Mister Perfect My Only One

Mister Perfect My Only One
Bab 11


__ADS_3

Keesokan Harinya


Pagi menjelang matahari pun menyongsong sinarnya.Kenzo sudah mempersiapkan diri untuk pergi ke kantor mengambil berkas yang akan dibawanya untuk menemui Tuan Gilbert.Sapaan hangat dari sang Ibu untuk putra tercintanya.


"Pagi sayang...sudah mau berangkat ya?"


"Iya Bu"


"Ayo sarapan dulu,ibu sudah memasak untuk kamu"


"Aku bawa sandwich ini saja Bu,karena aku harus ke kantor lebi awal Bu.Ini adalah hari ke 3 tantangan ku,aku tidak mau membuang waktu ku,Bu"


"Ya sudah,tapi kamu jangan telat makan ya Ken..."


"Iya Bu"


"Ken...Semangat!!!"ucap Ibu


Melihat Ibu yang selalu mensupport nya membuatnya semakin yakin dengan apa yang akan di capaia nya.Kenzo memeluk dan mencium kening Ibunya.


Kantor masih dalam keadaan sepi,Kenzo langsung mencari berkas yang akan di bawanya mengingat kemarin dia tidak jadi mencari berkas tersebut setelah melihat perbuatan Catherine dan Devan.


Berkas pun telah siap,tetapi Mina belum juga datang ke kantor.Saat hendak keluar dari ruangan Kenzo di kejutkan oleh Chatrine yang berada di depan pintu ruangan Kenzo.


"Chatrine"


"Maaf Ken,tadi aku hanya mau mengantarkan berkas ini saja ke ruangan mu"


"Baiklah,sini biar aku saja"


Kenzo menatap tajam mata Chatrine,dia mendekati nya,Chatrine merasa canggung dengan apa yang di lakukan Kenzo.Tangan Kenzo hendak membelai rambut Chatrine yang terurai.


"Ekhem..."


"Kamu sudah datang"tanya Kenzo


"Sudah pak,apa sekarang kita akan pergi?"


"Tentu"


Kenzo dan Mina meninggal kan Chatrine yang masih berdiri di depan pintu ruangan Kenzo.Mereka pergi ke lobby untuk mengambil mobil.


"Masih pagi udah bermesraan di dalam kantor"gumam Mina


"Siapa yang bermesraan?Aku tidak bermesraan!Aku hanya ingin?Sudah lah...!"


"Anda itu sedang membuktikan untuk menjadi seorang pemimpin setidaknya Anda harus jaga sikap Anda,pak?"


"Apa kamu fikir aku itu laki-laki brengsek yah?"


"Tidak...aku tidak menyebut anda seperti itu"


"Lalu maksud kamu apa?Dengar yah,aku dan Chatrine sudah tidak mempunyai hubungan apa pun dengan nya jadi aku tidak bermesraan dengan dia!Kamu paham?"

__ADS_1


"Apa?!Anda sudah putus?!Bagus lah?!"


"Apa?!"


"Mak-mak-sud ku,aku tidak tahu jika Anda sudah putus dengan Nona Chatrine.Tetapi aku melihat di mata Anda,masih ada perasaan yang mendalam di diri Anda"


"Bagiamana mana mungkin aku bisa melupakan nya secepat dia.Kami sudah berpacaran selama 3 tahun,tapi kenapa dia secepat itu melupakan ku?"


"Huh... ternyata Anda sedang galau?"


"Siapa yang galau?"


"Cie...cie...enggak mau ngaku.Tapi menurutku pak,Anda lebih baik cepat move on dari Nona Chatrine pak.Jika tidak itu akan mempengaruhi pekerjaan Anda"


"Iya,aku tahu jangan ajari aku!!"


"Maafkan aku pak, sebenarnya aku tahu jika Nona Chatrine menjalin hubungan dengan Kakak Anda"gumam Mina dalam hati


Ditengah perjalanan nya mereka melihat ada sebuah mobil Alphard di depan mereka yang berjalan begitu kencangnya,di susul sebuah mobil berwarna hitam.Mobil di depan seakan sedang di kejar oleh mobil berwarna hitam yang berada di belakang.


"Apa-apaan itu orang!Mereka mengemudi mobil dengan kencang sekali"ucap Kenzo yang kesal


"Sepertinya mereka sedang saling mengejar pak?"


"Jangan sok tahu kamu"


Mereka tetap melanjutkan perjalanan nya,mereka memasuki area yang begitu sepi akan kendaraan.Mereka tetap melajukan mobilnya,Kenzo melihat sebuah mobil yang terbalik dengan kondisi berasap tebal di tengah jalan .Ternyata mobil itu mobil Alphard tadi yang kejar-kejaran.


"Sepertinya ada terjadi kecelakaan Mina"


Mereka turun untuk melihat korban yang berada di kedua mobil tersebut.


"Bukan kah ini mobil tadi pak?"


"Kamu benar"


Mobil Alphard dalam keadaan terbalik,bensin mengucur keluar dari mobil.Mina melihat ada dua orang korban yang berada di dalam mobil tersebut.Di tempat pengemudi korban begitu parah nya,sedangkan di belakang seorang pria paruh baya yang meminta tolong.


Mina dan Kenzo langsung berusaha menolong korban di mobil Alphard tersebut.Pintu yang terkunci membuatnya sulit untuk membuka pintu mobil tersebut.Kenzo kembali ke mobilnya untuk mengambil besi yang berada di mobilnya mengingat bensin yang sudah tercecer bisa membuat mobil itu terbakar.


Kenzo mencoba berkali-kali memecahkan kaca mobil tersebut,hingga akhirnya kaca itu pun pecah.Kenzo dan Mina berusah mengeluarkan pria paruh baya tersebut,dengan sudah payah akhirnya mereka bisa mengeluarkan pria tersebut.Sedangkan pria di pengemudi depan sudah tewas di tempat.


Percikan api sudah mulai membakar sebagian mobil Alphard tersebut.Mina langsung menarik Kenzo yang masih mencoba mengeluarkan tubuh pengemudi tersebut.


"Duar......"


Mobil terbakar dengan hebatnya,suara dentuman begitu kerasnya.Tubuh Kenzo dan Mina terpental,Kenzo menghadang tubuh Mina agar Mina tidak terkena serpihan mobil yang melayang dan terjatuh.Tubuh Mina berada di bawah tubuh Kenzo yang melindunginya,Mata mereka beradu pandang.


Mina langsung mendorong tubuh Kenzo yang masih berada di atas tubuhnya.


"Anda mencari kesempatan saja yah?"ucap Mina kesal


"Sudah aku lindungi malah dengan seenak nya menuduh orang!Dengar yah kamu itu bukan selera ku!Aku tidak suka perempuan pendek seperti kamu"

__ADS_1


Ucapan Kenzo membuat Mina kesal,dia langsung melintir tangan Kenzo.


"Aaaaauuuu..sakit!"


Mina melepaskan tangan Kenzo karena dia melihat pria paruh baya itu tergelatak pingsan.Mereka langsung menghentikan perdebatan mereka, mereka menghubungi pihak berwajib dan membawa pria tersebut ke rumah sakit.


Dengan keadaan luka yang parah pria tersebut segera dilarikan oleh pihak medis menuju ruang IGD.Kenzo dan Mina menunggu nya di depan ,mereka tidak tahu harus bagaimana menghubungi keluarga korban karena semua barang-barang milik pria tersebut masih berada di dalam mobil dan habis terbakar.


Di saat mereka duduk di ruang tunggu,seorang gadis cantik keturunan Jepang berlari menangis menuju ruang IGD.


"Ayah...Ayah...."


Gadis tersebut ternyata putri dari pria paruh baya itu.Tak berapa lama dokter keluar dari dalam ruangan.Kenzo pun menanyakan keadaan pria paruh baya tersebut.


"Bagaimana kondisi Ayah ku, dok?"


"Dia berhasil melewati masa kritisnya"


Gadis itu dengan menangis menerobos masuk kedalam untuk menemui Ayahnya.


"Apa Anda juga keluarga nya?"


"Bukan dokter,aku yang membawa pria di dalam itu.Jika ada sesuatu yang buruk terhadap korban,tolong sampaikan saja pada keluarga nya.Biar mereka bisa memberikan keputusan yang tepat untuk korban"


"Baiklah"


Melihat keluarga pria paruh baya tersebut sudah datang,Kenzo dan Mina memutuskan untuk melanjutkan tujuan nya ke Perusahaan Tuan Gilbert.Mengingat hari sudah mulai siang, matahari terasa terik.Mereka meninggalkan rumah sakit.


"Pak,Apa tidak apa baju kita sudah berantakan seperti ini?"


"Huh...sudahlah tidak apa.Kita sudah tidak punya waktu lagi,bagaimana mungkin kita harus mampir ke toko untuk membeli baju dan merapikan diri kita.Waktu kita tinggal 3 hari lagi Mina"


"Ya sudah lah"


Kejadian tadi membuat pakaian dan penampilan Kenzo dan Mina kotor dan berantakan.Tetapi karena perjalanan menuju perusahaan Tuan Gilbert sangat jauh jadi mereka memutuskan ke sana dengan penampilan mereka yang apa adanya.


Mereka telah sampai di Perusahaan Han Guk.Kenzo merasa deg-degan dan merasa tak percaya diri untuk masuk kedalam.Mina menyakin kan nya agar dia tidak berputus asa.


"Semangat!"ucap Mina memberi Semangat


Kenzo menegakan tubuhnya dan menghela nafasnya,Mina mengikutinya di belakang.


"Maaf Ada yang bisa saya bantu pak?"ucap Reception sambil menatap penampilan Kenzo


"Kamk ingin bertemu dengan Tuan Gilbert,Apakah beliau berada di tempat?"


"Apa Anda sudah membuat janji dengan beliau pak?"


"Belum,katakan saja aku Kenzo Wicaksono dari perusahaan Sun Han ingin bertemu dengan nya"


"Baiklah,akan saya sampaikan pada sekertaris nya, silahkan menunggu sebentar"


Tak berapa lama Reception itu memberitahukan pada Kenzo jika Tuan Gilbert sedang dirawat di rumah sakit.Kemungkinan mereka bisa menemui nya jika dia sudah kembali sehat dan mereka belum tau waktu yang di tentukan.Mendengar hal tersebut Kenzo terduduk lemas.

__ADS_1


..."Bersambung" ...


__ADS_2