
Siluman panda.
Menahan marah dan geram seketika juga, saat malam ritual pemanggilan roh Renata yang seharusnya mulus malah menjadi bumerang pada dirinya.
Saat pemanggilan itu berlangsung. Tiba tiba, sebuah ledakan kecil terdengar.
Ledakan kecil berasal dari pembakaran dupa
Alat alat ritual itu harus rusak dan terpecah belah seperti ada yang sengaja merusak.
Semua orang, yang ada ditempat itu. hanya bisa menatap wajah masing masing.
ada gemuruh dalam dada.
Siluman panda hanya bisa melihat itu semuanya.
Wajahnya geram seketika.
Semua yang ada di sana syok melihat itu semuanya..
mereka tidak pernah menyangka, ritual yang dinanti akan berakhir begitu saja.
ritual itu! seharusnya sukses. Kalau sukses itu akan mereka rayakan. semeriah mungkin.
Ada *******. Kekecewaan terlihat begitu kentara di wajah para siluman panda.
Wajah wajah itu menggambarkan keanehan. Kerena baru ini ritual harus gagal.
Akhirnya.
Diulang kembali. Tapi, semuanya berantakan seketika juga.
Siluman panda geram seketika juga.
Dua kali ritual itu dilakukan, dua kali juga gagal. Dan yang kedua kali inilah, semuanya seperti disapu angin yang maha dahsyat.
Wajah wajah, disana begitu panik. Saat beberapa menit berlalu, tiba tiba banyak burung burung yang mati di tempat itu berjatuhan layaknya di curahkan di atas langit.
Hujan burung dan darah bergantian. Awalnya hujan darah terjadi, saat ritual yang kedua kali. Darah darah itu.membanjiri tempat itu!
Sedangkan! Hujan burung saat ritual pertama gagal.
Darah darah burung banyak tercecer. Siluman panda benar benar geram saat tahu itu semuanya.
Panik! Otomatis panik. Siluman panda harus, menghindari dari mayat mayat burung dan darah yang berhamburan.
Semua yang ada disana juga begitu.
mayat burung begitu, banyak sampai para siluman kewalahan untuk menghindarinya.
Akhirnya mereka langsung ke gubug, untuk mengindari kemungkinan yang terjadi.
Siluman panda, merasa heran. Kerena misi ini baru kali ini seperti ini.
Ia tidak habis pikir, kenapa saat ritual itu harus burung dan darah burung yang berserakan?
Saat penjemputan roh seperti ada orang menghalangi.
mantra dan jampi siluman panda seperti terhalang tembok yang tinggi dan tidak bisa menyentuh Renata.
Biarpun itu rambutnya.
Entah apa sebabnya. Keadaan gubuk itu kacau balau seperti dihancurkan oleh seseorang.
Malam purnama muncul sempurna, membuat wajah bumi yang indah tersenyum.
Tapi tidak demikian, dengan sekelompok siluman panda.
wajah wajah menyiratkan keanehan yang luar biasa.
Apalagi mayat mayat burung, seperti di sembelih saja. banyak, mungkin ribuan yang jatuh..
Begitupun. Dengan darah burung, yang seperti hujan.
turun begitu deras, tetesan darah ibarat hujan yang turun ke bumi.
Ada salah seorang siluman..Meminta pada ketua untuk melaksanakan ritual ini, kembali. Tapi, sang ketua hanya menggelengkan saja.
Siluman Panda, telah angkat tangan. Kerena ketua siluaman, tahu kalau ritual ini dilakukan lagi. akan membawa kepada kejadian yang akan terjadi.
__ADS_1
peristiwa ini itu akan terulang lagi. Malah lebih dahsyat lagi.
Jadi, ketua hanya bisa mengangkat tangan. Tanda ketidak kesanggupan. Untuk, mengulang ritual lagi.
Lebih baik, ritual itu di undurkan. kalau diteruskan bukan Renata yang hancur tapi siluaman panda juga hancur berantakan.
Tapi wajah Pak Hamdi disana juga merasa tertipu oleh siluman panda.
Ia awalnya ingin mengebrak siluman panda. Kerena ritual ini gagal, kerena kecerobohan siluaman panda.
Tapi, saat ia tahu masalah ke kegagalan ia hanya terpekur saja.
Ia benar benar merasa disepelekan oleh siluman itu.
Tapi, dilihat kembali..Bukan dirinya yang kecewa tapi siluaman panda juga kecewa kerena ritual gagal.
Kenapa tidak, Minggu Minggu sebelumnya siluman panda merasa kan kalau ritual ini akan sukses dan gemilang tanpa halangan, tapi kenyataan yang ada malah dua kali gagal.
Tadinya pak Hamdi ingin melakukan ritual yang ketiga kalinya, tapi siluman panda menolak. kerena itu akan membuat kegagalan yang ketiga.
Dan kegagalan ketiga akan lebih parah lagi. Ya malam ini adalah penjemputan roh Renata untuk bertemu pertama kali dengan Rey.
Saat bertemu nanti. Renata dan Rey akan mengikat keduanya, untuk dijadikan ritual persembahan kesucian Renata.
Disaksikan oleh seluruh siluman panda.
Termasuk keluarga Rey. Siluman panda dan pak Hamdi, hanya bisa diam di halaman dimana akan dilakukan ritual.
Mereka hanya diam membisu.
Angin malam yang dingin tidak dihiraukan oleh sekelompok siluman yang berada disana.
Mereka memikirkan bagaiman caranya melakukan ritual tanpa kegagalan lagi.
"Ada sesuatu yang menghalanginya?" kata pak Hamdi saat melihat ketua siluman.
Tidak meneruskan ritual itu..
"ya, apa kamu atau anakmu yang membocorkan malam ritual itu!"
suara gelegar siluman panda menatap tajam wajah Hamdi dengan geramnya.
siluman panda merasa ada orang yang membocorkan kelemahan tanpa mereka ketahui sama sekali.
Dan saat itu tahu ritual siluman panda, mereka akan mengorbankan mereka pada orang yang di korbankan oleh siluman panda.
Maka, saat ritual itu gagal.
siluman panda mengira, ada orang yang rela berkorban, demi Renata atau juga Rey.
Kebanyakan. pengikut siluman panda lah, yang menggagalkan.
Itu orang orang yang selamat dari perjanjian panda.
Mereka, pernah menjadi pengikut siluman panda. Tapi, saat ada perjanjian pernikahan se darah, mereka malah membatalkan perjanjian.
Maka, siluman panda marah. Saat ritual untuk Rey gagal. Kerena takut ritual itu, akan di bocorkan oleh pengikut yang ingkar.
Siluman panda tidak tahu. Kalau dalam ritual itu harus salah satu atau keduanya memiliki memory yang utuh.
Sedangkan. Renata, tidak memiliki memory utuh. Begitu juga Rey.
Rey, merasa dirinya bukan hantu. ia masih merasakan seperti manusia.
Biarpun, ia harus mempunyai kebiasaan yang beda dengan yang dulu.
Rey masih merasa, ia adalah manusia utuh dan mencintai Renata.
sedangkan, Renata seperti orang yang bigung.
Kerena tidak bisa mengungkapkan apa yang terjadi.
Renata, tidak bisa menceritakan kejadian kecelakaan. Kerena sebagian ingatannya telah hilang.
"Tidak, bukan kami. Kami hanya berharap ritual ini lancar,"
ungkap pak Hamdi ketakutan.
Apa yang dikatakan pak Hamdi memang benar adanya.
__ADS_1
Ia tidak mungkin menceritakan apa yang akan dicapainya. Ia tidak akan menceritakan ritual sama orang lain.
"Lalu siapa?" suara siluman itu marah.
Matanya memandang ke arah beberapa siluman dan pak Hamdi dan keluarganya.
Rey juga hanya diam. cowok manis tidak ingin mencari tahu, ia hanya ingin ritual itu di rayakan apapun yang terjadi.
Rey berdiri dan meninggalkan tempat itu, pak Hamdi langsung mengejarnya.
Tapi di larang oleh sang ketua siluman panda. Akhirnya pak Hamdi hanya diam saja. Ibu Risnawati lah yang beranjak mengikuti Rey di belakang.
Ditatap oleh tatapan siluman panda yang melihat dari jarak jauh..
"Renata! kenapa kau tinggalkan aku?"
teriak Rey suaranya menggema di hutan kecil itu.
Para binatang kecil terkejut mendengar teriakan Rey yang melengking dan menakutkan.
Rey memukul mukul kayu dengan tangannya.
"Renata, seharusnya ritual ini berhasil dan kau selalu bersama aku!"
suara Rey terdengar menyayat hati.
Ibu Risnawati langsung menghampiri anaknya. Ia memeluk tubuh anaknya dengan erat.
Rey menangis di pelukan mamahnya. Risnawati hanya diam saat Rey
menangis.
Mereka duduk berdua di hamparan rumput yang tinggi dan tidak terurus.
Cahaya Dewi malam terlihat malu malu kucing, mengintip di balik awan malam hari. Pak Hamdi hanya bisa memandang tubuh keduanya dengan perasaan teriris iris.
Melihat Rey yang seharusnya bahagia kini harus terpuruk atas kegagalan ritual itu.
"Kita akan lakukan ini lagi Minggu depan,"suara ketua siluman menggema terdengar oleh Rey dan seluruh pemukiman itu..
"Sampai kapan? Terus kalau gagal lagi? Aku ingin Renata?"
tangis Rey tidak terbendung.
Siluman panda mendekati Rey, ia langsung memeluk tubuh Rey dengan cintanya..
Ya, sejak Rey berada di pemukiman, siluman panda telah menganggap anaknya.
Dan ia akan janji akan memberikan hidupnya untuk Rey seorang.
Rey masih menangis di pelukan panda.
"Aku janji akan mengusahakan kamu Rey. ritual ini harus sempurna,
kerena kalau ini gagal berarti aku harus kehilangan kamu untuk selamanya.
Dan itu yang aku tidak inginkan Rey.
aku terlalu sayang untuk kehilangan kamu,"
suara lembut siluman panda masih mengelus kepala Rey.
"Benarkah?" ucap Rey gembira.
Siluman panda mengangguk seketika juga.
Rey bahagia. Melihat kesanggupan siluman panda, untuk menjalankan ritual itu. Kembali di Minggu depan, setelah ritual ini gagal sendiri.
Dan ia akan mencari tahu semuanya,
kalau misal ini gagal lagi ada solusi tepat untuk Rey bertemu dengan Rey.
Akhirnya Rey diajak ke suatu tempat oleh siluman panda.
pak Hamdi dan ibu Risnawati hanya diam saja, melihat kepergian anaknya dengan siluman panda.
Memang akhir akhir ini Rey lebih memilih siluman panda untuk mencurahkan kesahnya.
Apalagi kalau mengangkut tentang Renata.
__ADS_1
Rey juga telah diberi ilmu untuk memikat gadis.
gadis yang pikatnya adalah Renata tidak ada gadis lain dalam hidup Rey yaitu Renata.*