Mirror Of God

Mirror Of God
Episode 27 : Penjara Olympus


__ADS_3

Olympus : Penjara Olympus


Hades termakan tipuan dari Hermes, dia keluar dari Dunia Bawah dan menuju Olympus. Dia masuk Olympus melalui pintu rahasia, yang hanya diketahui olehnya. Hades sebenarnya sangat mendambakan duduk di Singgahsana Olympus, tapi sayangnya dia harus menjaga Dunia Bawah, demi kesimbangan di Ellada.


Hades masuk ke Olympus dengan mudah, kemudian dia segera menuju Penjara Olympus, Hades menyamar menjadi salah satu penjaga dan dia dapat dengan mudah masuk ke Penjara Olympus.


Hades menghampiri salah satu penjaga yang bertugas menjaga pintu Penjara.


"Sudah waktunya berganti, kamu istirahat. Aku diperintahkan Dewa Zeus untuk selanjutnya." Ucap Hades


Tanpa rasa curiga, penjaga itu mempercayai Hades dan Hades dapat dengan mudah masuk ke bagian dalam Penjara, ada 6 Sel di Penjara Olympus, 4 dari keenam sel itu diisi oleh para Dewa Khusus yang dihukum oleh Zeus, termasuk Athena. Sel pertama diisi oleh Dewa Prometheus yang disalib, tubuhnya telanjang tanpa mengenakai sehelai benangpun, rambutnya berwarna coklat gelap, tubuhnya sangat kurus karena dia telah di hukum oleh Zeus, sejak dia masih di Bumi. Tepat di bawah salibnya ada api yang selalu membakarnya.


Hades menghampiri Prometheus dan mengajaknya berbicara.


"Sudah lama tidak berjumpa Prometheus." Ucap Hades


Prometheus langsung menyadari kehadiran Hades, walaupun Hades menyamar, Hades tetap tidak bisa menyembunyikan kekuatannya di depan Dewa Kelas Tinggi.


"Raja Dunia Bawah, Hades. Apa tujuanmu kesini?" Tanya Prometheus


"Kekuatanmu tidak hilang ya Prometheus, kamu masih tetap peka terhadap kehadiranku." Kata Hades


"Kekuatanmu sama sekali tidak bisa disembunyikan, sepertinya ada urusan penting hingga kamu meninggalkan Dunia Bawah dan menyamar menjadi salah satu penjaga." Ucap Prometheus


"Aku sedang mencari tahu sesuatu, bagaimana kabarmu, apa kamu senang membusuk disini?" Tanya Hades


Prometheus tersenyum, kemudian dia lepas dari salibnya dan turun, dia berjalan dengan mudah menuju besi sel, dan menghampiri Hades yang berdiri menatapnya.


Hades begitu terkejut, karena Prometheus bisa melepaskan diri dengan mudah, jadi selama ini Prometheus membiarkan dirinya dihukum, padahal dia bisa kabur dan melepaskan diri kapan saja.


"Jadi, apa urusanmu? Sepertinya dunia benar-benar berubah ya."


"Aku ingin menemui Athena, dia juga dikurung di Penjara ini." Kata Hades


Prometheus memegang besi sel, besi sel itu larut dan hancur seperti keju yang dibakar. Prometheus berjalan keluar dari sel, Hades mundur beberapa langkah, Hades tidak menyangka kekuatan Prometheus yang tidak hilang, padahal dia sedang dikurung di Penjara paling mengerikan di Olympus.


"Bukankah kamu dan Athena memiliki hubungan yang kurang baik?" Tanya Prometheus


"Itu dulu, sejak kami berada di Ellada, aku dan Athena sudah akur dan sudah tidak ada masalah diantara kami."


Prometheus mendongakkan kepalanya ke atas. "Ah, aku baru ingat kalau ini bukan di Bumi ya, apa ada hal yang menarik setelah kalian pergi ke Ellada?" Tanya Prometheus


"Banyak hal yang berubah, aku tidak akan menceritakan detailnya, intinya sekarang aku dan Zeus sedang dalam kondisi yang tidak baik." Ucap Hades


Prometheus kembali masuk ke selnya, kemudian besi sel kembali seperti semula, Prometheus juga berjalan menuju salibnya dan dia kembali pada posisi awalnya.


"Apapun itu, sepertinya belum waktunya aku keluar dari sini." Kata Prometheus


"Apa alasanmu tetap disini, Dewa sekuat dirimu dapat mengguncangkan Olympus!" Hades meninggikan suaranya


"Kamu tetap tidak mengerti Hades, aku disini bukan karena aku lemah, tapi karena ini adalah keinginanku sendiri, aku menghukum diriku sendiri." Kata Prometheus


"Karena Hestia?" Tanya Hades


"Benar, Hestia kehilangan kekuatannya dan dikurung disini karena aku, sebenarnya aku sangat mencintai dirinya, tapi aku bodoh. Karena Hestia benar-benar mencintai Poseidon, aku begitu naif dan memaksakan diriku untuk tetap mencintainya." Kata Prometheus


"Sampai kapan kamu disini?"


"Sampai Hestia bebas dari sini, sampai dia mendapatkan kembali kekuatannya."


"Itu mustahil! Hestia bukan lagi Dewa, dia sama sekali tidak memiliki kekuatan lagi, hanya kekuatan umur panjang yang tersisa darinya." Ucap Hades sambil mengguncangkan besi sel


"Aku memutuskan takdirku sendiri, sebaiknya selesaikan urusanmu dan biarkan aku disini." Kata Prometheus


Hades menatap Prometheus iba, padahal kemampuan dia benar-benar luar biasa, tapi Prometheus rela menghabiskan waktunya demi orang yang dia cintai, walaupun Hestia sama sekali tidak mencintainya, dia tetap memaksakan dirinya.


"Terserah dirimu saja Prometheus, aku ingin menyampaikan satu hal yang penting. Ada seorang anak bernama Theo, dia datang dari Bumi. Dia tadinya adalah Dewa di Ellada, kami mengambil kekuasaanya disini dan dia ingin membalas dendam dengan kami. Kemampuannya luar biasa. Hermes, Apollo, Ares, dan Artemis berkhianat kepada Zeus dan membela anak itu. Mungkin dengan bantuannya, Hestia bisa kembali mendapatkan kekuatannya." Kata Hades


"Kamu serius!?" Tanya Prometheus tegas


"Aku hanya berspekulasi, siapa tahu kamu akan tertarik dengan bocah itu dan dia bisa membantu impianmu."


"Dimana dia berada?" Tanya Prometheus


"Aku tidak tahu, Hermes menggunakan sihirnya untuk menyembunyikan bocah itu." Kata Hades


Prometheus terdiam, dia menarik nafas panjang dan menghembuskannya perlahan.


"Hades, mengapa kamu menjadi begitu baik?" Tanya Prometheus


Hades diam dan tidak menjawab pertanyaan Prometheus, kemudian dia pergi menjauh dari Sel Prometheus. Dia berjalan menuju Sel kedua yang ditempati oleh Hestia.


Hades melihat Hestia sedang duduk diatas bantal wol miliknya, kepalanya menunduk kebawah dan tidak bergerak sama sekali. Hades tidak ingin menganggunya dan terus berjalan, sampai dia tiba di Sel ketiga.

__ADS_1


Aura di Sel ketiga benar-benar berbeda, Hades sendiri sangat takut dengan makhluk di sel ketiga, dia adalah Pan, bentuk wujud iblis yang sebenarnya, dia memiliki tanduk berwarna merah, seluruh tubuhnya berwarna merah darah, benar-benar menakutkan, siapapun yang melihatnya akan takut padanya, Zeus melawannya dengan memejam matanya, ketika dia dikalah oleh Zeus di Bumi, Pan tidak dikurung di Dunia Bawah, dia dikurung di Penjara Olympus. Setelah pemindahan kekuasaan Olympus dari Bumi ke Ellada, atas kebijakan Ach. Mereka tetap dikurung ditempat yang semestinya.


Hades melewati sel itu dengan memejamkan mata, tapi Pan dapat menyadari kehadiran Hades dan memanggilnya.


"Hadesku, sepertinya kamu sedang berkunjung ke tempat terbaik di Olympus." Ucap Pan


Hades tidak menghiraukannya dan tetap berjalan dengan memejamkan mata, Pan tidak memiliki kekuatan fisik, maka dari itu dia tidak bisa bebas dari Penjara Olympus.


Hades sampai ke sel keempat, tempat Athena dikurung. Hades melihat Athena sedang berbaring di atas kasur, Athena sedang memutar-mutar belatinya, Hades segera menghampirinya dan mengajaknya berbicara.


"Athena!" Panggil Hades


Athena tanpa melihat melemparkan belati itu ke Hades, tapi belati itu tidak bisa melewati besi sel, karena besi sel Athena di mantrai khusus oleh Zeus, agar Athena tidak bisa melarikan diri.


"Aku kedatangan tamu istimewa." Kata Athena


"Aku ingin tahu sebuah informasi." Kata Hades


"Tentang?"


"Hercules dan Persefone."


"Mereka memang berselingkuh darimu, aku melihat mereka bercumbu di Telaga Olympus. Dirimu memang menyedihkan Hades." Kata Athena


Hades tak bisa menahan amarahnya, wujudnya kembali menjadi wujud aslinya. Kekuatannya juga tak bisa lagi dia sembunyikan, Zeus sadar keberadaan Hades. Zeus bangun dari singgahsananya dan menuju Penjara Olympus, menemui Hades.


Athena tersenyum penuh kemenangan, akhirnya mereka akan bertarung, siapapun yang kalah diantara mereka, itu akan memudahkan perjalanan Theo.


"Apa yang kamu lakukan Hades!" Teriak Zeus


"Kedua anakmu bercinta! Dan kamu membiarkannya! Sialan! Itu istriku!" Hades benar-benar tak bisa menahan amarahnya


"Persefone yang begitu cantik dan menawan memang tidak cocok denganmu, karena kamu begitu jelek dan bau." Ejek Zeus


Hades menyerang Zeus dengan sebuah rantai yang tiba-tiba muncul, Zeus melompat dan menghindari serangan Hades.


"Aku akan membunuh semua yang berada disini, dan kamu akan menyadari, selama ini aku hanya menahan diri." Kata Hades


Zeus tertawa sangat keras, dia meremehkan kekuatan Hades.


"Kekuatan lemah sepertimu bisa apa melawanku?" Tanya Zeus


Zeus berubah dalam mode perang, petir mengelilingi tubuhnya, dan matanya berubah menjadi biru petir.


"Sel 5 kosong dan cocok untukmu, mungkin Kratos cocok menggantikanmu menjadi Raja di Dunia Bawah." Kata Zeus


Hades kembali menyerang Zeus, lagi-lagi Zeus menghindari serangan Hades. Kemudian, Zeus menembakkan petir ke Hades, Hades dengan telak tertembak oleh petir Zeus dalam beberapa menit Hades tidak bisa menggerakan tubuhnya. Zeus turun dan mencengkram leher Hades, Zeus menarik Hades menuju sel 3, tempat Pan berada. Hades tau rencana Zeus, tapi dia tidak bisa menggerakan tubuhnya. Tepat di depan sel 3, Hades memejamkan matanya, begitupun dengan Zeus.


"Buka mata dia Pan, buka secara paksa." Kata Zeus


Pan menuruti perintah Zeus, karena Pan sangat senang bisa membuat seorang Dewa takut. Pan menyentuh wajah Hades yang berada di pinggir sel. Kemudian, Pan menyentuh kelopak mata Hades dan dia memaksa untuk membukanya. Hades membuka matanya dan dia melihat Pan, rasa takut tiba-tiba muncul di sekujur tubuhnya, dia benar-benar tak berdaya dan benar-benar ketakutan, Hades kalah dengan mudah oleh Zeus.


Hades dalam kondisi lemah ditarik oleh Zeus menuju sel 5, dia melempar tubuh Hades ke dalam sel 5, kemudian Zeus membaca mantra sihirnya, mantra sihir pelindung paling kuat yang dimiliki Zeus, karena Zeus tahu kekuatan sebenarnya dari Hades.


Hades tak berdaya, harga dirinya hancur. Hades baru menyadari, dia sama sekali bukan tandingan Zeus, kekuatan Zeus diluar batas akalnya. Hades selama ini mengira Zeus tidak sekuat itu, tapi setelah membuktikannya, Hades kehilangan kepercayaan dirinya dan merasa dirinya benar-benar lemah di hadapan Zeus.


"Luar biasa bukan, aku menangkap saudaraku dan mengurungnya di Penjara Olympus, kamu memang saudara yang tidak berguna Hades." Kata Zeus


Hades hanya bisa diam, Hades benar-benar tak mampu untuk melawan Zeus.


Setelah mengurung Hades, Zeus menghampiri sel Athena, Athena menatap Zeus penuh kebencian.


"Ada apa anakku? Jadi ini balasanmu setelah aku membesarkanmu?" Tanya Zeus


"Jika aku bebas dari sini, aku akan membunuhmu dengan tanganku Zeus!" Teriak Athena


Zeus tertawa dan keluar dari Penjara Olympus, dia kembali menuju Singgahsananya. Prometheus yang dari tadi memperhatikan, menemukan kembali tujuannya. Athena yang biasanya sangat setia dengan Zeus, bisa-bisanya ditangkap oleh Zeus, begitupun dengan Hades. Prometheus penasaran dan ingin tahu, apa yang sebenarnya sedang terjadi di Ellada.


Prometheus melepaskan dirinya dan keluar dari sel, dia melewati sel Hestia, Prometheus terpana melihat kecantikan Hestia, tapi Prometheus tidak bisa berlama-lama, kemudian dia melewati selnya Pan, dan Pan teriak dengan sangat keras.


"Tidak! Penghuni sel satu kabur! Kabur!" Teriak Pan


Prometheus masuk ke dalam selnya Pan, Prometheus sama sekali tidak merasa takut ketika melihat Pan.


Kemampuan khusus Prometheus adalah tidak mempan dengan serangan sihir atau elemen, dia akan kalah hanya dengan serangan fisik.


"Kamu diam, atau aku akan membunuhmu." Kata Prometheus


"Si...apa dii..rimu se..ebe..narya?" Tanya Pan gemetaran


"Namaku Prometheus, aku satu-satunya Dewa yang tidak mempan dengan serangan petir dari Zeus." Kata Prometheus


Pan merasakan takut, padahal dia adalah wujud dari ketakutan itu sendiri. Setelah Prometheus membuat Pan terdiam, Prometheus menuju sel Athena.

__ADS_1


"Athena, aku akan membawamu pergi." Kata Prometheus


"Prometheus!? Mengapa kamu ingin membawaku?" Tanya Athena


"Aku ingin tahu, dimana Theo berada." Kata Prometheus


"Jadi, kamu mengenalnya?"


"Tidak, aku mendengar cerita dari Hades, maukah kamu membantuku?" Tanya Prometheus


Athena mengangguk, Prometheus menyentuh sel Athena, sihir di sel Athena menghilang. Athena keluar dari selnya, ketika Prometheus melepas tangannya dari sel, sel kembali menjadi mode sihir.


"Kekuatan yang mengerikan." Ucap Athena


"Ayo, kita pergi."


"Hades?" Tanya Athena


"Biarkan saja dia, lagian aku tidak terlalu suka dengannya." Kata Prometheus


Athena membaca sihir teleportasi, mereka dengan sekejap muncul di Hutan Lindungan Hermes. Hermes langsung menyambut kehadiran mereka.


"Selamat datang Dewi Athena dan Prometheus Sang Pahlawan." Ucap Hermes


"Bagaimana kabarmu?" Tanya Prometheus


"Aku baik."


Ares melihat ke arah Prometheus, Ares merasakan ada kebencian dirinya kepada Prometheus, Ares sama sekali tidak mengingatnya, tapi dia yakin ada hubungan antara dirinya dan Prometheus. Prometheus juga menatap ke arah Ares, Prometheus masih memiliki dendam dengan Ares, karena Areslah yang mengalahkannya di pertarungan hingga dia dikurung oleh Zeus.


"Dia Ares?" Tanya Prometheus


"Benar, tapi dia sudah berubah. Dia bukan Ares yang dulu."


Prometheus mendekat ke arah Ares, Ares menatapnya tajam, mereka saling bertatap muka.


"Apa?" Tanya Ares angkuh


"Kamu tidak mengingatku?" Tanya Prometheus bingung


"Tidak." Kata Ares tetap angkuh


"Ah, sialan. Aku benci setiap kali melihat wajahmu." Ucap Prometheus


"Hei kamu!" Teriak Ares


Prometheus memadang posisi menyerang, dia khawatir Ares akan menyerangnya.


"Pakai bajumu, aku mual nelihatmu yang kurus dan telanjang." Kata Ares


Sedari tadi, Prometheus baru sadar kalau dia tidak memakai baju, Apollo membawa pakaian lengkap dan memberikannya ke Prometheus. Prometheus memakai pakaian yang diberikan oleh Apollo.


"Baiklah, Dunia Bawah sedang dalam kondisi buruk, beberapa dari kita akan kembali kesana dan mengambil ruh teman-teman kalian, kita akan meruntuhkan Dunia Bawah." Ucap Hermes


"Disana ada Kratos, sebagai pengganti Hades." Kata Prometheus


"Aku tahu." Ucap Hermes


Baron yang mendengar nama Kratos langsung bangkit dan bergegas memakai zirahnya, dia mengambil perisai dan tombaknya juga. Baron tidak sabar ingin membunuh Kratos, pengkhianat bangsanya sendiri.


"Ayo kita berangkat!" Teriak Baron


"Tunggu dulu." Kata Hendrick


"Ada apa?" Tanya Hermes


Kevin menatap Hendrick dan menggeleng.


"Bisakah kalian menciptakan tubuh baru untuk ayahku?" Tanya Hendrick


Theo yang mendengar perkataan Hendrick menghampirinya, dia memunculkan Scythe Uranus dan ingin menggunakannya untuk pertama kalinya.


"Bisa." Kata Theo


Theo mengambil tanah di Ellada, kemudian dia membentuk manusia dari tanah itu, Hendrick dan Kevin membantunya sedikit, manusia tanah itu dibuat semirip mungkin dengan tubuh Kevin yang lama.


Theo memejamkan matanya dan meminta pertolongan dari Scythe untuk meminjam kekuatannya, Scythe merespon panggilan dari Theo. Theo menyentuh manusia tanah itu dengan Scythe dan manusia tanah itu berubah menjadi manusia seutuhnya, tanpa disii ruh. Manusia itu sangat mirip dengan tubuh Kevin tapi dalam keadaan mati.


"Bagaimana memindahkan ruhnya?" Tanya Hendrick


Athena memegang tubuh Elliad yang diisi ruh Kevin. Kemudian, Athena menarik ruh Kevin dan memindahkan ke tubuh barunya, Kevin mendapatkan tubuhnya kembali dengan wujudnya dahulu. Tubuh Elliad yang mati dan tidak terisi ruh terjatuh, mereka berniat mencuri ruh Elliad dari Dunia Bawah.


Chloe melihat kekuatan dari Scythe milik Theo, Chloe menaruh harapan besar untuk kembali menghidupkan ibunya, Chloe benar-benar berharap ibunya bisa kembali hidup dan menjalani kehidupan kembali bersamanya.

__ADS_1


__ADS_2