
Dengan buru-buru Galang mengantarkan Mina menuju ke acara pesta,meski hanya menggunakan sepeda motor.Acara pembukaan sudah di mulai,mereka telah sampai di depan Gedung.
"Galang terimakasih ya"
"Mina tunggu"
"Ya"
"Anak manja Master sekarang sudah dewasa,aku baru menyadari nya"
"Hemmmm...ya sudah pulang lah... sekali lagi terimakasih..."
Mina berlari untuk masuk kedalam gedung,karena dia menggunakan Hells membuat nya sangat sulit untuk berlari.Acara pun dimulai,sorak dan tepuk tangan terdengar meriah.Bukan nya bahagia Kenzo seakan sedang menunggu seseorang yang dia nantikan.
Para tamu undangan memberikan ucapan selamat pada Kenzo,jabatan CEO sekarang diberikan kepada nya.
"Selamat Ken"ucap Ayumi
"Terimakasih Ayumi"
"Maaf ayahku tidak bisa hadir,karena kondisi badannya sedang tidak enak"
"Tidak apa-apa.Dengan hadirnya kamu itu sebuah kehormatan buat ku"
Dengan wajah masam nya Devan terlihat tidak bahagia dengan acara tersebut.Apa lagi saat para dewan direksi memberikan ucapan Selamat pada Kenzo yang membuatnya semakin memanas.Dia pergi ke mobilnya untuk mengambil minuman keras.Kegagalan nya mendapatkan posisi CEO membuatnya semakin marah dan benci kepada Kenzo.Dia meminum banyak Alcohol yang membuat nya kehilangan kesadaran.
Dengan penuh amarah dan keadaan yang sudah begitu mabuk membuat Devan ingin mengacaukan acara Kenzo.Dia kembali masuk ke acara pesta dengan jalan yang sempoyongan dan membawa botol anggur di tangan nya.Devan menghampiri Kenzo yang sedang menyambut para tamu undangan.
"Hei!!Anak tidak berguna!!" ucap Devan menarik punggung Kenzo
"Dev...ada apa?"
"Aku sangat membenci kamu!!Aku ingin sekali membunuh kamu!"
"Dev...kamu mabuk?!"
"Aku ingin sekali membunuh kamu!!Jika dulu kamu tidak pernah hadir di kehidupan Ayah dan Ibu pasti akan lebih menyayangi ku dari pada kamu!"
"Dev... hentikan!!"
Semua para tamu tertuju pada keributan yang dibuat Devan,Ayah,Ibu dan Kakek terkejut atas pernyataan Devan yang membenci Kenzo.
"Dasar kamu anak tidak tahu diri!!Sudah di asuh oleh Putra ku,dan kamu ingin menghancurkan cucuku!!"
"Kakek tua ini juga,karena kakek tua ini Ayah berubah pikiran untuk memberikan posisi CEO padaku!!Kalian pantas pergi ke neraka!!"
"Keterlaluan "ucap Kakek sambil memegang dadanya
Kakek mengidap jantung, kelakuan Devan membuat amarah kakek begitu meledak sampai dadanya terasa sakit dan sesak.Devan mengambil pisau daging yang berada di meja,dan mengacungkan ke arah Kenzo yang berada tepat di depan nya.Mina menyingkapkan gaun, melepaskam sepatu nya berlari dengan menendangkan kaki nya ke arah tangan Devan sehingga pisau ditangan Devan terlontar.Tak sampai di situ dengan botol Minuman yang di tangan kirinya Devan hendak memukul Kenzo,dengan sigap Mina membanting tubuh Devan ke lantai.
Brakkkkkkk
Suara yang amat keras membuat semua orang tercengang melihat Mina yang membanting Devan.Devan pingsan tak sadarkan diri.
"Wah hebat sekali gadis mungil ini"ucap kakek
__ADS_1
Kenzo tidak menyangka jika Mina sedari tadi datang di acara pestanya.Semua tamu bertepuk tangan melihat Mina melumpuhkan Devan
"Apa Anda baik saja?"
"bagaimana dengan kamu?"
"Tidak usah khawatir kan aku"
"Ah... Selamat menikmati kembali acaranya , mohon maaf atas keributan ini"
Acara pesta pun dilanjutkan kembali,Kenzo menarik tangan Mina menuju balkon gedung.
"Aku fikir kamu tidak akan datang?Aku juga berfikir Galang lebih penting daripada aku?"
"Aku berubah fikiran,aku adalah asisten mu akan tidak etis jika seorang asisten tidak selalu disamping bos nya.Lagi pula aku juga sedang membutuhkan uang"
" Issss.... apa dipikiran kamu hanya ada uang?"
"Tentu, memang nya apa lagi? Tidak ada alasan penting bagiku selain uang"
"Ya sudah,aku akan bayar kamu!Satu lagi kamu harus selalu ada disamping ku!"
"Ken...."
"Ayo cepat keluar dari sini"
"Kalian sedang apa disini?"tanya Ayumi
"Tidak kami hanya sedang membicarakan sesuatu yang penting"
"Ken,mau kah kamu ikut dengan ku?"
"Kemana?"
"Ikut lah dengan ku, sebentar "
Ayumi menggandeng Kenzo keluar gedung, untuk duduk di taman dekat gedung.
"Ken, sebenarnya ada yang ingin aku sampaikan ke kamu"
"Apa yang sebenarnya ingin kamu sampaikan,Yum? Sampaikan saja"
"Sebenarnya....aku...aku sangat menyukai kamu Ken,aku tahu mungkin kamu berfikiran aku wanita gila yang berani mengungkapkan perasaan tetapi aku benar-benar menyukai kamu Ken.Bagaimana perasaan kamu kepadaku Ken?"
"Eh... sebenarnya aku juga menyukai kamu,tapi aku juga bingung apa ini perasaan suka atau sebagai teman.Tapi bolehkah aku memikirkan nya dulu?"
"Iya aku tahu,aku juga tidak ingin kamu terburu-buru dengan keputusan kamu.Aku akan menunggu hingga kamu memberikan jawaban untuk ku"
Mereka pun melanjutkan acara pesta hingga larut malam.Semua tamu undangan pun berpamitan untuk pulang.
"Ken,kamu bisakan antarkan Nona Ayumi pulang?"
"Oh...aku harus...."
"Ken..."
__ADS_1
"Baik Ayah,Mina kamu juga sekalian saja dengan kami,agar kamu juga aku antarkan pulang"
"Tidak usah pak,biar saya pulang sendiri saja"
"Benar kata Kenzo,ini sudah larut malam tidak baik juga Nona Mina pulang sendirian.Ikutlah dengan mereka"
Akhirnya Mina mau dia antarkan pulang bersama Kenzo dan Ayumi.Kenzo membukakan pintu mobilnya yang sebenarnya untuk Mina,akan tetapi Mina memilih duduk di belakang.Sedangkan yang duduk di samping Kenzo adalah Ayumi.Dengan senyum manis nya Ayumi berterima kasih.
Di dalam mobil Mina sibuk dengan ponselnya di belakang,dari kaca spion tengah Kenzo mengamati Mina.Semakin malam udara semakin dingin yang membuat Mina bersin-bersin apalagi gaun yang Mina kenakan sedikit terbuka.Kenzo yang sedang menyetir melihat Mina yang sedari tadi bersin membuatnya melepaskan jas nya,dan memberikan nya kepada Mina.
"Pakai ini"
"Tidak usah pak,tidak apa.Aku baik-baik saja.Lebih baik jas Anda di berikan pada Nona Ayumi"
Ayumi dari tadi memperhatikan Kenzo seakan tidak tenang dengan Mina yang dari tadi bersin.Ayumi merasa Kenzo sangat khawatir dengan keadaan Mina.
"Benar kata Kenzo,kamu yang lebih membutuhkan nya Mina"
"Tidak usah,aku baik-baik saja"
"Kenapa sih kamu jadi cewek itu sangat susah di kasih tahu!!Dengar jika kamu sakit,kamu fikir aku tidak khawatir?!"
"Apa,Ken?"ucap Ayumi
"Ma-maksud ku aku akan khawatir karena dia itu asisten ku,bagaimana jika tidak ada dia?Siapa yang akan melindungi ku dari penjahat?He...he...iya begitu"
"Dasar bos gila!"ucap Mina sambil merebahkan tubuhnya di tempat duduk belakang
Kenzo mengantarkan Ayumi terlebih dahulu ke Apartemen nya.Kenzo meminta Mina untu berpindah tempat duduk di samping nya.
"Hei, asisten ku cepat pindah ke depan!"
"Tidak aku disini saja"
"Kamu mau orang melihatku sebagai supir kamu?! Cepat pindah ke depan!"
Dengan wajah lelah Mina berpindah tempat duduk disamping Kenzo.Mina lupa untuk memakai safety beltnya,wajah Kenzo mendekati Mina yang sedang duduk.
"Anda mau apa?Jangan berani-beraninya Anda kurang ajar padaku ya pak?Apa mau aku pukul seperti Pak Devan?"
"Dasar pikiranmu sangat kotor!!Aku mau memakai kan safety belt mu!"
"Oh.... ma-maaf "
Kenzo melajukan mobilnya untuk mengantarkan Mina.
"Terimakasih karena kamu menyelamatkan ku"
"I-iya bukankah itu sudah tugasku.Besok ada latihan,Apa Anda bisa datang?"
"Tentu saja aku akan datang"
Mereka saling salah tingkah satu sama lain.
..."Bersambung"...
__ADS_1