
1983.
Pagi itu! di sebuah rumah yang sederhana terdengar tangisan seorang gadis muda.
"Bu, aku nggak mau dijodohkan!"teriak Vinda saat mendengar kalau ibunya akan menjodohkan dengan Hamdi pria yang tidak dikenalnya.
Gadis itu tidak bisa menerima perjodohan, dengan Hamdi. Kerena ia sama sekali tidak mengenal laki laki itu, berhubungan pun sama sekali tidak pernah. Vinda sangat shock mendengar rencana ini ibunya sendiri.
Vinda sempat kabur tapi ditemukan di rumah temannya. Ia memprotes tindak tanduk ibunya yang tidak pernah memikirkan hatinya, ia juga belum pernah bertemu sama sekali sama laki laki yang bakal jadi suaminya.
Risnawati sebagai sahabatnya sangat iba sekali mendengar perjodohan yang akan terjadi pada sahabatnya.
"Kamu sabar saja ya Vin, mungkin ini yang terbaik bagimu." ujar Risnawati merangkul tubuh Vinda yang hanya diam saja.
Vinda hanya diam saja. Ia sangat shock sekali kerena ibunya menjodohkan tidak pernah bilang sama sekali. Ujung ujungnya bilang sekaligus otomatis dirinya menolak keinginan ibunya.
Ia hanya bisa memeluk tubuh Vinda memberikan kehangatan. Risnawati hanya bisa mendengarkan curahan hati Vinda, ia merasakan apa yang dirasakan oleh Vinda.
Mungkin kalau dirinya berada diposisi Vinda, ia juga akan melakukan apa yang dilakukan oleh Vinda. Siapa sih orang yang mau dijodohkan, tanpa melihat wajah calonnya, tanpa perkenalan dulu?
Jadi pantas kalau Vinda kabur ke rumahnya. Menurut Risnawati pada Vinda, kalau orang tua Vinda sangat egois, apa yang dikatakan sahabatnya, Vinda mengakui. Ya ibunya sangat egois lebih mementingkan urusan pribadi tanpa melihat hatinya.
tanpa memikirkan kebahagiaan anaknya. Vinda membenarkan apa yang dikatakan oleh Risnawati.
Mau tidak mau akhirnya Vinda menikah dengan Hamdi, disaksikan oleh Risnawati sahabatnya.
Tanpa mereka sadari, ada seorang wanita yang merasa terluka oleh pernikahan Hamdi dan Vinda. Wanita itu tidak bisa berbuat apa apa ketika mendengar laki laki yang disayangi telah menikah dengan wanita yang dijodohkan orang tuanya.
Apalagi wanita itu mengendong seorang bayi yang masih merah. Setelah resepsi pernikahan Hamdi membawa Vinda kesebuah villa di puncak.
Hamdi sangat bahagia bisa menikahi gadis impiannya. Tapi buat Vinda ini adalah neraka yang dibuat ibunya sendiri.
Hamdi begitu baik, perhatian sama Vinda. wanita itu merasakan kasih sayang dari Hamdi, tapi hatinya menolak sangat menolak untuk menerima Hamdi menjadi suaminya.
Akhirnya tragedi itu terjadi.
Vinda yang sudah menikah bertemu dengan Iskandar, mereka sering jalan berdua, bercanda, tertawa.
Vinda merasa nyaman didekat Iskandar yang penuh kehangatan. Iskandar bukannya tidak tahu kalau wanita itu sudah menikah, ia sangat tahu kalau Vinda adalah istri orang lain. Tapi bagaimana pun hatinya tidak bisa dibohongi, ia juga suka sama Vinda yang menurutnya manis dan baik hati, tulus.
__ADS_1
Tapi perasan itu Iskandar pendam dalam dalam. Ia hanya dengan senang hati menemani kemana Vinda pergi itu saja kerena itu yang membuat dirinya bahagia biarpun tidak menikahinya.
tapi hati Iskandar, ia merasa nyaman jalan bareng sama Vinda. Jadi mereka sering menghabiskan waktu bersama.
Lama kelamaan Hamdi tahu kalau istrinya kenal dekat dengan Iskandar seorang laki laki pemilik hotel di puncak. Hamdi marah, cemburu pada Iskandar.
Hamdi tidak bisa menerimanya, pertengkaran pun terjadi sangat hebat. saat itulah Vinda menggugat cerai dan ia mau menikah dengan Iskandar.
tapi Tuhan berkehendak lain. Vinda hamil. Hamdi tidak mengakui. Vinda tidak bisa berbuat apa apa.
Wanita itu tidak memaksa Hamdi, untuk mengakuinya Apalagi Hamdi menuduh kalau kehamilannya Vinda perbuatan Iskandar, dan Hamdi meminta bukti saat kelahiran bayi itu. Vinda hanya bisa menangis saat laki laki itu menolak kehamilannya.
Iskandar akhirnya memberikan bogem di wajah Hamdi. Mereka bertengkar hebat.
Untung Risnawati dan Vinda tahu mereka langsung memisahkan keduanya.
Akhirnya Vinda dan Iskandar kabur ke Tangerang dan melahirkan bayi perempuan. Renata nama bayi mungil itu.
Orang tua Vinda langsung mencari putrinya dan menanyakan keberadaan Vinda.
Hamdi tidak bisa berkutik, ia tidak tahu keberadaan Vinda.
Pasti orang tua Vinda akan membunuhnya.
Tapi, tanpa sepengetahuan orang tua Vinda Hamdi sendiri telah melangsungkan pernikahan dengan gadis lain.
Ya, sebelum menikah dengan Vinda, Hamdi pun pernah menikah dengan seorang wanita yang kini wanita itu meninggalkan Hamdi bersama bayi merah bernama Rey.
Wanita itu datang bersama bayi merah dan menyimpan di depan villa yang ditempati Hamdi. Risnawati yang menemukan bayi itu, dan menemukan sepucuk surat yang isinya mengatakan kalau bayi itu adalah anak kandung Hamdi.
Hamdi yang tahu itu hanya bisa mendesah melihat bayi mungil di dalam gendongan Risnawati.
Hamdi mengira itu anak Vinda. Tapi melihat tulisan tangan itu,
Hamdi tahu kalau wanita itu yang pernah ia nikahi di puncak. Hamdi akhirnya mau mengurus Rey..
Risnawati yang tahu itu langsung mengurus bayi Rey seperti ia mengurus anaknya sendiri.
Sejak itu Hamdi berterimakasih pada Risnawati, lama kelamaan ia mengajak Risnawati menikah dan membesarkan Rey bersama.
__ADS_1
Biarpun satu tahun Risna dan Hamdi menikah, tapi Tuhan belum memberikan keturunan saja, setelah diperiksa Risnawati mandul.
Awalnya Risnawati minta cerai, tapi Hamdi yang mempertahankan Risnawati, kerena wanita itu mau mengurus Rey sebelum mereka menikah.
Sedangkan Renata oleh Hamdi tidak diakui sama sekali dan Hamdi menolak Renata.
Tapi Vinda berhasil membuktikan tes DNA milik Renata, Renata anak kandung Hamdi. Iskandar yang melihatnya terenyuh sekali.
Vinda memberikan tes DNA pada Hamdi bukannya ia ingin kembali ke Hamdi tapi ia ingin membuktikan kalau dirinya biarpun tidak mencintai Hamdi,
Vinda tidak pernah mengkhianati cinta Hamdi. hasil tes DNA itu membuktikan 100%kalau Renata anak kandung Hamdi.
Setelah Risnawati tahu kalau Renata putri Hamdi, ia ingn menceritakan kalau Hamdi bukan hanya Renata saja anaknya.
Tapi Hamdi mengancam Risnawati untuk tidak
menceritakan Rey pada Vinda. Risnawati tahu maksud suaminya dan ia tidak ingin itu terjadi.
Akhirnya setelah Renata umur 4 bulan Iskandar memberanikan diri untuk menikahi Vinda.
Awalnya Vinda menolak Iskandar kerena dengan alasan ia bukan wanita yang pantas untuk menjadi pendamping Iskandar.
Tapi, Iskandar membujuk Vinda dan sabar menunggu keputusan Vinda.
Keluarga Vinda bersyukur pada Iskandar mau jadi ayah Renata,
biarpun ayah biologisnya menolak tapi Renata mendapat curahan kasih sayang dari Iskandar.
Vinda sama sekali tidak bersedih kalau Hamdi tidak kembali padanya, tapi Vinda merasa kecewa sama Hamdi kerena ia tidak mau mengakui anak dari Vinda.
Vinda tidak mempermasalahkan itu. Dan Vinda masih berhubungan dengan Risnawati.
Disisi lain Risnawati tidak menceritakan kalau Rey dan Renata satu bapak, beda ibu.
Ibu Rey membayangkan kalau saja Vinda tahu rencana suaminya pasti akan mengutuk ayah biologis Renata.
sudah tidak mengurus, memberi nafkah tiba tiba akan membunuh anak kandungnya sendiri.
Beberapa kali ibu Rey menarik nafas, dan membuang nafas yang menyesakkan hatinya. tiba tiba pikiran wanita itu terseret beberapa yang lalu.
__ADS_1
semuanya berubah ketika pernikahan yang bahagia harus hancur akibat ketidakpercayaan sang suami dan istri yang jadi korban adalah anak kandung sendiri.*