
Kenzo meminta Mina untuk masuk kedalam ruangan nya.
"Besok kamu akan ikut bersama ku kee Surabaya, besok kamu harus sudah siap berkemas.Aku akan menjemput kamu?"
Dengan wajah polosnya Mina celingukan melihat area sekitarnya karena kebingungan.
"Kenapa kamu?"tanya Kenzo
"Mak-mak-sud Anda,Aku?"
"Ya jelas kamu,kamu fikir aku sedang berbicara dengan siapa?"
"Kenapa harus dengan Aku?"
"Kamu itu asisten ku jadi apa pun yang aku suruh kamu harus menuruti semua kemauan ku!"
Mina menatap wajah Kenzo dengan tatapan tajam
"Maksudnya...masalah pekerjaan bukan yang lain "
"Kenapa Anda selalu membuat keputusan tanpa bertanya padaku,apa kah aku bisa ikut Anda atau tidak?Kenapa Anda selalu membuat aturan sendiri?"
"Tentu saja aku bos disini!Aku menggaji kamu!"
"Keterlaluan!!"ucap Mina kesal hendak meninggalkan ruangan Kenzo.
Disaat Mina membalikan tubuhnya yang hendak meninggalkan ruangan Kenzo, tiba-tiba Kenzo menarik tangan Mina sehingga mereka saling beradu pandang.Wajah Kenzo berhadapan dengan Mina,mereka saling berdekatan.
Dag...dik...dug...
"Aku tidak tahu akan seperti apa jika tidak ada kamu disisi ku"ucap Kenzo lirih ditelinga kiri Mina
Mina pun menjadi salah tingkah dengan apa yang dilakukan Kenzo,dia berbalik arah dan cepat meninggalkan ruangan.Dibalik pintu ruangan Kenzo,Mina berhenti sejenak.Dia tersenyum manis dengan apa yang di ucapkan Kenzo.
Keesokan Harinya
Jam menunjukan pukul 6 pagi,Kenzo sudah bersiap karena jadwal pesawat menuju Surabaya pagi,dia pun tak lupa berpamitan dengan Ayah dan Ibunya.Kenzo menuju ke kediaman Mina untuk menjemput nya.
Tok...tok...tok...
"Ya ampun...Pak Kenzo...."
"Maaf Bu...Apakah Mina sudah bersiap?"
"Oh Mina pak,dia sedang mandi.Sebentar ya pak,saya panggilkan...Silahkan pak Kenzo masuk kedalam dulu"
Ibu Mina pun masuk kedalam untuk memanggil Mina.Kenzo menunggu Mina selesai bersiap hingga 1jam yang membuat dia amat kesal.
"Eh...pak Kenzo sudah nunggu dari tadi ya pak?"
"Kamu fikir?Kamu tahu enggak...aku sampe sini dari jam setengah 7,ini sudah jam 8!!Pesawat akan take off itu jam 9,kamu tahu tidak sih!"
"Ya salah anda dong...bukan kah anda tidak Info ke saya,kita mau berangkat jam berapa?Yang anda sampaikan aku harus bersiap?"
__ADS_1
"Sudahlah!Ayo berangkat!"
Sebelum mereka pergi ke bandara,Kenzo pun meminta izin kepada Ibu Mina.Mereka pun pergi ke bandara,jalanan sudah mulai begitu macet yang mana Kenzo begitu kesal dengan Mina karena membuatnya semakin siang untuk menuju ke bandara apa lagi mereka harus menghadapi jalanan yang macet.
"Kamu lihat,jalanan ini begitu macet!!"
"Ya sudah....biar aku yang menyetir mobil Anda!"
"Jangan bodoh,kamu mau menghancurkan mobilku?"
"Sudah, lebih baik Anda pindah di kursi sebelah"
Kenzo dan Mina bertukar tempat duduk,Jam sudah menunjukan 08.20,jika mereka menghadapi kemacetan ini mereka akan tertinggal pesawat. Mina tahu kawasan tersebut jadi dia tahu jalan tikus yang mempersingkat menuju Bandara.Dengan kecepatan yang amat kencang Mina mengemudi.Kenzo sangat ketakutan karena Mina mengemudi dengan cepat,apa lagi jalanan yang dilalui mereka penuh dengan tikungan dan jalanan yang sangat terjal.
"Mina hati-hati!!Kamu mau buat aku celaka yah?!"
"Anda diam saja pak!Anda mau kita terlambat ketinggalan pesawat?"
"Tapi tidak begitu juga Mina?!Aku masih perjaka,jangan buat aku mati muda!!"
"Ha...ha...ha..."Mina tertawa lebar
Mereka telah sampai di bandara,mereka hanya mempunyai waktu 10 menit.
"Kamu memang wanita gila!"ucap kesal
Mereka langsung berlari masuk kedalam Bandara karena sudah tidak punya banyak waktu lagi.Kenzo memberikan tiket Mina,dan Chekin ke petugas.Mereka pun diminta untuk masuk ke dalam pesawat karena sebentar lagi pesawat akan berangkat.
Mina pun mencari tempat duduknya,Kenzo menarik tangan Mina untuk menunjukkan dimana tempat duduknya.Mereka saling bersebelahan,Mina pun begitu canggung ketika harus duduk bersebelahan dengan Kenzo.Dia amat khawatir jika suara degupan jantungnya akan membuat Kenzo mendengar nya.Untuk mengalihkan rasa canggung nya,dia mengeluarkan sebuah buku untuk di bacanya.
"Mina..."
Mina tidak mendengar kan panggilan dari Kenzo.
"Mina!!"sambil menutup buku
Mata Mina memandang kedua bola mata Kenzo yang melotot ke arahnya,tetapi jantungnya berdegup lebih kencang karena tangan halus Kenzo mendengap tangannya diatas buku.
"A-Apa?"
"Kamu tidak dengar aku panggil"
Mina menyingkirkan tangannya dari tangan Kenzo.
"Ada apa,anda memanggil saya"
"Ah...aku hanya ingin merencanakan sesuatu jika kita sudah sampai di Surabaya"
"Memang nya kenapa pak?"
"Nanti saja deh...jika kita sudah sampai hotel"
Mendengar kata hotel Mina begitu terkejut.
__ADS_1
"Jadi kita mau ke hotel dulu pak?"
"Tentu saja kita harus cari hotel untuk Istirahat,kita tidak mungkin langsung ke pabrik untuk menjadi tenaga kerja disana di siang bolong seperti ini"
"Tapi kita tidak satu kamar bukan?"
"Apa yang kamu fikirkan?"
"Ti-tidak...Anda akan memesan dua kamar kan?"
"Kenapa jika satu kamar?Bukan kah itu akan menghemat biaya operasional kantor?"
"Anda jangan macam-macam ya pak?Aku akan mematahkan tulang Anda jika menyentuh ku!"
"Dasar Gila!Kamu fikir aku,pria cabul.Hemmm"
Mina melihat senyuman tipis dibibir Kenzo,tak berapa lama pesawat pun landing.Para penumpang bersiap untuk turun dari pesawat.Kenzo dan Mina mencari sebuah taxi untuk mengantarkan mereka menuju sebuah hotel untuk mereka menginap.
Kruyuk...kruyuk...kruyuk...
Didalam taxi yang begitu hening terdengar suara perut Mina berbunyi begitu kerasnya.Mendengar suara perut Mina yang berbunyi dia senyum dan memandang wajah Mina yang sedang mengalihkan pandangan nya ke depan jendela,dan memegangi perutnya.
"He'em kamu lapar yah?"
"He...he...iya pak"
"Ya sudah kita cari restoran dulu untuk makan"
Kenzo meminta supir taxi untuk berhenti di sebuah Restoran.Dia tidak ingin melihat Mina kelaparan.Mereka pun berhenti di sebuah Restoran.
Kenzo memesankan makanan kesukaan Mina,dia sangat terkejut karena apa yang Kenzo pesan adalah makanan kesukaan nya.Mina berfikir jika selera nya sama dengan Kenzo,tetapi Kenzo memesan satu salad sayuran dan dia hanya memakan salad sayuran tersebut.
"Anda tidak makan pak?"
"Tidak...kamu saja yang makan"
"Aku fikir,anda memesan sebanyak ini karena anda suka dengan semua makanan ini?"
"Aku tidak begitu suka dengan makanan pedas,dan aku juga tidak begitu suka dengan makanan yang berminyak"
"Tapi saat itu..."
Mina mengingat jika Kenzo pernah makan makanan pedas saat Mina yang memberikan nya.
"Bukan kah itu makanan kesukaan kamu?"
"I-iya..."
Selesai makan mereka pun melanjutkan perjalanan mereka menuju hotel.Di hotel Kenzo memesan 2kamar yang harus bersebelahan dia tidak mau kamar Mina dan dirinya harus terpisah.Mina menunggu Kenzo yang berada di meja resepsionis.
"Ini kunci kamar kamu,Jam 4 sore kita akan keluar untuk menyusun rencana besok.Sekarang Istirahat lah!"
Mereka pun menuju kamar,Mina pun dibuat heran karena kamar mereka bersebelahan.Kamar hotel Mina begitu mewah,kasur yang empuk membuat nya begitu sangat nyaman.Dia merebahkan tubuhnya dengan membayang kan wajah Kenzo.
__ADS_1
Kenzo pun sangat senang karena bisa di temani Mina.Perjalanan yang sangat melelahkan ini membuat mereka terlelap dalam mimpi.
..."Bersambung"...