
Hari mulai menampakan sinarnya,hari ini Mina berangkat ke pabrik lebih awal,dia ingin mencari informasi yang diduganya ada yang tidak beres di pabrik milik keluarga Kenzo .Kenzo sepertinya tertidur pulas,Mina hanya mengirimkan sebuah pesan kepada Kenzo jika dia berangkat duluan.Jam menunjukan pukul 7 pagi,tetapi gerbang pabrik sudah terbuka.Mina melihat sebuah kontainer berada di pabrik.Beberapa orang menuju gudang kosong tersebut,mereka memindahkan barang-barang yang berada di gudang tersebut ke dalam kontainer besar.Keadaan pabrik masih dalam keadaan sepi apa lagi karyawan berangkat pukul 10 pagi.
Mina melihat apa yang dilakukan orang-orang tersebut dan mencoba mengambil vidio melalui ponsel nya.Security pun sedang membantu mengangkat barang yang berada di gudang kosong tersebut untuk memasukkan nya kedalam kontainer.2 jam sudah mereka selesai memasukan barang-barang yang tidak begitu jelas terlihat oleh mata Mina,sebelum mereka pergi seseorang memberikan sebuah amplop coklat yang diduga pembayarannya kepada Anak buah Tuan Rudi.Pekerjaan mereka hampir selesai Mina pun bergegas pindah dari persembunyian nya karena tempat nya itu akan dilalui anak buah Tuan Rudi dan orang-orang tersebut.
Tak sengaja Mina menabrak sebuah tong sampah yang membuat anak buah Tuan Rudi mengetahui ada keberadaan seseorang yang mengintip apa yang dilakukan mereka.Mina pun berlari untuk mencari tempat persembunyian yang lebih aman.Tetapi dia begitu bingung karena tidak ada tempat yang aman untuk bersembunyi,di belakang anak buah Tuan Rudi berlari untuk mengejar.
Seorang menarik tangan Mina dan bersembunyi di balik tembok yang begitu sempit yang dipenuhi barang bekas.Tempat yang begitu sempit tetapi aman untuk mereka sembunyi.Tempat itu membuat Mina harus berdekatan dengan seseorang yang menarik tangan nya itu.Berlahan Mina mengarahkan wajahnya untuk melihat orang yang menyelamatkan nya itu.Meski wajahnya masih menempel di dada bidang orang tersebut.
"Ken..."
Kenzo memeluk tubuh Mina dengan erat dan berbisik.
"Jangan berisik,ada orang di depan"
Mina pun terdiam dengan wajah yang menempel di dada Kenzo,suara detak jantung Kenzo begitu cepat.Mina tersenyum dan merasa sangat senang karena begitu hangat di berada di pelukan Kenzo.Setelah anak buah Tuan Rudi pergi Kenzo melepaskan pelukannya.
"Kenapa kamu ada disini?"
"Seharusnya aku yang nanya begitu?Kenapa kamu sepagi ini ke pabrik?"ucap Kenzo cemas
"Aku curiga dengan gerak-gerik Tuan Rudi dan anak buah nya.Setiap hari karyawan memproduksi barang sedangkan di gudang hanya ada sedikit barang yang jadi tetapi pemasukan tidak menutup dengan barang yang di produksi.Sepertinya mereka menyelundup kan barang produksi di gudang kosong itu dan menjual kepada orang lain,Ken....eh...Maksudku pak?"
Tiba-tiba wajah Kenzo mendekati wajah Mina.
"A-ada apa?"
"Kamu sangat cantik"
Pipi Mina berubah memerah,dan dia mengalihkan pandangan nya.
"Jangan macam-macam anda ya pak!"
Tiba-tiba anak buah Tuan Rudi datang kembali dan Kenzo menempelkan wajahnya yang masih berhadapan dengan Mina membuat bibir mereka bersentuhan, kedua mata mereka saling memandang,Mina yang sedari tadi mengomel berhenti seketika.
Detak jantung Mina semakin berdetak semakin keras,tangan Kenzo masih melingkar di pinggang Mina.Mereka menunggu anak buah Tuan Rudi pergi.
Dirasa sudah aman Kenzo melepaskan Mina,Mina pun masih terdiam tak bisa berkata,Kenzo menarik Mina untuk keluar dari persembunyian nya.Mereka keluar dari pabrik mencari taxi untuk kembali ke hotel.Mina masih terdiam sambil mengigit bibirnya,dia tidak menyangka jika mereka telah berciuman.
"Mina lebih baik kita ke hotel dulu untuk membicarakan ini semua"
Mina tidak mendengar kan apa yang dikatakan oleh Kenzo,dia masih terngiang apa yang terjadi tadi.
"Mina...Mina...Mina..."
"Eh...iya aku juga cinta kamu"ucapnya spontanitas
"Apa?"
"Maaf..."
__ADS_1
"Kamu tadi bilang apa?"
"Enggak,aku enggak bilang apa-apa"
Wajah Kenzo semakin penasaran dengan ucapan Mina tadi sambil tersenyum.
Mereka pun sampai di hotel,Mina memberikan ponsel nya pada Kenzo.Dia memberikan rekaman vidion yang di ambilnya tadi. Kenzo melihat vidio tersebut dan memindahkan file vidio kedalam laptop miliknya, Kenzo mengumpulkam bukti-bukti kecurangan Tuan Rudi dan anak buahnya.Agar Tuan Rudi dapat memepertanggung jawabkan perbuatannya.
Kenzo begitu serius dengan laptopnya,dia mengirimkan semua bukti kecurangan Tuan Rudi pada Ayahnya.Tanpa Kenzo sadari Mina terlihat kelelahan dia tertidur di sofa kamar Kenzo.Kenzo menghampiri Mina dia memandang wajah Mina yang terlihat begitu kelelahan,Kenzo membelai rambut Mina.
"Terima kasih karena selalu ada di sampingku,jika tidak ada kamu aku tidak akan sampai di titik ini"ucap Kenzo
Mina bergerak memindahkan posisi tidurnya yang membuat Kenzo khawatir jika Mina mendengar ucapan nya tadi,dia bergegas menyelimuti tubuh Mina dengan selimut miliknya.
Kenzo tidak ingin berlama untuk mengungkap kecurangan Tuan Rudi,dia sudah mengumpulkan bukti kecurangan Tuan Rudi dan bagaimana dia memakan gaji para pekerja.Kenzo pun meminta agar Ayahnya untuk datang ke pabrik tersebut.Kenzo penasaran dengan ponsel milik Mina dia mencari sesuatu di ponsel Mina.Terlihat nomor nya di kontak Mina dengan nama Bos tampan yang menyebalkan,Kenzo tersenyum.
Tak berapa lama Mina bangun dari tidur nya dia begitu terkejut karena tubuhnya di sudah di selimuti.Kenzo sedang memakai kemeja yang belum di kancingnya,Mina pun melotot melihat badan Kenzo yang begitu bidang dan atletis.
"Kamu sudah bangun"
"Eh iya pak..."Mina mengalihkan pandangan nya
"Bersiap lah kita akan ke pabrik "
"Iya pak,aku ganti seragam dulu"
"Tidak usah kenakan saja baju itu,rapikan saja wajah kamu yang baru bangun tidur itu"
"Sudah aku tunggu "
Mina pun kembali ke kamarnya untuk merapikan penampilan nya.Dia pun bingung dengan apa yang akan di lakukan Kenzo selanjutnya.Kenzo dan Mina menggunakan taxi menuju pabrik.Dengan penampilan yang berbeda Kenzo dan Mina masuk ke dalam pabrik, Security pun terheran dengan penampilan Kenzo yang begitu resmi nya.
"Hei anak baru kenapa kamu berpenampilan seperti itu!! sudah datang terlambat!!"
Kenzo tidak menghiraukan nya,dia bergegas masuk keruangan Tuan Rudi untuk menemui nya.Seecurity tersebut mengejar Kenzo yang hendak masuk kedalam ruanganTuan Rudi.
"Hei jangan asal masuk kamu!!"
"Selamat siang Tuan Rudi"
Tuan Rudi pun terkejut karena di dalam ruangan nya di sedang dengan seorang wanita yang berbaju ****.
"Kenapa kamu asal masuk!!Dimana security!!"
"Mulai hari ini kamu saya pecat!!"
"Siapa kamu?Berani pecat saya?!Jangan Gila ya?Saya sudah 20 Tahun mengabdi di perusahaan ini dan kamu bukan siapa-siapa, berani sekali kamu memecat saya!"
"Perkenalkan nama saya Kenzo Wicaksoni Putra dari Tuan Andrean Wicaksono Pemilik perusahaan ini.Saya sebagai CEO susah mengetahui pekerjaan kamu di belakang ayah saya,saya juga sudah memiliki bukti yang kuat dimana kamu menyeludupkan barang-barang "
__ADS_1
"E- bukanya CEO tuan Devan?"
"Dulu memang Devan, sekarang posisi itu berada di tangan saya.Aku ingin anda mengakui semua kesalahan Anda pada Ayahku atau kasus ini akan kami lanjutkan ke jalur hukum"
Security datang tanpa basa basi dia menaik lengan tangan Kenzo yang akan membawanya keluar dari ruangan Tuan Rudi.
"Lepaskan tangan saya,atau kamu juga mau saya pecat?"
"Siapa kamu berani memecat saya!! cepat keluar!!"ucap security
Mina langsung menyingkirkan tangan security tersebut dari Kenzo.
"Bagaimana apa Anda mau mengakui semua kesalahan Anda di depan Ayahku? Aku masih memberikan kebijakan kepada Anda mengingat Anda sudah berjasa mengabdi di perusahaan kami untuk mengelola pabrik produksi ini.Tatepi sayang kepercayaan yang kami berikan kepada Anda,kamu gunakan dengan seenaknya "
"Aku tidak akan mengakuinya,Kamu tidak bisa memperlakukan ku seperti ini"
"Kenapa kamu menghianati kepercayaan ku Rudi "ucap Andrean Ayah Kenzo
"Tuan Andrean"
"Kurang apa fasilitas yang aku berikan pada kamu dan keluarga kamu!!Aku sangat menghargai pengorbanan kamu yang rela bekerja pada ku selama 20 Tahun tetapi kamu tega sekali menghancurkan bisnis ku disini!"
"Apa yang anak muda ini katakan semua nya bohong Tuan Andrean"
"Jadi kamu beranggapan putraku memfitnah mu?Rudi semua pembukuan gaji karyawan saja kamu rubah,aku masih mempertahankan pabrik ini disini agar aku bisa memberikan lapangan pekerjaan untuk masyarakat disini.Karena aku tahu bagaimana merasakan susahnya mencari uang.Tetapi kenapa kamu tega memakan gaji yang seharusnya mereka dapatkan.Putraku sudah menceritakan semuanya padaku"
"Maafkan aku Tuan....maafkan aku...aku berjanji tidak akan melakukan nya kembali"
"Aku harus memecat kamu Rudi,aku akan menggantikan kepala cabang pabrik ini dengan orang yang lebih jujur dan mau bertanggung jawab.Semua fasilitas yang aku berikan kepada kamu akan aku ambil!"
"Aku mohon Tuan jangan lakukan itu,berikan aku kesempatan"
"Rudi,aku memberikan kamu kesempatan untuk berubah dengan memecat kamu!Bukan memenjarakan kamu!Jadi sekarang tinggal kan tempat ini dan apa yang aku berikan kepada kamu!"
"Tapi Tuan..."
"Security bawa dia keluar!!"
Security pun bingung dengan apa yang akan dia lakukan,dia hanya menuruti perintah Ayah Kenzo membawa Tuan Rudi keluar dari pabrik.Ayah pun kembali ke para karyawan dan mengembalikan hak gajih mereka yang tidak di bayarkan penuh oleh Tuan Rudi.Mereka juga mendapatkan jaminan kesehatan,bahkan Kenzo meminta agar pabrik bekerja kembali seperti sedia kala dan meminta agar membuka lowongan pekerjaan.
Kenzo memilih seseorang yang menurutnya pantas untuk diberikan tanggung jawab untuk menjadi kepala cabang dipabrik tersebut.Ayah pun setuju dengan keputusan yang Kenzo buat,dirasa semua urusan telah selesai Ayah meminta Kenzo untuk kembali ke Jakarta bersama.Tetapi dia menolak untuk pulang bersama Ayah nya,dia akan pulang bersama Mina.
"Kenapa Anda tidak pulang bersama Ayah Anda saja pak?"
"Aku kesini bersama mu,masa aku kembali dengan Ayah ku.Ya sudah hari ini kita kembali ke Jakarta, bersiaplah"
"Baik pak"
"Tunggu,kita kembali besok saja.Nanti malam aku akan mengajak kamu makan malam,jadi bersiaplah dandan yang cantik yah"ucap Kenzo menggoda
__ADS_1
Mina pun mengangguk setuju.
..."Bersambung "...