
rencana lisa adalah pindah ke apartemen miliknya,namun disana hanya ada dua kamar dan tidak mungkin dia tidak mangajak regal tinggal satu ruangan..
lisa sedang bingung duduk dalam jendela kamarnya,bagaimana dia bisa mengajak seorang laki laki untuk tinggal bersamanya.
Dia merasa seperti merayu seseorang,mengingat itu membuat wajahnya merona memerah.
tapi saat sekarang ini tidak mungkin bisa mempercayai orang lain.
"Siapa"..ucap dian masih mengantuk karena lisa telpon sangat pagi.
"Kamu bisa kerumah,sebelum berangkat ke kantor"??.kata lisa di seberang telpon.
"huh ada apa bos,"dengan mata terpejam dian keluar dari selimutnya.
"Uda nanti juga tau,cepetan ya"...ucap lisa langsung menutup telponnya.
"Njir.. langsung ditutup"..umpat dian.
Dalam kamarnya lisa sedang merapikan pakaiannya,meskipun polisi masih keluar masuk kediaman siregar
namun semua dapat ditangani oleh regal,semalaman regal memberikan keterangan dengan sangat tenang.
Seseorang sedang memperhatikan regal,pandangan mereka pun bertatapan.
"Bagaimana dengan situasinya" tanya regal polisi bernama Nando,dengan keadaan regal sudah tahu bahwa nando adalah bagin dari kelompok bara.
beberapa kali dia melihat nando memantau keadaan sekitar kediaman siregar.
"Kami tidak dapat menemukan petunjuk apapun dari korban".ucap nando.
"Mereka bisa melewati penjagaan kami dan juga CCTV,mereka sangat terlatih"..
"Tinggal menunggu pemindah wajah dan sidik jari,"..regal mengangguk,kemudian dia memandang nando.
"Kalian tidak perlu memberikan terlalu banyak orang untuk menjaga,kalian kumpulkan beberapa orang yang terlatih besok aku akan memilih 2 orang orang untuk mengawasi nona lisa"..
Nando berfikir usul regal sangat berdasar karena meskipun ada banyak orang malam ini untuk menjaga, tetap saja mereka bisa lolos dari pengawasan.
"Baik saya akan melapor kepada komandan agar memberikan orang terbaik untuk mengawasi nona lisa"...ucap nondo.
Dengan kejadian ini regal memiliki pemikirannya yang pertama merupakan kelompok saat menyerang dalam mobil dan menembaki lisa tujuannya untuk membunuh lisa,yang kedua kelompok malam ini yang ingin menculik lisa karena jika ingin membunuhnya mereka pasti menggunakan senjata api untuk membunuh lisa dalam jarak sedekat itu..
mengetahui siapa musuhmu adalah langkah awal menentukan keamanan dirimu.
++(
Dian datang sangat pagi ,melihat beberapa polisi berada di halaman rumah.
"LISA ADA APA?" ucap dian masuk kamar lisa..
"Kamu enggak usah teriak teriak "..bentak lisa yang menutup telingannya karena suara dian.
"hih".balas dia manyun..membuat lisa memejamkan matanya dan menghembuskan nafasnya perlahan.
"Tadi malam mereka datang lagi"..ucapan lisa sedikit menyiratkan ketakutan.
__ADS_1
"Untung ada regal jadi aku baik baik saja"!.
"Lis kamu harus kuat ya"..ucap dian memeluknya.
"Humm,aku mau bilang sama kamu karena mereka sudah tahu tempat ini aku berencana pindah ke apartemen"..
"Iya itu lebih baik,keamanan disana sangat bagus"..dian.
"Eh lalu kamu tinggal sendiri?"..lanjutnya
"enggak aku nanti tinggal sama regal"..lisa.
"HAH"..teriak dian yang langsung di tutup oleh telapak tangan lisa.
"Maaf"..
"Kalian tinggal berdua ini sangat mengejutkan ,meskipun disini kalian juga tinggal berdua tapi kan beda tempat"..
"Nanti diapartemen kalian satu ruangan meskipun beda kamar,apa enggak papa"?.dian.
"Aku yakin regal bisa dipercaya,dan iuga aku sudah enggak bisa mundur kamu juga tahu alasanku kan".. Lisa.
melihat lisa yang sangat bertekad bulat membuat dian hanya bisa mensuportnya.
"Kamu kalo waktu bisa tidur di apartemen"..lisa.
"Humm, nanti kalo kakak pulang aku pasti akan menemani kamu "..dian. dian hanya tinggal bersama ibunya karena kakak kakak nya sudah memeliki rumah sendiri.
Mereka bertiga menuju perusahaan,rencana mereka akan ke apartemen setelah dari kantor.
Rumah sudah dititipkan sumi dan cindy,lisa hanya membawa barang seperlunya.
lisa berdiri didepan pintu .
"Kita bertemu dengan klien di restoran"..lisa.
"Baik nona"..balas regal.
sampai dalam restoran lisa dan regal beretemu dengan klien.
klien lisa kali ini adalah perusahaan dari produsen material,mereka terkenal dengan kemampuan mereka meyiapkan material berkualitas.
Setelah mengetahui OCEAN mendapat tender besar tentu saja mereka akan merepat kesana,dengan bekerjasama dengan dengan OCEAN keutungan yang didapatkan sudah pasti akan sangat besar.
"Selamat datang nona lisa"..ucap seorang pria berumur sekitar 60an yang merupakan pimpinan Huanyu const langsung.dibelakangnya ada dua orang pengawal yang berdiri menjaganya.
"Terima kasih pak Leo"..Ucap lisa membalas salamnya.
"Ternyata nona lisa sangat cantik,bahkan lebih cantik dari pada di foto cover majalah"..puji leo yang terkesima dengan wajah asli lisa yang memang sangatlah cantik.ditambah lagi dia masih muda sudah menjadi pimpinan perusahaan,
sedikit keraguannya adalah kenapa baratayuda memilih perusahaan kecil ini sebagai kontraktor utama project ini.
"Pak leo pandai memuji saya tidak secantik itu,dan cukup panggil saya lisa saja"..lisa.
Leo melihat regal awalnya dia snagt terkejut karena tampangnya yang bule dan rupawan,dia berfikir regal adalah kekasih lisa tapi setelah tahu dia hanya pengawal pendangan leo ke regal biasa saja.
__ADS_1
"Silahkan duduk lisa,silahkan mau pesan apa"?.tawar leo.
"Iya pak leo kita bisa lakukan nanti ,bagaimana kalo kita langsung kepada pembicaraan"..ucap lisa.
Anak muda memang ingin langsung ke intinya tidak suka berbasa basi.
"Baiklah jika itu permintaan lisa"..ucapnya.
"Seperti proposal kami kemarin kami ingin memasok material OCEAN untuk project Baratayuda,dan tentu saja kami menawarkan kualitas material yang terbaik"..ucap leo.
"Pak leo Saya sangat dengan penawaran Huanyu,dan portofolio huanyu tidak diragukan lagi".puji lisa membuat leo tersenyum.
"Dan saya ingin bekerjasama dengab huanyu,tapi dengan dua syarat"..ucap lisa.
Ternyata gadis ini sangat kompeten tidak terburu buru mengambil keputusan,dia bahkan berani memberikan syarat meskipun tahu track record huanyu.
Leo terseyum.
"Silahkan lisa"..
"Yang pertama kami ingin orang lokal dilibatkan dalam kerjasama ini,yang kedua adalah saya ingin Huanyu dapat melihat dan memperhatikan keadaan daerah yang kita bangun jika itu dipenuhi saya akan sangat setuju meskipun dengan penawaran harga Huanyu"..ucap lisa membuat alis leo berkerut.
Melibatkan orang lokal kota J dalam manajemen,apa gadis ini gila.
orang kota J sangat liar bahkan pemerintah tidak bisa menganinya melibatkan mereka sama saja merusak tatanan sistem Huanyu.
dan lagi mereka harus mengeluarkan cost lagi untuk itu.
"Lisa orang kota J sangat sulit dikendalikan,melibatkan mereka malah akan mempersulit kita"..ucap leo.
"Pak Leo jika kita ingin mengubah mereka maka kita harus memberikan mereka kesempatan,bukankah tujuan proyek ini memang untuk itu mensejahterakan kota J"..jawab lisa tegas.
Tatapan Leo sangat dalam.
"Lisa sarat pertama sangat lah tidak masuk akal,tapi syarat kedua adalah yang realitis kita bisa memberikan mereka fasilitas jalan atau membangun sekolahan".
"Tapi jika melibatkan mereka kami takut justru akan menghambat kita"..ucap leo.
"Pak Leo Sejak awal saya mengajukan penawaran ke tender ini tujuan saya hanya satu yaitu membantu KOTA J,dan mungkin itulah yang dilihat Baratayuda.Jika pak Leo tidak setuju maka saya tidak memaksa"..ucap lisa sangat tegas membuat leo mengepalkan tinjunya dibawa meja.
Gadis ini hanya anak kemarin sore didunia bisnis tapi berbicara seolah olah dia menguasai dunia itu.Memang baru pertama kali ini ada perusahaan yang meminta syarat ini.
Melihat Leo Diam dan berfikir lisa bicara.
"Jika seperti itu kami permisi pak Leo,mungkin lain kali kita bisa bekerjasama ditempat lain"..ucap lisa.
Leo ingin menahannya tapi jika dia lakukan berarti dia menyetujui syarat lisa.Yang bisa dia lakukan hanya menatapnya pergi.
Leo mengejar lisa.
"Lisa kamu akan menyesal jika menolak kami,karena di negara ini tidak akan ada yang bisa memasok material sebesar kami"..ucap leo.
"Pak leo meskipun nanti kita bekerja sama dengan beberapa perusahan produsen ,itu tidak masalah asal mereka mau menerima syarat kami"..jawab lisa.
do hhse
__ADS_1
"Kau..".leo terseyum sinis,gadis ini tidak mudah dihadapi, tapi juga dia tidak mungkin melepas project besar ini.
Leo kembali hany melihat lisa pergi,tapi dalam hatinya dia tidak terima dengan penolakan ini.