Mister Perfect My Only One

Mister Perfect My Only One
Bab.7


__ADS_3

Keesokan Hari nya


Pagi ini terasa sangat cerah,matahari pun sudah menampakkan sinarnya.Kenzo keluar dari kamarnya dengan pakaian rapi.


"Selamat pagi sayaang?Kamu mau kemana?"


"Tentu saja ke kantor Bu"


"E-apa?Sebelum ke kantor kamu sarapan dulu yah?Ibu sudah memasak makanan kesukaan kamu"


"Terima kasih Bu"


Tak selang berapa lama,Ayah keluar dari kamarnya.Disusul dengan Devan yang terkejut melihat Kenzo sudah berada di meja makan dengan pakaian rapi.


"Tumben sepagi ini kamu sudah rapi,kamu mau kemana Ken?"tanya Devan


"Tentu saja aku akan pergi ke kantor"


"He'em "


Kenzo tiba-tiba izin pamit kepada Ibunya jika dia akan berangkat ke kantor lebih dulu.Tak lupa juga dia berpamitan dengan sang Ayah.Meski Ayahnya hanya berdiam diri dan menatap Kenzo.


Kenzo pergi ke garasi untuk mengambil mobil kakek dan pergi ke kantor.Dia sudah menerima kenyataan jika hubungan nya dengan Chatrine sudah berakhir.Meski perasaan cinta dan sayang nya masih belum bisa ia lupakan.


Kantor masih dalam keadaan sepi,Kenzo datang lebih awal dari yang lain.Dia menuju keruangan nya yang melewati meja Chatrine.Meja kerja Chatrine masih nampak kosong,foto mereka berdua yang di pajang oleh Chatrine pun sudah tidak terpampang di meja kerja nya.Meja kerja Kenzo masih sedikit berdebu, seperti nya Mina atau petugas Cleaning servise yang lain pun belum juga berangkat.Jadi dia membersihkan meja kerja nya sendiri.


Tak berapa lama Mina datang ke ruangan Kenzo membawa trolly alat pembersih nya.Mata Mina melotot saat melihat Kenzo dan mengusap kedua matanya.


"Kenapa?"


"Apa dia nyata?"


"Hei wanita gila?Kamu fikir aku hantu?"


"Aiiiihhhh...ternyata dia nyata setelah mendengar suara galaknya"


"Apa!Kamu bilang?Aku galak?"


"E-e maaf pak,Anda tidak galak...hanya sedikit menyebalkan?"


"Dasar keterlaluan ini pegawai satu ini?!"


"Sudah pak ini masih pagi jangan emosi dulu?Apa Anda tadi belum sarapan yah?Makanya galak banget?"


"Huffffttt enggak usah cari masalah sama saya ya?Mau kamu aku pecat?"


"Iya...iya..."


"Cepat bersihkan ruangan ku?!Ingat yah harus benar-benar bersih tanpa sedikitpun debu!!"


"Iya...Mending Anda keluar ruangan saj deh pak?"


"Keterlaluan kamu ngusir saya?!"


"Bukan mengusir Anda ?Ruangan ini penuh debu jika aku bersihkan debunya berterbangan terus bagaimana jika Anda batuk-batuk,bersin,nanti aku lagi yang disalahin?"


Keributan Kenzo dan Mina membuat sebagian Staff yang sudah datang penasaran dan berkerumun mengintip melalui kaca transparan dari luar.


"Kenzo ada apa?"Tanya Ayah Kenzo


Ayah masuk keruang Kenzo secara tiba-tiba yang membuatnya terkejut.


"Tidak ada apa-apa Ayah.Ayah ada apa kemari?"


"Hari ini ada rapat dewan direksi,jadi Ayah minta nanti kamu datang ke ruang meeting"

__ADS_1


"Baik Ayah"


"Ini masih pagi,banyak Staff yang mendengar pertengkaran kalian.Jadi selesaikan masalah kalian?"


"Aku dan dia tidak ada hubungan apa pun A-a-Ayah?"


Ayah berfikir jika Kenzo dan Mina memiliki hubungan khusus,yang membuat Kenzo salah tingkah untuk menjelaskan kesalahpahaman ini.


"Gara-gara wanita ini Ayahku berfikir tidak waras?!"ucap Kenzo kesal


Dia keluar dari ruangan nya,dan berpas-pasan dengan Chatrine yang baru saja datang ke kantor.Chatrine tidak menegur sapa dengan Kenzo,dia berpura tidak melihat Kenzo yang berdiri di depan pintu ruangan nya.


Rapat Dewan Direksi segara dimulai,para anggota dewan sudah memasuki ruang meeting.Kenzo masih berada di ruangan nya sedang menyelesaikan pekerjaan yang di berikan oleh Devan.


"Pak...apa Anda tidak ke ruang meeting?Semua sudah berkumpul pak?"ucap Mina


"Ka-mu?!"


Mina masuk keruangan Kenzo untuk mengingatkan nya.Kenzo terkejut karena Mina masuk ke ruangan nya tanpa mengetuk pintu.Sebenarnya Kenzo hampir marah pada Mina yang masuk tanpa mengetuk pintu ruangan nya tapi karena Mina sudah mengingatkan nya menjadi rasa kesalnya pada Mina tidak jadi ia luapkan.


Kenzo segera bergegas ke ruang rapat.Semua anggota dewan sudah berkumpul,bahkan Ayah dan Devan sudah berada di dalam.Rapat pun akan dimulai,Kenzo terlambat masuk ke dalam ruangan.


"Maaf aku terlambat"


Dia segera duduk bersama pada anggota direksi lainya.Kakek Kenzo datang dalam rapat Anggota Dewan Direksi dengan di temani staff nya.Rapat ini sebenarnya diadakan oleh Kakek Kenzo,dia menginginkan Kenzo lah yang menjadi CEO di perusahaan nya.Dia tidak mau jika Andrean memberikan jabatan CEO pada Devan yang menurut nya Devan bukan lah orang yang baik.


Kedatangan Kakek di rapat itu membuat Kenzo terkejut,karena dia fikir rapat ini adalah rapat penting bukan membahas jabatan CEO yang akan di berikan pada nya.Kakek mengumumkan jika Kenzo lah yang akan menduduki jabatan sebagai CEO di perusahaan keluarga Wicaksono.


Akan tetapi Ayah mematahkan keputusan kakek,dia bilang jika dia belum bisa percaya penuh dengan kepimpinan Kenzo karena dia baru saja mendalami di perusahaan ini.Kakek pun sangat marah dan kesal dengan putranya yang tidak mendukung keputusan Kakek.Dia jauh percaya dengan Devan anak angkatnya.


Di rapat itu pun keadaan semakin memanas karena perseteruan Ayah dan Kakek.Akhirnya Ayah memberikan Kenzo sebuah tantangan pada Kenzo untuk membuktikan kemampuan nya dan kepantasannya menjadi seorang CEO.


Kenzo terkejut dengan tantangan yang Ayah berikan.


"Kamu harus mengajak kembali Tuan Mark dari perusahaan Internasional Grup,dan Tuan Gilbert Yokisuka di Perusahaan Hanguk untuk bergabung dengan perusahaan kita.Mereka adalah Investor terbesar di Perusahaan kita.Tapi karena sedikit kesalahan Devan membuat mereka melepaskan perusahaan kita.Kamu akan aku beri waktu 1 Minggu untuk mereka kembali,apa kamu sanggup?"


"Apa kamu sudah gila Andrean?Devan saja tidak bisa merayu mereka untuk kembali bergabung dengan perusahaan kita?Kenapa kamu memberikan tantangan yang begitu berat untuk Kenzo?"


"Baik akan aku lakukan Pak?"


"Kenzo?"


"Kakek.... Sejauh ini kakek selalu percaya padaku jika aku bisa menjadi pemimpin perusahaan keluarga Wicaksono kenapa aku tidak mencoba nya?"


"Ta-tapi?"


"Baiklah meeting hari ini kita tutup"


Acara meeting suda ditutup,Kenzo di berikan tantangan untuk membuktikan jika dia pantas menjadi seorang pemimpin yang dapat mengembangkan perusahaan keluarga nya.Saat Devan akan keluar ruangan dia melewati Kenzo yang sedang duduk di dekat Kakek.Devan tersenyum tipis kepada Kenzo seakan meremehkan usaha Kenzo.


Sebenarnya Kenzo tidak tahu harus bagaimana untuk merayu Tuan Mark dan Tuan Gilbert,dia belum punya ide sama sekali didalam fikiran nya.Kenzo kembali keruang kerja nya,dia mondar-mandir untuk mencari ide.


"Huffffttt kenapa aku meng iya kan tantangan Ayah?Apa aku sudah gila?!Kenapa tidak aku berikan jabatan Itu pada Devan.Lalu aku melanjutkan kuliah ku?Dasar bodoh aku ini!!!"


Jam makan siang pun tiba,Kenzo masih dalam ruangan nya.Dia tidak keluar dari ruang kerjanya.Mina yang melewati ruangan kerja Kenzo penasaran dengan apa yang dilakukan Kenzo di dalam ruangan nya karena dari luar dia melihat Kenzo yang mondar mandir di dalam.


"Permisi pak..."


"Hei kamu!!!Apa tidak bisa jika masuk ke dalam ruangan ku ketuk pintu dulu?!"


"Oh...iya maaf pak "ucap Mina kembali keluar ruangan Kenzo


Tok...tok...


"Sudah kan pak,aku sudah mengetuk pintu"

__ADS_1


"Ada apa?!"


"Ini sudah jam makan siang,apa Anda tidak makan siang?"


"Tidak!Aku tidak lapar?"


"Ya sudah"


Saat Mina akan keluar ruangan Kenzo,dia meminta Mina agar tetap di ruangannya.


"Hei wanita gila,tunggu!"


"Namaku bukan wanita gila!!Namaku Mina"


"Ya...iya...Mina,bisakah kamu membantu ku"


"Membantu apa?"


"Sebenarnya aku tidak tahu harus bagaimana menceritakan semua ini.Tapi aku butuh pendapat kamu"


Kenzo menceritakan apa yang tadi disampaikan di rapat,tentang dia menerima tawaran tantangan dari Ayahnya.


"Menurutku Anda harus melanjutkan tantangan itu,Pak?"


"Kenapa?"


"Kamu harus membuktikan pada Ayahmu jika kamu pantas menjadi CEO di perusahaan keluarga Anda.Bukan kah Ayah Anda itu berfikir jika Anda anak yang tidak berguna?Justru semua ini harus bisa Anda buktikan pak?"


"Benarkah?"


"Tentu"


"Mau kah kamu jadi Asisten ku?"


"A-a-apa maksud Anda?"


"Aku yakin jika kamu itu pintar,aku ingin kamu menjadi Asisten ku.Aku akan memberikan gajiku pada mu.Bagaimana?"


"Huh....tidak aku masih senang dengan pekerjaan ku.Aku tidak mau harus menghadapi ocehan kamu setiap hari"


"Aku mohon.... sebenarnya saat ini aku butuh dukungan,aku butuh bantuan seseorang tapi tidak tahu kenapa aku ingin kamu yang menjadi Asisten ku"


"Kenapa kamu tidak mencari orang lain saja jangan aku!"


"Ya sudah lah jika kamu tidak mau"


"Berapa gaji Anda??"


"Huffffttt...untuk apa kamu tanya gajiku?"


"Tentu saja untuk bahan pertimbangan untuk ku"


"Sebulan aku di gaji 30 juta,akan aku berikan uang gajiku sebulan itu untuk mu.Tapi dengan syarat kamu harus menemani ku kemana saja ,tapi ini pekerjaan yah!Bukan yang lain jadi jangan ke GR an kamu paham?"


"Baiklah!!Aku setuju?!"


"Bukan kah kamu bilang tidak mau?"


"Jika kamu menggaji segitu aku mau, menemani Anda"


"Dasar wanita ini sungguh matre!!"


Mina menyetujui pekerjaan yang di berikan Kenzo untuk nya.Sebenarnya Kenzo menggunakan Mina karena selain Mina pintar bela diri,dia juga cantik.Dia juga akan meminta Mina untuk merayu para Investor itu.Mina dan Kenzo berjabat tangan tanda mereka setuju bekerja sama.


..."Bersambung"...

__ADS_1


__ADS_2