
"Kakek dan Nenek setelah sampai, kasih kabar ya"..ucap lisa sambil memeluk mereka..
"Kamu juga turuti perintah Regal kalo ada apa apa minta bantuan nya atau teman teman kakek dikantor".ucap firman mengelus rambut cucunya..
"Lis kalo bisa sering sering ke singapur ya,"Salma meneteskan air mata karena sebenarnya dia ingin selalu menemani lisa,tapi karena kesehatannya yang membuatnya harus bergantung dengan pengobatan singapura.
Dulu salma sudah pasrah akan penyakitnya dan ingin menemani lisa saja,tapi setelah di bujuk firman menurutnya lisa akan menjadi sangat sedih jika sesuatu yang kurang baik terjadi padanya, itu malah membuatnya semakin terpuruk..
Akhirnya salma setuju dengan Bujukan Suaminya itu..
"Regal Saya titip Lisa ya jagain dia"..ucap salma yang masih memeluk lisa.
"Baik nyonya"..Regal mengangguk..
Setelah Lisa dan Regal keluar dari bandahara mereka segera menuju ke parkiran mobil..
Di dalam mobil lisa masih saja sedih dan sibuk mengelap air matanya dengan tisue.
Regal hanya diam saja dan fokus menyetir..
"Kenapa berhenti??"" ucap lisa karena mobilnya tiba tiba berhenti..
Regal turun dari mobil untuk membukakan pintu bosnya itu.
"Kita datang sangat pagi ke bandahara ,saya lapar".ucap regal..
"Kita bisa sarapan dikantor kan"..jawab Lisa kesal.
"Kita tidak akan kekantor karena kita akan langsung meninjau ke lapangan".regal.
"Siapa yang menyuruh,aku enggak mau kita pokoknya langsung kekantor-".. lisa tajam menatap regal..
Tiba tiba Krucuk krucuk
"Pff"..Regal tertawa namun telapak tangannya menutupi mulut.
Tadi malam lisa cuman makan sedikit karena canggung dan paginya tidak menyentuh makanan sedikitpun..
"Baiklah anda silahkan menunggu disini ,saya akan makan dulu saya lapar". ucap regal santai.
"Kamu .."Lisa tidak melanjutkan kata katanya karena regal sudah berjalan masuk,
"Kenapa sih dia selalu membuatku Kesal"..batinnya akhirnya lisa turun dan berjalan dibelakang Regal..
"Selamat datang silahkan pilih tempat duduknya kak"..ucap seorang pelayan wanita,dari matanya yang terlihat dia sangat terpesona dengan Regal,
Bahkan semua pengunjungpun ikut menatap mereka berdua..
Pelayan Berdiri sangat dekat dengan regal.
Lisa yang melihatnya hanya memutar bola matanya.
Regal berhenti disalah satu meja dan melihat kearah Lisa..
"Apa"..ucap Lisa
Pria itu mendekatinya sambil menarikkan kursi untuknya..
" aku bisa melakukannya sendiri"...bentaknya.
"Okeee"..balas regal santai.
entah kenapa setiap Regal memberi jawaban membuat lisa semakin kesal..
mereka berduapun makan dengan tenang,lisa menatap Regal tajam..
"Kenapa nona"..ucap Regal karena tatapan lisa penuh kekesalan..
"Kamu kenapa seenaknya mengubah jadwalku??,tadi malam dian mengirim schedule ku dan aku tidak melihat ada kegiatan kelapangan"??.lisa.
"Tuan Firman menyuruh saya membawa anda kelapangan hari ini,beliau menyuruh nona menemui kepala Pimpinan proyek dan Pelaksana karena anda belum pernah meninjau bagian pelaksanaan"..Regal menatap datar kearah lisa.
"Memang aku belum pernah ke lapangan tapi untuk apa kita kesana toh sudah ada yang menangani,kalo memang mendesak mereka bisa ke kantor untuk berdiskusi"..ucapnya dengan mta berapi api...
"Saya Akan membawa nona kesana"..ucapnya tenang..
"Mau kupecat kenapa selalu melawan perintahku sih,kamu kan cuman assitenku"..lisa semakin kesal dan kesal..
"Maaf tapi saya mengabdi kepada tuan firman perintahnya adalah tugas saya,dan tugas saya hanya untuk menjaga nona,saya tidak akan mencampuri urusan perusahaan kecuali diminta oleh tuan, saat ini saya hanya seorang BODYGUARD dan perintah saya sekarang adalah membawa anda kesa "..jawabnya penuh penekanan..
"Satu lagi anda tidak bisa memecat saya,karena saya bekerja untuk tuan firman"..regal
"Dasar gila kamu orang paling menyebalkan yang oernah aku temui,aku akan telfon kakek agar kamu balik kesana"..ucap lisa sambil memencet nomor kakeknya..
"Beliau masih ada dipesawat".ucap regal membuat lisa malu dan meletakkan Handphonenya..
setelah membayar makannya Mereka menuju mobil,regal membuka pintu mobil untuk nonanya dengan sopan.tapi lisa terlihat masih kesal..
"Kalo gitu kekantor dulu aku mau memastikan pekerjaan dengan Dian"..ucap lisa.
"Sebelum pergi saya diperintahkan mengantar anda kelapangan,anda bisa telpon Sekretaris anda diperjalanan"Ucap regal tetap pada pendiriannya.
"Kenapa sih maksa banget memang ada apa dilapangan??,tanya lisa ngotot.
__ADS_1
"Kalo gitu aku naik taxi saja".lanjutnya
Tidak di dengarkan oleh regal dan hanya diam menyetir..
"Dasar gila--".batin lisa akhirnya dia pasrah dan menuruti pria itu..
Beberapa jam kemudian mereka sampai di proyek yang dikerjakan OCEAN.sebuah pembangunan Taman kota terdapat 500 pekerja,kebanyakan sudah ikut firman puluhan tahun..
Entah suara darimana menyuruh mereka Mogok dan bilang jika perusahaan pusat tidak mementingkan pekerja,serta menyuruh melaporkan ke serikat pekerja..
Hubungan baik dengan Firman Membuat mereka mengurungkan niatnya dan memilih negosiasi..
Saat Regal turun dan hendak membuka pintu ,lisa dengan kasar turun terlebih dahulu dan membanting pintu dengan keras..
Regal.hanya tersenyum melihat tingkah bosnya..
dia benar benar sangat kesal kemudian dia berjalan ke tempat kantor Pimpinan proyek,Regal hanya tersenyum dan mengikutinya dari belakang..
Seorang Pria berumur sekitar 40 tahunan yang melihat akhirnya menyambut mereka,
"Wah pak regal datang lagi,"Sapanya sambil memberi hormat. namun regal.memberi isyarat untuk memperkenalkan wanita disebalhnya.
"Perkenalkan ini Pimpinan OCEAN cucu dari tuan Firman,Alisa siregar"..jelasnya regal..
"Selamat datang Bu saya agus pimpinan lapangan disini".ucapnya sambil memberikan tangannya untuk jabat tangan..
"Humm". lisa menjabat tangan agus dan segera masuk ke ruangan..
Dialam ruangan hanya ada satu meja dan dua buah kursi untuk tamu..
"Jadi pak Regal mengenai Mengenai masalah pekerja kami sudah diskusikan bersama-".ucapan agus behenti saat Regal memerintanya dengan gelengan..
"Pak agus Saya disini hanya sebagai Pengawal nona Lisa,semua keputusan ada tangannya."..ucap regal tenang..
membuat lisa Menatap Regal
"pengawal ??apa apaan bukanya dia yang menyuruh ku kesini sekarang suruh aku yang ngurusi,mauanya apa sih"..batin lisa .lisa menghembuskan nafasnya kesal..
"Jadi sebenarnya apa yang terjadi"..tanya lisa kepada agus.
"Begini bu kebijakan pusat yang mengatakan lembur untuk mempercepat pekerjaan dirasa sangat memberatkan kami,dulu dengan adanya shift Istirahat Sehari full kami bisa merefresh otak dan tenaga kami tapi sekarang kami dipaksa bekerja lembur dengan shift Setengah hari jadinya banyak pekerja yang tumbang"..ucap agus menatap lisa yang duduk di kursinya..
"Yang kedua rata rata pekerja disini adalah orang lama yang sudah mengikuti tuan Firman puluhan tahun mereka sudah cocok dengan kebijakan yang lama,Pinjaman pekerja juga ditiadakan ini sangat memberatkan kami semua,mohon dipertimbngkan"..ucap agus.
" lembur kan sudah dibayar dengan pantas dan juga dengan lembur kita bisa mempercepat pekerjaan itu ,dengan begitu kita punya sisa waktu untuk mengejar proyek yang lain "..ucap lisa..
"Mengenai Pinjaman Pekerja saya akan bicarakan lagi dengan para staf dan manager,untuk saat ini belum bisa saya pastikan"..
jawab lisa. karena dia ingat tidak ingin kasus herman terulang lagi.
Sebenarnya proyek disana sudah menerapkan sistem shift tapi dianggap sistem shift yang baru terlalu membebani pekerja. karena hanya setengah hari mereka di ijinkan istirahat, padahal sebelumnya minimal mereka mendapatkan istirahat 1 hari full,itupun mereka kadang masih tumbang apalagi sekarang dengan istirahat sangat singkat membuat mereka kuwalahan dalam fisik.
"Biasanya??.dengar pak agus kita harus berubah kearah yang lebih baik jika masih mengandalkan cara yang lama kita tidak akan berkembang".ucapan lisa hanya diangguki agus..
"Saya ingin pak agus mengatakan ini pada pekerja,mereka pasti senang jika proyek selesai lebih cepat maka mereka mendapatkan bayaran juga cepat"..ucap lisa.
Agus hanya diam saja tidak berani membantah sementara regal hanya mengawasi saja..
Tok tok
Seseorang mengetuk ruangan.
"Masuk "..perintah agus.
"Bos para pekerja di luar berkumpul mereka ingin protes keras"..ucapnya panik..
Lisa berdiri dengan kaget..
"Iya sebentar tak kesana,Bu lisa pak regal sebaiknya tetap disini saja"..ucap agus kemudian mengikuti mandor keluar ruangan..
"Kenapa kau menatapku seperti itu,"ucap lisa karena regal memandanginya Berbeda..
"Nona sebaiknya anda dengarkan juga permintaan mereka,jika tidak mereka malah akan memusuhimu i".Ucap regal.
"Memusuhiku,apa mereka tidak takut dipecat bahkan itu akan lebih baik banyak orang yang menginginkan bekerja kita ganti saja dengan yang mau"..
"Jika mereka memusuhiku terserah saja aku tidak peduli"..ucap lisa menggebu gebu..
"Hmm Perasaan seperti itu bisa saja menjatuhkanmu".. ucap Regal sambil keluar dari ruangan..
"Aku akan melihat kesana dulu jika situasi aman kita kembali ke kantor".regal.
"Terserah,"..ucap lisa sambil duduk kembali..
Dua jam lisa menunggu diruangan sampai akhirnya dia memutuskan keluar..
Dia berjalan masih di sekitaran Proyek..
Tidak sengaja mendengar percakapan pekerja disana..
"Duh gimana ini kalo kita beneran disuruh kerja lembur tanpa dengn shift yang sekarang kita bisa mod*r"...
"Ya kita tunggu hasil diskusi dengan PM(Kepala Project)".
__ADS_1
"Kalo hasilnya sama saja"??...
"Yah mau gimana lagi kita cari perusahaan lain,lagi pula gara gara shift ini aku nginep disini gimana mau pulang ketemu anak istri huh"..ucap seorang pekerja kesal.
Lisa hanya diam mendegarnya dan mereka juga tidak sadar akan keberadaannya..
"Nona Lisa"..panggil agus..
"Oh gimana pak agus"..tanya lisa..
"Mereka semua mau berhenti"..ucap agus semakin panik..
"Apa??".sebenarnya ancamannya untuk mengganti semua pekerja tidak sungguh sungguh karena dia juga tau mencari pekerja baru tidak dibutuhkan waktu yang tidak singkat.
"Antar saya ke pada mereka,"auruh lisa.
"Tapi nona mereka masih dalam emosi saya takut--."..ucap agus tapi segera didorong oleh lisa..
"Sudah ayo kesana"..ucap lisa ..
Sesampainya disana ada 5 orang perwakilan pekerja mereka terkejut dengan kehadiran lisa,mereka tidak menyangka seorang yang sangat cantik tapi memilik kepribadian yang tidak menyenangkan..
"Kenapa kalian seperti ini, kita memiliki ikatan kerja harusnya kalian menghornatinya"..bentak lisa..
"Nona kami menghormati kontrak kerja ini tapi perlukuan kalian pada kami tidak manusiawi,sudah bagus kami tidak laporkan ke persatuan pekerja karena kami sangat menghormati tuan firman"..
"Namun sekarang kami tidak ingin dipimpin olehmu lagi,kami berhenti"..ucap mereka menatap Lisa kesal..
"Aku mohon tolong aku tidak pernah bermaksud seperti ini"..Sekarang lisa menyesal kata kata regal benar seharusnya dia berdiskusi dengan mereka mendengarkan apa yang mereka mau untuk kebaikan bersama,tapi sekarang karena kecerobohannya lagi, dia membuat proyek malah tertunda..
"Bagaimana jika tuan Firman yang meminta maaf"..Seru seseorang..
"Jika kalian memang menghargai beliau cucunya disini sudah bersedia meminta maaf dan meminta tolong"..laki laki itu adalah Regal.
Semua melihat kearah pemuda itu..
"Sudah Berapa tahun kalian mengikuti tuan Firman apakah belau pernah mengecewakan kalian"??..Regal
"Bisakah kita memberikan nona kesempatan,nona masih muda dan kalian juga berjanji menjaga tuan firman,nona lisa adalah kehidupan tuan firman"..
Para pekerja saling menatap..
"Saya mohon " Seru Lisa..
"Ijinkan saya memperbaiki kesalahan,Saya berjanji akan menjadi lebih bijak saya --"..lisa mulai meneteskan air mata..
Lisa sadar sikapnya yang gegabah dan egois tidak membuatnya Menjadi lebih baik,dia menyadari kesalahannya tapi sepertinya sudah terlambat.
Sebenarnya para pekerja sudah bertekad mereka tidak akan mundur meski apapun, tapi mengingat kembali tuan firman hati mereka goyah.
"Tuan firman sudah kami anggap orang tua kami,Banyak yang menawarkan bayaran lebih tinggi tapi menolak dan masih percaya dengan Tuan Firman"..
"Saya harap anda tidak mengecewakan beliau, karena beliu selalu membanggakan nona hingga tidak sadar kami seperti tahu tentang Nona".
"kami bersedia melanjutkan proyek ini asalkan nona bersedia menjaga kami"..ucap salah satu pekerja senior
"Baik saya bersedia asalkan untuk perusahaan saya sanggup"..ucapnya sambil menitikkan air mata..
"Terima kasih"..ucap lisa dengan senyum yang menawan membuat mereka yang disana terpana..
"Ayo ayo kita kerja lagi"..mereka semua akhirnya kembali bekeja.
Akhirnya lisa menyerahkan urusan ini kepada agus..
lisa duduk jauh dan mengamati Para pekerja hilir mudik sibuk dengan pekerjaannya.
"Minumlah dulu nona"..Regal memberikan minuman kaleng pada Lisa..
"Makasih".lisa menatap regal.dan mengambil minuman pemberiannya.
Regal duduk disamping Lisa.
"Jadi ini alasan mu memaksa ku datang kesini".Ucap lisa sambil meminum botol airnya.
"Meskipun aku memiliki tujuan yang baik tapi belum tentu baik untuk orang lain,".lisa terseyum,
"Saat Kakek menyerahkan perusahaan ini padaku merasa sangat senang,aku mengeluarkan semua kemampuan ku untuk perusahaan"..
"Sama seperti nona,untuk membuat orang lain senang kadang kita harus merasa senang terlebih dahulu kan"..Regal menatap Lisa dalam.
"Terima kasih,kejadian kemarin dan juga hari ini kamu benar benar membantu sekali,".Lisa tersenyum menatap Regal..
"Jadi anda sekaramg sudah menyukai saya"..ucap regal membuat Wajah Lisa memerah..
"Ap..apa"?? ..Saking kagetnya dia menumpahkan Minumannya..
"Maksud saya sebagai bodyguard"..lanjut regal tersenyum menggoda..
"Oh iya iya tentu saja".. lisa lega meskipun wajahnya masih merah...
Terlihat dari jauh seorang menendang tempat sampah hingga terlempar..
"Sialan"..ucap pria misterius..
__ADS_1
To be continue