
Hari mulai pagi,Kenzo sudah berpakaian rapi ingin menjemput Mina agar bisa makan pagi bersama sebelum ke kantor.Bak seorang yang sedang di mabuk cinta,Kenzo dengan wajah sumringah dan riangnya buru-buru untuk menjemput Mina.
"Ken mau kemana?Pagi-pagi begini sudah rapi"sapa ibu yang mengagetkan nya
"Eh...mau ke suatu tempat Bu?"
"Hayo...mau jemput Ayumi yah?"
"Bukan Bu"
"Ken...kamu jangan macam-macam ya,jangan melakukan hal yang tidak baik sama Ayumi"
"Bu, sebenarnya ada yang Kenzo bicarakan.Aku dan Ayumi tidak memiliki hubungan apa pun"
"Kalian putus?Kenapa Ken?"
"Sebenarnya kita memang tidak hubungan apa pun,itu hanya pura2 saja Bu"
"Kenapa kalian melakukan itu Ken?Tapi ibu lihat Ayumi sangat tulus mencintai kamu?"
"Jujur aku tidak mau tahu jika Ayumi memiliki perasaan itu,tetapi aku tidak bisa menyukai nya Bu.Ayumi yang meminta ku menjadi kekasih pura2 nya,aku sudah menolak tetapi dia memohon padaku agar mau menjadi kekasih puara2nya.Akhirnya kami menyetujui nya,aku sudah mencoba nya tetapi perasaan ku menolaknya Bu"
"Apa kamu sedang jatuh cinta dengan wanita lain?"
"Iya,aku menyukai nya sebelum aku mengenal Ayumi"
"Apakah dia Nona Mina"
"Ibu tahu dari mana?"
"He'em anak ibu sudah dewasa...ibu melihat sorot mata kamu yang berbeda saat memandang Mina,saat bersama dia"
"Iya Bu,aku jatuh cinta dengan wanita menyebalkan itu.Dia yang bisa mengobati luka ku saat aku di khianati Chatrine,dia yang selalu mensupport ku,dia yang selalu melindungi ku,dan dia yang selalu percaya jika aku bisa mencapai semua tujuan ini.Aku sangat menyukai nya,Bu?"
"Lalu bagaimana dengan Ayumi?"
"Aku sudah menghentikan hubungan itu,Bu.Aku tahu pasti Ayumi sangat marah dan kecewa padaku tetapi aku tidak ingin memberikan harapan yang tidak pasti padanya karena semua itu akan membuatnya semakin sakit"
"Kamu benar,Ken.Buat ibu apa pun yang kamu pilih yang menurut kamu terbaik,ibu akan mendukung kamu"
"Terima kasih Bu,baiklah Bu aku akan menjemput Mina.Aku ingin mengajaknya makan pagi bersama"
"Ya sudah,kapan waktunya ibu ingin kamu mengajak Mina ke sini yah"
"Baik,Bu"
Kenzo pun berpamitan dengan sang ibu,ia bergegas menuju kediaman Mina.Mina pun sedang bersiap untuk ke kantornya,dia hendak pergi tetapi mobil Kenzo menghadang di depan nya.
"Ken...sedang apa disini?"
"Tentu saja menjemput kekasih hatiku?"
"Ken...lebih baik aku naik taxi saja,aku tidak mau seseorang melihat kita berangkat bersama ke kantor"
"Mina...aku ingin mengajak kamu makan pagi,jadi kamu harus ikut aku"
"Ken...aku sudah makan.Lebih baik kamu berangkat duluan saja ya,aku takut ada orang kantor yang melihat kita"
Kenzo pun menarik tangan Mina untuk masuk kedalam mobilnya.
"Ken..."
"Dengar Mina...aku hanya ingin makan pagi ditemani kamu.Biasanya saja kita berangkat bersama karena ada urusan.Kenapa sekarang kita sudah menjalin hubungan kamu malah semakin takut orang mengetahui hubungan kita.Kamu biasa saja bukan kah kita sudah terbiasa bersama-sama"
"Maafkan aku,aku hanya takut orang mengetahui nya "
"Kamu tenang saja ya"ucap Kenzo membelai rambut Mina.
Mereka turun di sebuah tempat makan.Selepas makan Kenzo dan Mina pergi menuju kantor.Mina meminta di turunkan jauh dari kantor.Tetapi Kenzo tetap melakukan mobilnyaa hingga lobby kantor.
"Ken...aku pergi dulu yah"
"Tunggu Mina...Mina..."
Mina berlari pergi meninggalkan Kenzo yang masih berada di lobby kantor.Dia takut orang kantor melihat kedekatan mereka berdua.
"Aku ditinggalkan begitu saja, keterlaluan"celetuk nya.
Mina pun masuk ke dalam cleaning room,dia meletakkan tas nya kedalam loker.
"Mina sedang apa disini?"
"Tentu saja aku akan bekerja"tanya Santi
__ADS_1
"Kenapa kamu masih ke ruangan ini?Bukan kah seharusnya kamu ke gudang berkas?"
"Maksudnya apa?"
"Apa kamu tidak tahu jika kamu dipindahkan di divisi gudang berkas?Apa Bima tidak menyampaikan surat pindah tempat kamu?"
"Aku tidak tahu,mungkin Bima sudah menitipkan ke Ibuku tapi dia mungkin lupa menyampaikan nya"
"Ya sudah pergilah,tempat baru kamu dekat dengan Ruangan,Pak Kenzo"
"Huftt "
"Kenapa?Kamu tidak suka yah?Padahal kan Pak Kenzo ganteng banget...semua cewek aja pengin banget Deket sama dia...kalo enggak jadi sekertaris kan setidaknya kamu bisa ngintip dia, hehehe "Santi terkekeh
"Ya sudahlah aku pergi keruangan ku dulu yah"
"Iya,tapi jangan lupain kami teman seprofesi kamu dulu ya Mina"
"Ya enggaklah "
Mina pun pergi keruangan barunya,dia dipindahkan di gudang berkas.Mina juga mendapatkan meja kerjanya,bahkan ruang kerja Mina bersampingan dengan ruangan Kenzo.Mina pun bertemu dengan Kepala Gudang,dia bernama Pak Sean.Dia masih mudah tinggi dan tampan.
”Kamu Mina yang akan menempati Staff gudang berkas yah?"
"Iya pak"
"Baiklah,silahkan masuk.Dimeja sudah ada banyak berkas sesuai dengan bulan.Kamu rapikan semua berkas tersebut sesuai dengan bulan dan tahun nya,ya?"
Baik pak"
"Baiklah jika ada yang kamu tidak mengerti,panggil saja aku"
"Iya"
Mina pun masuk kedalam gudang,dia mengambil setumpuk berkas yang sudah menggunung di meja kerja nya.Mina harus naik ke atas untuk meletakan sesuai tanggal,bulan dan tahun nya,tetapi tempat berkas tersebut terlalu tinggi untuknya.Dia tidak bisa menggapai nya,Mina pun mengambil sebuah kursi tetapi kursi itu sudah reot yang mungkin tidak kuat jika dia naiki.
Akhirnya dia memaksakan untuk naik keatas kursi reot itu,dengan menahan nafasnya dan berdoyong kekuatan kursi tersebut membuatnya dia hampir terjatuh.
Brakkkkkkk
"Apa yang kamu lakukan?"
"Ken?Kenapa ada disini?"
"Huftt aku ingin menaruh berkas ini,tapi tempatnya begitu tinggi aku tidak sampai untuk menggapai nya"
"Kenapa tidak meminta tolong padaku?"
"Mana mungkin aku meminta tolong pada atasanku hanya untuk menaruh berkas ini"
Kenzo pun menggendong tubuh Mina yang mungil,Mina pun terkejut.
"Ken...turunkan aku... bagaimana jika ada yang melihat? Ken..."
"Mina letakan dulu berkas itu,baru aku turunkan.Cepatlah...kamu sangat berat "ucap Kenzo menggoda nya
"Enak saja,aku tidak gendut bagaimana mungkin,aku berat?"
"Ha...ha...kamu tidak berat hanya saja terlalu pendek"
"Ken kamu memang sangat menyebalkan "
Kenzo menurunkan badan Mina dengan berlahan,dia memandang wajah Mina yang mencubit pipi Kenzo.Mendengar keributan Sean masuk kedalam gudang tanpa dia tahu jika Kenzo sedang berada di gudang bersama Mina.
"Mina apakah ada sesuatu?"ucap Sean yang datang tiba-tiba
Kenzo dan Mina langsung diam dan menghindari agar Sean tidak curiga dengan hubungan kedekatan mereka.
"Ah...tidak apa-apa pak,tadi saya mau jatuh tapi untuk saya ada Pak Kenzo yang menolong saya"
"Oh begitu...apakah ada yang bisa saya bantu Pak?"
"Aku sedang mencari berkas di bulan July kemarin, Apakah kamu bisa Carikan?"ucap Kenzo
"Sebentar pak akan saya bantu ambikan"
Sean pun mencari berkas yang Kenzo minta,Kenzo memandang Mina dan berbisik pada telinga Mina.
"Makan siang nanti tunggu aku yah,aku akan menjemputmu"ucap Kenzo berbisik
Mina pun tersenyum,Kenzo pun pergi meninggalkan gudang dan kembali ke ruangan nya.Sean mengambilkan berkas yang Kenzo minta dan menyuruh Mina untuk mengantarkan berkas tersebut ke ruangan Kenzo.
Mina pun pergi ke ruangan Kenzo yang ternyata sudah ada Tuan Gilbert bersama dengan Ayumi.Mina menyerah berkas tersebut dan pergi keluar ruangan Kenzo,dia pergi ke kamar mandi untuk membasuh mukanya.Tak berapa lama Ayumi berada tepat di sebelah Mina.
__ADS_1
"Mina apa kabar?"
"Nona Ayumi?Aku baik saja,bagaimana dengan Anda?"
"Saat ini hatiku sedang hancur"
Mina pun tahu maksud Ayumi, tetapi Mina begitu tidak enak hati dengan Ayumi.Dia merasa sangat bersalah karena dirinya Kenzo memutuskan hubungan nya.Meski menurut Kenzo itu pura-pura tetapi Mina tahu jika Ayumi sangat menyukai Kenzo dengan tulus.
"Mina..."
"Ya...apa aku tidak cantik?Apa aku tidak pantas di cintai?"
"Tentu saja anda sangat cantik Nona Ayumi.Pasti banyak sekali laki-laki yang sangat mencintai kamu"ucap Mina
"Tapi kenapa,Kenzo tidak bisa mencintai ku?Aku sangat menyukai nya"
Mina pun tidak tahu harus menjawab apa,dia hanya terdiam.
"Mina...apa kamu menyukai Kenzo?"
"Kenapa Anda bertanya seperti itu?"
"Kamu tahu aku sangat menyukai nya,tetapi aku tidak bisa memaksakan perasaan nya,karena perasaan cinta itu tumbuh dengan sendirinya bukan karena paksaan dan terpaksa.Aku melihat di setiap Kenzo memandang kamu,ada yang spesial di hatinya terhadap kamu "
"Apa maksud Anda Nona?"
"Mina,bisakah kamu menuruti kemauan ku?"tanya Ayumi sambil menggenggam kedua tangan Mina
"Apa?"
"Cintailah Kenzo,aku tahu aku terlalu naif seperti ini.Aku menyukai nya tapi meminta kamu untuk menerima nya.Tetapi aku ingin dia bahagia bersama wanita yang dia cintai.Meski perasaan ku sangat sakit tapi aku yakin perasaan ini berlahan akan pergi"
"Kenapa Anda tidak berusaha agar Pak Kenzo mencintai Anda?Kenapa Anda justru memintaku untuk mencintai nya?"
"Karena perasaan dia ke kamu sangat tulus,aku merasa kamu memang wanita yang pantas untuk Kenzo cintai.Aku mohon Mina terimalah dia,meski dia keras kepala dia sangat baik,Mina"
Mina tertunduk semakin merasakan bersalah kepada Ayumi,karena sebelum Ayumi memohon mereka pun sudah menjadi sepasang kekasih.Tak berapa lama Ayumi pamit untuk kembali keruangan Kenzo.Mina pun menghela nafas panjang nya dan memandang wajah nya di depan cermin.
Ayumi sudah merelakan jika Kenzo mencintai Mina bahkan dia meminta Mina agar mau menerima Kenzo,itu artinya hubungan mereka sudah mendapatkan lampu hijau tidak ada rasa bersalah kepada Ayumi meski perasaannya masih tidak enak.
Mina kembali keruangan nya menyelesaikan pekerjaan nya kembali.Jam makan siang pun telah tiba,Kenzo mengirimkan pesan pada Mina untuk menunggunya di lobby kantor karena dia akan mengajak Mina untuk makan siang diluar.Mina pun mengambil tasnya dan menuju lobby kantor.
Bak seperti pencuri Mina selalu melihat sekeliling tempat jika dia aman dari orang yang melihatnya.Tiba-tiba Kenzo datang yang mengagetkan Mina.
Tit...tit...
Kenzo memencet remote kunci mobil yang suaranya membuat Mina terkejut.
"Kamu ngagetin aja sih?"
Kenzo terkekeh melihat Mina yang terkejut atas kedatangan nya.
"Udah nungguin lama yah,maaf yah"
Mereka pun masuk kedalam mobil.
"Apa Nona Ayumi dan Ayahnya sudah pergi?"
"Sudah kenapa?"
"Tidak..."
"Kamu cemburu yah?Ayumi dan Ayah nya ke kantor hanya membahas pekerjaan saja,karena mereka ingin menambah kan modal mereka agar perusahaan kita semakin maju"
"Bukan itu maksud ku"
"Lalu?"
"Nona Ayumi meminta ku agar menerima kamu"
"Menerima apa?"
"Maksudku dia tahu jika kamu menyukai ku,jadi dia ingin aku menerima kamu sebagai pasangan ku"
"Apa jawaban kamu?"
"Aku hanya diam,karena merasa bersalah"
"Kenapa kamu harus bersalah?Ini bukan salah kamu,kamu tidak bisa menyalahkan perasaan karena rasa cinta itu tumbuh dengan sendirinya.Jadi mulai sekarang hubungan kita sudah tidak ada masalah lagi dengan Ayumi,ok"
Mina pun tersenyum dan menggagukan kepalanya.Mereka pun sudah sampai di sebuah restoran,mereka makan siang bersama sambil bercengkerama.
..."Bersambung"...
__ADS_1