Mr Bodyguard

Mr Bodyguard
intimisadi


__ADS_3

jika ada hal yang menyangkut Bisnis Leo sangat perhitungan,bahkan cenderung pendendam.


Dia ingin sekali memberi pelajaran kepada OCEAN yang sudah menghinannya.


Dia tinggal menekan kepada perusahaan produsen untuk menolak kerjasama dengan OCEAN,


"Kita lihat kemampuanmu ?ucap leo menyungingkan seyum sinis.


++(


Tanpa mengetuk pintu ruangan lisa,Dian langsung masuk kedalam.


Membuat lisa mengerutkan keningnya,


"Kenapa "?..tanya lisa,


"Lisa produsen material kita menstop pasokannya kepada kita"!


"Mereka menuntut pembayarannya pada kita,!"..ucap dian menggebu gebu.


"Mana bisa kita kan mengikat kontrak dengan kita?.."..lisa.


"Mereka bersedia membayar kompensasi,setelah OCEAN menyelesaikan tagihan mereka"..dian.


"Kamu sudah hubungi penyedia material lain?"..ucap lisa menenangkan dian.


"Aku juga sudah menghubungi devisi kita,tapi semua yang kita hubungi menolak kita"..!..ucap dian.


"Ok kamu tenang saja,kita pasti menemukan jalan"!.jawab lisa tenang.


"Huum"ucap dian keluar ruangan.


saat hendak duduk dia melihat regal,melihat dian yang terburu buru regal menanyakan padanya.


"Nona kenapa"??tanya regal.


Dian menceritakan kejadian dalam OCEAN, regal hanya mengangguk.


Dia sudah berjanji tidak akan mencampuri urusan perusahaan,bagaimanapun lisa pasti memiliki kemapuan menyelesaikan ini.


Tiba tiba ruangan lisa terbuka.melihat regal bersama dian lisa langsung memberi perintah.


"Siapkan mobil ayo berangkat"..


Tanpa menjawab regal mengikuti bosnya.sementara dian segera kembali kepada kerjaannya.


Dalam perjalanan regal hanya diam tidak bertanya apapun tentang tujuan lisa.


"Pak agus menelpon beberapa orang membuat onar di project kita"..ucap lisa..


"Apakah menurutmu ini kebetulan"?.


"Kata orang orang Leo itu yang tidak suka di singgung,apa menurutmu keputusanku benar"?..tanya dian.

__ADS_1


"Nona jika menurutmu ini benar ,maka kebenaran bersama konsekusinya harus nona terima".!..jawab regal.


"Aku mengerti"..lisa.


Sesampainya disana waktu sudah sore hari dan para pekerja sudah banyak yang pulang.


Saat hendak memasuki portal tempat project mereka dihadang beberapa orang.


Mereka memiliki tampang kerasnya jalanan,saat melihat mobil bagus datang mereka langsung berfikir itu adalah mobil petinggi perusahaan.


Rencana mereka adalah menakuti lisa.


"Keluar .."..ucap salah seorang pria.


"cepat keluar"..ucap seorang lagi.


"Nona tetaplah didalam".ucap regal tenang.


"Aku ingin melihat mereka siapa".jawab lisa.


Lisa dengan cepat sudah turun terlebih dahulu.


Regal menyusul membuka pintu sambil menggelengkan kepalanya.lagi lagi lisa tidak menurutinya.


"Kalian siapa ".tanya lisa.


Melihat seorang gadis cantik turun dari mobil pandangan mereka langsung senang.


"Wah cantik banget ini mah".


"Kami hanya ingin mengobrol dengan nona,tenang saja tidak usah takut"..


"Takut,apa maksudnya"?..ucap lisa.


"Kalian sudah hampir menyelesaikan pekerjaan ini,tapi kalian lupa ya untuk membayar keamanan"!..


"Keamanan"??.lisa.


"Aku mengerti,jadi kalian yang telah mengacau di project ini ya apa kalian tidak takut dengan polisi"!..bentak lisa.


"Hahah"..mereka semua tertawa..


lalu dari belakang mereka agus dan dua orang security menghampiri.tapi tidak berani mendekat kepada lisa.


Tiap malam mereka selalu mengacau di tempat proyek,merusak mencuri kadang memalak para pekerja.


Meskipun sudah melapor kepada kepolisian tetap saja mereka kemabali lagi mengacau.


"oh kamu mandor yang kemarin ya"..ucap pimpinan kelompok.


"Malam ini kita mau pesta,ayo bagi sedikit uang"..tanpa meresa malu dan bersalah dia meminta kepada agus.


"Bang kemari saya sudah kasih kan,dan kata abang kita sudah selesai"!.jawab agus.

__ADS_1


"Lah itu kan kemarin malam ini belum".. kawanan itu tertawa.


Agus mungkin serba salah dihadapan lisa dia di hina seperti ini,jika mereka mau membuat keributan agus tidak yankin mereka akan menang karena jumlah mereka.


"Kalian "!.teriak lisa kepada kelompok pengacau.mereka semua menatap lisa kembali.


"aku peringatkan jika tidak pergi dari sini dan masih menggangu aku akan segera melapor ke polisi"!..gertak lisa.


Pimpinan itu berjalan mendekati lisa tanpa takut dengan ancaman lisa.


"Nona.. nona kamu pikir kami takut dengan polisi".sambil berkata dia mendekati lisa..


lisa sedikit takut,saat tangannya hendak menyentuh lisa dengan sangat cepat regal memegang tangan pimpinan pengacau itu.


"kau"!ucap nya ingin menarik tangannya tapi tekanan regal sangat kuat.


sementara kawanan mereka terkejut melihat aksi regal.orang ini tidak takut dengan jumlah mereka yang banyak.


Saat hendak membalas dia terjatuh terlebih dahulu karena dorongan dari regal.


"Kau ingin mati ya"!.ucapnya memberi tanda kepada teman temannya.dalam sekejab mereka mengelilingi regal dan lisa.


Melihat itu agus juga bersiap membantu meskipun dia tahu tidak akan menang,tapi ini adalah tugasnya tidak mungkin dia membiarkan pimpinannya dicelakai mereka.


Tapi kemudian agus terkejut karena dalam waktu singkat lima dari 12 orang sudah tersungkur ditanah.


sementara regal masih berdiri dengan tenang tanpa ekspresi.


Mereka semua sangat terkejut dengan kejadian cepat itu.


"Apa yang kalian lihat cepat bantu mereka"..teriak pimpinan itu.


Mereka pun kembali menyerang regal dua irang langsung menerjangnya.dengan gerakan ringan dia menghindari mereka dan langsung menendang kedua orang tersebut.


Tiga orang mencoba menangkap lisa dari belakang namun segera regal menarik lisa kedalam pelukannya,dengan gerakan cepat dia meninju wajah salah satu dari ketiga orang tersebut.


Dua lainnya yang melihat pukulan regal sangat kuat hingga membuat temannnya langsung pingsan menjadi ketakutan.


Mereka berdua langsung kabur,sisa dari mereka mengambil kayu dari sekitar tempat proyek.


Dan ingin mengincar regal,agus segera membantu regal bersama kedua temannya.


Meakipun memakai senjata ternyata dihadapan regal mereka bukan apa apa.empat orang ditumbangkannya kembali dan sisanya dibereskan agus.


Pimpinan itu sangat terkejut,pria bule ini sangat kuat meskipun mereka tidak bisa beladiri tapi mereka sangat banyak harusnya mereka bisa menang mudah.


Lisa dari awal percaya regal akan bisa mengalahkan mereka karena itu dia sangat percaya diri.


"Si si siapa kamu".jawab pimpinan itu terbata bata karena takut.


Lisa mengampirinya.


"Nah sekarang kamu katakan siapa yang menyuruhmu".ucap lisa tersenyum licik.

__ADS_1


regal yang melihat itu tersenyum.


"Ternyata Nono bisa sadis juga"..ucapnya dalam hati.


__ADS_2