Mister Perfect My Only One

Mister Perfect My Only One
Bab 13


__ADS_3

"Silahkan Masuk"


Rumah yang begitu mewah,mereka disambut dengan ramah oleh Putri Tuan Gilbert.


"Kenapa Ayah Anda sudah di pulangkan?"


"Ayah sudah melewati masa kritisnya,dan keadaan semakin membaik,Ayah meminta untuk pulang karena dia sangat tidak suka jika berada di rumah sakit"


"Begitu yah,tapi apa Ayah Anda benar-benar sudah baikan?"


"Dokter bilang seperti itu"


"Perkenalkan Namaku Ayumi Yukisuka,panggil saja Ayumi.Aku akan panggilkan Ayahku sebentar "


"Dasar mata laki-laki!Melihat wanita cantik tidak henti-hentinya bengong "


"Berisik!!"


Tak berapa lama Tuan Gilbert datang dengan menggunakan kursi rodanya menemui Kenzo dan Mina.Ternyata benar pria paruh baya yang mereka tolong adalah Tuan Gilbert yang mereka ingin temui.


"Bagaimana kabar Anda Tuan?"


Dengan leher yang di sanggah,dia hanya bisa duduk di atas kursi rodanya.


"Terima kasih,jika bukan kalian mungkin aku akan tewas terpanggang di dalam mobil"


"Mungkin Tuhan sudah mengatur untuk mempertemukan kita,Tuan"


"Sebenarnya kemarin aku ingin berterimakasih kepada Anda,tapi kamu tidak tahu harus mencari kalian.Tapi tidak disangka Anda bisa datang ke sini"


"Sebenarnya kemarin kami mencari Anda Tuan,kami kemarin ke Perusahaan Anda"


"Benarkah?Sebenar nya Anda siapa?"


"Saya adalah Kenzo, Putra dari pemilik PT Sun Han"


"Jadi kamu putra dari Andrean Wicaksono"


"Iya benar"


"Ya Tuhan...dunia memang sangat sempit.Apa tujuan Anda ingin bertemu dengan ku?"


"Sebenarnya aku ingin mengajak Anda,untuk bergabung dengan perusahaan kami lagi,Tuan?"


"Memangnya kenapa?"


Kenzo menceritakan mengapa dia bersikeras akan Tuan Gilbert untuk bergabung dengan Perusahaan nya.Dia hanya meminta agar Tuan Gilbert percaya padanya jika dia bisa menjadi seorang pemimpin di perusahaan milik keluarga nya.


"Aku bingung harus bagaimana,karena sebenarnya saat aku bergabung dengan perusahaan mu.Perusahaan ku di buat banyak kerugian oleh Kakak kamu.Jadi sebenarnya aku sudah tidak percaya untuk bekerjasama dengan perusahaan keluarga kamu"

__ADS_1


"Aku mohon pada Anda,Tuan.Karena Anda adalah harapan satu-satunya "


"Ayah...anggap saja ini balas budi Ayah pada Kenzo"ucap Ayumi menatap Kenzo dengan senyum manisnya


"Bisakah kamu berjanji,jika kamu akan menjadi seorang pengusaha yang jujur?Aku sudah tidak percaya dengan kepemimpinan Kakak kamu"


"Aku berjanji Tuan"


"Baiklah,datanglah lagi besok untuk membuat surat kontrak kita"ucap Tuan Gilbert


Mendengar hal tersebut Kenzo begitu bahagia karena Tuan Gilbert menyetujui dengan kerja sama mereka.Tinggal keputusan dari Tuan Mark yang belum menghubungi nya.Besok adalah hari ke 5 nya,dia harus berusaha begitu keras agar sebelum waktunya tiba dia sudah memberikan surat kontrak itu pada Ayahnya.


Tanpa mereka sadari mereka berada di rumah Tuan Gilbert hingga matahari terbenam.Ayumi yang dibantu para pelayannya menyiapkan makan malam untuk Kenzo dan Mina.Mereka di persilahkan ke meja makan untuk menikmati makan malam bersama.


Mina melihat tatapan penuh hasrat Ayumi pada Kenzo.Di meja makan Ayumi tanpa segan memberikan perhatian penuh pada Kenzo.Menurut Mina,Ayumi mungkin wanita yang di idamkan Kenzo,bagaimana tidak dia gadis yang cantik,putih,tinggi bagaikan model,apalagi dia berdarah keturunan Jepang dan Indonesia.


Mina hanya berdiam diri,dan sesekali melihat keasyikan Ayumi dan Kenzo yang sedang bercengkrama.Selesai makan malam Kenzo dan Mina berpamitan untuk pulang,karena dia tidak ingin mengantarkan Mina terlalu malam.


Diperjalanan pulang,di dalam mobil Mina berdiam diri memandang keluar jendela mobil.


"Kamu kenapa?"


"Tidak"


"Tumben diem aja,biasanya nyrocos aja kaya bajai"


"Bukan cemburu kan?"


"Apa??Kenapa aku harus cemburu?"


"Baguslah,karena kamu dan aku berbeda.Kamu faham?"


"Ya!"


Ucapan Kenzo membuat Mina merasa sakit hati, sepanjang jalan dia tidak melanjutkan perdebatan nya dengan Kenzo.Mereka telah sampai di depan rumah Mina,dengan wajah masamnya Mina turun dari mobil Kenzo tanpa kata.Dia berlalu pergi,langsung masuk kedalam rumahnya.


"Kenapa dia?"celetuk Kenzo


Dia melajukan mobilnya untuk pulang ke rumahnya.Kenzo memikirkan perasaan Mina yang sedari rumah Tuan Gilbert hanya berdiam diri.


"Apa aku sudah keterlaluan pada Mina yah?Kenapa aku mengatakan jika aku dan dia berbeda?Bodohnya aku"


Didalam kamarnya dia memikirkan perasaan Mina,dia mencoba mengirimkan pesan pada Mina.Tetapi Mina sama sekali tidak membalas pesan nya.Akhirnya dia menunggu besok hari untuk meminta maaf pada Mina.


Hari ke 5


Hari ini adalah hari ke 5,waktu Kenzo untuk menyelesaikan tantangan dari sang Ayah.Dia pergi ke kantor untuk membuat kontrak kerja bersama Tuan Gilbert.Dia lupa untuk menghubungi Mina,jika dia akan menjemput nya terlambat.Di dalam ruangan nya Kenzo yang sedang membuat Kontrak kerjasama, tiba-tiba Chatrine masuk kedalam ruangan Kenzo tanpa mengetuk pintu yang membuat Kenzo terkejut.


"Ken...apa kamu sibuk"

__ADS_1


"Ada apa?"


Chatrine mendekati meja Kenzo,dengan penuh kecurigaan dengan apa yang dilakukan Kenzo,dia mendekati kursi kerja Kenzo.


"Apa yang kamu lakukan?"ucap Kenzo


"Apa kamu sibuk? Sebenarnya sampai mana kamu menerima tantangan Ayah kamu?Apa kamu bisa membuat ke dua pengusaha itu berkerjasama dengan perusahaan ini?"


Kenzo segera mengeluarkan file kontrak kerjasama tersebut,dia tidak ingin Chatrine mengetahui tentang apa yang dia lakukan.


"Menurut kamu?"


"Menurutku lebih baik kamu menyerah saja,aku tahu sifat kamu.Kamu itu tidak bisa melakukan hal seperti ini"


"Maksud kamu apa?"


"Biarkan saja Devan yang menjadi CEO disini,aku tahu kamu melakukan ini karena ingin membalas Devan bukan?


"Aku tahu,kamu kesini agar posisi itu untuk Devan bukan?Jadi kamu tidak ingin posisi Devan terancam,itu maksud kamu?Aku tahu kalian memiliki hubungan,tapi buatku semua ini bukan karena kamu tapi aku hanya ingin membuktikan pada Ayahku jika aku bukan anak yang tidak berguna"


Chatrine merangkul bahu Kenzo yang sedang duduk di kursi kerjanya untuk merayu Kenzo.


"Kenapa Anda tidak menghubungi ku!!"ucap Mina kesal


Mina menunggu Kenzo yang tidak juga menjemput nya hingga jam 10 siang,dia sangat kesal langsung pergi ke kantor dan bertanya pada petugas keamanan di depan jika Kenzo berada di kantornya.Mina melihat Kenzo yang sedang di peluk oleh Chatrine.Kenzo dan Chatrine terkejut melihat Mina yang masuk tanpa mengetuk pintu,saat Chatrine merangkulnya dia berdiri dari tempat duduknya dan melepaskan dekapan tangan Chatrine.


"Chatrine keluar lah dari ruangan ku!Kami sedang ada kesalahpahaman dengan kekasihku"ucap Kenzo tersenyum pada Mina


"Apa?Kalian pacaran?"tanya Chatrine


"Memangnya kenapa?Mina adalah gadis pintar dan mau menerima ku apa ada nya.Meski dia kurus,pendek,dan mungil bagiku dia wanita sempurna di mataku"ucap Kenzo sambil merangkul kan lengan nya pada bahu Mina


Mina hanya bisa diam mendengar ucapan Kenzo,yang mengatakan mereka adalah sepasang kekasih.Chatrine pun terlihat kesal mendengar pernyataan Kenzo.Dia langsung pergi dari ruangan Kenzo.Melihat Chatrine sudah pergi Mina menyikap tangan Kenzo yang berada di bahu nya.


"Apa yang Anda lakukan?Kenapa mengaku kita punya hubungan?!"


"Sudah tenang saja,aku hanya tidak ingin Chatrine menganggap ku aku tidak bisa melupakan nya.Dia pasti berfikir aku tidak akan move on dari nya,jadi aku ingin buktikan pada dia jika aku sudah tidak perduli dengan nya"


"Tapi kenapa harus dengan ku?Kenapa tidak dengan wanita lain?"


"Ya...kamu tahu sendiri kan aku tidak ingin memikirkan wanita,disini hanya ada kamu jadi mau bagaimana lagi"


"Huffffttt dasar laki-laki menyebalkan,jadi jika ada Ayumi,Anda juga akan mengaku dia kekasih Anda?"


"Ya itu sih berbeda,sudahlah kamu duduk disana!Aku akan membuat Surat Kontrak Kerjasama dahulu"


Mina menunggu Kenzo yang sedang mengetik Surat Kontrak Kerjasama di meja kerjanya.Sesekali Kenzo melirik Mina yang sedang duduk serambi tersenyum.


..."Bersambung"...

__ADS_1


__ADS_2