
Semua keluarga Kenzo pun sangat senang mendengar kemajuan Kenzo.Sudah Beberapa bulan Kenzo mengalami koma di Rumah Sakit.
Hari ini Ibu yang menjaga Kenzo di rumah sakit,Mina harus berangkat bekerja jadi dia akan ke Rumah Sakit sepulang bekerja.Ibu sedang duduk di sebelah tempat tidur Kenzo sambil membaca buku cerita yang ditinggalkan Mina.Tiba-tiba Kenzo membuka matanya yang membuat ibu terkejut gembira.
"Ken....kamu bisa mendengar ibu,nak?"
"Aku dimana?"
Ibu begitu panik dan bahagia karena putra yang di tunggu-tunggu nya akhirnya sadar dari komanya.Dia segera memanggil dokter,dokter pun memeriksa keadaan Kenzo yang menurutnya dia sudah berhasil melewati masa koma nya.Sekarang Kenzo hanya membutuhkan masa pemulihan nya.Saking senangnya Ibu,memberikan kabar mengejutkan dan membahagiakan ini kepada Mina.Mina yang bekerja pun meminta izin untuk ke Rumah Sakit menemui Kenzo.
"Ken...kamu tidak usah banyak berfikir dulu,kamu istirahat dulu yah"
Setibanya di Rumah Sakit, Kenzo pun sedang tertidur.Mina tidak ingin mengganggu Istirahat Kenzo,jadi dia menunggu Kenzo bangun dari tidurnya.Sudah dua jam Kenzo masih dalam tidurnya, akhirnya Mina harus kembali ke kantor jadi dia memutuskan untuk ke kantor dan akan menemuinya kembali sepulang kerja.
"Ken...kamu sudah bangun"
"Sebenarnya apa yang terjadi denganku?"
"Kamu mengalami kecelakaan Ken,sudah 3 bulan kamu mengalami koma tidak sadarkan diri.Tadi Mina ingin bertemu dengan kamu tapi kamu tidur,jadi dia harus kembali ke kantor dulu"
"Mina?"
"Iya Mina"
Kenzo terdiam dia mencoba mengingat apa yang terjadi dengan nya.Kenzo ingin bangun dari tidurnya, tiba-tiba.....
"Ada apa dengan kaki ku?"
"Kenapa Ken?"
"Kenapa kakiku terasa berat dan tidak bisa aku gerakan Bu?"
"Kamu tunggu sebentar ya nak,ibu akan memanggil dokter "
Ibu pun berlari untuk menemui Dokter,Kenzo di periksa oleh Dokter.Dokter memberikan penjelasan jika benturan keras di kepalanya rusak yang mengakibatkan sebagian saraf Kenzo rusak,yang menjadikan kelumpuhan pada kakinya.Meski tidak memungkinkan Kenzo bisa saja sembuh,dia harus menjalani fisioterapi meski butuh perjuangan.Kenzo begitu marah,dia seakan tidak terima dengan kondisinya yang tidak bisa berjalan sekarang.Semua barang yang berada di dekat tempat tidurnya dia lempar.
Jam kerja Mina telah usai dengan wajah bahagianya dia segera ke rumah sakit untuk bertemu Kenzo.Saat mendekati pintu kamar Kenzo sebuah teriakan dan benda yang jatuh di dalam kamar Kenzo.Mina pun berlari masuk ke dalam.
"Keluar!!!"
Kenzo mengusir seorang Suster yang hendak memberikan nya obat.
"Ken..."
"Siapa kamu?!"
"Kamu enggak kenal aku?"
"Aku...Mina..."
"Untuk apa kamu kesini?!"
"Ken...aku..."
"Keluar!!Keluar kalian semua!!"
Suster pun menyuruh Mina keluar dari ruangan Kenzo.Ibu dari ruangan dokter sedang berjalan ke arah ruangan Kenzo.
"Tante..."
"Mina...kamu udah datang nak"
"Sebenarnya Kenzo kenapa?Kenapa dia marah seperti itu"
"Dia begitu karena tahu jika dia lumpuh"
"Lumpuh??"
"Iya...Dokter bilang semua ini karena kecelakaan itu yang mengakibatkan sebagian sarafnya rusak dan membuat nya lumpuh.Dia sangat terpukul dengan keadaan nya hingga tidak bisa mengontrol emosi nya"
__ADS_1
"Ya Tuhan..."
"Lebih baik kamu pulang Mina,biar Tante yang akan menenangkan Kenzo"
”Tapi Tante..."
"Mina...biarkan dia tenang dulu yah"
"Ya sudah aku pulang yah..."
Meski dengan rasa khawatir dan kecewa dengan keadaan Kenzo akhirnya Mina memutuskan untuk pulang.
"Ken...kamu harus tenang sayang..."
"Kenapa aku jadi begini Bu?Apa salah ku?"
"Ken...Dokter bilang kamu bisa sembuh,kamu akan menjalani fisioterapi.Jika kamu berjuang dan berusaha pasti kamu akan kembali berjalan lagi.Kamu sabar ya nak..."
Akhirnya Kenzo bisa menenangkan dirinya,Mina di dalam rumahnya merasa khawatir dengan keadaan Kenzo.Dia mondar-mandir dalam kamarnya.
Keesokan Harinya
Hari mulai pagi Mina bersiap untuk pergi ke Rumah Sakit untuk menemui Kenzo.
"Mina kamu mau ke kantor sepagi ini?"tanya Ibu
"Tidak Bu,aku mau ke Rumah Sakit dulu"
"Oh...ya sudah lah"
Mina pun berpamitan pada Ibunya,dia bergegas menuju Rumah Sakit.Di Rumah Sakit Kenzo meminta Ibu nya agar hari ini dia bisa pulang ke rumahnya.Dia bersikeras untuk di pulang kan hari ini,dengan usaha Ayah dan Ibunya akhirnya dokter memberikan Izin agar Kenzo bisa pulang ke rumah.Sebelum pulang Dokter pun mengecek kondisi kesehatan Kenzo yang menurutnya sudah normal kembali.
Ibu menyiapkan barang-barang milik Kenzo,dan Ayah membantu Kenzo untuk naik disebuah kursi roda.Tiba-tiba Mina masuk ke dalam ruangan Kenzo.
"Tante mau kemana?"
"Kenzo meminta pulang Mina,dia meminta agar dia di pulang kan"
"Dokter sudah mengizinkan nya karena kondisinya sudah membaik"
"Syukurlah..."
"Ken...apa kamu sudah makan?"
Kenzo tidak menjawab pertanyaan Mina,justru dia mengalihkan pandangan nya ke arah jendela.Semua barang telah siap,waktunya Kenzo untuk pulang.
"Biar aku saja Om,yang dorong kursi nya"
"Tidak usah!!!"ucap Kenzo cetus
"Ken... apa aku mempunyai kesalahan?"
"Pergi!!Tidak usah perduli kan aku!!"
"Ken..."
"Ayah...Ibu...ayo kita pulang!!"
Ayah dan Ibunya tidak bisa berbuat apapun, Ayahnya yang mendorong kursi roda Kenzo.
"Mina maafkan Kenzo ya...Dokter bilang keadaan nya itu membuat emosinya tidak terkontrol "
"Iya Tante,aku tidak apa"
Sesampainya di rumah Kenzo meminta agar Ayahnya mengantarkan nya ke kamarnya.Dia mengirim diri di dalam kamarnya.Keluarganya sangat khawatir dengan keadaan Kenzo yang belum menerima keadaan nya.
"Boleh aku menemui Kenzo?"
"Tante takut kamu di marahi dia Mina"
__ADS_1
"Dari dulu aku sudah terbiasa dengan omelannya,Tante.Jadi Tante tidak usah khawatir "
Mina pun memberanikan diri untuk masuk ke dalam kamar Kenzo.Kenzo masih duduk di kursi rodanya,sambil menatap jendela kamar tidurnya.
"Untuk apa kamu kesini!!"
"Ken...maafkan aku"
"Keluar!!Aku tidak butuh maaf kamu!!"
"Ken...bukan kah Dokter bilang kamu bisa sembuh jika kamu rutin melakukan fisioterapi.Jadi ada kemungkinan kamu bisa kembali sembuh,aku berjanji akan menemani kamu hingga kamu sembuh"
"Bagaimana jika aku tidak pernah sembuh? Dengar kamu seperti ini karena kasihan melihat ku lumpuh seperti ini bukan?Jadi jangan kasihani aku!Karena aku tidak butuh belas kasihan dari siapa pun!! Pergi !!jangan pernah terlihat di depan wajahku kembali!!"
"Ken..."
" Pergi !!!"
Mina akhirnya keluar dari ruangan Kenzo dengan isakan tangisan nya.Dia tidak tahu harus bagaimana untuk mendekati Kenzo yang begitu emosional nya tidak seperti Kenzo yang dulu.
Keesokan Hari nya
Pagi menjelang Kenzo keluar dari kamarnya dengan setelan jas.Dengan susahnya dia berusaha untuk menjalan kan kursi rodanya sendiri.
"Ken...kamu mau kemana?"tanya Ibu
"Aku akan ke kantor"
"Tapi kamu..."
"Benarkah?Anak Ayah sudah siap untuk bekerja? Syukurlah....hari ini kita berangkat bersama ya Ken..."
"Tidak...aku akan minta antarkan supir.Karena mulai sekarang aku harus berusaha mandiri meski keadaan ku cacat"
"Tidak Tuan,aku yang akan menyetir untuk Anda.Bukan kah Anda belum memiliki supir kecuali supir di kantor?"ucap Mina yang datang tiba-tiba
"Apa maksud Kamu?"
"Dengarkan Tuan Kenzo,aku adalah asisten kamu.Jadi kemana pun aku akan selalu bersama Anda"
"Bagaimana mungkin aku memperkerjakan wanita seperti kamu?!"
"Itu benar,kamu yang memperkerjakan Mina sebagai pengawal pribadi kamu.Jadi mulai sekarang Mina lah yang akan mengantarkan kamu bahkan menjaga kamu"
"Keterlaluan!!Kamu fikir aku tidak bisa apa-apa!!"
Kenzo pergi mencoba mendorong kursi rodanya dengan tangan nya,dia yang belum terbiasa kesusahan.Dengan wajah tersenyum Mina menyingkirkan tangan Kenzo dari roda,dia langsung mendorong kursi roda Kenzo menuju mobilnya.Mina membantu Kenzo untuk naik ke dalam mobil,mata Kenzo menatap wajah Mina.Mina melihat tatapan mata Kenzo yang dia kenal dulu.
"Cepat!!Kamu bisa cepat tidak sih!!"
"Iya Ken..."
"Hey dengar!kamu hanya asisten pribadiku jadi harus memanggil ku pak!!"
"Baik pak"
Mina pun menjalankan mobilnya,Kenzo duduk di belakang di kursi penumpang sambil melihat ponselnya.Dia sedang melihat foto di memori ponselnya.
"Apa kita mempunyai hubungan khusus?"
"Apa maksud Anda pak?"
"Kenapa di ponselku banyak sekali foto-foto kamu,dan juga kita berdua?Tidak mungkin bukan aku jatuh cinta dengan wanita seperti kamu?!"
"Tentu saja tidak,Anda kemana-mana selalu bersama ku.Ponselku tidak sebagus ponsel Anda jadi aku meminta Anda untuk mengambil gambatku di setiap tempat yang Indah"
"Benarkah?! Berati semua gambar kamu tidak penting di ponsel ku jadi akan aku hapus!"
"Terserah Anda saja pak" sambil menghela nafas
__ADS_1
Kenzo mencoba menghapus semua foto yang berada di galery ponselnya.Tetapi dia berhenti untuk menghapus fotonya bersama Mina,dia tidak jadi menghapus nya.
..."Bersambung"...