Mister Perfect My Only One

Mister Perfect My Only One
Bab.9


__ADS_3

Mereka telah selesai makan,Hari pun sudah mulai gelap.Kenzo mengantarkan Mina untuk pulang.Mereka telah sampai di depan rumah sederhana Mina.Dia turun dari mobil Kenzo,Kenzo pun ikut turun dari mobilnya.


"Kenapa Anda ikut turun,pak?Tidak usah mengantar ku,karena ini rumah saya pak"


"Jangan ke Pede an!Aku hanya ingin mengingat kan kamu jika besok aku akan menjemputmu pukul 8 pagi!Kamu harus sudah siap menunggu di depan rumah kamu!Kamu paham?!"


"Oh...begitu yah...."ucap Mina serambi menggaruk kepalanya


"Jadi masuk lah, Istirahat!"


Mina pun masuk kedalam rumahnya, Kenzo menunggu Mina masuk kedalam rumah nya.Dia masuk kedalam mobil untuk melanjutkan perjalanan pulang.


"Kenzo...kenapa kamu baru pulang?Kamu kemana saja?"tanya Ibu


"Dia sedang melakukan tugas dari Ayah,Bu.Benarkan adik ku??"jawab Devan dengan senyum tipisnya


Kenzo hanya berpamitan pada ibunya untuk langsung beristirahat di kamarnya.Ibunya melihat Kenzo dengan wajah lelah nya.Ayah dan Devan sedang sibuk membahas pekerjaan di ruang kerja.Melihat mereka sedang sibuk,Ibu pergi ke kamar Kenzo dengan membawa segelas minuman coklat hangat kesukaan Kenzo dan camilan.


Tok...tok...


"Ken...bolehkah ibu masuk?"


"Masuk saja Bu"


"Sayang...ibu bawakan coklat hangat kesukaan kamu dan camilan.Apa kamu sangat lelah hari ini?"


"He'em tidak begitu Bu,memang nya ada apa?"


"Ya Tuhan...anak ibu sudah sebesar ini...25 Tahun ibu dan Ayah menantikan kamu berada di rahim ibu,Tuhan mendengar kan doa kami.Dia memberikan kamu kehidupan di rahim ibu,dan sekarang kamu sudah besar dan menjadi anak yang begitu tampan"ucap Jean sambil mengusap wajah Kenzo


"Ibu bagaimana bukan kah Devan yang seharusnya berada lebih dulu dari pada aku?"tanya Kenzo


Jean lupa jika Kenzo tidak mengetahui jika Devan bukan lah kakak kandungnya,melainkan dia hanya lah anak angkat dari keluarga Andrean dan Jeans.Ibu mengalihkan pertanyaan Kenzo,dengan mengambil minuman hangat yang di bawanya tadi untuk di berikan kepada Kenzo agar dia segera meminumnya.


Kenzo pun meminum coklat hangat yang di buat ibunya,sudah lama Kenzo tidak pernah meminum coklat hangat buatan Ibu semenjak dia mulai sibuk bekerja.Kenzo merebahkan kepalanya di pangkuan kaki ibu nya.


"Bu...aku sangat merindukan mu Bu...Bu apakah aku dulu anak yang tidak berguna untuk ibu dan Ayah?Apa aku itu selalu membuat marah kalian Bu?"


"Ken...kenapa kamu bicara seperti itu,tentu saja kamu seperti anak-anak yang lain.Terkadang kamu memang menjengkelkan tapi buat kami,mungkin kami salah mendidik kamu,kamu salah kurang memberikan perhatian untuk kamu.Tapi buat kami kamu bukan lah anak yang tidak berguna, kamu adalah kesayangan buat kami"


"Maafkan aku ya Bu...jika aku telah membuat kalian susah,maafkan aku jika banyak sekali kesalahan ku pada kalian"


"Tidak sayang,justru kami lah yang tidak bisa menjadi kedua orang tua yang baik buat kamu.Ibu dan Ayah sangat menyayangi kamu"


Kenzo dan Ibu sedang melepaskan kerinduanya,Devan berada di depan pintu kamar Kenzo mendengar kan percakapan Ibu dan Kenzo.Wajah nya penuh kesal,dan pergi menuju kamarnya.


Keesokan Paginya


Hari ini adalah weekend,tetapi Kenzo pagi ini berencana akan menemui Tuan Mark di kediaman nya.Dia bangun lebih pagi seperti biasa.


"Ken...kamu mau kemana?"


"Aku mau...pergi berolahraga Bu"


"Oh... olahraga... syukurlah...ya sudah sana! biar badan kamu sehat.Sudah lama kaya nya kamu enggak pernah olahraga"


"I-iya Bu...Ya sudah Kenzo pergi dulu,Bu"


"Tunggu Ken...Kenapa kamu mau olahraga dengan pakaian seperti itu?Kamu olahraga pakai Jeans?"


"Oh iya Bu aku lupa!"ucap Kenzo menggigit bibirnya


Kenzo kembali ke kamarnya untuk mengganti celana nya,dia tidak ingin keluarga nya apa lagi Devan tahu jika hari ini dia akan ke rumah Tuan Mark.Jadi dia berpura-pura jika hari ini dia akan berolahraga.Kenzo mengganti celananya menggunakan celana olahraga,sedangkan celana Jeans-nya dia bawa di tas ranselnya.

__ADS_1


"Baik Bu aku pergi dulu yah"


"Tunggu Ken..."


"Apa lagi Bu?"


"Tadi pagi-pagi kakek membawa mobilnya tua nya,dia bilang mau di bawa ke bengkel.Jadi kakek mengembalikan kunci mobil kamu"


"Huffffttt...ya sudah Bu.... terimakasih.Aku pergi dulu yah?"


"Iya, hati-hati sayang"


Kenzo ke garasi dan mengambil mobil Lamborghini pemberian kakeknya .Kenzo pergi kerumah Mina untuk menjemput nya.Dari kejauhan Kenzo melihat Mina yang sudah menunggunya di depan rumah nya.


Kenzo berhenti pas di depan Mina,tetapi Mina tidak langsung masuk ke dalam mobil Kenzo.Dia tetap berdiri saja,Kenzo membunyikan klakson mobil nya tetapi Mina tidak juga masuk kedalam.Hingga Kenzo menurunkan kaca mobil nya.


"Hei!!Apa kamu tidak mau masuk?"


Mina pun terkejut,ternyata mobil yang berhenti di depan nya itu adalah Kenzo bos nya.Melihat yang berada di mobil itu Kenzo,Mina pun langsung masuk kedalam mobil.


"Maaf pak aku tidak tahu jika ini Anda,karena Anda biasanya memakai mobil..."


"Mobil tua maksud kamu?"


"Bu-bukan itu maksud saya"


"Sudahlah, sekarang kita menuju rumah Tuan Mark"


"Tunggu kenapa Anda memakai baju seperti itu?"


"Ini?Memangnya kenapa?Bukan nya ini weekend jadi kita memakai baju santai bukan?"


"Bukan itu maksud ku,kenapa Anda memakai celana olahraga?"


"Ya..memang kenapa?Mungkin saja Tuan Mark sedang lari pagi jadi kita dekati dia, berpura saja kita juga sedang berolahraga "


Mereka telah sampai di kediaman Tuan Mark yang begitu megahnya.Kenzo dan Mina turun dari mobil.


"Waah....besar sekali rumah ini"ucap Mina yang heran


"Sudah jangan kampungan"


Kenzo membunyikan bel rumah,mereka menunggu pintu rumah Tuan Mark terbuka.Tak berapa lama,seorang wanita paruh baya membukakan pintu untuk mereka.


"Maaf Anda mau bertemu dengan siapa yah?"


"Kami ingin menemui Tuan Mark,apakah Tuan Mark ada di rumah?"


"Tuan Mark sedang lari pagi di taman depan,Tuan"


"Taman yang di depan sana?"


"Iya betul,lebih baik Anda temui saja di taman.Dia tadi lari pagi sendirian "


"Baiklah Bu, terimakasih "


Kenzo dan Mina berpamitan dengan Asisten rumah Tangga tuan Mark.Mereka kembali ke dalam mobil.


"Bagiamana Pak?"


"Kita kesana"


"Kesana?"

__ADS_1


"Kenapa?"


"Ta-tapi bagiamana dengan pakaian ku?"


"Siapa suruh kamu pakai baju kantor seperti itu,bukan kah ini weekend?Santai sajalah"


"Kenapa Anda tidak memberi tahu ku?"


"Dasar wanita mau nya selalu benar!"ucap Kenzo


"Hei Tuan,enak saja bicara!!Kenapa kamu selalu menyalahkan wanita?Memangnya Anda itu keluar dari mana?Bukan kah seorang wanita?Kenapa Anda selalu ingin menang sendiri?"


"Baiklah,lebih baik kamu tunggu saja di dalam mobil.Biar aku yang mendekati Tuan Mark.Ok!"


Mina berdiam diri sambil menatap situasi di luar.Kenzo telah sampai di taman,dia keluar dari mobilnya dan berpura berolahraga serambi mencari keberadaan Tuan Mark.Mina menunggu Kenzo di dalam mobil.


Tuan Mark sedang berlari mengelilingi taman,Kenzo melihat Tuan Mark yang sedang berlari sendiri.Dia tidak melepaskan kesempatan emas nya untuk mendekati Tuan Mark,jadi dia berlari mengejar dan mendekati Tuan Mark.


"Selamat pagi Tuan"


"Kamu? sedang di sini?"ucap Tuan Mark menghentikan lari nya


"Sebenarnya aku tadi sedang olahraga dan melihat Anda disini.Jadi tidak salahnya jika aku menyapa Anda bukan?"


"Terserah lah"


Tuan Mark melanjutkan larinya,dengan diikuti Kenzo.


"Kenapa Anda melepaskan perusahaan kami Tuan?"


"Jadi kamu mengikuti ku hanya ingin tahu kenapa aku melepaskan perusahaan milik keluarga mu?"


"Tentu saja,bukan kah perusahaan Anda sudah 10 Tahun bekerjasama dengan kami?Kenapa Anda melepaskan kami"


"Kenapa kamu tidak tanyakan Kakak kamu saja?"


"Devan?Ada apa dengan dia?"


"Begitu kotor nya dia menjalan kan bisnis,jika aku bekerjasama dengan perusahaan keluarga mu mungkin aku juga bisa menjadi korban seperti Investor yang lain.Jadi aku memutuskan kerjasama dengan perusahaan mu"


"Apa maksud Anda?"


"Cukup!!Jika kamu ingin memaksaku untuk kembali menjadi Investor di perusahaan keluarga mu,mungkin aku sudah tidak mau.Kamu paham?"


"Tunggu Tuan!!"


"Ada apa Tuan Mark,apa Anda butuh bantuan?"ucap Ajudan Tuan Mark


Kenzo akan mengejar Tuan Mark,tetapi dia di hadang oleh beberapa anak buah Tuan Markyang berbadan besar.Mereka ternyata sudah menjaga bos nya dari jauh.Melihat Kenzo dihadang oleh anak buah Tuan Mark,Mina yang berada di dalam mobil langsung keluar dari mobil Kenzo dengan membawa kunci stir mobil.


Anak buah Tuan Mark memegang bahu Kenzo akan mendorong nya,tetapi Mina menarik tangan pria itu dan memukul wajahnya.Beberapa teman anak buah Tuan Mark akan membantu untuk menghajar Mina.


Mengingat badan Mina yang mungil dia tidak mungkin bisa melawan 5 pria berotot besar itu dengan tangan kosong,jadi Mina menghajar ke 5 pria tersebut dengan kunci stir mobil milik Kenzo.Meski mereka berotot besar dan melawan seorang wanita,Mina berhasil mengalahkan mereka.


Tuan Mark menghentikan perkelahian itu,karena sudah banyak orang yang sedang berolahraga melihat perkelahian itu.Semua orang menatap mereka,dengan mata terbelalak Kenzo melihat Mina bisa mengalahkan ke 5 pria berotot besar itu.


"Tuan ikutlah dengan ku,mari kita bicarakan di rumah"ajakan Tuan Mark.


Kenzo masih bengong melihat Mina,Mina menepuk bahu Kenzo yang membuatnya terkejut.


"Pak,Tuan Mark meminta Anda untuk ikut dengan nya"


"A-a-apa?"

__ADS_1


Kenzo dan Mina mengikuti Tuan Mark dan anak buahnya yang sudah babak belur menuju rumah nya.


..."Bersambung "...


__ADS_2