
Kerja sama berjalan dengan lancar tanpa adanya kesalahan sedikitpun, keuntungan yang didapat telah sangat lumayan dari yang dibandingkan. Doni merasa senagn akan hal itu karena ia dapat mengembangkan perusahaan Papa nya lebih jauh lagi.
Risda yang mendengarkan kabar tersebut dari Doni juga merasa bahagia sebab usahanya berhasil membuat perusahaan ini maju. Produk mereka mulai dipasarkan di internasional dengan menggunakan kerjasama tersebut memberikan sedikit peluang akan lapak jual mereka.
“ Ilham sungguh hebat “ gumam Doni dalam hati.
Doni percaya bahwa ia dapat mengembangkan perusahaan ini lebih jauh lagi jika bekerja sama dengan Ilham untuk waktu yang lama. Doni pergi menghampiri kantor Ilham lalu bertemu dengannya untuk mengucapkan rasa terimakasih.
“ Trimakasih banyak Ham... aku tidak menyangka bahwa kerja sama ini sungguh sangat menguntungkan kita “.
“ Kamu benar Don, aku turut senang akan hal itu “.
“ Apa kamu akan menghadiri acara penghargaan tersebut Don ? “.
“ Iya tentu, kamu ? “.
“ Aku juga di undang oleh mereka, kita akan bertemu disana “ Ucap Ilham tersenyum.
“ Tentu “.
Doni kembali ke kantor dan meneruskan pekerjaannya hingga selelsai.
^_^_^Met By Lightning^_^_^
Keesokan harinya tepatnya dua hari sebelum acara penghargaan, perusahaannya menghadapi masalah yang cukup serius di lapak internasional mereka. Mereka mendapat tuduhan bahwa produk mereka menggunakan bahan bahan berbahaya.
“ Kenapa kita bisa mendapat tuduhan seperti itu ? “ Doni terlihat kesal.
__ADS_1
“ Saya tidak tahu Pak “ Risda menyangkal.
“ Perusahaan Ilham pasti meminta ganti rugi kepada kita karena telah mencoreng nama baik mereka... “ Ujar Doni.
“ Bapak benar, apa yang harus kita lakukan “ Risda menunduk dan sedikit tersenyum senang atas Doni yang mulai khawatir.
“ Tolong panggilkan bagian produksi ! “.
Risda memanggil kepala direktur produksi dan menyuruhnya masuk keruangan Doni.
“ Ada apa Pak ? “.
“ Kenapa bisa kita mendapatkan tuduhan seperti itu ? Apakah benar ada bahan bahan berbahaya yang dimasukkan kedalamnya “.
“ Hah! Kok bisa ? “.
“ Bukannya Bapak yang memberikan resep produk baru itu kepada kami dan menyarankan agar tak memberitahukan hal itu kepada siapapun “.
“ Siapa yang bilang ? “.
“ Risda Pak “.
“ Benar itu Risda “ Doni semakin kesal.
__ADS_1
“ Enggak Pak, kamu sudah ketahuan masih aja bohong “ Risda menuduh kepala direktur.
“ Saya tidak bohong Pak, Risda memberikan reep tersebut kepada saya dan berkata seperti itu “.
“ Kamu masih saja berbohong “ Doni tak percara dengan perkataan kepala direktur dan memilih percaya terhadap Risda.
Kepala direktur produksi pun dipecat kembali dan di berikan uang kompensasi untuknya agar dapat mencari pekerjaan lain.
Doni tak tahu harus berbicara akan hal ini dengan Ilham, ia tahu bahwa ilham sudah pasti akan marah mendengarnya. Risda berusaha untuk menenangkan hati Doni dengan memijat pundaknya sembari berkata.
“ Tenang aja Mas... semuanya bakalan baik baik aja kok “.
Lagi dan lagi Risda tersenyum kecil dibalik rasa simpatinya itu, Doni tak tahu tentang rencana penghancuran yang telah disiapkan wanita kepercayaannya itu terhadap dirinya.
“ Makasih ya... kamu selalu ada disisiku “ Doni bertrimakasih.
“ Kan aku pacar kamu... ya iya dong “.
“ Hehe “.
Doni berencana untuk segera menghampiri Ilham yang saat itu tengah berada dikantornya.
Kakinya begitu berat melangkah karena ia sungguh tak enak hati kepada Ilham sahabat lamanya.
^_^_^Met By Lightning^_^_^
Apakah perusahaan yang Doni pimpin akan hancur ?
__ADS_1
Ikuti terus ceritanya di Met By Lightning.
^_^_^Met By Lightning^_^_^