Misteri Pernikahan Remaja

Misteri Pernikahan Remaja
Hampir sempurna


__ADS_3

Akhirnya, dengan izin pak RT.  Beberapa warga, langsung mendobrak pintu belakang.


Pintu belakang pun terkunci. Tapi, warga curiga. Sebelum sampai pintu belakang.


Mereka seperti mencium sesuatu yang menusuk hidung.


Apalagi, saat mereka berada di depan pintu belakang. Bau menusuk tercium lebih jelas lagi.


Mereka  sampai tidak tahan mencium sesuatu yang berbau busuk dan amis.


Dengan baju yang dipakainya, mereka menutup hidungnya..


Ada tiga orang yang mendobraknya. Kerena pintunya terlalu kuat..


Tidak hanya sekali, tapi beberapa kali mendorong dengan tenaga..


Tiga orang dengan tubuh besar. Berdiri dengan jarak beberapa meter dengan pintu.


Lalu dengan tenaga kuat langsung menghantamkan tubuh ke pintu  keras.


Sekali gagal..


Dua kali gagal.


Pas, keempat kalinya. Mereka bisa merusakkan pintu itu.


Pintu yang kuat, tidak akan bertahan kalau selalu dihantam terus menerus.


Apalagi dibantu oleh Kampak, linggis, dan benda benda keras lainnya.


Setelah mereka mendobrak pintu itu!


sebuah pandangan mengenaskan di lihat oleh mereka..


Dua buah tubuh bersimbah darah.


Darah itu membanjiri, sebagian dapur. Bau amis dan anyir menyeruak masuk hidung.


Pemandangan yang menyeramkan sekali.


Semua yang ada, ditempat itu bergidik melihat yang ada di ruangan itu.


aroma yang menyengat. aroma yang disukai oleh beberapa lalat..


Darah yang mulai mengering dan dari luka luka banyak lalat lalat yang berpesta pora mencicipi makanan lezat secara gratis.


Akhirnya. Pak RT yang ada di sana langsung menyuruh, para warganya untuk langsung mengeluarkan kedua tubuh suami istri..


Kepala Risnawati ditemukan di kolong meja makan dengan mata melotot, dan mulut penuh darah yang sudah kering..


Sedangkan tubuhnya bertumpuk dengan badan suaminya yang terlentang.


tangan kiri berada sejajar dengan badan, sedangkan tangan kanan keatas, tubuh pak Hamdi seperti tubuh yang tertidur pulas.


Tapi, bagian perut pa km Hamdi menganga sebuah lubang yang mengerikan, sanalah lalat lalat hijau berkumpul mencabik luka, menghisap darah pak Hamdi.


Beberapa warga yang melihatnya tertegun. ngeri melihat tubuh pak Hamdi, maupun ibu Risnawati.


Beberapa lalat merasa terusik kerena kehadiran para warga yang akan mengurus jenazah pak Hamdi dan istrinya.


Pak RT menyuruh salah satu warganya untuk memandikan kedua jenazah..


Kerumunan di rumah besar itu! tampak penuh sesak.


kerena orang orang penasaran pada peristiwa apa yang terjadi.


Bisik bisik mulai terdengar. Ada yang langsung berkata kalau pak Hamdi dan istrinya mati kerena tumbal.


warga menyangka itu, kerena warga tidak melihat keganjilan lainnya.


"masa kalau ada perampokan. Rumah juga tidak rusak..udah di periksa, Rumah aman dari pencuri," kata salah satu ibu ibu disana..

__ADS_1


"Bukan kerena perampokan..


Tapi kerena perjanjian dengan siluman kali,"


ujar ibu ibu dengan badan gembrot ikut Nyamber saja, kaya minyak


sampai keluarga pak Hamdi mengalami nasib  yang naas seperti itu.


Beberapa, orang berbincang bincang.  Masalah perubahan, kehidupan keluarga pak Hamdi.


begitu signifikan serta kematian yang mendadak.


Ada beberapa warga hanya menduga duga pesugihan apa  yang di lakukan keluarga itu?


Mereka hanya bisa bicara tidak bisa menjelaskan yang sesungguhnya.


Akhirnya badan suami istri itu langsung di bersihkan dan diurus dengan layak oleh warga, untuk dikuburkan di tempat Rey istirahat yang terakhir.


Rumah yang penuh darah kering dan beberapa daging dari tubuh pak Hamdi oleh warga di biarkan begitu saja.


Mereka tidak berani untuk membersihkan, biarpun bau amis dan atur masih tercium.


Tapi warga hanya menatapnya.


RT dan RW setempat untuk sementara waktu hanya menyatakan kalau pak Hamdi dan istrinya di bunuh.


Tapi, melihat pintu dan jendela tidak rusak tidak apa, mereka akhirnya  hanya menyangka mereka bertengkar tanpa kedengaran warga.


Mungkin pak Hamdi yang dulu membunuh istrinya, trus dirinya yang bunuh diri.


Itu yang mereka pikirkan untuk saat ini, kerena tidak ada jalan untuk mengetahui keadaan keluarga pak Hamdi, kerena  tidak ada saksi yang melihat kematian keduanya.


Kp yang tadinya tenang jadi gempar seketika juga.


Para tetangga banyak bisik bisik menceritakan kejadian yang menimpah pak Hamdi dan istrinya.


Mereka tidak menyangka kalau keluarga itu akan mengalami nasib seperti itu.


Pak Iskandar yang mempersiapkan kepulangan Renata di rumah sakit, tanpa sengaja ia mendengar  dari salah satu tamannya tentang kematian pak Hamdi dan istrinya yang mengenaskan.


Untuk menghindari kemungkinan yang terjadi.


Apalagi  kalau mendengar sebuah perjanjian yang tidak pernah terjadi antara pak Hamdi dan siluman panda.


Kerena itu lah pak Iskandar akhirnya memboyong istri dan istrinya untuk berada di Ciruas bersamanya.


Ibu Vinda yang mendengar alasan itu, akhirnya mengikuti sang suami kemana sang suami pergi.


Kebahagiaan anak lebih penting dari segalanya ujar ibu Vinda.


Wanita itu merasa ngeri juga kalau misal perjanjian pak Hamdi dengan siluman panda terjadi, bukan dirinya yang jadi korban tapi anak anak pak Hamdi sendiri yang jadi korban.


Renata dan Rey harus menikah dengan sedarah yang seharusnya tidak terjadi.


Mereka menempati rumah blok 6 no 17. dengan kamar 2.


kamar depan dan belakang. Renata menempati kamar belakang dekat dapur.


Renata merasa asing di tempat itu, ia.merasakan tidak mengenal tempa itu.


Ibu Vinda ingin menceritakan tapi pak Iskandar tidak mengizinkan takut Renata menanyakan Rey.


***


Apa yang ditakutkan oleh pak Iskandar terbukti.


Roh kedua suami istri tidak diterima oleh tuhan kerena mereka belum tobat, sebelum meninggal.


Roh Risnawati dan Hamdi berada di genggaman siluman panda.


Begitu juga dengan roh Rey yang tidak berdosa ikut menjadi korban.

__ADS_1


Siluman panda hanya tersenyum saat ketiga pengikutnya kembali bukan dalam keadaan nyata.


Tapi kegembiraan itulah yang membuat siluman panda begitu girang dan senangnya.


di dekat dupa, ia meletakan roh ketiganya untuk diberikan kehidupan kembali, bukan kehidupan sebagai manusia tapi kehidupan yang kekal yang abadi di alam siluman panda.


Ketika roh itu duduk dihadapan ketua siluman panda. wajah sang ketua begitu berserinya kerena ia.mendapatkan pengikut kembali


pengikut yang akan menuruti kehendak dan keinginannya, tanpa ada protes dan marah. Setelah ketua duduk dihadapan ketika orang, siluman panda meniup ubun ubun mereka bertiga.


"Hahahahahaha...."


Tawa siluman panda membahana.


" selamat kalian datang ke sebuah tempat yang baru, dan kalian bisa tinggal disini untuk waktu yang lebih lama." sambut siluman itu dengan riangnya.


"Kalian, adalah pengikut setia kami, jadi apa yang kami perintahkan harus kalian ikuti." ujar siluman panda itu dengan meneteskan beberapa cairan berisikan air kencing siluman panda ke rambut ketiganya..


Pak Hamdi dan ibu Risnawati serta Rey tidak berkutik lagi.


Cairan itu untuk menghapus memory yang telah terekam dalam otak mereka.


Dengan cairan itu pak Hamdi dan anak istrinya hanya mengingat kehidupan di dunia gaib bukan dunia manusia.


"Rey, apa kamu ingat Renata?" ujar siluman itu menatap wajah Rey dengan seksama..


"iya, saya ingat dia. Dia," ujar Rey mengantungkan pembicaraannya..


"Pacar saya,?" lanjut Rey kembali.


Siluman panda mengangguk angguk kepalanya.


ia merasa puas mendengar Rey bicara itu. siluman langsung menepuk bahu Rey dengan riangnya.


Setelah terjadi pencucian ingatan oleh siluman panda, ketiga orang itu di giring menuju kamar yang telah disiapkan oleh mereka..


Ketiganya begitu patuh atas perintah siluman panda.


Siluman panda juga telah mencuci otak Rey. Rey hanya tahunya kalau Renata adalah pacarnya.


Tidak lebih dan kurang.


Dan masa itu akan tiba, saat Rey dan Renata bertemu kembali.


Dua Minggu kemudian.


Rencana ritual kembali dilakukan oleh keluarga roh pak Hamdi.


Mereka malam itu merayakan malam penuh kegembiraan.


Mayat mayat bayi bergelimpangan, darah segar di minum dengan rasa nikmat.


Rey begitu menikmati darah dalam tubuh bayi, tubuh tubuh bayi yang tanpa dosa bagaikan tubuh boneka yang tidak berdaya.


Rey, juga memakan daging bayi yang telah di minum darahnya.


Siluman panda yang melihat itu tersenyum manis, apalagi melihat Rey memakan tulang tulang bayi seperti makan tulang ayam goreng.


Tanpa jijik Rey pun menyantap paha bayi yang tergeletak di sisi meja.


Meja yang penuh dari di jilatan dan di nikmati.


Malam itu pun Rey diberi ilmu untuk menaklukkan Renata, tidak mungkin Renata akan mau sama Rey kalau Renata tahu Rey telah meninggal.


siluman itu memberikan mantra peluruh ingatan Renata sama Rey.


Agar Renata hanya mengenal Rey sesudah meninggal bukan mengenal Rey sebelum meninggal.


"Jaga bayi panda ini, kalau sudah waktunya kau berikan panda ini untuk wanita yang kau sayangi Renata.


kau akan berjodoh dengan dirinya, suatu saat nanti kalian bertemu.

__ADS_1


Tapi kau jangan cerita apa apa pada gadis itu," ujar Siluman panda sambil memberikan panda kecil supaya diasuh oleh Rey.


Kedua orang tua Rey mendukung apa yang dilakukan siluman panda itu pada Rey.**


__ADS_2