Misteri Pernikahan Remaja

Misteri Pernikahan Remaja
Awal yang baik 1


__ADS_3

Sekarang, di dasar hatinya. Ia menyesal telah bertindak gegabah.


menceraikan Vinda. Saat Vinda hamil, kalau saja waktu bisa diulang lagi mungkin ia memilih Vinda menjadi istrinya.


Tapi, waktu tidak bisa diubah. waktu berjalan sesuai perintah Tuhan.


hanya penyesalan yang ada di hatinya kini, penyesalan yang tidak pernah bisa kembali lagi.


Pak Hamdi, hanya mendesah. Dan ia melanjutkan perjalanan kembali. Perjalanan yang seharusnya melelahkan kini menjadi enteng.


Setelah sampai dikediamannya. Pak Hamdi hanya cerita tentang rumah kosong tanpa Iskandar.


Ia tidak menceritakan tentang dirinya maupun menyinggung Vinda. Maupun masa lalunya.


Masih untung kalau siluman panda bisa menerimanya.


Kalau tidak?


ia dan keluarganya yang jadi korban.


Korban membuat hidupnya susah.


Ia, juga tidak cerita banyak masalah keluarga Iskandar maupun Vinda.


Siluman panda yang mendengar hanya termenung saja.


"nggak mungkin mereka pergi jauh, dalam keadaan Renata sakit?" gumam siluman itu hilir mudik.


"Apa mereka tahu rencana ini?" tanya Pak Hamdi seperti bertanya pada diri sendiri.


pikiran pak Hamdi melayang kesana kemari.


Memikirkan. Kemana perginya keluarga pak Iskandar, dan istri juga anaknya.


Pak Hamdi, hanya tahunya Renata dibawa ke rumah sakit.


Trus kalau memang Renata di rumah sakit apa.


mereka pulang atau tidak belum diketahui oleh pak Hamdi sendiri.


"Pergi? Pergi kemana?" tanya siluman itu menatap wajah pak Hamdi penasaran.


Ketua siluman juga merasa heran sekali.


pikirannya buntu.


"Kamu tahu, kalau gadis itu.  di rawat di rumah sakit.


terus yang jadi pertanyaannya.


Apa gadis itu sudah pulang atau belum ke rumahnya?"


lanjut siluman panda menatap wajah pak Hamdi.


"Entah! Atau mereka tahu kalau Renata akan menikah dengan Rey?"


duga pak Hamdi sambil melihat pada Rey yang menghampirinya.


Siluman Panda, menatap sekilas ke wajah pak Hamdi. lalu ia pun menatap wajah Rey yang sedang berjalan menuju mereka.


"Yah, ada apa? Apa yang terjadi?" tanya Rey ketika ia dekat dengan ayahnya bersama siluman.

__ADS_1


"Renata kabur!" siluman Panda memberitahukan dengan cepat.


sebelum pak Hamdi menjawab pertanyaan Rey.


Rey menatap wajah siluman panda dan ayahnya bergantian.


"Kabur? kabur kemana? katanya Renata akan menikah dengan saya?


kok dia kabur?" tanya Rey merasa heran.


Wajahnya terlihat murung sekali. Ia hanya menunduk saja, dalam hatinya berkata,' apa dia tidak mencintaiku?'


Rey menyangka Renata kabur kerena takut dinikahkan oleh dirinya.


Ia, tidak tahu kalau dia dan Renata mengalami kecelakaan.  Dan, mengharuskan Renata di rawat di rumah sakit.


"Tenang, Renata hanya istirahat?" kata ayahnya sambil menepuk bahu Rey.


ia juga tidak tahu mencari kemana Renata dan keluarganya.


Siluman panda, hanya diam saja.  mendengar omongan pak Hamdi.


kalau mereka tidak ada, atau tidak kembali kemungkinan ritual ini akan gagal kembali.


Dan, mereka akan  hancur,  masuk neraka bersama sama bisik siluman panda..


Tapi ia hanya diam saja, dan tidak angkat bicara.


Rey mengangguk.


ia sepertinya tahu apa maksud ayahnya.


cowok itu lalu pergi ke sebuah tempat bersama panda kecil yang digendongnya tiap Rey melangkah kan kakinya.


"kita harus mengunakan waktu sebaik baiknya, Hamdi! kau jangan sampai lengah lagi."


kata siluman panda sambil menepuk bahu pak Hamdi.


Lalu siluman itu pergi meninggalkan Pak Hamdi di ruangan itu sendirian.


Malam belum larut.


tapi di tempat itu,  malam bagaikan siang hari.  semua siluman beraktivitas di malam hari.


tidak ada yang lengah malam itu.


termasuk pak Hamdi.


Malam itu!  mereka pesta pora.  mencicipi darah manusia,  berupa bayi merah yang lezat dan nikmat.


Mereka tidak peduli tangisan yang menyayat hati seorang bayi.


Bayi bayi itu, culik dari perkampungan terdekat.


Bukan itu saja darah bayi mereka tampung di ember supaya saat dibutuhkan mereka bisa menghirup harumnya darah.


mayat mayat bayi mereka juga simpan untuk bekal nanti.


Ditempat itu banyak tengkorak serta tulang tulang berserakan.


tulang rawan bayi yang begitu mengenaskan kerena harus di ambil nyawanya tanpa dibiarkan hidup.

__ADS_1


Siluman panda benar benar sepertinya menghabiskan bayi bayi di daerah itu.


Tapi bagi pandangan mereka. tempat itu adalah tempat ternyaman. apalagi, kalau banyak mayat mayat bayi yang bergelantungan di sudut sudut ruangan.


Bau amis, anyir adalah hal biasa buat mereka.


Rey juga malah menikmati kehidupan seperti ini, kehidupan yang penuh dengan mistik dan gairah.


kerena ia akan menemuka Renata dan mereka akan bersama.


Rey janji akan membawa Renata hidup disini, biarpun dunia mereka telah berbeda.


Rey akan mengajaknya. Dan dengan panda ini lah Rey akan mengajak Renata masuk dalam dunianya.


Dunia yang tidak mungkin ada dalam dunia nyata.


"Bagus, Rey persiapan kamu semakin hari semakin naik peringkat saja.


Kamu bisa mengunakan bunga ini untuk meluluhkan hati Renata." kata siluman panda tersenyum.


Ia memberikan bunga melati hitam..


Menurut ketua siluman melati hitam itu harus dilumatkan, diambil airnya.


saat bertemu dengan gadis itu, Rey harus mengusapkan ke tangan Renata.


Otomatis gadis itu akan mengikatkan hatinya pada Rey, dan akan menentang perintah yang baik.


Rey benar benar  bahagia sekali..


Mereka tidak tahu.  kalau gadis yang diincar mereka, mengalami amnesia akibat benturan yang terjadi saat kecelakaan.


Dan dokter memvonis kalau ingatan Renata tidak akan kembali mengingat kejadian sebelum kecelakaan.


Ini yang mereka tidak ketahui, Renata hanya melihat bayangan banyangan saja. Itupun hanya sekilas.


Entah kalau ia sadar sepenuhnya.


Rey tidak tahu kondisi Renata. Begitu juga dengan Renata.


mereka berpisah untuk selamanya sejak kecelakaan itu, hanya memory yang diingat Renata hanya sebatas sesudah kecelakaan. sedangkan Rey hanya mengingat kejadian sebelum kecelakaan.


Jadi kemungkian untuk meluluhkan Renata tidak 100% berhasil.


Kalau berhasil mereka harus memulihkan ingatan Renata sebelum kecelakaan itu!


Memang persiapan Rey dan seluruh siluman panda hampir sempurna dan menunggu waktu untuk bertemunya Rey dan di Renata di suatu tempat.


Mereka juga tidak tahu keberadaan Renata.


Mereka seharusnya mencari kalau memang ingin melakukan ritual mempersembahkan kesucian gadis remaja Renata yang disaksikan oleh seluruh warga siluman Panda.


Dan siluman panda tidak tahu kalau, ada orang yang rela berkorban untuk Renata mereka tidak akan mampu untuk mengambil kesucian Renata.


Memang persiapan yang mereka.lakukan untuk ritual itu 100% berhasil sangat berhasil sempurna malahan.


Malam itu mereka berpesta riang. Minum darah dan makan daging bayi.


Rey sangat berdecak menikmati santapan yang gurih dan lezatnya. Malam yang indah untuk melaksanakan pesta bayi yang masih merah.


Dan mereka tidak perlu susah susah mencari bayi bayi itu mereka pengikut pengikut mereka yang mencarikan..

__ADS_1


Mereka tidak peduli bayi yang dicuri berasal dari mana, yang penting pikir mereka, mereka siap menikmati makanan terenak buat mereka*


__ADS_2