
Keesokan paginya mereka berdua tidak mengatakan apa apa,tanpa terasa sudah sampai di OCEAN.
Saat hendak turun dari Mobil lisa berkata.:
"Ingat kita lupakan kejadian tadi malam,karena memang tidak ada apa apa"..ucap lisa yang wajahnya merah,tiap kali berbicara dengan pria ini rasanya deg degan.
"Baik nona "ucap regal datar namun yang tidak lisa tahu wajah regal juga merah karena canggung..
Regal menuju ruangannya yang disediakan oleh lisa,sedangkan lisa kembali keruangannya.
Sebelum masuk ruangannya dia berhenti dihadapan Dian.
"Bagaimana dengan masalah perusahaan produsen"??.tanya lisa.
"Hasilnya tidak bagus,mereka masih tidak mau bekerjasama dengan kita"!.jawab dian sedikit lesu.
"Humm baiklah,ada agenda apa hari ini"..lisa
"Kita ada satu pertemuan dengan Marion putra perusahaan alat berat,dan lisa tahu enggak katanya pimpinannnya ini ganteng banget loh masih muda lagi"..ucap dian yang tiba tiba langsung semangat.
namun lisa masih mengerutkan keningnya memikirkan siapa Marion putra.
"Itu yang tiap bulan emailnya kukirim ke kamu,"..ucap dian mencoba mengingatkan
"Oh iya,yang setiap bulan kirim profil dan undangan pada kita ya"?.ucap lisa.
"Betul sekali,dulu kamu bilang karena OCEAN hanya perusahaan kecil dan mendapat pekerjaan kecil ,jadi kita tidak perlu kerjasama dengan perusahaan alat besar ini"..
"Tapi sekarang kita ada project besar ,makanya aku semangat kita akan bekerjasama dengan mereka".
"Lihat ini pimpinan marion putra masuk dalam majalah pebisnis muda,dan sebentar lagi kalian berdua akan menjadi pasangan paling dinanti".
Lisa".." lisa semakin bingung dengan ucapan dian
"Maksudku adalah Kalian pasti akan di pasangkan oleh netizen,maklum lah mereka pasti senang orang ganteng dan orang cantik muda sukses kaya"..
"apalagi kamu sering trending akhi akhir ini".ucap dian.
"Kamu mau menjodohkan aku lagi"?..tanya lisa.
"Tentu saja dia pasti sangat cocok dengan kamu lisa,"..
Lisa tersenyum melihat Dian sangat bersemangat,dia merasa lega karena permasalahan akhir akhir ini memang sangat berat.
"Tapi melihatnya sering tersenyum sedikit mengurangi ketegangan keaadaan sekarang
"Jangan lupa siaka. dokumen kita "..ucapnya masuk dalam ruangan.
__ADS_1
Lisa kali ini harus ekstra keras memikirkan mengenai material perusahaan,yang tidak habis pikir adalah orang orang ini menolak project besar.bisa dikatakan juga menerima project ini nilai yang didapat tidak main main.
Setelah waktu pertemuan tiba mereka bertiga sudah duduk dalam mobil.
Lisa dan dian duduk dibelakang sedangkan regal fokus menyetir.Dian merasa sangat aneh dengan keduanya.
Saat keduanya bertatapan wajah mereka menjadi merah,saat saling berbicarapun mereka canggung.
"Kalian Pacaran"?..tiba tiba dian memecah kebisuan dalam mobil.
Sontak lisa dan regal kaget,tapi segera lisa melotot kearah dian.
"Kamu ngomong apa sih"?.bentak lisa.
"Heheh habis tingkah kalian berdua dari tadi mencurigakan ,sejak tinggal berdua kalian bertingkah seperti pasangan nikah muda"..goda dian.
"Ni anak "..ucap lisa mencubit pipi sahabatnya itu.
"Canda bos,canda"..teriak dian mengusap pipinya.
"kalo kalian pacaran juga gak papa sih,meskipun sebenarnya aku mau kamu menjalin hubungan sama klien kita ini"..
"Tapi kalo kamu sama mas Regal ya berarti kesempatan buatku bersama dia semakin besar." .. goda dian tertawa.
"Ya udah sana kamu goda dia,"..ucap lisa tersenyum.
Dia tahu dian sangat perhatian padanya selau mencari cara mengenalkannya dengan pria,namun semuanya di tolak oleh lisa.
++
Saat mereka bertiga hendak masuk kedalam Perusahaan ketiganya langsung bertemu dengan assisten,kemudian mereka diantar oleh assisten bertemu pimpinan perusahaan Marion putra.
"Selamat siang,perkenalkan saya david assiten tuan Alvano Devan putra Pemimpin marion putra".. sapanya.
Lisa mengerutkan keningnya mendengar nama itu,tapi dia segera membalas salam david.
"Halo nama saya Alisa siregar,kami dari OCEAN datang untuk memenuhi janji"..ucap lisa.
"Baik nona saya akan mengantar nona menemui tuan devan,silahkan"..ucap david mengantarkan mereka menuju ruangan devan.
Saat mereka berjalan menuju lift david mengenalkan sedikit profil devan.
Tiba tiba lisa berhenti.
"Aduh "..teriak dian yang menabrak punggung lisa.
"Kenapa berhenti tiba tiba bos"..protes dian.
__ADS_1
Lisa masih termenung .
"Lisa ". kali ini teriakan dian membuatnya sadar.
"maaf"..ucap lisa pelan.
"Maaf apa nona lisa baik baik saja"?..ucap david.
"Aku baik saja,aku ingin bertanya apakah CEO marion putra bersekolah di SMA Persada" .?tanya lisa..
"Benar saya pernah membaca CV beliau dan memang dia mencantumkan pendidikan di SMA persada"!..jelas David.
Lisa kembali tertegun.
Dian dan regal merasa bingung dengan sikap lisa
"Mari silahkan lewat sini"..ucap david.
Saat hendak melangkah kembali david menghentikan mereka.
"Maaf tuan bisa menunggu di sini,"!..perintah david kepada regal.
Lisa memberi kode agar regal menuruti david.regal pun mengangguk dan duduk diluar ruangan.sementara lisa dan dian masuk kedalam ruangan bertuliskan CEO.
Regal duduk di sofa tunggu bersama dua orang berjas hitam yang bisa di tebak adalah bodyguard.
Yang lebih mengganggu regal adalah sikap lisa tadi,regal pun menyimpulkan bahwa orang yang akan di temuinya kali ini adalah orang dikenal lisa sangat baik dan memberikan kenangan baik bisa juga kenangan buruk.
tapi untuk saat ini regal hanya bisa menunggu saja diluar ruangan.
+++-+
Didalam ruangan lisa dan dian berada dalam meja meeting.Sementara david memanggil CEO.
Hati lisa sangat berdebar jika perkiraannya benar sebentar lagi dia akan bertemu dengan sosok yang membuatnya merasakan perasaan bahagia,atau mungkin jatuh cinta.
Suara langkah mendekati lisa yang posisinya duduk memunggunginya.Sementara wajah Dian sudah melotot melihat wajah CEO itu.
"Nona Lisa,Nona dian".panggil david.
Lisa dan dian berdiri keduanya melihat sosok itu.
"Perkenalkan Beliau adalah Tuan Devan CEO marion Putra,beliau berharap kita bisa menjalin kerjasama"..ucap david.
Saat ini Devan memandang lisa begitu dalam terlihat kerinduan dalam tatapannya.
"Halo lisa apa kabar"?.ucap Devan.
__ADS_1
"Baik,kakak apa kabar?".Jawab lisa lembut
David dan Dian sedikit shock ternyata keduanya saling mengenal..