Mister Perfect My Only One

Mister Perfect My Only One
Bab 19


__ADS_3

Malam semakin larut,Ayah duduk di sofa ruang tamu sedang menunggu Devan pulang.Baru kali ini Devan pulang terlambat,Kenzo melihat raut wajah Ayahnya yang begitu marah.Jam menunjukan pukul 12 malam,Devan baru pulang.Tubuhnya gentoyoran dengan aroma yang sangat menyengat.Emosi Ayah pun memuncak melihat Devan pulang dengan keadaan mabuk.


"Selamat malam Ayah...Ibu..."


Ayah hendak memarahi Devan,akan tetapi Ibu melarang nya karena menurutnya percuma saja dia marah pada Devan yang keadaan nya sedang mabuk.Mereka membiarkan Devan masuk kedalam kamarnya.Malam ini Ayah tidak bisa tidur karena memikirkan perbuatan yang dilakukan oleh Devan yang sangat mencoreng martabat keluarga nya.


Keesokan Harinya


Hari mulai lagi mentari mulai menyinari,semua sudah bersiap untuk pergi ke kantor.Devan dengan pakaian yang berantakan keluar dari kamarnya sambil memegangi kepalanya yang terasa sakit.Dia masih belum begitu sadar karena efek minuman keras yang dia minum semalam.


" Kamu harus bertanggung jawab dengan anak yang di kandung Chatrine!!"ucap Ayah menatap sinis


"Aghhhhh...Ayah kenapa kamu tidak mempercayai ku,jika bukan aku yang menghamili nya?Mungkin laki-laki lain,dia itu memang wanita murahan"


"Jaga bicara mu Devan!! Chatrine bukanlah wanita murahan,dia tidak pernah menyerah kan segalanya untuk orang lain dengan mudah"


"Ah...kepalaku sangat sakit Ayah...aku tidak ingin membahas tentang wanita brengsek itu!"


"Keterlaluan kamu Devan!Kamu harus menikah dengan Chatrine atau kamu akan Ayah pecat dari perusahaan!!"


Mendengar ucapan Ayah,Devan hanya tersenyum tipis dan pergi keluar rumah.Tiba-tiba pagi ini Kakek datang ke rumah,dia meminta Ayah Kenzo untuk mendengar keputusan kapan Kenzo akan menempati posisi CEO itu.Karena dia menginginkan menggelar acara yang megah untuk penempatan jabatan CEO itu pada Kenzo.Ayah dan Ibu tidak memberitahukan masalah Devan karena mereka meyakini jika kakek akan menjadikan masalah Devan menjadi bahan hujatan.Karena menurutnya mereka berdua tidak menuruti perkataan kakek dahulu.


Di saat mereka sedang merencanakan pesta penobatan jabatan Kenzo, seseorang mengetuk pintu dengan keras.


"Tuan Andrean keluar!!Dimana Devan!!"


Mendengar seorang wanita menggedor pintu membuat semua di dalam rumah keluar.Terlihat seorang wanita paruh baya berada di depan teras rumah keluarga Kenzo.Kenzo melihat wanita itu adalah Ibu dari Chatrine.


"Maaf Nyonya Ada apa?Siapa Anda?"


"Dimana Devan,dia harus bertanggung pada Chatrine!"


"Tenang dulu Bu...Anda siapa?"


"Dia ibunya Chatrine,Ayah"


"Lebih baik kita masuk dan bicarakan di dalam saja Nyonya"


Ibu Chatrine akhirnya tenang dan masuk ke dalam rumah Tuan Andrean.Kakek sangat penasaran dengan apa yang terjadi,kenapa wanita itu menggedor-gedor pintu rumah putranya.


"Dimana Devan?"


"Dia baru saja pergi,mungkin dia akan kekantor "


"Aku mohon agar Devan masuk bertanggung jawab atas perbuatannya "


"Perbuatan apa?!" tanya Kakek dengan wajah penuh pertanyaan

__ADS_1


"Dia menghamili putriku,dia tidak mau bertanggung jawab! Dimana dia...dimana?!!"


"Andrean apa benar itu terjadi?"


Andrean tidak bisa memberikan jawaban,dia hanya bisa menundukkan kepala nya.


"Aku akan memastikan jika Devan akan bertanggung jawab pada Chatrinen"ucap Kakek


"Aku mohon Tuan,bagaimana nasib anak ku jika dia hamil tanpa seorang suami?"


Kakek begitu marah mendengar Devan sangat mencoreng nama baik keluarga mereka.


"Kamu lihat kelakuan anak pungut kamu itu?Dia sungguh memalukan!!Aku sudah memperingatkan jika anak pungut itu hanya pembawa sial dan mencoreng nama baik keluarga kita!!"


"Maafkan aku Ayah"


"Aku minta kepada kalian agar Devan menikahi Chatrine setelah acara penjabatan Kenzo!Aku tidak mau tahu jika dia tidak menikahi Chatrine usir dia dari keluarga kita!!"


Kakek pergi dari rumah dengan rasa penuh emosi,Kenzo mencoba mengejar Kakek mencoba untuk menenangkan nya.Andrean mencoba mencari Devan di kantor.Devan berada di ruangan nya bersama sekertaris nya,Ayahnya mencium gelagat yang tidak biasa antara Devan dengan sekertaris nya.


"Bisa Anda meninggal kan kami!"


Mereka terkejut karena Ayahnya masuk ke ruangan Devan tanpa sepengetahuan nya,Sekertaris keluar dari ruangan Devan.


"Kamu harus menikahi Chatrine!!"


"Kamu menghamili nya dan kamu juga bilang tidak mencintai nya?Kamu memang benar-benar keterlaluan Dev!Ayah minta kamu menikahi Chatrine atau Ayah akan mengembalikan kamu ke tempat dimana kami mengambil mu!"


"Jadi Ayah mengancamku?!"


"Perbuatan mu sangat mencoreng keluarga besar kita,jadi Ayah akan mengambil tindakan tegas kepada kamu"


"Baik,aku akan menikahi Chatrine! Apa Ayah puas!! Sekarang Ayah keluar dari ruangan ku!"


Devan membuang barang-barang yang ada dimeja nya dia begitu marah karena baru pertama kali Ayah nya sangat marah padanya.Dia menghubungi seseorang.


Acara peresmian penjabatan Kenzo sebagai CEO sebentar lagi akan di selenggarakan.Semua berfokus untuk acara tersebut,segala serangkaian untuk acara di tata sedemikian rupa.


Jam kantor telah usai,hari mulai sore Kenzo menghampiri Mina di cleaning room dia ingin mengajak Mina.


"Mina ikutlah dengan ku?"


"Kemana pak?"


"Sudah ikut saja"


"Aku tidak mau!Bukan kah tugasku telah usai?Kenapa aku harus menuruti Anda?!"

__ADS_1


"Dasar gadis keras kepala ini!!Aku akan bayar kamu jadi ikutlah dengan ku"


Akhirnya Mina menuruti kemauan Kenzo untuk ikut bersamanya.


"Sebenarnya Anda mau mengajak ku kemana?"


"Sudah tidak usah banyak tanya"


Kenzo mengendarai mobilnya ,di spion mobil Mina memperhatikan ada sebuah mobil yang sedari mereka keluar dari kantor mengikuti mobil Kenzo.


"Pak seperti nya mobil merah di belakang mengikuti kita?"


"Mungkin itu perasaan kamu saja"


"Tidak,bagaimana jika kita coba lewat jalan itu jika mereka tidak mengikuti kita pasti mereka juga tidak akan lewat jalan itu"


Mereka mencoba memastikan jika mobil merah di belakang mereka tidak mengikuti.Mereka mencari arah yang lain,akan tetapi mobil merah tersebut benar mengikuti mobil Kenzo.Kenzo mencoba untuk mengendarai mobil nya lebih cepat,mobil merah tersebut pun juga berjalan lebih cepat.


Mereka menyadari jika Kenzo sudah mengetahui jika dia di ikuti.Mereka semakin menampakkan jika mereka memang mengejar mobil Kenzo.Hingga Kenzo melewati jalanan yang sepi,Mobil merah tersebut berhasil berhenti di depan mobil Kenzo yang membuat Kenzo harus menghentikan mobilnya dengan mendadak.


Segerombolan orang keluar dari mobil mendekati mobil Kenzo.Kenzo mengunci pintu mobilnya agar mereka tidak bisa masuk ke dalam.Kenzo dan Mina sangat panik,mereka mencoba membuka pintu mobil tetapi karena pintu mobil terkunci mereka mencoba memecahkan kaca mobil hingga kaca pun pecah.


Mina keluar untuk mengalihkan perhatian mereka,para penjahat menghampiri Mina tetapi Mina melawan para penjahat tersebut.Salah satu dari penjahat tersebut menangkap Kenzo yang hendak membantu Mina meski dia tidak bisa berkelahi.Perhatian Mina tidak fokus karena Kenzo di tangkap dari salah satu penjahat tersebut.


Tendangan mendarat di punggung Mina yang membuat nya jatuh tersungkur,tetapi Mina tidak menyerah untuk menyelamatkan Kenzo.Sebuah pisau belati di keluarkan dari jaketnya dari penjahat yang menangkap Kenzo.Dia menusukan belati tersebut di perut Kenzo,yang membuat Mina semakin kuat untuk melawan mereka.


Para penjahat yang melawan Mina dapat dikalahkan,dia langsung melempar tas nya tepat terkena kepala penjahat yang menusuk Kenzo.Dia baru melakukan satu tusukan,yang berhasil Mina gagalkan untuk melakukan tusukan ke dua.Mina menghajar penjahat tersebut,untung ada sebuah mobil yang melintas yang berhenti hendak menolong Kenzo dan Mina.


Para penjahat pun kabur melarikan diri,tubuh Kenzo berlumuran dengan darah yang mengucur di perutnya.Mina langsung menyangga tubuh Kenzo yang hampir jatuh tergeletak,sambil memegangi luka tusuk Kenzo dengan darah yang mengucur deras.Mina menangis meminta tolong kepada pengendara mobil yang akan menolong mereka untuk membantu nya mengangkat tubuh Kenzo masuk kedalam mobil karena tidak memungkinkan dia menghubungi Ambulan.


Darah nya yang mengucur membuat tubuhnya melemaas dan wajahnya menjadi pucat.Mina mengendarai mobil dengan kencang membawa Kenzo menuju Rumah Sakit,mereka mencari Rumah Sakit terdekat untuk memberikan pertolongan pertama.Sepanjang jalan Mina menangis melihat kondisi Kenzo yang begitu,dia begitu panik karena tidak bisa berbuat apa pun.


"Sudah hentikan air mata kamu!" ucap Kenzo untuk menenangkan Mina


"Kamu harus kuat...aku akan segera menemukan Rumah Sakit"


"Apa kamu fikir aku akan mati?"


"Hentikan!!Kamu tidak akan mati!Aku tidak akan membiarkan kamu mati!"


"Memang nya kenapa jika aku mati?Apa kamu akan merindukan aku?"


"Tentu!!Ma-maksud ku pasti Ayah dan Ibu akan merindukan mu!"


Kenzo hanya tersenyum,Dia melihat jari tangan Mina luka-luka karena habis menghajar para penjahat tersebut.Dia merasa tidak berguna karena bukan nya dia melindungi seorang wanita,justru Mina lah yang menyelamatkan nya.


..."Bersambung"...

__ADS_1


__ADS_2