
Mina dan Kenzo sudah bersepakat akan bekerjasama untuk melaksanakan tugas nya.Kenzo pun tak lupa meminta nomor ponsel Mina.Hari ini Kenzo akan menemui Tuan Mark pemilik dari Perusahaan Internasional Group,dia tidak mau membuang waktunya di karena kan sang Ayah hanya memberikan waktu hanya 1 Minggu saja.Pagi ini Kenzo akan menjemput Mina,dia tidak tahu dimana Mina tinggal jadi dia menghubungi Mina.
10 Panggilan dia menghubungi Mina tapi Mina tidak mengangkat telepon dari Kenzo.Tak berapa lama Mina menghubungi nya balik.
Kenzo pun mengomel kesal karena dia tidak tepat waktu dan sangat susah untuk dihubungi.Mina pun memberikan alamat rumahnya,Kenzo menuju alamat yang di berikan oleh Mina.Rumah Mina masuk kedalam perkampung yang begitu kumuh.Tak seberapa jauh Kenzo melihat Mina yang sudah berdiri di depan rumah yang sederhana dan kecil.Kenzo pun menghentikan laju mobilnya,Mina pun langsung masuk ke dalam mobil Kenzo.
"Maafkan aku pak,aku terlambat"
"Bukan terlambat lagi!Dengar ya kamu itu aku bayar jadi kamu itu harus nya bisa ontime tau tidak!!Jika punya handphone itu juga harus stay!"
" Iya aku tahu pak,pagi ini aku harus mencari orang untuk menjaga Ibuku.Karena orang yang biasa menjaga ibuku hari ini tidak bisa berangkat jadi aku harus mencari orang lain"
"Memang nya Ibu kamu kenapa?"
"Ibuku sakit,dia terkena stroke jadi dia sudah tidak bisa apa-apa "
"E-Maafkan aku"
"Iya,tidak apa pak"
"Apa sakit Ibu kamu sudah lama?"
"Sudah setengah tahun yang lalu,itu kenapa aku harus bekerja dan memutuskan untuk berhenti kuliah meski aku mendapatkan beasiswa.Aku harus membiayai perawatan Ibuku,jika aku berkuliah aku tidak bisa membiayai pengobatan nya"
Tak terasa mereka telah sampai di Perusahaan milik Tuan Mark,Kenzo memarkiran mobilnya di lobby kantor.Kenzo dan Mina turun dari mobilnya.Mereka hendak masuk kedalam kantor tetapi penjaga keamanan mencegah mereka untuk masuk.
"Maaf anda ingin menemui siapa?"
"Aku ingin menemui Tuan Mark pemilik perusahaan ini"
"Apa Anda sudah membuat janji?"
"Belum,kami belum membuat janji"
"Jika belum membuat janji,Anda tidak bisa menemui nya"
"Katakan saja aku Kenzo Wicaksono anak dari Tuan Andrean Wicaksono dari perusahaan Shun Han ingin menemui nya"
"Sebentar saya akan menghubungi sekertaris Tuan Mark"
Petugas keamanan tersebut menelpon sekertaris Tuan Mark.Kenzo dan Mina menunggu keputusan dari petugas keamanan tersebut.Tak berapa kemudian petugas tersebut menutup teleponnya.Dia memberi tahukan jika Tuan Mark tidak ingin menemui mereka.
Kenzo dan Mina diminta untuk pergi dari kantor Tuan Mark.Akhirnya Kenzo dan Mina kembali ke dalam mobilnya,untuk memikirkan rencana agar bisa menemui Tuan Mark.
__ADS_1
"Apa Anda pernah bertemu dengan Tuan Mark?"
"Belum"
"Lantas bagaimana kita tahu wajah Tuan Mark?"
"Tunggu saja di mobil,kita lihat seseorang yang memakai mobil mewah itu datang, pasti mobil itu memilik Tuan Mark"
"Bagaimana Anda tahu?"
"Tentu saja di lobby ini mobil yang mewah dan terlihat mahal itu hanya mobil di depan kita"
"Disebelah sana juga mobil mewah,apa mungkin jika itu mobil tuan Mark?"
"Kita tunggu saja pemilik mobil itu datang,jika Tuan Mark pasti dia memiliki supir pribadi"
"Konyol,bagaimana jika itu hanya rekan bisnisnya?!"
"Sudah diam...lebih baik kita tunggu saja orang yang menaiki mobil mewah itu"
Mina dan Kenzo menunggu di dalam mobil untuk menunggu orang yang memakai mobil mewah yang terparkir di depan mobil Kenzo.
Kenzo dan Mina menunggu hingga sore hari,dimana para karyawan perusahaan pulang kerja.Seorang pria datang dengan didampingi para Staff dan ajudanya,dia hendak masuk kedalam mobil mewah itu.Petugas Keamanan membukakan pintu mobil pria itu.
Suara pintu mobil mengejutkan Mina yang sedang tertidur karena kekalahan menunggu.Mina mencari Kenzo yang sudah tidak ada di tempat duduk pengemudi supir.Ternyata Kenzo keluar dari mobil,dia sedang menghampiri pria pemilik mobil mewah tersebut.
"Permisi, Apa kah Anda Tuan Mark?"
Dengan menyempit kan kedua mata nya pria itu menatap Kenzo"Iya Aku Mark,kamu siapa?"ucap nya
"Maafkan aku Tuan telah mengganggu Anda,aku adalah Kenzo,putra dari Andrean Wicaksono"
"Apakah Tuan Andrean memiliki 2 putra?"
"Iyah,aku anak ke dua dari Tuan Andrean"
"Baiklah,Untuk apa kamu mencari ku?"
"Bisakah aku berbicara dengan Anda,Tuan?"
"Baiklah bicaralah disini saja"
"Aku hanya ingin Anda bergabung kembali dengan perusahaan kami Tuan"
__ADS_1
"He'em kenapa aku harus kembali bekerjasama dengan perusahaan Ayahmu?Bukan kah kakak mu saja sudah merayuku tetap saja aku tidak akan bergabung dengan perusahaan Ayah kamu lagu.Jadi usaha kamu akan sia-sia saja"
"Tapi Tuan...berikan aku kesempatan untuk menjelaskan semua nya..."
"Aku akan langsung memberi jawaban kepadamu sekarang,jika aku sudah tidak mau bergabung dengan perusahaan keluarga kamu lagi.Apa lagi jika kepemimpinan perusahaan itu akan di pegang oleh kakak kamu?Aku yakin perusahaan keluarga mu akan hancur jika dia yang akan menjadi penerus nya"ucap Tuan Mark langsung masuk kedalam mobilnya.
"Tuan aku mohon dengarkan dulu..."
Tuan Mark tidak memperdulikan penjelasan dari Kenzo,dia langsung masuk kedalam mobilnya.Sedangkan petugas keamanan menghalangi Kenzo yang ingin mencegahnya Tuan Mark pergi.Mina keluar dari mobil dan menarik tangan Kenzo,dia meminta untuk masuk kedalam mobilnya.
"Kenapa kamu menarikku?!"
"ayo ikuti dia"
"Apa?!"
"Setidaknya jika kita tetap berusaha mungkin saja hatinya lama-lama akan tersentuh "
Kenzo menyalakan mesin mobilnya,dan mengikuti mobil Tuan Mark dari belakang, hingga sampai di rumah Tuan Mark.Tetapi Kenzo hanya mengikutinya sampai di depan rumah nya saja.
"Dengar Tuan,besok adalah hari libur,lebih baik kita temui saja di rumah nya"
"Mungkin hari ini dia sudah lelah,jadi dia tidak bisa berfikir dengan jernih"
"Kamu benar Mina,Baiklah lebih baik kita pulang saja dan kembali menemui nya besok"
Mereka berencana akan kembali besok untuk menemui Tuan Mark di kediaman nya.Hari sudah mulai senja,jadi Kenzo memutuskan untuk mengantarkan Mina pulang terlebih dahulu.
Kruyuk... kruyuk...(Suara perut)
"Apa kau lapar?"
"Ehh ti-tidak..."ucap Mina sambil memegangi perutnya
Kenzo hanya tersenyum tipis melihat tingkah Mina yang sedang menyembunyikan rasa laparnya.Dari siang mereka menunggu Tuan Mark,hingga mereka lupa untuk makan siang.Akhirnya Kenzo menghentikan mobilnya di sebuah restoran.
"Kenapa kita ke sini pak?"
"Aku hanya tidak ingin Asisten ku sakit,nanti malah aku yang repot!"
Kenzo mengajak Mina untuk masuk ke dalam restoran,dan dia memesan berbagai makanan untuk mengisi perut mereka.Mina begitu laparnya,dia makan begitu lahapnya tanpa memikirkan dia sedang makan dengan siapa.Kenzo tersenyum melihat Mina yang makan dengan lahap.
..."Bersambung"...
__ADS_1