
Sudah dua hari lisa tidak menemukan Dian.Pikirannya tidak fokus dalam pekerjaannya padahal sebentar lagi project dengan bara akan dimulai.
Regal masuk keruangan lisa membawa makanan yang dia beli.
"Nona makanlah"Ucap regal yang mengejutkan lisa dikursinya.
lisa menatap regal dengan wajah sedih,Diapun mendekati lisa mengelus rambutnya.
"Apa dia akan baik baik saja".ucap lisa sambil memeluk regal yang berdiri di sebelahnya.
"Kita sudah mendapatkan jejaknya saya yakin sebentar lagi kita akan menemukan nona dian"..jelas regal.
"Apa ini karena aku lagi"?.ucap lisa
Regal tidak bisa menjawab tapi jika ini ada sangkutnya dengan lisa pasti sekarang mereka sudah menghubungi lisa.
Telp regal berbunyi ini adalah panggilan dari efendi.
"Aku menemukan sesuatu,kita bertemu di lokasi yang aku share"!!.ucap efendi.
"Hmm".jawabnya menutup telpnya.
"Apa ada kabar"..?tanya lisa.Dijawab dengan anggukan oleh regal.
Dilokasi yang diberikan efendi regal melihat sesorang tangan dan kakinya diikat.
"Apakah dia sudah berbicara".ucap regal.
Saat kemarin mendapat informasi bahwa orang yang mati adalah jefri ketua geng naga merah regal menyuruh efendi menyelidiki ini.
Karena dipantuan CCTV terakhir mobil dian memang melaju di jalur kecelakaan.dari situ dia mendapat kesimpulan jefri terlibat dalam hilangnya dian.
Regal mendekat pria yang terikat tangannya.wajahnya sudah babak belur dihajar efendi dan anak buahnya tapi dia sangat kuat tidak bicara.
Dia menatap matanya dan memegang jarinya lalu "Crack".
"Ahhhhhhhh".pria itu menjerit. efendi dan anak buahnya pun kaget,dia bersyukur akhirnya orang ini ada dipihaknya.
Kemudian regal mengambil jari lainnya."Crack".
"Ahhhhhhhhh " pria seakan akan dicabut nyawanya tapi gravitasi menarik nyawanya kembali ke tubuhnya.
"Tinggal tersisa delapan jari tangan dan Sepuluh jari kaki"..kemudian regal memegang jarinya kembali.
"Baik baik aku akan bicara" teriaknya kesakitan
"empat hari yang lalu bos mendapat job besar,dia disuruh menjemput wanita jepang dibandara".. regal menatap efendi mereka teekejut dengan ucapannya.
"Tapi kemarin saat hendak menjemput mereka bos jefri memerintahkan kami untuk bersiap siap membunuh mereka"!..ucap sambil menangis.
"Aku bersumpah hanya itu yang tahu karena aku tidak ikut mereka mejemput wanita itu"!..
Regal memegang tangannya lagi.Melihat itu pria itu melotot.
"Bang togar bang togar mungkin tahu,karena aku mendengar sendiri bahwa mereka menyekap seseorang dihutan"!..ucapnya.
"Togar juga seorang geng besar tapi dia orang yang licik,Mereka suka memeras orang orang"jelas efendi.
"Kita ke tempat mereka,"ucap regal diikuti efendi.
__ADS_1
Anak buah togar menyusuri sepanjang sungai mencari keberadaan buruan mereka.Mereka diperintah togar menemukan mereka hoduo atau mati.
Didusun pelosok milik warga Majid duduk diatas pohon yang ditebang,Dia sedang menyusun rencana selanjutnya.
Tinggal lima hari lagi untuk barang itu mendarat,kesempatan pertamanya telah hilang untuk menyusup ke kota J.
"Uhuk".suara dian membuyarkan lamunannya.gadis itu berjalan dan memegang kepalanya.
Majid hanya mengamati gadis itu,"Panasmu sudah lumayan turun,"!..
"Ini"..dian menyerahkan makanan kepadanya.melihat majid mengerutkan keningnya dian mejelaskan.
"ini adalah makanan dibungkus daun pisang"...ucap gadis itu.
"Aku tahu ini adalah lemperkan,dulu aku sering memakannya"!.ucap majid.
Dian memiringkan kepalannya."Jadi kamu pernah tinggal disini"?"dan juga kamu bisa berbahasa dengan fasih". majid tersenyum.
"Tapi tetap saja kamu ini mafia kan,kamu sering membunuh orangkan ,sebaiknya setelah ini kamu beetobat dan menyerahkan diri kepada polisi"!..ucap dian.
"Mereka membunuh rekanku,aku hanya balas dendam saja"..jawab majid enteng.
"Pasti karena kamu juga telah membunuh temannya,makanya mereka membunuh temanmu itu biasakan bagimu"..
"Cepat cepat bertobat dan kembali ke jalan yang benar deh"..! lanjut dian.Majid terkekeh.
"Kenapa kamu sangat perhatian padaku"?..ucpa majid.
"Hilih"ucap dian sambil berbalik hendak pergi.
"Terima kasih"..ucap majid.
"Aku pasti akan membalas kebaikanmu".tambahnya.
Dian paling benci dengan geng atau mafia,karena mereka sangat meresahkan dulu ayahnya juga hampir mati karena perbuatan amafia.
Seorang penduduk menghampiri dian.
"Nona sepertinya dokter itu tidak bisa kesini,akses jalan ditutup seseorang kami tidak berani melewatinya karena mereka sangat kejam".!.ucapnya.
"Sepertinya mereka mencari kalian,aku tidak memberi tahu mereka tapi cepat atau lambat mereka akan kemari"!..
"Baiklah pak terima kasih,".ucap dian.
"Kita harus bergerak lagi,mereka akan datang".ucap dian cemas. majid hanya mengangguk.
mereka berdua pun berjalan masuk kehutan dengan menyeret kakinya majid mengikuti dian.
Seandainya mereka punya telpon sekarnag mungkin dia sudah menghubungi ayahnya dan lisa.melihat wajah dian yang di tekuk majid bertanya.
"Siapa namamu"?.tanyanya.
"Apa pentingnya sekarang kalo mereka menemukan kita".dengus dian.
"Kenapa kamu menolongku waktu digubuk itu"?.tanya majid
Ternyata pria ini sangat cerewet.
"Aku juga tidak tahu waktu kamu menolongku kabur,mungkin jika aku tidak kembali aku akan merasa bersalah"!. tukasnya.
__ADS_1
Majis sekarang yakin bahwa gadis ini memiliki hati yang baik."Seandainya kamu lari kamu tidak akan mengalami hal ini denganku"..
"Sudahlah yang penting kita harus sampai di kota,dan meminta bantuan tidak ada gunanya menyesal"!..ucapnya.
"Dulu aku memang pernah tinggal di panti asuhan di kota sebelah"!.. dian tetap berjalan tapi mendengarkan.
"Lalu suatu hari aku bekerja dan jarang balik ke negara ini"!..ucapnya.
"menjadi mafia bukanlah pekerjaan"!..sahut dian.
Majid terkekeh."Kenapa tertawa apakah membunuh menganiyaya orang itu perbuatan menyenangkan"!.dengusnya.
"Mereka hanya tahu menyik...".tiba tiba dian terperosok dan jatuh.
"Au" Dian hampir menangis.
""Apa tidak bisa sial lagi"teriaknya tiba tiba turun hujan. majid tertawa.
"Kamu diamlah".teriak dian melemparkan ranting pohon padanya.
Majid membantunya dian tidak menolak,Beruntung disana ada sebuah gua mereka pun berteduh disana.
"Kenapa "tanya majid melihat dian takut untuk masuk.
"Bagaimana kalo didalam ada binatang buas,dan juga tempatnya sangat gelap"!..ucaonya sambil meremas kaos majid.
"Ada aku disini".ucapnya tenang.. melihat tangannya menggengam erat koasnya dia mengambil tanganya dan menggandengnya masuk.
Didalam sangat gelap tapi tempatnya kering,Majid mengeluarkan korek kayu yang diambilnya di rumah penduduk.
Setelah mengumpulkan ranting dan dahan kering dia membakarnya.
"Bagaimana kamu bisa kepikiran mengambil korek api"?.tanya dian mendekat ke api unggun.
"Aku sering mengalami situasi seperti ini"!.ucapnya bangga.
Dian mengusap usap lengannya karena dingin dan kaosnya juga agak basah.Majid mendekat padanya.
Dia duduk disamping dian."Kalo kita berdekatan kita akan menjadi hangat"!.ucapnya.
Meski ingin menolak tapi sepertinya itu masuk akal pikir dian."Kenapa kamu jadi mafia"..
"Bagaimana kalo aku bukan"!.ucap majid.
"Sebenarnya aku seorang tentara bayaran,suatu perusahaan meminta jasaku untuk mengawal tapi ternyata mereka berhianat dan mau membunuhku"!.terang majid.
"Benarkah"!.ucap dian.
"Huum, aku minta maaf karena tidak sengaja melibatkanmu aku takut mereka akan menyiksa dan membunumu karena membantu ku lari"!..ucap majid.
dian mengerutkan keningnya."tapi sekarang aku bisa bebas kan"?
"Aku sering mengalami hal ini,dan orang yang menolongku pasti disiksa dan dibunuh"!.."Aku janji akan melepaskanmu jika benar benar aman"...
"Hanya itu saja penjelasanku"..
sambil menghela nafas dian mengulurkan tangannya.
"Aku dian".. ucap nya.Majid tersenyum dia ingin mengubah namanya tapi gadis ini sangat baik dan tulus membantunya.
__ADS_1
"Majid" . ucapnya ini pertama kalinya dia benar benar memberitahu namanya.entah kenapa dia tidak bisa berbohong dengan wanita didepannya ini.
Continue.