Mister Perfect My Only One

Mister Perfect My Only One
bab 26


__ADS_3

Hari mulai pagi,Kenzo diizinkan oleh Dokter untuk pulang.Bukan nya langsung pulang dia pergi ke kantor karena menurutnya hari ini adalah hari yang sangat sibuk mengingat nanti malam adalah acara peresmian jabatan untuk dirinya.


Kenzo meminta seseorang dikantor untuk mengambil mobil miliknya di apartemen Ayumi.Dengan pakaian yang semalam dia masih kenakan dia ke kantor,wajahnya masih sedikit kusut,pucat dan bintik merah masih terlihat di sekujur tubuh dan wajah Kenzo.Dia langsung masuk ke ruangan nya untuk berganti pakaian yang sengaja dia tinggalkan di ruangan nya.


Saat Kenzo sedang berganti pakaian, saking gugupnya Kenzo lupa untuk mengunci pintu ruangan nya.Mina asal masuk kedalam ruangan Kenzo dimana Mina tidak tahu jika di dalam ruangan ada Kenzo yang sedang berganti pakaian.Matanya terbelalak melihat Kenzo yang hendak menggunakan celananya.Pintu yang di buka Mina membuat mata mereka saling beradu karena terkejut dan mereka berdua pun berteriak.Mina langsung menutup matanya,tidak ingin melihat Kenzo yang masih telanjang badan.


"Sedang apa Anda disini?Kenapa Anda tidak memakai baju?"ucap Mina


"Ini ruangan ku,kenapa kamu tidak mengetuk pintu dulu jika mau masuk?!"


"Maafkan saya pak,saya fikir tidak mungkin sepagi ini Anda sudah datang!"


"Jangan alasan! Kamu cewek cabul ya!"ucap Kenzo dengan gugup memakai pakaian nya


"Anda itu jangan gila!Hah...Anda itu yang cabul berganti pakaian di kantor!Kenapa tidak berganti pakaian di toilet saja?"


"Bukan urusan kamu! sudah buka mata kamu! Aku sudah berganti pakaian"


Mina mengintip dibalik jemarinya ,untuk memastikan jika Kenzo sudah benar-benar memakai pakaiannya.Mina melihat wajah Kenzo sedikit pucat dan wajah nya di penuhi bintik-bintik merah.


"Tunggu pak,kenapa dengan wajah Anda?"


"Oh...ini... bu-bukan apa-apa"


"O..iya pak,Aku mau bertanya"Apa Anda yang memberi kan sepatu kets merah itu untuk ku?"


"Yang mana?"


"Yang kemarin di letakan di loker ku"


"Tidak,aku tidak tahu"


Mina bingung karena Kenzo tidak mengakui jika dirinya lah yang memberikan sepatu untuk Mina.Tiba-tiba seseorang mengetuk ruangan Kenzo, seorang suruhan Kenzo yang telah mengambil mobil miliknya di apartemen Ayumi.Dia memberikan sebuah kunci mobil dan paper bag yang berada di dalam mobil.Mina masih berada di ruangan nya sedang sibuk membersihkan ruangan.


"Mina...ini untuk mu"


"Apa ini?"


"Pakailah untuk nanti malam,karena nanti malam adalah acara peresmian jabatanku"

__ADS_1


"Kenapa aku harus memakai nya?Acara itu milik Anda pak,kenapa aku harus datang?Lagi pula dikantor ini aku hanya seorang cleaning servis "


"Dasar cerewet!!Kamu disini memang sebagai Cleaning Servise tetapi di saat aku berjuang untuk menemui Tuan Mark dan Tuan Gilbert kamu juga berperan disana.Jadi aku ingin kamu datang saja,kamu faham?"


"Tidak pak,aku tidak bisa datang.Sore ini aku ada pekerjaan untuk melatih taekwondo di perguruan sekolah Galang.Lagi pula aku juga tidak begitu suka dengan pesta orang kaya seperti anda"


"Jadi kamu lebih mementingkan bertemu dengan Galang dari pada menemani ku di acara peresmian ku?!Ya sudah terserah kamu mau datang atau tidak!"ucap Kenzo dengan kesal


Dia langsung keluar ruangan nya dengan menggebrak pintu meninggalkan Mina menuju rooftop kantor untuk mencari udara segar.Dia menghala nafas panjang nya karena begitu kesal dengan Mina yang lebih mementingkan pekerjaan nya dengan Galang dari pada dirinya.


"Apa Galang lebih penting dari pada aku?Kenapa bisa-bisa nya aku ingin di perhatikan oleh gadis menyebalkan itu?!Dia begitu pendek,judes,galak!!Ada apa dengan aku Tuhan?" gumam nya


Mina pun bingung dengan sikap Kenzo yang terkadang manis dengan nya,terkadang sangat menjengkelkan,dan terkadang juga dia merendahkan nya.Mina merasa jika dirinya bukan lah wanita idaman Kenzo jadi tidak mungkin baginya jika Kenzo menyukai dirinya.Dia juga tidak mau berharap banyak pada Kenzo yang akan membuat hati nya terluka.


Mina kembali ke cleaning room dia membuka paperbag yang di berikan Kenzo padanya,sebuah gaun cantik berwarna biru.Terkadang Mina sangat bingung dengan perasaan Kenzo padanya,dalam hatinya dia ingin sekali melihat Kenzo di malam peresmian nya menjadi seorang CEO tapi dia sangat tidak percaya diri bergabung dengan orang-orang penting di acara pesta sedangkan dia hanyalah asisten bayaran saja.


Mina melakukan tugasnya kembali membersihkan ruangan yang lain,sedangkan Kenzo masih berada di atas rooftop.Suara notifikasi panggilan dari ponselnya,Ayah meminta untuk menemui nya yang sedang berada di ruangan nya.Kenzo pun segera pergi keruangan Ayahnya.


"Iya Ayah ada apa?"


"Ken...maafkan Ayah..."


"Selama ini Ayah tidak pernah menghargai segala usaha kamu,ayah selalu meragukan apa yang kamu lakukan.Ayah merasa sangat bangga akhirnya kamu bisa membuktikan pada Ayah jika kamu memang benar-benar putra Ayah.Ayah sangat bersalah dengan kamu,Ayah selalu membanggakan Devan,meski dia bukan kakak kandung kamu tapi Ayah ingin kamu dan Devan selalu akur nak"


"Apa maksud Ayah?Devan bu-bukan kakak kandungku?"


"Kamu harus tau dengan kenyataan ini Ken.Sebelum kamu dilahirkan kami mengangkat Devan menemani kami,karena kami fikir kami tidak bisa memiliki seorang anak.Tapi tak disangka 5 tahun berlalu Ibu mengandung kamu,Ayah selalu berfikir jika semua itu karena Devan.Ayah tidak ingin kasih sayang yang akan ayah berikan pada Devan berbeda dengan kasih sayang yang akan ayah berikan pada kamu.Jadi maafkan Ayah jika kamu merasa Ayah kamu ini sangat jahat pada kamu nak"


Ayah menyesal dengan apa yang selama ini dia lakukan pada Kenzo,dia menitikan air matanya untuk meminta maaf pada Kenzo.Dengan besar hati Kenzo membuka tangannya lebar-lebar untuk memeluk sang Ayah, seseorang yang selalu menganggap nya tidak berguna.Kenzo sangat memahami sang ayah sebenarnya dia begitu menyayanginya akan tetapi tingkah Kenzo selalu membuat sang ayah menjadi muak.


Hari ini Kenzo mempersiapkan diri untuk acara nanti malam,dia pulang lebih awal dari biasanya.Mina sangat bimbang tidak tahu harus datang ke acara Kenzo atau tidak.Jam pulang kantor tiba,dia berjalan dengan membawa paperbag yang diberikan Kenzo.Tiba-tiba sebuah motor mendekati nya.


"Mina...."


"Galang, kenapa kamu ada disini?"


"Aku sengaja mau jemput kamu, apa kamu lupa ini hari apa?"


"memang nya hari apa?"

__ADS_1


"bukan kah hari ini hari kepergian ayah kamu?"


"Benarkah? Ya Tuhan...aku lupa...Ya sudah antarkan aku ke toko bunga yah"


"Ayolah naik"


Mereka pun pergi bersama menuju toko bunga,saat melihat mawar putih dia teringat saat Kenzo membeli kan sebuket mawar putih untuknya.Hatinya semakin bimbang karena selalu mengingat Kenzo.


Setelah membeli bunga mereka pergi ke tempat pemakaman Ayah Mina ditemani Galang.Hari semakin sore,Mina meminta Galang mengantarkan nya pulang tetapi dia ingin mengajak Mina jalan.Mina pun tidak menolak nya tetapi difikiran nya semua tentang Kenzo sampai dia tidak memperdulikan apa yang di ucapkan Galang.Hingga suatu keyakinan di hati nya jika dia harus datang ke acara Kenzo.


"Iya,aku harus kesana!!!"


"Kemana Mina?"


"Bisakah kamu antarkan aku ke salon?"


"Memangnya ada apa?Kenapa jam segini kamu mau ke salon?"


"Ah sudahlah antarkan saja aku Galang"


Akhirnya Galang mengantarkan Mina untuk mencari salon kecantikan yang masih buka.Terlihat di ujung jalan masih ada salah satu salon yang nampak kecil masih buka,mereka pergi ke salon tersebut.Mina meminta pegawai salon tersebut untuk menata rambutnya dan merias wajahnya.


Tak lupa juga Mina berganti pakaian nya dengan gaun yang diberikan Kenzo padanya.Galang tercengang melihat Mina yang terbiasa dengan gaya kasual nya menjadi seorang wanita berpakaian feminim.


"Mina sebenarnya kamu mau kemana?"


"Malam ini adalah acara peresmian Kenzo untuk menjadi CEO,dia meminta ku untuk datang tapi aku tadi menolak nya.Setelah aku pikir-pikir aku harus mendampingi nya"


"Apa kamu sangat di harapkan dia untuk datang"


"Aku tidak tahu Lang...tapi aku yakin harus datang"


"Apa kamu tidak punya sepatu?Tidak mungkin kamu datang di acara pesta sepenting itu menggunakan sepatu kets"sambil berfikir


"Ya ampun ciiiinnnnn...kamu memang gadis beruntung...aku punya sepatu hills yang tidak muat untuk ku.Kamu pakai saja,aku rasa itu sangat pas dengan gaun yang kamu pakai"ucap pemilik salon


Mina di beri sebuah sepatu hills yang sangat cocok di padukan dengan gaun yang digunakanya.Mina berniat untuk membeli sepatu tersebut tetapi pemilik salon memberikan nya dengan cuma-cuma.Mereka bergegas untuk pergi ke acara pesta tersebut karena hari sudah mulai gelap acara pun hampir akan dimulai.


..." Bersambung"...

__ADS_1


__ADS_2