Mirror Of God

Mirror Of God
Episode 5 : Chloe (1)


__ADS_3

Chloe kecil sedang berkutat dengan bukunya, belum lengkap harinya jika dia tidak membaca buku. Sang ibu memperhatikannya dengan senang, ibu Chloe yang bernama Susan adalah pemimpin anak Hermes di negeri Karya, semua orang yang bertemu dengannya sangat hormat, tapi dibelakang itu mereka membicarakan aib tentang ibunya Chloe. Chloe sejak kecil tidak tahu dimana ayahnya berada dan siapa ayahnya. Rahasia umum bagi seluruh penduduk Ellada, jika ada seorang wanita melahirkan seorang anak, maka bisa dipastikan anak itu adalah anak dari Dewa Olympus. Susan merahasiakan wajah anaknya dari penduduk karena dia takut ada yang mencelakakan anaknya. Jadi, Chloe kecil tidak punya teman sama sekali dan tidak pernah keluar rumah, temannya hanyalah buku-buku yang dia baca setiap harinya.


***


Negeri Karya : Toko Roti Jeff


Ada beberapa orang yang sedang memakan roti untuk sarapan, toko roti ini sangat terkenal bahkan sampai ke Olympus, karena kualitas gandum di toko ini benar-benar terbaik dari negeri lainnya. Ketika mereka sedang menikmati sarapannya, Susan datang untuk membeli roti di toko itu, setiap pagi Susan selalu memberi roti untuk sarapan gadis kecilnya, pemilik toko roti itu juga sangat senang ketika Susan datang membeli roti di tokonya, karena pemilik roti itu menaruh hati kepada Susan.


"Jadi totalnya berapa Jeff?" Tanya Susan


"Hari ini ku beri diskon untukmu jadi semuanya hanya 3000 Tera." Kata Jeff pemilik toko roti


*Tera adalah mata uang di Ellada


"Bukankah seharusnya 7000 Tera?" Tanya Susan bingung


"Tidak untukmu."


Sebenarnya Susan tidak enak kepada Jeff karena selama ini Jeff terlalu baik untuknya, Susan juga sebenarnya tahu bahwa Jeff menaruh hati padanya, tapi karena beberapa alasan Susan tidak bisa membalas perasaan itu kepada Jeff, salah satu alasannya karena dia harus membesarkan Chloe dan fokus kepada Chloe, jika dia memiliki suami, dia akan membagi waktunya kepada suaminya dan dia khawatir tidak bisa membagi waktu dengan Chloe.


Setelah Susan pergi ada beberapa anak Poseidon menghampiri Jeff dengan wajah yang terlihat marah, karena Jeff memberi harga murah kepada Susan.


"Hei tua bangka! Mengapa kamu memberikan harga murah kepada pelacur itu! Apa itu bayaran ketika kamu tidur dengannya!" Teriak anak Poseidon yang berbadan besar di hadapan Jeff


Jeff adalah manusia biasa dan dia takut kepada anak-anak Poseidon itu, tapi Jeff tetap bersikap tenang dan mencoba mengajak anak-anak Poseidon itu berbicara


"Tidak tuan, dia pelanggan tetap toko ini sudah 10 tahun, jadi sekali-kali aku memberikan dia diskon." Kata Jeff


"Kami yang sudah makan rotimu setiap pagi bertahun-tahun tidak pernah diberikan diskon!" Teriak anak Poseidon itu lagi


"Kalau begitu, makanan hari ini untuk tuan aku gratiskan."


Tapi anak Poseidon itu terlanjur kesal dan mereka menyerang Jeff dengan kekuatan airnya. Air yang mereka ciptakan berubah menjadi es yang tajam dan menembus dada Jeff tepat di jantungnya, hingga dia tewas seketika.


"Apa yang kamu lakukan Roby, kamu membunuhnya!" Teriak wanita yang diketahui adalah salah satu anak Poseidon juga


"Sialan dia mati, aku berniat hanya memberinya sedikit pelajaran, harus bilang apa aku ke Dewa Zeus pemilik toko roti langganannya ku bunuh." Kata Roby panik


"Aku tidak ingin dekat denganmu." Kata wanita itu


"Jangan begitu Karen, bukankah kamu mencintaiku."


"Aku tidak ingin berurusan dengan Dewa Zeus."


Kemudian, utusan Zeus datang untuk membawa roti pesanannya menuju Olympus, tapi utusan Zeus kaget karena dia melihat Jeff pemilik toko roti mati dengan jarum es menusuk di dadanya. Lalu, utusan Zeus juga melihat ada beberapa anak Poseidon yang sedang panik ketika melihat mereka.


"Apa kalian yang membunuhnya?" Tanya utusan Zeus


"Bukan kami, tapi dia." Karen menunjuk ke arah Roby


"Kamu harus menjelaskan ini di depan Zeus!" Teriak utusan Zeus


Roby tidak ingin mati begitu saja, jadi dia mencoba melawan, tapi perlawanannya tidak berarti, karena perbedaan kekuatan antara dirinya dan utusan Zeus, setelah itu Roby dibawa menghadap Zeus untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


***


Olympus : Singgahsana Zeus


Di hadapan Zeus, Roby sangat ketakutan, jadi dia mencoba mengarang cerita agar dirinya terbebas dari hukuman Zeus dan dia tahu rahasia Zeus dan Susan, bahkan semua penghuni Ellada tahu tentang itu, itu sudah menjadi rahasia umum.


"Jadi apa pembelaan mu anak Poseidon." Ucap Zeus


"Sebenarnya Jeff tua bangka itu menghinamu dan mencoba menganggu selirmu tuan." Kata Roby

__ADS_1


"Siapa yang coba dia ganggu?" Tanya Zeus


"Dia menganggu Susan, salah satu manusia yang kau cintai." Kata Roby mengarang


Mata Zeus berubah menjadi biru petir dan dia membunuh Roby dengan satu serangan begitu saja, Zeus kesal karena rahasianya diketahui oleh para manusia, lalu Zeus turun dari singgahsananya dan menemui Susan.


***


Negeri Karya : Kediaman Susan


Sebelum kedatangannya, Susan sadar sesuatu yang buruk akan terjadi. Jadi, Susan menyuruh Chloe untuk kabur, Chloe yang waktu itu masih berumur 5 tahun tidak tahu apa-apa dan menuruti ibunya, Chloe terus berlari tanpa menoleh kebelakang, dia tidak tahu harus kemana dia pergi, dia terus berlari dan berlari.


Zeus datang dengan cepat di hadapan Susan, Susan mencoba bersikap tenang dan menyambut Zeus dengan senyuman. Dia tahu bahwa kematiannya akan datang, karena berapa kalipun dia mencoba meramal masa depan, ramalannya berhenti di situasi ini.


"Ada apa tuan Zeus, apakah kamu ingin menggagahiku seperti biasa." Kata Susan menggoda Zeus


"Manusia hina! Bagaimana mereka tahu jika ada hubungan antara kita!" Teriak Zeus


"Aku tidak tahu tuan Zeus, aku menyembunyikan semuanya." Kata Susan


"Apakah kamu memiliki keturunan dariku?" Tanya Zeus


"Tidak tuan, sampai saat ini aku tidak memiliki keturunan."


Zeus yang kesal mencoba masuk kerumah Susan, Zeus melihat ada beberapa mainan anak-anak, mainan anak perempuan.


"Dimana anakku?" Tanya Zeus


"Aku tidak memiliki anak, itu mainan yang ku siapkan nanti jika aku memiliki anak darimu."


Lalu dia berkeliling lagi di rumah Susan dan membuka lemari pakaian, Zeus melihat ada beberapa potong pakaian anak perempuan dan Zeus tahu kalau Susan sedang berbohong di hadapannya.


"Dimana anakku!" Teriak Zeus semakin kesal


"Sebenarnya aku tidak ingin membunuhmu karena kecantikanmu, tapi sepertinya kamu berbohong dariku!" Teriak Zeus


Petir Zeus menyambar rumah Susan begitu keras, rumah Susan terbakar dan hangus, tubuh Susanpun hancur menjadi debu dan tidak tersisa sama sekali, Chloe kecil yang berlari mendengar dentuman suara petir dari arah rumahnya, tapi dia tetap tidak menoleh kebelakang, dia menangis dan dia merasa bahwa ibunya telah tiada, dia terus belari karena takut, walaupun dia tidak tahu harus kemana, yang dipikirannya sekarang dia harus selamat dari Zeus.


Zeus yang berada di rumah Susan memerintahkan semua utusannya untuk mencari anak dari Susan, karena anak kandung Zeus bisa menjadi malapetaka bagi dirinya, dia takut anak kandungnya bisa melawannya dan menghancurkan kerajaanya, di lain sisi jika dia bisa mendidik anak itu dengan benar seperti Hercules dan Athena, Zeus berpikir bahwa anak itu bisa menjadi pelindungnya kelak suatu saat nanti.


Setelah berhari-hari dicari anak dari Susan tidak juga ditemukan, akhirnya Zeus menghentikan pencarian dan merelakkan begitu saja, Zeus juga berpikir bahwa anak itu pasti mati, karena disekeliling kediaman Susan hanya ada hutan, Zeus berpikir pasti anak dari Susan dibunuh oleh binatang di hutan.


***


Negeri Karya : Pasar


Chloe kecil selamat dari maut dan dia sampai di pasar Karya, tubuhnya begitu banyak luka karena tertusuk duri di hutan, dia sangat lapar dan tak berdaya, lalu dia melihat ada toko buah di hadapannya, secara diam-diam dia mencuri buah dari toko itu dan memakannya, pemilik toko itu mengetahui bahwa dia mencuri buahnya, pemilik toko itu sangat marah dan menangkap Chloe, lalu Chloe dipukul dengan rotan berkali-kali, Chloe tak berdaya dan hanya menangis, orang-orang disekitarpun hanya bisa melihat dan tidak melakukan apa-apa, sampai tiba-tiba ada seorang pria menghampiri penjual toko itu.


"Hei pak, apakah pantas bapak memukuli anak ini dengan kasar seperti itu, bapak tidak akan rugi jika buah bapak dimakan satu atau dua saja." Kata Pria itu


"Pencuri kecil ini harus diberikan pelajaran." Kata pemilik toko itu


"Berapa harga buah yang dimakan olehnya tadi?" Tanya pria itu


"10.000 Tera." Kata pemilik toko


"Sialan, mahal banget, itu gak masuk akal. 10.000 Tera bisa membeli sekerangjang buahmu!" Hardik pria itu kepada pemilik toko


"Kalau tidak bisa bayar, dia akan kulaporkan kepada pengawas, agar dia dapat dihukum!" Teriak pemilik toko


Pria itu mengeluarkan sejumlah uang di kantungnya dan dia membayar buah yang dimakan oleh Chloe. Pemilik toko buah itu menghitung uang yang diberikan pria itu, tapi ternyata uangnya masih kurang.


"Apa-apaan, ini cuma 8500, masih kurang 1500 Tera lagi!" Kata pemilik toko

__ADS_1


Orang-orang yang sedari tadi hanya memperhatikan akhirnya geram dan mencoba ikut campur dengan membela pria itu, mereka semua menghina dan menghardik pemilik toko, akhirnya pemilik toko itu mengalah karena dia takut orang-orang malah akan menghakiminya.


"Kau ajak gelandangan itu dan didik dia dengan benar agar tidak menjadi pencuri." Kata pemilik toko itu


Chloe dengan jelas mengingat wajah pemilik toko itu, lalu pria itu menghampiri Chloe dan mengajaknya berbicara.


"Siapa namamu nak?" Tanya pria itu


"Aku Chloe om." Katanya


"Rumahmu dimana? Dimana orangtuamu?" Tanya pria itu


Chloe menangis karena dia tidak tahu harus jawab apa, dia sekarang tidak memiliki rumah dan orantua, jadi hanya tangisan yang bisa menjawab pertanyaan dari pria itu.


"Kalau kamu mau, bisa tinggal dirumahku." Kata pria itu


Tangisan Chloe berhenti, tapi matanya masih menunjukkan rasa haru, dia tidak tahu harus berkata apa dan mau tidak mau dia harus ikut dengan pria itu.


"Iya om, aku mau." Kata Chloe


Akhirnya Chloe diajak oleh pria itu menuju rumahnya, Chloe disuruh mandi oleh pria itu, dan pria itu mengajak Chloe untuk mandi bersama, karena kepolosan Chloe, Chloe hanya menurut ketika dia mandi bersama dengan pria itu.


Di dalam kamar mandi bersama, Chloe bingung melihat sesuatu yang menggantung ditubuh pria itu, karena Chloe tidak pernah melihat itu di tubuh ibunya atau tubuhnya sendiri.


"Namaku Red, kamu bisa disini selama apapun kamu mau." Kata Red


"Iya om, terimakasih." Kata Chloe


"Panggil saja aku ka, biar lebih akrab." Kata Red


Setelah itu Red memeluk tubuh Chloe dari belakang, Chloe diam saja dan tidak melakukan apa-apa karena dia bingung, dia hanya merasa bahwa Red menyayanginya sama seperti ibunya, lalu Red memerintahkan Chloe untuk memegang sesuatu yang sebenarnya tidak pantas dipegang anak seusianya, Red bertujuan mengurus Chloe untuk memuaskan nafsunya sendiri.


***


10 Tahun Kemudian


Chloe sudah tumbuh remaja, dia tumbuh semakin cantik, umur Chloe saat ini sudah 15 tahun dan semua pria yang melihatnya pasti akan mencintainya, Chloe masih tinggal bersama Red, walaupun Red belum pernah menggagahi Chloe sama sekali tapi selama ini nafsu buas Red selalu terpenuhi dengan adanya Chloe, Chloe tinggal dengan Red tanpa tahu dunia luar, semua kebutuhan Chloe selalu dipenuhi oleh Red, buku-buku tebal menjadi bacaan keseharian Chloe dirumah Red. Chloe hidup dengan buku-buku menjadi teman sehari-harinya dan tentu dengan Red yang sangat dia sayangi seperti ayahnya sendiri. Bahkan sampai saat ini mereka selalu mandi bersama, Chloe yang masih polos selalu menuruti kemauan Red untuk memenuhi nafsu jahatnya itu, tanpa Chloe tahu niat jahat yang ada di dalam hati Red.


Lalu, suatu waktu Red sedang pergi bekerja, dia masuk ke kamar Red karena penasaran, rasa ingin tahu Chloe semakin besar seiring dengan bertambah umurnya, ketika dia masuk kamar Red, Chloe melihat ada beberapa majalan dewasa, lalu dia membaca semua majalah yang ada di kamar Red, bahkan untuk pertama kalinya dia tahu bahwa hubungan antara pria dan wanita diluar pernikahan adalah hal yang salah setelah membaca majalah itu, sampai akhirnya Chloe menemukan sebuah buku harian Red, Chloe membaca semuanya dan mengetahui kenyataanya, bahwa yang selama ini dia lakukan dengan Red adalah kesalahan, Chloe sangat takut dengan Red, rasa sayangnya sebagai ayah hancur begitu saja setelah tahu kenyataan bahwa Red hanya menjadikannya alat pemuas nafsu, lalu ketika dia baca halaman terakhir di buku harian itu, Chloe menangis dan ingin kabur dari rumah Red secepatnya, dibagian itu tertulis.


"Anak yang ku ambil waktu itu sekarang sudah tumbuh dewasa, sudah saatnya aku menggagahinya, anak itu begitu polos sampai-sampai dia menganggapku sebagai ayahnya, walaupun sebenarnya dia adalah pemuas nafsuku, aku tahu dari awal aku mengajaknya bahwa dia akan tumbuh cantik, selama ini aku hanya bermain-main dengannya secara sedikit, jadi aku kurang puas dan sekarang adalah waktu yang tepat untukku menggagahinya. Yah, setidaknya aku tidak perlu khawatir, pasti dia juga akan menikmatinya, selama ini kami mandi bersama setiap hari, jadi ini pasti akan mudah kulakukan, penantian ku selama sepuluh tahun akhirnya tercapai, akhirnya aku bisa menikmati tubuhnya yang indah itu."


Ketika Chloe sedang membaca dan menangis, betapa terkejutnya Chloe karena Red sudah berada di pintu kamar, Red sangat marah karena Chloe masuk kamarnya dan membaca buku hariannya.


"Apa yang kamu lakukan dikamarmu!" Teriak Red


"Aku hanya melihat ka, aku tidak sengaja membaca." Kata Chloe


"Jadi kamu tahu yang sebenarnya, kamu pasti maukan melakukan itu denganku." Kata Red


"Tidak! itu salah ka!" Teriak Chloe


"Bocah sialan, aku yang membesarkanmu dan mengurusmu selama 10 tahun ini, apa salahnya sebagai balas budimu selama ini, mari lakukan itu denganku." Kata Red


Red mendekat ke arah Chloe, lalu dia mulai memeluk tubuh Chloe, Chloe memberontak sekuat tenaga, dia berusaha melepaskan dirinya semampu mungkin, tanpa dia ketahui tiba-tiba ada sebuah petir keluar dari tangannya dan menyambar tubuh Red, Red kaget dan menjauh.


"Sialan! Jadi kamu selama ini anak Zeus! Biasanya anak Zeus muncul tanda petir di keningnya, kalau begitu aku akan menunjukkan diriku yang sebenarnya!" Teriak Red


Ternyata Red selama ini adalah anak Apollo, gerakkan Red tiba-tiba meningkat, Red berusaha menelanjangi Chloe dengan kecepatannya.


"Hahaha, jangan mencoba melawan, setiap hari juga kita mandi bersama, jadi kenapa kamu sekarang melawanku." Kata Red


Chloe mencoba menghindar, pakaiannya berlahan-lahan terlucuti, Chloe merasa malu, hingga tiba-tiba petir yang sangat kuat mengalir di tubuhnya dan ketika Red ingin menyerangnya, Red tersambar petir ditubuhnya dan tewas seketika. Chloe takut dan bingung, karena dia baru saja membunuh seseorang, jadi dengan nalurinya dia mencoba mengeluarkan petir itu lagi untuk melenyapkan Red, tapi tidak bisa dan selalu gagal, dia tidak bisa kembali mengeluarkan petir itu. Chloe menangis dan menyesal, dia menyesali perbuatannya yang selama ini dia lakukan dengan Red, dengan rasa bersalah yang begitu besar, Chloe memeluk tubuh Red untuk terakhir kalinya dan dia mengubur tubuhnya di pekarangan rumahnya dan rumah itu sekarang menjadi rumah milik Chloe.

__ADS_1


__ADS_2