
Zeus mulai mencari pengikut di Ellada, dia hampiri semua negeri di Ellada, dia berkeliling dengan ditemani oleh Hades, Poseidon, dan Kratos. Negeri yang pertama kali Zeus datangi adalah Negeri Korintus, Kratos bilang di Negeri itu sudah maju, pemikiran orang-orang di Negeri Korintus bisa dibilang paling maju dibanding Negeri lainnya. Di Negeri itu ada 3 Klan besar, Klan Deo, Klan Viole, dan Klan Kristel. Ketiga Klan itu bahu membahu untuk membangun Negeri Korintus. Disaat kemarau panjang melanda banyak Negeri, Negeri Korintus tidak merasakan kelaparan, dikarenakan Negeri Korintus menyimpan bahan makanan mereka ketika musim penghujan, mereka tidak boros dan membuang-buang makanan mereka, ketika musim kemarau datang, mereka masih punya persediaan makanan. Bahkan, banyak dari Negeri lain yang meminta bantuan kepada Negeri Korintus.
Negeri Korintus : Pintu Gerbang
Zeus sangat tertarik dengan Negeri itu, sampai akhirnya dia sampai di depan gerbang Negeri Korintus.
"Jadi ini tempatnya Kratos?" Tanya Zeus
"Iya tuan, ini tempatnya." Kata Kratos
Zeus kemudian ingin masuk dan dihadang oleh beberapa penjaga, mereka mengacungkan pedang ke Zeus.
"Sebutkan identitasmu dan darimana asalmu?" Tanya seorang penjaga
Zeus tersenyum, tanpa basa-basi petir Zeus menyambar semua penjaga itu hingga mereka jatuh dan rubuh, mereka tidak pingsan dan dalam kesadaran penuh.
"Mulai sekarang, aku Dewa kalian!" Teriak Zeus
Semua penjaga yang diserang Zeus sangat takut dan dengan terpaksa mereka menyembah Zeus, lalu Poseidon menyembuhkan mereka dengan kekuatan airnya, mereka sembuh dan berjalan bersama Zeus.
"Dimana pemimpin Negeri ini?" Tanya Zeus
Penjaga itu menunjuk sebuah istana yang besar, Zeus beserta yang lainnya menuju ke istana itu dan menghampiri pemimpin dari Negeri Korintus yang ternyata adalah Klan Deo. Ketika Zeus masuk banyak penjaga yang menghadangnya, tapi penjaga pintu gerbang memberi tahu dan membisikkan mereka untuk segera menjauh dan membiarkan Zeus masuk, penjaga istana tahu ada sesuatu yang tidak beres, tapi mereka percaya dengan penjaga gerbang dan akhirnya membiarkan Zeus untuk masuk.
Negeri Korintus : Istana Korintus
Zeus masuk dan segera menuju singgahsana Raja, Raja Deo bingung karena ada seseorang yang sangat aneh menghampirinya. Kemudian Raja Deo menanyakan apa tujuan dari Zeus.
"Anda siapa? Ada tujuan apa anda kesini?" Tanya Raja Deo
Zeus melakukan negosiasi, dia tidak ingin main kasar, karena dengan kekuatan Raja Deo yang memimpin Negeri Korintus itu akan memudahkan Zeus untuk menjadi Dewa di Ellada.
"Aku ingin negosiasi, aku akan membiarkanmu untuk menjadi raja seumur hidupmu, menyingkirkan klan lain." Kata Zeus
"Memang siapa dirimu?"
"Aku adalah Dewa, namaku Zeus dan aku bisa mewujudkan keinginanmu, jika kamu mah menuruti kataku." Kata Zeus lagi
Raja Deo berpikir, dia haus akan kekuasaan, dia tamak akan harta, hingga akhirnya tanpa pikir panjang dia menuruti kemauan Zeus.
"Baik aku mau, apa yang kamu mau?" Tanya Raja Deo
Zeus tersenyum, dia merasakan kemenangan ada di hadapannya.
"Aku ingin kamu menyembahku dan aku ingin seluruh Negeri ini menyembahku sebagai Dewa, apa kamu sanggup?" Tanya Zeus
"Itu hal yang mudah." Kata Raja Deo
"Baiklah, aku ingin kamu melakukan itu sekarang." Kata Zeus
Dengan cepat Raja Deo menyiapkan semua pengumuman ke penjuru Negeri agar semua berkumpul di depan Istana, untuk pengumuman tentang Dewa baru mereka. Tanpa waktu lama seluruh penduduk Negeri sudah berkumpul di depan istana, termasuk petinggi Klan Kristel dan Viole.
Setelah itu, Raja Deo mengumumkannya. Semua yang disitu terkejut dan menolak keputusan dari Raja Deo.
"Kita memiliki Dewa baru, dia ada dihadapan kalian, berada disampingku. Namanya adalah Zeus, mulai sekarang aku memerintahkan kepada seluruh penduduk Negeri untuk menyembah Zeus sebagai Dewa!" Teriak Sang Raja
Penduduk tidak setuju dengan keputusan dari Raja, mereka berpikir bahwa Raja Deo sudah gila, mereka tidak ingin menyembah sesuatu yang tidam mereka ketahui, karena mereka sangat loyal dengan Dewa mereka, yaitu Theo.
"Tapi Raja, Dewa kami Theo bukan kakek tua berjanggut itu!" Teriak salah seorang penduduk
Zeus mengeluarkan petirnya dan menyambarnya dengan dahsyat, seluruh bumi bergetar kuat akibat petirnya Zeus, semua yang berada disitu terbelalak dan kaget dengan kekuatan yang dikelusrkan oleh Zeus.
Zeus terbang dan berteriak, tubuhnya dikelilingi petir biru dan matanya juga menjadi biru.
"Siapa lagi yang tidak setuju?" Tanya Zeus
Petinggi Klan Kristel dan Viole tidak bisa berbuat apa-apa, karena jika mereka melakukan tindakan yang gegabah, mereka bisa terbunuh dan akan membahayakan Klan mereka.
Semua penduduk juga diam dan takut akan kekuatan Zeus, mereka cuma berharap di dalam hatinya, Dewa Theo akan muncul dan menolong mereka semua. Dewa Theo sendiri mendengar harapan mereka, tapi dia tidak bisa apa-apa karena Ach melarangnya untuk melakukan tindakan.
Ellada : Paradeisos
"Pandora, aku mendengar semua harapan mereka, tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa." Kata Dewa Theo
"Theo, aku baru saja mendengar sesuatu jatuh di Gunung Harapan." Kata Pandora
__ADS_1
"Ayo kita cek kesana." Kata Theo
Ellada : Gunung Harapan
Theo dan Pandora segera menuju Gunung Harapan, disana mereka melihat sebuah kotak , Pandora kaget, karena kotak itu adalah kotak yang dia munculkan di hadapan Khanos.
"Bukankah itu kotak mainanmu?" Tanya Theo
"Aku tabu Theo, tapi kotak ini berbeda," Kemudian, Pandora menjerit ke arah Ach. "Hei Ach sialan! Apa yang kamu lakukan pada kotak kesayanganku!" Teriak Pandora
Ach mendengarnya dan berbicara kepada Pandora.
"Kamu tidak perlu berteriak, aku akan mendengarmu bodoh! Itu kotak sudah kuisi dengan kekuatan, jika kamu membukanya kotak itu akan mengeluarkan penyakit, malapetaka, dan kehancuran di Ellada. Itu senjata terakhir untuk kamu membunuh Zeus jika semua tidak berjalan sesuai rencana, tapi nyawamu adalah taruhannya." Kata Ach
"Kamu keterlaluan Ach! Jangan suka mengotak-atik yang bukan milikmu." Kata Pandora
"Ingatlah Pandora, semua adalah milikku, bahkan dirimu juga milikku."
Theo memudian memegang bahu Pandora dan menggeleng.
"Sudah, tidak ada gunanya. Kita tidak akan menang." Kata Theo
"Baguslah kamu paham Theo, itu yang kusukai dari dirimu, kamu ingin melihat keadaan Bumi? mungkin saja suatu saat kamu akan tinggal di Bumi." Kata Ach
"Jangan bercanda Ach, aku tidak akan meninggalkan tanah yang begitu kucintai."
"Kita lihat saja."
Setelah itu, Theo dan Pandora kembali ke Paradeisos.
***
Negeri Korintus : Istana Korintus
Semua penduduk takut dan mulai menyembah Zeus, kemudian Zeus menurunkan hujan untuk mereka, sebagai Dewa baru mereka Zeus mengambil hari mereka.
"Ini hujan untuk kalian, karena kalian telah menyembahku."
Mereka berteriak senang, karena sudah lama hujan tidak turun di Negeri mereka, Klan Kristel tau ini adalah suatu pertanda buruk, kemudian pemimpin Klan Kristen berbisik dengan pemimpin Klan Viole.
"Viole, dia akan merusak semua yang ada di Ellada." Kata Kristel
"Aku tidak tahu."
Mereka tidak bisa berbuat apa-apa, seluruh Negeri telah diambil hatinya oleh Zeus, mereka yang tadinya menyembah dengan terpaksa, akhirnya rela dan senang terhadap Dewa baru mereka. Mereka tidak tahu rencana jahat apa dibalik semua itu.
Zeus merasa kekuatannya dengan pesat bertambah, Poseidon dan Hades juga merasakan ada kekuatan yag aneh keluar dari tubuh Zeus. Zeus merasa sangat kuat, tapi dia masih berpikir belum cukup untuk menaklukkan Paradeisos.
***
Setelah itu Zeus, Kraros, Hades, dan Poseidon berjalan lagi, mereka menghampiri Negeri-Negeri lainnya, mulai dari Negeri Karya, Negeri Rhodes, Negeri Plataia, Negeri Thiva, Negeri Tesalonika, Negeri Eretria, Negeri Eleusina, Negeri Pireas, Negeri Tenea, Negeri Nafplio, Negeri Komotini, Negeri Khalkis, Negeri Oia, Negeri Ioannina, Negeri Altoliko, Negeri Klion, Negeri Rethimnos, Negeri Patras, Negeri Argos, Negeri Monemvasia, Negeri Megara, Negeri Chania, Negeri Maratton, Negeri Larissa, Negeri Kalabaka, Negeri Mikonos, Negeri Livadeia, Negeri Pylos, Negeri Kalamata, Negeri Metilene, Negeri Alexandroupoli, Negeri Tripoli, Negeri Xanthi, Negeri Lindos, Negeri Kavala, Negeri Delphi, Negeri Trikala, Negeri Mantinela, Negeri Velos, Negeri Metsovo, Negeri Veria, Negeri Amphipolis, Negeri Perissa, Negeri Kamari, Negeri Priene, Negeri Peta, Negeri Ermoupoli, Negeri Katerini, Negeri Serres, dan Negeri Agrinio.
Semua ditaklukkan oleh Zeus hanya dalam waktu 2 tahun, tapi ada satu Negeri yang sama sekali tidak mau menyembah Zeus, Negeri itu disebut Negeri Spartan, kampung halaman Kratos.
Kemudian Kratos diperintahkan oleh Zeus, untuk membujuk Negeri Spartan, Kratos menolaknya karena itu sama saja bunuh diri terhadap dirinya, mereka adalah Negeri yang paling setia kepada Theo, mereka tidak akan pernah meninggalkan Theo apapun alasannya.
Zeus akhirnya terpaksa masuk ke Negeri itu dan mencobanya dengan kekerasan.
"Anjing itu datang lagi." Kata seorang Spartan
Zeus tanpa berbicara langsung menyambar Spartan itu, Zeus menyambarnya dengan kekuatan penuh, tapi Spartan itu hanya terluka sedikit, sangat sedikit.
"Kamu kuat juga." Kata Zeus
Ketika Zeus ingin menyerang lagi, tiba-tiba ribuan Spartan lainnya datang dan mencoba menyerang Zeus, Zeus mundur dan berpikir, dia bisa mati dibunuh oleh para Spartan itu. Jika dia masih memaksa maju rencananya 2 tahun akan sia-sia.
"Aku akan membiarkan kalian." Kata Zeus
Kemudian Zeus keluar dari Negeri Spartan, Theo sangat senang, walaupun para Spartan itu bodoh, tapi mereka sangat setia. Kecuali satu orang, Kratos. Zeus tidak bisa menaklukkan Spartan, tapi Zeus mempunyai rencana, dia memberi kekuatan kepada Kratos agar dia memimpin Negeri Spartan, Kratos diperintahkan untuk menjaga Negeri itu dan mengurungnya dari dunia luar, agar mereka tidak tahu info tentang dunia luar. Zeus membaca sihir agar dunia luar tidak bisa masuk ke Spartan, jika ingin ke Spartan maka akan melewati jalan yang sangat sulit, begitupun dengan Spartan, mereka tidak bisa berjalan ke dunia luar.
Tapi sihir Zeus diketahui Pandora, Pandora diam-diam ikut campur tangan dan membacakan sihir agar Spartan bisa keluar masuk dengan mudah dari Negerinya, tapi manusia lain tidak bisa masuk ke Negeri Spartan. Pandora tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi firasatnya berkata, Ellada akan mengalami masa-masa yang begitu sulit ketika dipimpin oleh Zeus, perang akan selalu terjadi, dan pembunuhan akan menjadi hal yang biasa di mata manusia.
***
Ellada : Hutan Lindungan Hermes
__ADS_1
Hutan Lindungan Hermes adalah sebuah hutan yang tidak dapat dijangkau oleh Zeus, hutan itu sudah diberi sihir oleh Hermes agar Zeus tidak menemukannya, disana ada Apollo dan Hermes yang sedang membesarkan Ares dan Artemis, mereka berdua sudah berumur 2 tahun. Ares di umurnya yang baru 2 tahun sudah bisa mengangkat batu seberat 50 ton dengan satu tangan.
Disuatu malam yang cerah, bintang menghiasi langit Ellada, Apollo berbicara kepada Hermes.
"Jika Zeus menaklukkan tanah ini, apa kamu akan tetap mengikutinya Hermes? Seperti dahulu?"
"Aku tidak ada pilihan, cepat atau lambat keberadaan kita akan diketahui, jika Zeus menang melawan Dewa di tanah ini, Kita harus berada disisinya untuk mengontrolnya dan diam-diam mengaturnya, agar dia tidak mengambil keputusan semena-mena." Kata Hermes
"Tapi apakah pembagiannya sama seperti dulu?" Tanya Apollo
"Mungkin." Kata Hermes
"Lalu, Ares dan Artemis?" Tanya Apollo lagi
"Ares akan ku taruh bersama manusia dan Artemis akan kubiarkan disini, jika Ares terlanjur besar dan dia diurus dengan kita, bisa saja dia menemui Zeus dan menceritakan kita berkhianat." Kata Hermes
"Tapi bukankah perbedaan kekuatan manusia dengan Ares sangat berbeda?" Tanya Apollo
"Dia akan kembali ke atas bersama kita saat waktunya tiba, aku sedang memikirkan rencana ribuan tahun ke depan, jika Zeus menaklukkan tanah ini."
"Artemis?"
"Dia kunci kemenangan kita, hei Apollo, apa kamu mau berjanji?" Tanya Hermes
"Apa itu?"
"Jika suatu saat kita akan bertarung melawan Zeus, kamu akan bersama-sama berperang denganku?" Tanya Hermes
"Jelas, aku sudah muak dengan Zeus! Aku akan bertemu dengannya dan menebas lehernya dengan pedangku." Kata Apollo
Hermes tersenyum.
"Aku percaya denganmu."
***
Ellada : Paradeisos
Setelah menaklukkan banyak Negeri, sudah saatnya Zeus untuk menantang Theo. Dengan sombong Zeus terbang ke Paredeisos dan menemui Theo yang duduk disinggahsananya bersama Pandora.
"Hei Dewa tanah Ellada, mari kita buktikan siapa dari kita yang terkuat." Kata Zeus
"Kamu tahu Zeus, mungkin kamu mendapatkan kekuatan karena banyak orang yang menyembahmu, tapi ingat satu hal ini Zeus. Aku tidak perlu para manusia untuk memiliki kekuatan." Kata Theo
"Tidak mungkin! Aku mendengar dari Kratos semuanya!" Teriak Zeus
"Apakah kamu membutuhkan manusia ketika di Bumi untuk memiliki kekuatan?" Tanya Theo
Zeus berpikir, bahwa dia tidak butuh siapapun untuk memiliki kekuatan, tapi di Negeri ini dia membutuhkan manusia untuk memiliki kekuatan.
"Jadi apa maksudmu?"
"Sama seperti Bumi, Gaia adalah ibumu. Dan Ellada adalah ibuku. Jadi aku tidak membutuhkan manusia untuk melawanmu." Kata Theo
"Kamu banyak omong sialan!" Teriak Zeus
"Ach sudahkah aku menahan diri?" Tanya Theo
Suara Ach muncul dan berbicara kepada Theo
"Lakukan sesukamu Theo."
"Baiklah."
Tubuh Theo yang tadinya biasa saja tiba-tiba berubah menjadi api yang begitu panas, tubuhnya dikelilingi oleh Cahaya yang terang, mata Zeus sangat sakit melihat cahaya itu, hingga dia berusaha untuk menutupi matanya dengan tangannya. Hingga tiba-tiba muncul burung api dari belakang tubuh Zeus dan menyerangnya, hingga Zeus tersungkur.
"Sialan, apa itu?" Tanya Zeus
"Itu peliharaanku, kamu akan mati sekarang Zeus."
Ketika Theo hendak menyerang, Zeus melompat ke Ellada, dia mendatat di Negeri Karya dan memaksa semua orang di Negeri Karya menyembahnya dan memujinya untuk menambah kekuatannya, di Negeri lain Poseidon, Hades, dan Kratos melakukan hal yang sama nereka memaksa semua orang untuk menyembah Zeus dalam waktu bersamaan. Hera mendengar kabar tersebut, Hera dan dewa-dewa lainnya juga melakukan hal yang sama, mereka memaksa semua orang untuk menyembah Zeus, dunia benar-benar kacau. Theo melihat semua itu, lalu dia berencana untuk melompat ke Ellada.
"Theo, aku berharap, kamu masih hidup. Aku mencintaimu." Kata Pandora
Untuk pertama kalinya Theo mendengar Pandora mengucapkan cinta, setelah jutaan tahun mereka hidup bersama, baru kali ini Theo mendengar kata cinta dari Pandora. Theo berfirasat, bahwa dia akan kalah oleh Zeus dan Ellada akan hancur ditangan Zeus.
__ADS_1
"Aku juga mencintaimu Pandora." Ucap Theo
Theo kemudian melompat untuk menuju sebuah takdir yang tidak dia ketahui.