
"Kau dipecat??? Teriak seorang Wanita cantik kearah pria yang hanya bisa menunduk tanpa berani melihat mata wanita itu..
"Saya mohon ,jangan pecat saya Nona "!! ucapnya sambil memegang kaki wanita itu..
",Pengawal kenapa hanya diam saja apa tugasmu hanya menonton,mau ku pecat juga hah,". seketika Dua orang berbadan besar berlari dan menyerat pria yang memegang kaki wanita itu..
"Beraninya kamu memegang kaki saya..
Plakkk,
sebuah tamparan kearah wajah pria yang sudah tidak berdaya karena dipegang kedua tangannya oleh dua orang pria besar.
"Aku bisa memaafkan jika seorang salah dalam bekerja,tapi untuk korupsi huh..tempatmu ada dipenjara sekarang cepat bawa dia kekantor polisi"..ucap wanita tanpa mentap mereka dan menuju kursi kebesarannya..
Alisa siregar CEO OCEAN Corp perusahaan konstruksi dan property di kota D..Dalam hal bekerja selalu mengutamakan perfectionitas percaya diri selalu ada Ketegasan dalam tindakannya,Namun di mata para pegawainya dia dikenal sangat galak dan semena mena terutama kepada laki laki.berbanding terbalik dengan wajahnya yang sangat cantik dan menawan.
tok tok tok
"Masuk"..Perintah lisa
Seorang pria paruh baya Membuka pintu badanya yang masih tegap dengan perawakan tenang..
"Kakek kapan datang"..lisa segera berdiri dari tempatnya..
"Kenapa herman diseret seperti itu lis".Ucap firman.
"Kakek tahu kan aku paling gak suka dikhianati apalagi sama orang yang kukenal"..jawab lisa sambil berjalan memeluk Firman..
"Benarkah,tak kusangka herman melakukannya"..jawab firman sambil mengusap rambut putri kesangannya.
"Mungkin semenjak OCEAN ku ambil alih dia pikir aku bodoh tapi sepertinya bukan hanya dia saja ,hampir semua pegawai sama saja."..ucapnya kesal..
Semenjak 8 bulan yang lalu firman menyerahkan perusahaan untuk dikelola Cucunya,ternyata dibawah kendali lisa sedikit demi sedikit OCEAN bisa unjuk gigi dan bersaing dengan perusahaan lain,ini tentu saja membuat firman senang meskipun dia masih membantu cucunya itu lewat orang orang andalannya diperusahaan.. karena tetap saja dimatanya lisa masih terburu buru dan gegabah dalam mengambil keputusan..tapi firman percaya cucunya akan mampu menjalakannya.
Sekarang Firman ingin menikmati masa tua dengan sedikit demi sedikit meninggalkan dunia bisnis..
"Aku kangen sama Kakek dan nenek?"ucap lisa.. kadang sisi lembut lisa muncul saat bersama dengan Kakek dan neneknya..
"Sekarang nenekmu dirumah kamu dia kecapeean mau istirahat"..Jawab firman.
"Lagian pulang enggak bilang aku bisa jemput tadi"..lisa cemberut..
"ya sudah Kita makan di restoran Xxx Kakek kangen dan juga kita sambil bertemu dengan Sahabat Kakek ya"..Ucap firman
"iya Kek tapi aku berikan schedule ku dulu ke Dian "..ucap lisa sambil berjalan berdua keluar ruangan..
"Dian ini kamu buatkan schedule untuk 2 minggu kedepan".. sambil menyerahkannya kepada Dian..Dian adalah sekeretaris sekaligua teman alisa.. mereka berdua bersahabat sejak kuliah karena itu dia sedikit banyak tahu sifat dan karakter temannya tersebut..
"siap Bos".. ucap dian sambil tersenyum kearah sahabatnya itu..
"Jangan sampai lupa ingat,nanti "!!..sahut lisa menatap tajam Dian..
"Iya bosku galak amad"..Jawab dian kembali.
firman hanya tersenyum karena dia tahu mereka bersahabat sejak lama.
Sampai diloby kantor lisa hendak segera meminta security untuk memanggil supirnya..
"Kita naik mobil Kakek saja".sambil menghentikan niat lisa memanggil security..
"Beneran gak Apa Kek"??.."Kakek kan baru sampai".. ucap lisa khawatir..
"Its Okay, Kakek sama asisten kok nanti dia yang setir"..sambil menelpon seseorang..
beberapa saat kemudian mobil sedan berwarna hitam berhenti di depan mereka..
Seseorang keluar dari mobil,seorang pria dengan wajah bule dengan badan tinggi ,Tampan tentu saja apalagi tubuh yang terlihat sangat Atletis merupakan daya tarik pria yang luar biasa..
Semua pegawai yang memandang pria itu terkagum kagum,semua yang tadinya berjalan tiba tiba berhenti hanya untuk menatapnya.
suasana ini membuat Lisa tidak nyaman dan kesal..
"Lis kamu maaih ingat Regal kan"..ucap firman..
"Apa kalian sudah bosan bekerja".. teriak lisa membuat semua pegawai segera sadar dan awwkembali ke aktifitasnya..
"Lis sudah jangan Galak galak,nanti mereka bisa benci sama kamu loh"..ucap firman.
"Biar saja"..ucap lisa.
Regal sedikit membungkuk dengan menampilkan wajah datarnya tidak peduli..
"Lain kali jangan buat keributan dikantor".ucap lisa tajam.
Regal bingung dengan ucapan wanita ini,
"apa maksudnya"?? gumam regal.
Regal segera membuka pintu belakang mobil mempersilahkan mereka masuk..
"Seperti biasa kamu membuat orang orang memperhatikan mu,Regal memang seperti itu dimanapun dia selalu jadi pusat perhatian hehe" ucap firman dengan tersenyum.
"Maaf jika membuat anda tidak nyaman tuan"..ucap regal yang tetap fokus menyetir..
Lisa mengenal Regal saat dia berkunjung ke Singapura dimana kakeknya tinggal,menurutnya sikap laki laki sangat aneh dia orang yang pendiam dan suka menyendiri.
lisa akui sebagai pria ini sangat tampan,tapi itu juga yang membuatnya muak.karena kegaduhan yang sering disebabkan olehnya.
"Oh ya lis,regal ini sangat kompeten dia bisa melakukan apa saja,kakek harap kamu bisa belajar dari dia"..ucap firman.
heh
__ADS_1
,"Memang apa sih kek yang bisa di dapatkan dari dia,teman banyak yang lebih kompeten dari dia kok"..ucapan lisa terdengar meremehkan.
"Kamu belum tahu saja kemampuannya".jawab firman tersenyum..
sementara regal tidak ambil pusing dengan perkataan lisa dan hanya fokus kedepan..
Dimata lisa dia menganggap Regal adalah laki laki yang suka tebar pesona..
Sebenarnya ada alasan lisa membenci laki laki waktu umur 12 tahun Ayahnya pergi dengan wanita lain, dia meninggalkan Lisa dan ibu lisa,hingga membuat ibunya sakit dan meninggal ,orang yang sangat dia percaya dan cintai meninggalkannya..
Sejak saat itu laki laki yang dipercaya hanya kakeknya saja,Kakek dan neneknya yang selalu menjaganya dan mencintainya dengan sangat tulus..
"Lalu Gimana dengan orang orang kakek, mereka membantu dengan baik kan di perusahaan".. ucap firman.
" hanya beberapa saja yang kompeten aku tidak ingin mereka terlalu mencapuri keputusanku diperusahaan "..jawab lisa.
"Tapi lis ingat kamu jangan terlalu galak kepada karyawan dan pegawai khususnya laik laki,mereka mungkin saja malah benci dan memusuhimu selalu biarkan mereka memberikan penjelasan dari setiap tindakan mereka jangan bertindak terburu buru"..firman menatap lisa.
"Iya kek jawab lisa malas"..Dalam hati biarkan saja itu malah bagus..
Saat sampai direstoran lisa dan firman masuk kedalam. sementara regal menuju parkiran mobil..
"Kita pesan makan dulu sambil menunggu sahabat kakek"..
"Memang ada perlu apa kek,"tanya lisa
"Nanti kamu tau sendiri"jawab firman tersenyum..
Beberapa saat kemudian Seorang pria seumuran dengan firman dan pria yang masih muda menyalami firman dan lisa.
"Lis ini sahabat kakek namanya Bono".."Dan ini cucunya Hendra".. menatap lisa agar menyalami mereka..
"Alisa"Ucapnya sambil menyalami mereka..
"Wah cucu mu sangat cantik Firman"..ucap Bono ..
"Haha cucumu juga Tampan Bon". balas firman..
"Mari silahkan duduk"..lanjutnya..
Hendra yang pertama kali bertemu dengan langsung sangat tertarik dengan lisa,bahkan saat makan dia terus memandangi lisa..ini membuat lisa sedikit tidak nyaman..
"Kamu Yang pimpin OCEAN ya sekarang" tanya hendra.
"Iya "jawab lisa singkat..
"Kami juga kerjasama dengan OCEAN,untuk suplai material"..hendra
"Oh jadi kamu pimpinan JAYA Corp"??tanya lisa..
"Iya heheh".jawab hendra dengan senyum bangga.
Namun di mata lisa pria ini malah membuatnya risih,dia keliatan seorang Womanizers..
"baru kenal saja sudah kayak gini," gumam lisa sedikit kesal.
"Wah kalian cepat akrab ya".ucap firman
Membuat Hendra tersenyum sedangkan Lisa hanya senyum Datar saja.
Selesai Makan dan berbincang bincang mereka pun berpamitan..
"Nanti aku hubungi ya lisa"Ucap hendra.
hanya dibalas anggukan lisa..
Didalam mobil...
"Gimana lis hendra orangnya".ucap firman.
"Yah dia pria cepat bergaul"jawab lisa..
"Memangnya kenapa kek"..lanjutnya
"Lis Kakek kan sudah tua bahkan sudah saatnya kakek menikmati hidup bersama nenek,Perusahaan susah kakek wariskan sepenuhnya untukmu kamu satu satunya cucu kakek dan nenek"..ucap firman sedikit sendu.
"Kakek ingin ada yang menjagamu agar kakek bisa tenang jika meninggalkanmu"..firman memang memutuskan untuk Pindah ke singapura sehingga lisa hanya seorang diri Dirumahnya berama 3 orang asisten..Dia ingin bersama istrinya menghabiskan sisa umurnya jauh dari hingar bingar dunia bisnis..
"Lis Kakek sebenarnya berencana menjodohkanmu dengan Hendra"..ucap firman terus terang..
"Hah"..ucap lisa terkejut.
"Kek lisa kan masih muda,lisa masih ingin mengembangkan perusahaan "ucap lisa..
"Lis kamu pertimbangin dulu ya jangan terburu buru,hendra itu sangat baik dan juga calon suami yang bisa jagain kamu pastinya"Kali ini firman menatap lisa.
"Kita liahat saja nanti kek"..Lisa menyudahi Kakeknya yang terus membanggakan hendra,membuat firman sedikit kecewa..
Merekapun sampai didepan kantor
Saat hendak masuk ke loby tiba tiba seorang mendekati mereka dengan sangat cepat.
dia mengeluarkan Pistol dan mengacungkan kearah Lisa dan Firman
"Beraninya kamu peremuan bren*** kau harus mati ditanganku" Seru pria itu yang ternyata adalah herman..
Flashback ON
"Ampun bang jangan bawa ke kantor polisi".seru Herman..didalam mobil dia berada di belakang dipegangi seorang dan seorang lagi menyetir.
"Diam atau mau gua bikin bonyok muka lo" teriaknya.
__ADS_1
Tiba tiba
BRAK
Mobil mereka di tabrak dari samping pengawal yang mengemudi langsung pingsan karena benturan sementara Pengawal yang memegang herman tetap memegangnya erat.
"Sial ayo keluar"Perintahnya.
Detik berikutnya kepalanya hantam dengan keras membuatnya terjatuh pingsan..
Sementara herman masih bingung dengan apa yang barusan terjadi.
Seorang pria berkacamata dan memakai topi berjalan mendekatinya ,Dia membuka topinya membuat herman seperti di terhipnotis.
Ditangannya sudah ada pistol dengan mengendarai taxi dia menuju gedung OCEAN.
Flashback off
Firman dan lisa terlihat ketakutan sementara semua orang sangat heboh tidak ada yang berani mendekat karena takut kapan saja herman nekad dan menembakkan pistolnya..
Security yang biasanya sangat tegaspun hanya bisa takut dan mengamati..
"Sekarang mana kesombonganmu hah"bentak herman kepada lisa..
" herman jangan gegabah"..ucap firman mencoba menenangkan..
"Cucu jal**g mu itu yang membuatku begini"..bentaknya lagi..
"Herman dia masih muda,mari kita bicara dulu baik baik,".firman.
"Diam kau saat aku juga ingin bicara baik baik dia malah mengusirku,Sekarang bawa dia kemari"bentaknya pada firman..
"Herman bawa aku saja kumohon".melas firman.
Lisa yang menatap kakeknya membuatnya sedih dia mencoba melawan rasa takutnya.
"Baik aku kesana"..ucap lisa meskipun masih gemetar..
"Lis jangan"..firman.
"Enggak papa Kek"Lisa mencoba menenangkan firman.
Lisa berjalan mendekati Herman.
Sekarang herman merangkul leher diposisi belakang lisa sedangkan tangannya menodongkan senjata kekepala ke wanita cantik itu,dia menyeret memasuki gedung dan segera membawanya ke atas..
Pegawai dan security tidak.bisa berbuat banyak selain menelpon polisi dan mengikuti mereka pelan pelan..
Mereka akhirnya dilantai paling atas Herman segera menutup pintu akses dan menguncinya sekarang hanya ada mereka berdua..
"Kita bisa berbicara dengan baik tidak perlu seperti ini".meskipun terlihat berani namun dalam benaknya ia sangat ketakutan..
"Dalam keadaan seperti ini kamu masih berani omong kosong ,dimana sikap sombongmu tapi pagi hah"..herman berjalan mendekatinya.
Lisa sekarang sangat terlihat ketakutan mata herman memancarkan dendam amarah kebencian , Herman menarik Rambut lisa dengan tangan kirinya hingga lisa membentur pintu dengan keras sementara satu tangan Herman memegang pistolnya dengan kuat..
"Aku sudah lebih dulu masuk di perusahaan ini aku memberikan segalanya waktu tenaga pikiran,kau tau kenapa aku korupsi hah"..herman memegang rambut lisa membuatnya kesakitan.
Mata mereka saling bertatapan dengan kasar herman menarik rambut lisa..
"Semenjak perusahan di pegang olehmu pinjaman ke pegawai di hentikan ini membuat kami yang memiliki masalah keuangan mendesak harus memikirkan kesana kemari"..
"Istriku yang harus dirawat karena kanker harus di operasi aku meminjam ke perusahan tapi semua menolakku..Namun setelah aku berhasil mengambil uang itu semua terlambat dia talah tiada"..herman bercucuran air mata..
Lisa merasa bersalah ternyata salah satu keputasannya membuat orang lain menderita..
"Aku tidak tau-"..lisa menunduk.
"Tidak tau??,itu karena kau wanita tidak punya hati"..ucap herman..
Membuat Lisa tersentak baru kali ini orang menganggapnya tak punya hati.
Herman menarik kemeja Lisa dengan kasar hingga Robek sampai terlihat pakaian dalam atasnya..
Herman dengan air mata yang terus mengalir terus menerus berbicara tentang istrinya..
herman kembali menendang tubuh lisa hingga membuatnya merintih kesakitan..
"Hahah aku akan menyusul istriku setelah membunuh wanita jal*** sepertimu"..herman bersiap menembak lisa..
Lisa yang sudah pasrah hanya menutup mata ,dia tidak menyangka ini akhir dalam hidupnya..dia sudah tidak bisa mendengar apapun dalam keadaan yang setengah sadar karena rasa sakit.
BRAKKK..
Pintu terdorong mengenai herman dengan keras karena posisinya memang membelakangi pintu membuatnya terjatuh..
saat hendak berdiri dengan pistol yang masih di tangannya,seseorang memegang tangannya dengan Kuat..
"Siapa kau lepaskan ahhhhh"..teriak herman saat pergelangan tanganya sudah patah.
Pria itu adalah Regal asissten firman setelah menjauhkan pistol dari herman dia membuat herman tak sadarkan diri dengan menendang tubuhnya..
Regal mendekati Lisa yang terbaring tak berdaya.. lisa fikir hari ini adalah saat terakhir hidupnya.
Matanya yang basah samar samar menatap pria itu. bayangan itu sudah pasti bukan herman lisa tanpa sadar langsung memeluk Regal.
"Hiks hiks aku takut,jangan tinggalkan aku"..ucap Lisa yang pertama kali merasakan dirinya tak berdaya..tanpa peduli siapa yang dipeluknya dia sudah bersyukur karena masih di berikan selamat..
"Tenanglah anda sudah aman Nona,aku tidak akan meninggalkanmu"..Regal membuka jasnya untuk menutupi tubuh LiSa..
Entah kenapa saat memeluk Regal perasaan Lisa menjadi nyaman dan tenang, ditambah dengan aroma dari parfum milik regal membuatnya mempererat pelukannya..
__ADS_1
Setelah Lisa melepaskan pelukanya dia menatap Regal begitupun dengan pria itu..
Ini pertama kalinya dia melihat Laki laki dengan sangat dekat,diakui pria ini benar benar sangat tampan..