Mister Perfect My Only One

Mister Perfect My Only One
Bab 23


__ADS_3

Mereka telah sampai di sebuah Butik,Kenzo meminta Mina untuk turun dari mobil dan mengikuti nya.Kenzo menginginkan Mina mencarikan setelan jas untuk dirinya yang akan dikenakan di acara peresmian nya.Mina mengambil setelan jas berwarna biru tua dipadukan dengan kemeja putih.


"Pakailah"


Kenzo langsung mengambil nya dan menuju ruang ganti untuk mencoba memakai nya.Saat Kenzo sedang ke ruang ganti,ponsel Mina berdering sebuah panggilan dengan nomor yang tidak dikenal.


"Hai...Mina,aku Ayumi...aku mendapatkan nomor ponsel kamu dari teman kantor kamu.Apa kamu sedang sibuk hari ini?"


"Sebenarnya aku tidak sibuk,hanya saja aku sedang menemani Tuan Kenzo"


"Benarkah kamu sedang bersama dia?"


"Iya"


"Bagaimana jika kita makan malam bersama,tapi kamu tidak usah bilang dengan nya jika kita akan bertemu disana?"


"Maksud kamu bagaimana?"


Ayumi meminta Mina untuk makan malam bersama,tapi tanpa Kenzo tahu bahwa pertemuan ini sudah mereka rencanakan. Tanpa fikir panjang Mina menyetujui permintaan Ayumi.Kenzo keluar dari kamar ganti dengan bergaya lenggak-lenggok di depan Mina,dia meminta pendapat Mina akan penampilan nya menggunakan setelan jas yang dipilih Mina.


"Bagaimana tampan bukan?"ucap Kenzo sambil mengedipkan satu mata nya pada Mina


"Huffffttt.... perfect!!"


"Baiklah,kita menuju toko sepatu"


"Tunggu pak, setelah itu bagaimana jika nanti mampir ke restoran?Aku sangat lapar"


"Jangan khawatir aku akan traktir kamu makan, setelah aku mendapatkan semua keperluan ku"


"Iya pak,akan aku tunjukan restoran yang makanannya sangat lezat"


"Ingat jangan mahal-mahal yah"gurau Kenzo


Mereka menuju sebuah toko sepatu,Kenzo mencari sepatu yang pas dengan stelan bajunya agar enak dipandang.Sebagai seorang CEO dia harus menjaga penampilan nya.Mina sibuk dengan melihat-lihat sepatu kets perempuan,mengingat sepatu yang digunakan sudah sangat usang bahkan sedikit berlubang.Tetapi sepatu-sepatu di toko ini harganya jauh lebih mahal,yang tidak mungkin untuk nya membeli sepatu semahal itu.


Kenzo memperhatikan Mina yang memegang sepatu kets merah yang dari tadi di cobanya,tetapi tidak dia beli melainkan dia taruh kembali di tempat asalnya.Tanpa sepengatahuan Mina,Kenzo meminta pegawai toko untuk membungkus sepatu kets yang tadi Mina coba.


Hari sudah mulai gelap,Mina meminta Kenzo untuk makan malam dulu karena dia beralasan sangat lapar.Mina pun meminta Kenzo untuk ke Restoran yang dia tunjukan,dimana Restoran tersebut adalah tempat Ayumi dan Mina sudah membuat janji.


Saat mereka akan masuk tanpa Kenzo duga mereka bertemu dengan Ayumi Yaang sedang berjalan sendiri.Mina dan Ayumi seakan tidak sengaja bertemu di restoran tersebut.Mereka saling tegur sapa,dan Mina meminta agar Ayumi mau bergabung satu meja makan bersama mereka.


Ayumi mendekati Kenzo memberikan perhatian padanya,meski Kenzo merasa agak risih dengan perhatian yang Ayumi berikan.Sesekali Kenzo memandang Mina yang mana Ayumi yang selalu memberi perhatian padanya,Mina tidak menghiraukan apa yang dilakukan Kenzo dengan Ayumi dia seakan tidak mau melihat nya.


Hingga di ujung acara Kenzo berpamitan pada Ayumi lebih dahulu dengan alasan mereka masih memiliki acara lain yang akan dilakukan.Mereka pun berpamitan dan meninggalkan Ayumi yang masih berada di Restoran.


"Ada apa dengan Anda?"


"Tidak"


"Nona Ayumi sangat cantik bukan?"

__ADS_1


"Ehh.... tentu saja dia sangat cantik,tidak seperti...."


"Iya,aku tahu maksud Anda.Aku rasa Nona Ayumi menyukai Anda,Pak"


"Jelas lah,aku ini sangat tampan mana mungkin ada seorang wanita yang tidak akan tergoda dengan ketampanan ku!"


"Ada"


"Siapa?"


"Aku,aku tidak menyukai Anda!Anda itu sangat menyebalkan!"


"Aku juga tidak menyukai gadis pendek seperti kamu,mungil, cerewet,galak! Huh,aku juga yakin pasti tidak akan ada laki-laki yang menyukai kamu"


"Ya,tidak apa sih.Tapi aku lebih senang dengan kesendirian "


"Huh!Bilang saja kamu itu tidak laku"


"Anda,itu memang menyebalkan ya!"


Kenzo mengantarkan Mina hingga depan rumahnya,Mina langsung turun dari mobil.


"Hei gadis pendek! ingat besok kamu masih ada janji dengan ku!"


Mina tidak menghiraukan nya berlalu pergi.Kenzo merasa seluruh tubuhnya terasa sangat sakit dan pegal karena latihan taekwondo tadi.Didalam mobil Kenzo mengingat saat mata mereka saling bertatapan,tatapan yang mempunyai arti.Tanpa dia sadari dia tersenyum sendiri mengingat kejadian tersebut,hingga dia lupa untuk memberikan sepatu yang dibeli nya tadi untuk Mina.


Keesokan Harinya


Dia mencoba menanyakan ke beberapa teman nya akan siapa yang mengirim sepatu ini,akan tetapi tidak ada yang melihat si pemberi sepatu.


"Apakah yang membelikan sepatu ini Tuan Kenzo?"gumamnya


Mina mencoba menemui Kenzo di ruangan nya, saat akan ke ruangan Kenzo.Ayah Kenzo datang hendak masuk kedalam ruangan Kenzo yang membuat Mina mengurungkan niatnya untuk menemui nya.Tiba-tiba Ayumi datang hendak masuk ke dalam ruangan Kenzo, tetapi dia melihat Mina yang sedang berdiri di depan pintu ruangan Kenzo.


"Mina kamu sedang apa?"


"Oh tidak,aku maau membersihkan ruangan Tuan Kenzo saja"


Ayumi memperhatikan Mina yang seakan canggung menjawab,Ayumi pun curiga karena Mina tidak membawa alat-alat kebersihan yang biasanya dia bawa saat akan membersihkan ruangan.Ayumi pun masuk ke dalam ruangan Kenzo.


Mina kembali ke ruangannya karena tidak memungkinkan dia menanyakan kepada Kenzo.Kenzo terkejut karena tidak biasanya Ayahnya keruang kerja nya jika tidak ada keperluan yang mendadak.


"Ayah Ada apa?"


Tiba-tiba Ayumi pun masuk ke dalam ruangan Kenzo,yang membuat nya semakin bingung karena Ayumi dan Ayah datang ke ruangan nya.


"Kenzo hari ini Ayah ingin kamu mengajak Ayumi makan siang bersama"


"Apa?"


"Maafkan aku Ayah, seperti nya aku tidak bisa karena aku sangat banyak pekerjaan.Ini saja belum aku selesaikan,mungkin aku akan makan siang disini saja"

__ADS_1


"Kenzo,Nona Ayumi itu tamu rekan bisnis kita.Sebentar lagi kamu sebagai CEO di perusahaan ini,apa tidak bisa kamu menghormati rekan bisnis?"


"Jika kamu sibuk tidak apa kamu lanjutkan saja pekerjaan kamu,Ken"


"Tidak,dia bisa menemani Anda untuk makan siang Ayumi.Bagaimana Ken?"


"E-ya sudahlah kita akan makan siang bersama"


"Terimakasih ya Ken"


Akhirnya Kenzo tidak biasa menolak permintaan dari sang Ayah yang menginginkan dirinya makan siang bersama Ayumi.Mereka pergi berdua keluar kantor, tak ada rasa canggung nya Ayumi menggenggam tangan Kenzo yang membuat nya semakin risih.


Mereka berdua pergi ke sebuah restoran mewah dan romantis sesuai keinginan Ayumi.


"Kamu mau pesan apa Ken?"


"Kamu saja dulu"


"Bagaimana jika kita makan seafood?"


"Aku tidak makan seafood karena aku sangat alergi"


"Oh...maaf kan aku,aku tidak tahu jika kamu alergi dengan seafood,bagaimana jika kita makan daging"


"Baiklah, aku tidak suka dengan rasa pedas jadi pesankan aku makanan yang tidak pedas, dan jangan pesankan aku makanan yang terlalu banyak mengandung minyak, jika ada berikan juga aku salad sayur"


"Serumit itukah Ken?"


"Apa?"


"Oh...tidak"


Ayumi merasa jika Kenzo adalah laki-laki yang begitu rumit, tanpa Kenzo sadari Ayumi menaruh perasaan padanya.Dia berusaha agar Kenzo mengerti akan perasaan nya pada nya.


Selesai makan siang,Ayumi meminta Kenzo untuk menemani nya ke sebuah butik untuk mencari gaun pesta untuk dia kenakan di malam peresmian jabatan Kenzo.


"Ken antarkan aku ke butik yah?"


"Untuk apa?"


"Tentu saja aku ingin membeli baju,aku ingin membeli gaun pesta yang akan aku kenakan di acara peresmian kamu"


"Oh...kamu anak seorang pengusaha tentunya sudah banyak gaun yang cantik miliki mu bukan,kenapa tidak kamu gunakan saja gaun yang kamu miliki?"


"Ken,aku ingin menjadi seorang wanita yang cantik di mata kamu,apa lagi di malam peresmian kamu"


"Apa?"


"Ya sudah antarkan aku saja,tidak usah cerewet!"


Akhirnya Kenzo mengantarkan Ayumi menuju kesebuah butik.

__ADS_1


..."Bersambung "...


__ADS_2