Met By Lightning

Met By Lightning
Kehidupan Doni : Terpuruk


__ADS_3

Doni kembali kerumahnya dalam keadaan rapuh. Papa dan Mama begitu bingung kenapa anaknya kembali dengan raut wajah seperti putus asa. Doni pun akhirnya menjelaskan kepada kedua orangtuanya bahwa perusahaan itu hancur oleh kekasihnya dan juga seorang teman lama nya, ternyata Papa sudah memperingatkanku sejak dulu bahwa Ilham hendak membalaskan dendam atas perusahaan keluarganya yang bangkrut karena bekerja sama dengan perusahaan kita. Tapi Doni melupakan hal itu dan malah menjalin hubungan kerja sama dengan Ilham apalagi ketika ia mengetahui bahwa Risda adalah orang yang dikirim oleh Ilham untuk menghancurkan perusahaannya. Doni menjelaskan dengan terseduh\-seduh berusaha menahan tangis tapi tak bisa ditahan.


Q_QMet By LightningQ_Q


“ Aku tidak tahu akan terjadi hal seperti ini Pa “.



“ Sudahlah nak... mari kita bangun kembali perusahaan kita “.



“ Tapi kita sudah tidak punya modal untuk membuka usaha Pa “.



“ Kamu kira mobil serta rumah besar ini bukanlah sebuah modal “.



“ Tapi jika kita menjual rumah ini, Papa dan Mama akan dianggap sebagai orang miskin oleh orang lain “.



“ Haduh Nak... kamu belum dewasa sepenuhnya ya “ Papa berusaha menyemangatiku.



“ Maksudnya Pa ? “.

__ADS_1



“ Kami berdua memulai semuanya dari awal atau bisa dibilang dari bawah dan perlahan mencapai puncak atas kerja keras dan juga doa dari Mama kamu dan juga karena dirimu kami bisa terus berjuang hingga kini “.



“ Makasih Pah~ Mah~ “ Doni memeluk kedua orangtuanya.



Doni pun menjual rumah dan juga semua mobilnya untuk membangun ulang perusahaannya tapi kali ini Doni menjual kopi dengan kualitas yang baik dengan mengolahnya sendiri dari hasil panen para petani yang tengah bekerja di lahan yang sudah ia beli.



Ia mulai memasarkan produknya tersebut melalui pasar terkecil terlebih dahulu dan juga melakukan penjualan door to door dimana karena karyawan yang masih sedikit ia pun juga ikut melakukan penjualan door to door bersama karyawan lain yang tidak bukan adalah bekas karyawannya yang paling setia yaitu Ridwan,Riski,Arya,Lulu dan Nina.




“ LIHAT TUH SAYANG ! ADA PEDAGANG JALANAN! “ Teriak Ilham dari kejauhan.



“ IYA SAYANGGG... KASIAN YAAA! “ Balas Risda dengan penuh tawa.



Doni yang mendengarkan ocehan mereka akhirnya terpaksa meredam kemarahan dan terus melanjutkan jualannya.

__ADS_1



“ Aku harus bisa ! Demi keluargaku... SEMANGAT! “ Doni berusaha menyemangati dirinya sendiri.



Disaat semua orang tahu bahwa ia telah bangkrut dan sudah tidak mempunyai apapun, semua orang menjauh meninggalkannya di pojokan sepi namun masih ada keluarganya dan beberapa temannya yang tak memandangnya melalui harta serta para karyawan yang setia kepada keluarga Doni juga mendukung Doni.



Kini Doni tahu bahwa sesuatu yang berharga itu tak didapatkan dengan uang tapi dengan hati dan rasa percaya antara satu sama lain. Doni yakin bahwa dia pasti bisa karena sekarang ia memiliki apa yang dulu tak pernah ia miliki.



“ Aku memiliki sesuatu yang lebih berharga dari uang dan harta kini. Aku harus berjuang lebih lagi agar mereka dapat bangga karena memilikiku juga “ Doni bangga dengan dirinya.



Ia kembali melanjutkan penjualannya hingga selesai dan meraih cukup banyak keuntungan pada hari itu.


^_^_^Met By Lightning^_^_^


Tetap semangat ya Don...


Walaupun banyak yang menjauh saat lagi susah...


Author lagi di posisimu juga kok...


Kita sama...

__ADS_1


Jadi Semangat !


^_^_^Met By Lightning^_^_^


__ADS_2