
Lisa memutuskan melihat dulu keadaan dan situasi,kemudian baru menelpon polisi atau pun nanti menghubungi regal.
Mereka memasuki rumah seseorang ,saat sampai di gerbang dia dengan cepat ingin segera meraih tasnya untuk mengambil handphone,sial baginya dia datang kemari dengan sangat buru buru ,dia bahkan tidak memikirkan apapun lagi ,hanya keselamatan cindy difikirannya saat ini.
"Duh tasku".batin lisa
Pintu mobil di gedor seseorang, lisa yang melihat candra ketakutan ,akhirnya lisa membukan pintu dan keluar.
Salah seorang mungkin anak buah pemilik kediaman ,dia berbicara dengan keras.
"Kalian mau apa kemari"..ucap pria itu.
"Bang kakak tolong lepasin bang" ucap cndra sambil mengatupkan kedua tangannya.
dua orang yang disana tiba tiba tertawa cekikian.
dia pasti anak kecil yang kabur saat dia membawa seorang gadis dari desti..
Lisa ingin segera membawa candra pergi dari sini setidaknya dia akan kembali meminta di temani oleh polisi.
"Candra kita keluar dulu dari sini ..."saat tiba tiba lisa ditarik oleh salah satu pengawal disana.
"Apa apaan ini kalian mau aku laporin polisi" ucap lisa berontak namun dia hanyalah seorang wanita tidak sebanding dengan tenaga pria itu.
"Diam kamu manis,jarang jarang kita kedatangan bidadari "... ucap pria itu memberikan kode pada temannya untuk membantu memegangi lisa.
"Jangan bang "seru candra.
Plakk
Sekali tamparan candra tersungkur ke tanah.
"Kalian baji**n,memukul anak kecil apa salahnya hah."..teriak lisa.
"Hahaha memang kamu pikir kami ini preman pasar hah.."kemudian dia menarik candra untuk berdiri.
"Kamu sendiri yang datang kan mau nyerahin diri sama bos kan,kamu sudah dijual sama bibi kamu ngeti!!"..ucap pengawal itu.
ya desti memang menjajikan menikahkan cindy.. tapi Bos mereka hanya mau jika vannesa putri desti juga diikutkan dalam satu paket.karena uang yang diminta adalah 200 juta.
Bos mereka pikir harga perawan 200 tidak seberapa dibanding dengan keuntungan yang dia dapatkan nanti ,setelah berpikir desti akhirnya mengiyakan namun setelah cindy dibawa pengawal bos itu,desti pura pura menjemput putri nya.. saat itulah mereka kabur.
Pengawal yang menunggu akhirnya pualng kekediaman bos mereka namun saat sampai disana candra berhasil kabur.
Saat melihat lisa datang bersama candra mereka menduga itu adalah vanessa putri desti gadia yag dijual desti,kalaupun tidak mereka juga tidak rugi yang oenting keinginan bosnya terpenuhi.
"Jangan salah paham kalian salah".ucap lisa.
akan tetapi pengawal itu menyeret lisa dan candra untuk menemui bos mereka.
"Tunggu kumohon dengarkan aku,aku memiliki uang"..
tapi suara lisa benar benar diacuhkan mereka
***+++++***
Orang ini dalam hidup hanya memikirkan uang dan wanita,dua hal paling disukainya melihat wanita menyembah dan meringkuk dikakinya.
Sedari kecil dia selalu mendapat apa yang diinginkannya,saat sd dia sudah mengenal berhubungan s*x.
Sejak saat itu dia kecanduan ,setiap waktu dia selalu mencari gadis untuk memuaskan nafsunya.
Dia rela membayar dengan harga tinggi jika gadis itu perawan.bisnisnya juga tentu saja salah satunya menjual wanita kepada orang penting ataupun pejabat.bahkan pelanggannya sudah asia.
dia menganggap uang yang dikeluarkan untuk seorang perawan sangat pantas.karena nanti juga peminatnya tidak sedikit.
Dimata orang orang pun dia sangat takuti Deni hendarto.pemilik bisnis hiburan dan prostitusi.dia tidak segan membunuh anak buahnya yang tidak berhasil memenuhi harapannya.
karena itu anak buahnya sangat takut jika gagal melaksanakan perintah DENi
meskipun memiliki bidang usaha di dunia hiburan seperti efendi ,namun yang membedakan mereka adalah deni mengenal pejabat maupun orang orang beststus tinggi, mereka sangat menyukai jasa servis wanita wanita deni .
Kedua belah pihakpun tidak saling mengusik karen memiliki kepentingan berbeda.namun efendi sangat tidak menyukai deni.
bisnis human trafficking deni bahkan sudah mencapai kelas asia. pelanggan selalu menyukai gadis gadis perawan ,mereka akan membeli dua kali lipat bahkan Lima kali lipat asalkan dapat perawan.
__ADS_1
Lisa dan candra akhirnya di pertemukan dengan deni.saat melihat lisa tubuh deni langsung berdesir.Gadis ini benar benar cantik dia berjalan mendekati lisa mencium aroma tubuhnya.
Sedangkan lisa yang melihat pria gemuk dengan rambut belah tengah yang klimis itu merasa jijik dengan tatapannya.
Lisa mencoba bersikap tenang tapi ketakutan lebih menguasainya.karena kedua pengawal itu terus memegangnya dengan kuat.
"Saya bisa mengganti uang anda,saya pemimpin perusahaan OCEAN corp" ucap lisa.
namun Deni hanya terdiam matanya masih liar menjelajah tubuh lisa.
"Anda menginginkan uang berapa"?.tanya lisa kembali.
deni kembali tertawa.tentu saja kata uang membuat deni senang namun wanita dihadapannya ini lebih menggoda dari pada uang.
"Tenang saja nona manis"..ucap deni mencoba memegang bahu namun dia bergerak seolah merasa jijik di sentuh oleh pria itu.
"Hhahahah,"deni tertawa lebih kencang.
candra tidak bisa melakukan apa apa karena mulutnya dibekap salah satu pengawal deni.
"Aku bisa memberikan uang percayalah "..ucap lisa masih mencoba bernegosiasi dan melepaskan diri dari pengawal deni yang memeganginya.
"Oke bagaimana kalo kita bicarakan sambil makan".ucap deni.kemudian memberi kode pada pengawalnya untuk melepaskan lisa.
"Baik,apa kau akan memberikan berapapun yang aku minta"??. tanya deni.
"Aku beri 3 kali lipat"..ucap lisa tegas.
Deni tersenyum "Baik kalo begitu kita bicarakan disana".
"Tunggu lepaskan anak itu dan juga kakaknya dulu".. kembali lisa menatap deni.
"Tenang tenang,itu pasti kok asal kita sudah sepakat.".ucap deni seraya mencoba menarik halus lisa untuk mengikutinya.
"Silahkan duduk dulu"ucap deni kali ini dia kelihatan sopan.
"Ternyata setelah mengatakan uang yang banyak orang ini langsung berubah" gumam lisa.
Ternyata itu hanya rencana deni minuman didepan lisa sudah di beri obat.rencana awal memang diberikan kepada cindy namun gadis didepannya ini lebih membuatnya bergairah.
Di lokasi konstruksi Regal sedang berbicang dengan agus, karena akhir akhir ini masih banyak pekerja yang sering di teror.
"Kemarin juga seperti ini mas,banyak yang bilang jika mau demo dapat uang banyak"...
"Akan tetapi sampai sekarang sumber itu masih rumor,tapi rumor begitu cepat menjalar tanpa kita tahu sumbernya semua terlanjur mengira itu beneran mas"..ucap agus.
Tiba tiba Panggilan masuk dari DIAN.
"Mas.. lisa pergi dari kantor bersama anak kecil".ucap dian panik.
"Tenang kamu tahu urusan apa"??.ucap regal.
"katanya kakaknya di jual bibinya,, tapi aku gak tahu maksudnya apa,lisa langsung pergi bersama anak itu mas"..dian semakin panik.
"Oke nanti aku hubungi lagi"..Regal memutuskan sambungan telpon dan langsung menghubungi lisa.
Telpon itu diangkat... regal sedikit lega karena panggilannya diangkat ..tapi dia langsung kecewa.."Halo mas hpnya tidak dibawa,bagaimana ini".dian menangis ketakutan..
Regal segera pergi ke club mawar hitam.sesampainya disana pengawal yang melihat regal datang dengan muka penuh amarah membuat pengawal yang menjaga club ketakutan..
Mereka juga di beri perintah oleh efendi,, jika pemuda ini datang lagi persilahkan saja masuk...
Benar saja pengawal langsung membukakan pintu regal pun langsung masuk kedalam.
Semua Penjaga itu hanya menunduk saat regal melewati mereka... aura yang dikeluarkan regal sangat terasa menakutkan..
Regal masuk kedalam ruangan tanpa mengetok.Efendi dan assistennya sedikit terkejut namun segera kembali beraksi dengan ingin mempersilahkn duduk.
"Maaf aku tidak punya waktu"..
"M*cikar* menjual gadis daerah xxx,apa bisa ditemukan". ucap regal menatap efendi.
efendi dan assistennya saling menatap
"Deni...iya disana yang memperjual belikan gadis gadis hanya dia saja"..Ucap assiten efendi.
__ADS_1
"Berikan aku alamatnya"..ucap regal.
"Kita kesana..!! jawab efendi.
"Tidak perlu aku bisa.."efendi memberi tanda berhenti.agar regal tidak melanjutkan kata katanya.
"sudah lama aku ingin menghabisi Deni,dia sudah sangat keterlaluan"..ucap efendi..
Regal hanya diam saja dan mengikuti mereka.
Efendi membawa semua orang di club mawar hitam.dia memimpin dengan mobil didepan.
jika melihat ini semua orang akan berfikir mereka akan berperang... karena semua senjata tajam dimasukkan kedalam bagasi mobil.
Kediaman Deni
Kepala lisa sangat pusing setelah meminum air putih dimejanya,
"Kau apa yang kau berikan padaku.."ucap lisa berdiri sempoyongan..deni hanya tersenyum dan melepas jasnya..
Kepala lisa mulai berputar putar..
"Dengar aku bisa memberikan 10 kali lipat ..."ucap lisa sambil mencoba berdiri dengan tegak.
"hahahah,aku tidak butuh uangmu sayang,kamu tau kamu membuatku sangat bergairah sudah lama aku tidak merasakan ini bersama wanita"..ucap deni mencoba meraih lisa namun lisa mencoba mundur meskipun tubuhnya benar benar susah diatur.berkali kali dia hampir jatuh karena kehilangan keseimbangan.
Deni berhasil meraih pinggang lisa,kemudian dia mendorongnya ke sofa .
Deni segera membuka kemejanya dan mencoba menindih tubuh lisa..
dengan sisa sisa kesadarannya lisa mencoba menahan deni.lisa mulai menitikkan air matanya dia merasa putus asa.
DUARRRR...
Pintu ruangan Deni hancur berkeping keping di tendang Pria yang beberapa minggu ini menjadi pengawal gadis yang sedang di tindih deni.
Deni segera berdiri dan menatap regal tajam.
"siapa kau berani nya kau ,.mau mati hah ,Pengawal...".teriak Deni..
berkali kali dia berteriak namun tidak ada pengawal yang menjawab.
Regal hanya berjalan melewati Deni.
"Kau siapa kau "??ucap deni..
Regal menggendong tubuh lisa yang sudah lemas dengan air mata yang terus mengalir.
"Berhenti baji.."Saat melihat mata regal Deni benar benar ketakutan.tidak bisa berkata apa apa lagi.
Dia sudah malang melintang dalam dunia hitam bahkan dunia yang dinamakan dunia kejahatan, namun baru sekarang dia melihat tatapan yang sangat menakutkan,bahkan hampir saja dia kencing dicelana saking ketakutannya.
Efendi dan assitenya masuk keruangan deni.
"Kau ..efendi apa yang kau lakukan disini,"..tanya deni.
efendi tertawa sinis.
"anak buahmu sudah dihabisi,sekarang giliranmu"..ucap efendi dingin.
Efendi sudah lama ingin menyingkirkan deni karena perilakunya yang sangat kelewatan terhadap wanita..
dia bahkan terang terangan mengambil banyak pegawai perempuannya untuk dijadikan budaknya.
Efendi belum punya kesempatan,tapi entah kenapa saat regal ingin berurusan dengan deni ,dia juga bersemangat kembali untuk menghabisi Deni"..
"Kali ini kau sudah tamat den"..ucap efendi..
Regal berjalan keluar dimana anak buah efendi sudah mengepung tempat itu.didalam ruangan terdengar teriakan deni namun regal tidak mempedulikannya hanya membawa Lisa keluar dari sana.
Didalam tidurnya lisa seperti di gendong oleh ayahnya.entah kenapa dia memikirkan orang yang dibenci nya itu.
Tapi perasaan nyaman dan wangi ini selalu membuatnya tenang.
Lisa mempererat pelukannya di leher regal tiba tiba dia mencium pipi pemuda itu,kemudian dia pingsan dalam pelukan regal.
__ADS_1