
"Bagaimana yang ini Ken?Apa aku terlihat sangat cantik?"
Bukan nya memperhatikan Ayumi,justru Kenzo mengingat saat pertama kali dirinya melihat Mina yang menggunakan gaun pesta yang pernah dia belikan.
"Ken!!"
"Iya,Min...Maksudku bagus, menurut ku apa pun yang kamu gunakan kamu pasti terlihat cantik"
Ayumi yang hendak kesal karena yang Kenzo panggil justru Mina.Untuk menghilangkan suntuknya Kenzo melihat gaun-gaun cantik,dia melihat sebuah gaun berwarna biru tua yang menurutnya nya sangat serasi di padukan dengan jas miliknya.Dia berfikir akan terlihat cantik jika Mina yang menggunakan gaun tersebut tetapi Kenzo tidak mengetahui ukuran gaun tersebut pas ditubuh Mina atau tidak.
Dia meminta Ayumi untuk mencobanya,karena tubuh Mina hampir sama dengan tubuh Ayumi,hanya saja Mina terlalu pendek di bandingkan Ayumi.Tanpa Ayumi pikir panjang dia mencobanya,karena gaun tersebut pilihan dari Kenzo.Ayumi terlihat begitu anggun dan cantik.
Kenzo membayangkan jika Mina memakai gaun tersebut akan terlihat anggun dan cantik.Gaun tersebut memang seukuran tubuh Ayumi dan Mina,bahkan gaun tersebut dipakai Ayumi terlihat terlalu pendek.
"Memang pilihan ku tidak pernah salah,dia akan terlihat cantik"gumam Kenzo
"Apa Ken?Kamu tadi bilang apa?"
"Tidak,tidak apa-apa"
"Tapi Ken,gaun ini terlalu pendek jika aku gunakan.Apa aku terlihat bagus jika menggunakan gaun ini?"
"Iya,gaun itu tidak cocok dengan kamu.Bagaimana jika gaun tadi saja yang kamu pilih?"
"Ya sudah,aku ambil yang tadi saja yah"
"Iya"
Saat Ayumi berganti pakaian,Kenzo meminta pegawai butik untuk membungkus gaun biru tadi.Mereka telah selesai membeli pakaian,dan memutuskan untuk kembali ke kantor.
"Terimakasih ya Ken,hari ini aku begitu senang karena kamu sudah nemenin aku"
”Oh...iya tenang saja"
Mereka kembali ke kantor nya,Kenzo sudah menyimpan gaun yang di belinya tadi di bagasi mobilnya.Ayumi berpisah dengan Kenzo kembali ke perusahaan nya.
Jam kerja telah usai,Kenzo mencari Mina di Cleaning room tetapi Mina tidak ada di tempat nya.
"Dimana Mina"
"Seperti nya di tangga pak"
"Terimakasih"
Mina duduk di tangga darurat sedang menerima telepon,tanpa Mina sadari Kenzo mencoba mendengar kan percakapan Mina dengan si penelepon.Dia hanya mendengar jika hari ini Mina membuat janji dengan yang menelpon nya.Saat Mina membalikan badan dia sangat terkejut melihat Kenzo yang sedari tadi berada di belakang nya.
"Sedang apa Anda disini?"
"Tidak,kamu telepon dengan siapa?"
"Bukan siapa-siapa "
"Heh Amina!!Kamu itu jangan sembunyiin apa-apa dari ku ya!!"
"Mau Anda apa si pak?Kenapa Anda selalu kepo dengan urusan pribadiku?"
"Tentu saja,aku ini..."
"Iya,Anda bosku!Aku akan pergi menonton nanti malam dengan Galang.Apa sekarang Anda puas?!"
"Tidak!Kamu tidak boleh pergi"
"Kenapa!!"
__ADS_1
"Tentu saja,aku tidak mau jika asisten pergi dengan pria lain!"
"Apa Anda tidak sedikit pun memberikan aku kebebasan?Aku juga butuh bahagia!"
"Kamu memang tidak bersyukur yah,harusnya kamu itu bahagia dengan laki-laki setampan aku"
"Huffffttt....beri aku waktu 1 hari saja pak,bisa menghilangkan rasa penatku dengan Anda"
"Tidak!!"
"Anda memang menyebalkan!Orang aneh,orang gila!!"
Mina pergi meninggalkan Kenzo dengan rasa kesal nya,Kenzo dengan tersenyum tipisnya tidak rela jika Mina pergi berdua dengan Galang.Mina pulang berjalan kaki karena di dekat kantor tidak ada taxi.
Tiiiiiiiitt.... tiiiiiiiitt.....(Suara klakson mobil"
"Hei Amina masuklah ke mobilku,biar aku antarkan kamu"
Mina tidak memperdulikan panggilan dari si Kenzo,dia terus saja berjalan.
"Hei!Gadis pendek ikutlah aku akan mengantarkan kamu pulang"
Jalanan sedikit tersendat karena jalan begitu macet yang mana Kenzo sangat susah untuk mengikuti Mina.Karena jalanan macet membuat Mina mempunyai kesempatan untuk pergi dari pengintaian Kenzo.Dia berlari agar Kenzo tidak mengikutinya,mobil Kenzo pun terjebak macet yang tidak bisa mengikuti Mina.
"Akhirnya aku bisa terbebas dari orang aneh itu!"
Mina menunggu taxi atau bis yang lewat untuk mengantarkan nya pulang.setengah jam lebih Kenzo baru bisa terhindar dari macet yang membuatnya kehilangan Mina.Akhirnya dia memutuskan untuk pulang terlebih dahulu,karena dia akan ke rumah Mina untuk menggagalkan acara Mina dan Galang.
Di dalam kamarnya dia mencoba mencari cara bagaimana untuk menggagalkan acara menonton Mina dan Galang tanpa harus Mina merasa jika di cemburu dengan Galang.
"Bagaimana caranya aku ini menjauhkan Galang dengan Mina tapi dengan cara elegan?"gumam nya
"Ken..."
Ibu nya masuk ke kamarnya,melihat Kenzo yang gusar di dalam kamar.
"Tidak Bu...Bu bagaimana caranya memisahkan kedekatan orang lain tapi dengan elegan?Agar si cewek tidak ke GR an Bu?"
"Hemmmm....kamu itu kenapa?Kamu cemburu yah?"
"Apa cemburu?Tentu saja tidak,masa aku cemburu dengan gadis pendek itu!"
"Siapa dia?"
"Apaan sih ibu?Aku hanya tidak ingin dia itu fokus dengan laki-laki itu,aku ingin dia lebih fokus dengan tugasnya"
"Ken...Ibu itu tahu kamu mempunyai perasaan padanya kan?"
"Tidak"
"Anak ibu sudah dewasa,apa dia cantik?"
"Dia sangat cantik Bu,dia baik,dia pintar dan juga sangat jago beladiri"
"Benarkah?Apa dia wanita yang mendampingi kamu di rumah sakit?"
Kenzo menganggu kan kepalanya,Ibunya tersenyum melihat putranya yang sedang jatuh cinta dengan seorang wanita tapi dengan jaim dia pura-pura tidak perduli.
"Kejar dia,jangan menyerah "
"Apa begitu Bu"
"Tentu,buat hatinya membuat jatuh hati juga sama kamu"
__ADS_1
Mendapatkan support dari sang Ibu,membuat Kenzo semakin semangat.Kenzo bersiap dan langsung pergi ke rumah Mina.
"Tok....tok...."
Rumah Mina sudah terlihat sepi,dia sudah terlambat karena Mina sudah pergi dengan Galang.Tiba-tiba pintu terbuka,Kenzo begitu terkejut karena Ibu Mina yang membukakan pintu.
"Pak Kenzo..."
"I-iya Bu,ibu sudah sembu?"
"Allhamdulilah sudah pak,berkat pak Kenzo saya sudah sembuh.Masuklah pak"
Kenzo di persilahkan masuk
"Semenjak saya sering terapi dan periksa akhirnya saya berjalan seperti semula, terima kasih ya pak,saya dan Mina sangat berhutang Budi pada Anda"
"Tentu saja tidak Bu,Mina sudah bekerja dengan ku.Jadi sebagai atasannya sudah kewajiban saya untuk membantu Asisten saya agar dia lebih fokus bekerja,tidak terbebani fikiran akan ibunya yang sedang sakit"
"Anda benar pak,karena saya Mina berkorban meninggalkan kuliahnya,bahkan dia rela siang dan malam bekerja untuk saya "
"Oh ya Bu,Apakah Mina ada?"
"Mina baru saja pergi,dia bilang dia akan pergi menonton denga Galang"
Kenzo baru mengingat tujuan nya untuk menggagalkan acara Mina dan Galang tetapi berhubung dia terlambat.Dia harus mencari cara untuk mengawasi Mina,tidak mungkin baginya jika dia mengikuti Mina sendiri.
Terbesit di fikiran nya untuk mengajak Ayumi untuk ikut menonton dengan nya.Dia segera pamit kepada Ibu Mina,untuk mengajak Ayumi pergi dengan nya.
"Bu,aku pamit dulu ya?Karena ada pekerjaan yang harus aku lakukan "
Di dalam mobil Kenzo menghubungi Ayumi untuk mengajak nya pergi menonton.Tanpa menolak Ayumi mengiyakan ajakan Kenzo.Kenzo menjemput Ayumi di apartemen nya mengingat rumah Ayumi sangat jauh jadi dia tinggal di sebuah apartemen.
Mereka pergi berdua ke sebuah bioskop,Kenzo pun tidak tahu film apa yang akan di tonton Mina.Bukanya fokus dengan Ayumi justru dia mencari Mina dan Galang, beruntung acara film belum mulai Kenzo melihat Galang yang sedang mengantri untuk membeli tiket dengan genre film horor.Sedangkan Mina sedang duduk menunggu sambil memainkan ponselnya.
Kenzo pun meminta Ayumi untuk duduk,dan dia ikut mengantri membeli tiket.Karena Antrian panjang,Galang sudah mendapatkan tiket sedangkan Kenzo masih mengantri dia pastinya akan kehilangan mereka karena antrian panjangnya untuk membeli tiket.
Mina dan Galang masuk terlebih dahulu,sedang kan Kenzo belum juga mendapatkan tiketnya.Akhirnya Kenzo melihat seseorang pasangan yang dengan senang sudah mendapatkan tiket,dia menghampiri nya.
"Maaf mas, bolehkah tiket Anda aku beli?"
"Apa?Tidak bisa,kamu antri saja sana!"
"Begini aku beli 2 tiket Anda ini dengan harga 10 kalo lipat,bagaimana?"
"Sayang,sudah berikan saja padanya lalu kita bisa shopping dengan uang itu"
"Baiklah,aku jual 10 kali lipat ya"
"Iya,tidak apa-apa karena aku tidak mau membuat gadisku yang disana menunggu lama"ucap Kenzo untuk mencari alasan
Kenzo membayar 10 kali lipat dari harga tiket normal,dia pun sudah mendapatkan tiketnya.Sebelum masuk karena tidak ingin ketahuan Mina jika dia mengikuti nya,Kenzo memakai topi hitam dengan menggunakan kacamata hitam.
"Ayo masuk"
"Kamu tidak salah Ken"
"Apa nya yang salah?"
"Kita mau masuk ke dalam bioskop,kamu memakai kacamata hitam topi"
"Oh...ini iya nanti aku lepas di dalam
"Oh...ya sudah lah"
__ADS_1
Ayumi merasa sangat bingung dengan tingkah aneh Kenzo.Mereka pun masuk dengan mata jelalatan Kenzo mencari dimana tempat duduk Mina,film pun hampir main jadi lampu bioskop sudah di padamkan jadi menurutnya aman untuk dia lepaskan kacamata hitamnya.Dia mencari keberadaan Mina dan Galang yang ternyata mereka duduk di tengah.
..."Bersambung"...