
Kenzo pun sudah sampai di rumah Mina,Minayang sedang berolahraga di depan rumahnya terkejut karena Kenzo menjemput nya lebih pagi dari biasanya.
"Ken...kenapa sepagi ini kamu sudah datang?Aku belum mandi dan bersiap"
"Pantesan aja muka kamu banyak beleknya"
"Apa an sih"
Mina langsung menutup wajahnya,dia berusaha masuk kedalam rumah.Tetapi Kenzo menahan tangan nya,dia tertawaan terbahak-bahak melihat tingkah Mina yang salah tingkah.
"Meski masih kopet...kamu itu tetap terlihat cantik dimata aku,kok"ucap Kenzo
"Apaan sih ga lucu"
"Tunggu aku mau ngomong sesuatu sama kamu"
"Ya udah kamu tunggu dulu,aku mau mandi"
"Nanti saja mandinya,kamu dengerin aku ngomong dulu"
"Ken...kan bisa nanti?Aku mandi dulu,aku malu aku belum mandi"
"Ha...ha...iya maaf tadi aku cuma bercanda kok"
"Memang nya ada apa?"
"Nanti malam keluarga ku mengundang kamu untuk makan malam bersama,kamu mau kan?"
"Jadi mereka sudah tau,kalo kamu dan aku?"
"Iya...jadi hari ini kamu pergi ke salon...pergi beli baju yang bagus...nanti aku jemput untuk ke rumah ku,ok"
"Tapi kan hari ini pekerjaan ku sangat banyak Ken?"
"Sudah biarkan saja,aku akan meminta seseorang untuk mengganti kan pekerjaan kamu.Pokoknya hari ini kamu dandan yang cantik,beli baju yang bagus,dan nanti aku akan jemput kamu jika sudah siap"
"Tapi Ken...."
"Hussstttt....Mina ini sudah saatnya mereka tahu hubungan kita.Kamu mau kan bertemu keluarga ku?Aku akan jemput kamu sore ini,tapi aku tidak bisa antarkan kamu ke salon atau pun beli baju jadi kamu bisa sendiri kan?"
"Tentu...tapi?Apa aku pantas Ken....?"
"Tentu saja kamu pantas...Mina,Ibuku saja bukan dari kalangan anak pengusaha meski dulu Ayahku menentang tapi pada akhirnya mereka bisa bersatu dan meluluhkan hati kakek yang sekuat batu.Jadi kamu juga harus yakin jika kita bisa bersama-sama yah"
"He'em"
"Hari ini kamu tidak usah berangkat ke kantor,jadi kamu harus mempersiapkan diri kamu yah?Tadi aku dapat telepon dari sekertaris ku jika hari ini ada meeting dadakan jadi aku tidak bisa antarkan kamu,kamu tidak apa bukan?"
"Tidak Ken"
Ken memberikan kartu debitnya pada Mina agar Mina berbelanja dan pergi kesalon untuk mempersiapkan acara nanti malam.Mina pun menolak pemberian Kenzo,tetapi Kenzo tetap memaksa dia ingin malam ini Mina bisa berpenampilan berbeda dari biasanya.
Selepas menyampaikan pesan itu Kenzo pergi ke kanto untuk meeting.Mina pun bimbang harus bagaimana.
"Ada apa Mina kenapa melamun?"
"E...tadi Kenzo kesini bu,dia bilang nanti malam keluarga nya mengundang Mina untuk makan malam bersama Bu"
"Ya sudah memangnya kenapa?Bukan kah itu bagus berarti keluarga Kenzo sudah menerima hubungan kalian "
"bukan itu maksud Mina Bu,Mina takut mereka akan kecewa dengan Mina yang hanya anak dari keluarga miskin"
"Mina miskin atau kaya bukan kita yang menentukan dan memilih tapi sudah ketentuan Tuhan yang mengatur.Jadi Kamu seharusnya bersyukur karena Kenzo mencintai kamu apa adanya"
"Andai saja Ayah masih ada pasti hidup kita tidak akan seperti ini!Suatu saat jika aku bertemu dengan orang yang menabrak Ayah,aku ingin menghukum dia seberat-beratnya!"
"Mina...kamu tidak boleh seperti itu.Kejadian itu sudah berlalu.Kamu harus meneruskan hidup kamu.Ya sudah bersiap lah "
"Baik Bu"
__ADS_1
Hari ini Mina mempersiapkan diri untuk pergi ke salon dan juga membeli baju.Tak terasa sore hari pun tiba,Mina masih disalon merapikan rambut nya.Kenzo menjemput Mina yang masih berada di salon,tak berapa lama Mina keluar dengan gaun diatas lutut berwarna hitam.Kenzo sangat terpukau melihat Mina yang begitu cantik dengan make up yang begitu soft dan menawan.
"Ken...apa aku terlihat aneh ya?"
"Aneh...tentu saja tidak...aku hampir saja tidak mengenali pacarku karena kamu begitu cantik.Aku merasa jatuh cinta ke dua dengan Mina yang ini?"ucap Kenzo menggoda
"Jadi kamu lebih suka aku yang seperti ini?"
"Tidak...aku lebih suka Mina yang apa adanya"
Kenzo pun membukakan pintu mobil untuk Mina,dia sangat senang melihat Mina yang begitu terlihat sangat cantik.Tak hentinya Kenzo memandang Mina.
"Kenapa mandangin aku terus sih?Kamu nyetir yang bener!"
"Ya Tuhan...kamu benar-benar cantik,Mina"
"Huftt "
Akhirnya mereka pun telah sampai di rumah keluarga Kenzo.
"Ken...aku sangat gugup"
"Tenang saja"
Tangan Mina begitu dingin,Kenzo mencoba menenangkan nya.Dia menggenggam tangan Mina,dan meminta Mina untuk mengejar nafas panjang.Kenzo menggandeng tangan Mina untuk masuk ke dalam,saat berjalan Mina melihat rumah Kenzo yang begitu besar dengan taman yang amat luas.Ada sesuatu yang membuat mata Mina tidak fokus,Mina melihat sebuah mobil mahal tetapi sudah usang berwarna merah di dekat taman rumah Kenzo.
"Ken...bukan kah itu mobil mahal yang bagus,kenapa hanya tergeletak?"
"Entahlah...itu mobil hadiah dari ayah untuk Devan,tetapi entah kenapa Ayah melarang Devan untuk memakainya kembali.Jadi hanya dibiarkan saja di sana"ucap Kenzo
Mereka pun berjalan dan masuk kedalam rumah yang sudah di sambut oleh Chatrine,Devan dan Ibu.Sedangkan Kakek dan Ayah sedang berbincang di meja makan.
"Selamat Datang adik ipar...."ucap Devan
Mereka menyambut Mina dengan baik dan mempersilakan Mina untuk segera menuju meja makan.Kakek dengan wajah garang nya melihat penampilan Mina dari atas ke bawah.
"Duduk lah"ucap Kakek
"Kamu sangat jago bela diri?"tanya kakek
"Iya"
"Dari mana kamu belajar?"
"Ayahku dulu seorang guru taekwondo,jadi aku dulu diajarkan olehnya untuk melindungi dari orang jahat"
"Ayah mu sangat hebat"
"Iya dia adalah seorang Ayah yang sangat luar biasa,sangat baik,sabar dan juga sangat bertanggung jawab"
"Dimana dia sekarang?Apa kah dia masih mengajar taekwondo?"
"Dia sudah meninggal"
"Maafkan...aku"
"Tidak apa Tuan,Ayahku meninggal karena tabrak lari.Karena hidup kami yang miskin kami tidak bisa mendapatkan keadilan,seakan keadilan untuk orang miskin seperti kami tidak bisa kami dapatkan "
"Bersabarlah mereka pasti akan mendapatkan balasan dari apa yang mereka lakukan"
"Ayo kita makan,keburu makanan ini dingin"sambung Ayah
Mereka pun menikmati makan bersama,Mina di sambut keluarga Kenzo dengan hangat.Meski kakek terlihat garang tetapi dia pun menerima pilihan Kenzo.Mina melihat foto-foto keluarga Kenzo bersama Chatrine.Tak sengaja dia melihat mobil merah di depan dengan Devan disampingnya.
Tiba-tiba Mina keluar berlari menghampiri mobil di taman,Kenzo mengejar Mina keluar.
"Mina ada apa?"
Mina seakan sedang mengecek mobil tersebut.
__ADS_1
"Tidak mungkin....tidak mungkin..."
Mina terduduk dan bibirnya bergetar,air matanya membasahi wajah cantiknya.
"Mina ada apa?"
"Pembunuh!"
Kenzo semakin bingung dengan ucapan Mina.
"Mina jelaskan ada apa?Siapa yang pembunuh?"
"Mobil ini yang menabrak Ayahku!!"
"Bagaimana mungkin?"
"Aku mengingat betul mobil ini,aku melihat jelas gambar mobil ini,dan gantungan di belakang mobil ini.Meski kejadian itu terjadi dini hari,aku ingat mobil ini yang menabrak Ayahku!!"
"Mina tenang dulu,mungkin kamu salah?!"
"Aku tau dan aku sangat yakin jika mobil ini yang menabrak Ayah ku!!"
"Aku akan tanyakan pada Devan dan Ayah ku,mungkin mereka tahu semua ini"
Kenzo pun berlari memanggil Devan dan sang Ayah untuk keluar ke taman.Disusul dengan Chatrine,Kakek dan Ibu.
"Devan...apa kamu pernah menabrak seseorang dengan mobil ini?"
"A-a-apa maksud kamu?"
"Dev...aku tanya sekali lagi apa kamu pernah memakai mobil itu dan menabrak seseorang?"
"Ti-tidak! Devan tidak pernah menabrak seseorang,mobil ini di biarkan begitu saja karena mobil ini sudah rusak"
"Tidak mungkin,aku sangat mengingat mobil ini meski nomor mobil ini berubah,tapi di foto tadi sama dengan nomor mobil yang menabrak Ayahku"
Semua sangat terkejut,mobil merah itu sudah berganti nomor plat mobil nya.Tetapi saat di foto yang Mina lihat tadi nomor plat sama persis dengan mobil yang menabrak Ayah Mina.
"Aku mau pulang"
"Mina tunggu"
Kenzo mengejar Mina yang sudah kehilangan kendali.
"Mina...aku mohon tunggu tenangkan fikiran kamu"
"Tenang kamu bilang!Orang yang mengakibatkan Ayahku meninggal adalah keluarga kamu! Bahkan kalian tidak mengakui nya! Apakah ini yang dilakukan orang kaya?Bisa membeli hukuman dan segalanya?"
"Mina?Aku juga tidak tahu,aku akan mencari tahu kebenaran itu semua.Aku mohon dengarkan aku,aku akan antarkan kamu pulang.Ini sudah malam?"
Mina pun menuruti Kenzo untuk diantarkan pulang,meski dia hanya menangis dan berdiam diri.Kenzo pun bingung apa yang harus dilakukan nya,dia pun tidak tahu masalah besar ini.Sesampainya di rumah Mina,segera turun dari mobil Kenzo tanpa mengucapkan sepatah kata apa pun.
Kenzo pun segera pulang untuk mencari tahu kebenaran yang terjadi di masa lalu.Di rumah mereka masih berkumpul.
"Ayah jelaskan padaku,apa yang terjadi sebenarnya?!"
"Apa?Tidak ada yang terjadi apa pun"
"Dev!!"
"Iya...aku pernah menbrak seseorang dengan mobil itu!!Aku tidak tahu jika itu Ayah Mina,aku sangat ketakutan jadi aku meninggalkan nya begitu saja"
"Keterlaluan!!Kenapa tidak ada yang melihat kamu?"
"Ayah...ayah yang meminta seseorang dan orang dalam agar mengambil segala cctv tentang mobil ini.Ayah menghabiskan banyak uang untuk menutup kasus ini.Ayah pernah memberikan uang untuk keluarga Mina tetapi mereka menolak.Mereka ingin menghukum Devan jadi ayah membeli hukum untuk menutup kasus ini.Maafkan Ayah Ken...Ayah salah karena harus melakukan itu,Ayah hanya ingin melindungi putra Ayah, hiks "
"Keterlaluan kamu Andrean!Demi menutupi kesalahan Anak pungut kamu,kamu bisa melakukan kejahatan seperti ini!Aku tidak ingin tahu,urus semua ini!"ucap Kakek
Kenzo begitu lemas mendengar masalah ini,dia sangat takut jika Mina mengetahui semua ini dan akan semakin membenci keluarga nya.
__ADS_1
..."Bersambung"...