.



“ Hehe.. makasih deh sayanggg, jadi makin sayang nih.. “.



“ Tapi itu gak semua dari aku loh rancangannya, ada dari timku juga “.



“ Oke sayang, aku akan segera menyampaikannya ke pihak produksi “.



Risda pergi meninggalkan ruangan dengan penuh rasa bangga karena ia telah dapat membantu Doni dalam pekerjaannya.



“ Sepertinya yang ini cocok “ Doni memilih produk yang akan di produksi.




Dan tentu saja semuanya berjalan dengan sangat baik dan pengajuannya di setujui oleh mereka, sehingga mereka menambahkan biaya produksi lebih kepada perusahaan.



“ Fiuh... akhirnya selesai juga meetingnya “ Doni mengelah nafas tanda lega.



Hari sudah mulai gelap dan para karyawan pun telah berpulangan, ia memutuskan untuk pulang. Tapi dia tidak mengantar Risda karena katanya ia ingin bertemu dengan seseorang.


^_^_^Met By Lightning^_^_^


*Disebuah cafe


“ Gimana Risda ? apa kamu sudah menyuruhnya membuat produk tersebut “.


__ADS_1


“ Aku menawarkan keempat produk tersebut “.



“ Bagus, sekarang biarkan saja dia dulu merasakan rasanya di atas awan, setelah itu kita jatuhkan ia seperti seekor burung dan mati menjadi bangkai “.



“ Baik Bos... “.



“ Sekarang teruskan aktingmu yang begitu mengagumkan dan begitu saatnya tiba aku akan memberitahumu untuk menghancurkannya “.



“ Aku permisi Bos “.



Risda pergi meninggalkan cafe tersebut dan kembali kerumahnya.


*Keesokan harinya


“ Produknya telah selesai dibuat dan siap dipasarkan mulai besok, trimakasih atas kerja keras kalian semua “ Pengumuman dari Doni melalui speaker kantor.



“ Mohon kerja samanya untuk kedepannya ya... Trimakasih “ Doni bertrimakasih melalui speaker.



“ Cihhh... buat apa dia melakukan itu ! “ Gumam Riski.



“ Hey... Hey sudahlah, si Bos kan ingin karyawannya juga mendapatkan apresiasi “ Ucap Riswan.



“ Terserah dia lah, tapi suatu hari nanti pasti akan ada yang terjadi karena dia bersikap terlalu lembut seperti itu “.



“ Jika hal itu terjadi apa kau masih ingin berada di dekat si Bos ? “ Tanya Riswan.



“ Tentu sajalah, karena berkat Bos sebelumnya aku berhasil mencapai semua ini oleh karena itu aku harus menjaga anaknya yang terlalu baik itu “ Riski tegas.


__ADS_1


“ Baiklah aku akan menunggunya “.


^_^_^Met By Lightning^_^_^


__ADS_2