Mr Bodyguard

Mr Bodyguard
accident 2


__ADS_3

Turun bandara" Majid" pria keturanan arab dengan perawakan sempurna militer.memakai masker yang hampir menutup seluruh wajahnya.


Jika ZnQ tidak Meminta langsung dia tidak akan menjalankan misi ini,keluar dan berada bersama orang orang menjadi hal yang paling dibencinya.


Tapi meskipun hanya sedikit wajahnya terlihat, orang akan mengenali berasal dari mana rasnya.


Bersama dengan seorang gadis jepang disampingnya.Dia berhenti di stand kopi favoritnya


majid meminum kopi dengan memakai masker yang dapat di buka saat sesuatu hendak masuk ke mulutnya "Dulu katanya kamu terlahir disini"?.wanita jepang berbicara sambil tersenyum lucu menyaksikan tingkah majid. tentu saja mereka berbicara dalam bahasa jepang yang fasih.


"Iya aku lahir di salah satu kota di Negara ini".


jawab majid sambil menikmati kopi terkenal negara ini.


"Itulah sebabnya kamu hanya mau kopi yang berasal dari negara ini"!.ucap wanita jepang bernama Kamiya.


"Aku tidak tertarik melanjutkan berbicara tentang masa lalu,"Ucap mijad melihat jam ditangannya.


"10 menit lagi jemputan akan datang,kita harus bersiap"..


"Ok " ucap kamiya wanita jepang disamping majid.


Kendaraan merekapun datang dua orang segera memberi salam dan menyambut mereka,sementara beberapa orang dibelakngnya juga membungkuk setelah di perintah oleh pimpinan kelompok.


"Selamat datang".. seorang pempinan kelompok sambil membungkuk.saat melihat sedikit wajah majid dia terkejut karena ada orang Keturunan arab yang mengawal perempuan jepang.


Mereka mendapat tugas untuk menjemput klien wanita dari Jepang dengan bayaran 500 ribu dollar dimuka.


"Kenapa kamu membawa banyak orang,bukankah dalam perjanjian kamu hanya boleh membawa dua orang saja."!..sentak majid kepada kelompok yang dipimpin oleh jefri. jefri melotot saat majid menjelaskan dalam bahasanya. bahkan aksen majid terlihat sangat fasih.


"tenang saja bukan kah semakin banyak semakin bagus,dan mereka sudah termasuk kesepakatan uang muka tidak akan dikenakan biaya lagi"!..ucap jefri


Majid terus menolak,akhirnya jefri menyuruh sisa anak buahnya pergi dan hanya jefri bersama satu sopir tersisa.


"Ayo sudah cepat kita selesai kan tugasnya".dengus jefri.


Majid dan kamiya duduk dibelakang,"Tuan anda sangat fasih berbahasa kami, apakah anda pernah tinggal disini".ucap jefri.


"Selesaikan tugasmu saja,beberapa jam kita sampai kepelabuhan??"!.ucap majid.yang risih jefri terus melihat wajahnya.


"Satu setengah jam".ucap jefri mendengus sebal.


"Sebentar kita beli rokok dan minum"..Mereka menepi di pinggir.


jefri langsung keluar dari mobil saat majid hendak menegur untuk terus bergerak,sementara sopir juga hendak ikut turun.


melihat gerakan sopir yang aneh majid hendak menangkapnya.


Saat tiba tiba sopir melempar bom asap,dan langsung keluar menutup pintu.


Majid dan kamiya tidak bisa keluar mereka menguncinya,asap sudah mengepul majid mencoba memukul mukul kaca tapi tidak berguna karena ini kaca khusus.


"Majid"Ucap kamiya lirih dan akhirnya pingsan.majid masih mencoba menjaga kesadarannya.tapi usahanya sia sia dia akhirnya juga tertidur.

__ADS_1


"aHahah rasakan makanya jangan macam macam,cepat buka pintunya dan periksa barang apa yang bernilai sampai 50 juta dollar."Ucap jefri bersemangat.


Salah satu anak buahnya membuka pintu tapi segera di tendang hingga terlempar jauh..majid berhasil keluar bersama kamiya yang pingsan.


"Kau ..cepat kepung mereka".teriak jefri.


Majid bisa tersadar karena dia menusuk pahanya dengan bolpoin,rasa sakit membuat kesadarannya terjaga.


mereka yakin dengan jumlah ,mereka akan dapat mengalahkan majid.


Medengar semua berteriak semangat,majid juga bergerak.Majid sekarang menghadapi 20 orang.


Jefri berfikir orang ini sangat bodoh dia mau melawan mereka sendirian?."Hahah sungguh bodoh".


Tapi hanya beberapa menit Jumlah mereka langsung berkurang dratis,kemampuan bela diri majid juga diatas mereka semua.


Tidak ada yang mampu menandingi majid,melihat itu keringat jefri bercucuran berfikir orang ini sangat hebat.


Dia mencari cara ,saat melihat tas kamiya dia berlari menuju kesana dan mengambil tasnya.


Tapi kamiya mencoba bangun dengan payah,mencoba memegang celana jefri."Ban*** ".umpatnya.


Terpaksa dia mengeluarkan pistol dan menembak kamiya dua kali.melihat itu majid meraung setelah membabat habis sisa anak buah jefri,majid mengejarnya tapi dari belakang mobil menabraknya.


Majid terpental tapi dia mampu bereaksi sehingga mengurangi cedera fatalnya.jefri segera masuk ke dalam mobil meninggalkan semuanya.


"Bagus untung kamu tabrak dia,"..puji jefri kepada sopirnya.


"Bang sepertinya kita diikuti,"ucap supir jefri.


"Apaaaa" dia melihat kebelakang dan ternyata benar itu adalah majid mengejarnya.


"Ba**** itu apakah dia robot ?,Lajukan mobilnya lebih cepat"..teriak jefri.


Dalam keadaan tenggorokan dan paha yang sakit karena menahan efek bius, majid terus mengejar jefri.


"Sial aku akan segera pingsan kehilangan darah dan bius ini,uhuk huk"majid mencoba mengontrol nafasnya.


,tapi tiba tiba mobil didepannya terbalik.majid tidak sempat mengehindar mobilnya juga masuk ke lubang jalan Mobilnya pun terbalik.


Didalam mobil semua berjatuhan termasuk pistol yang disembunyikan dalam dashboard.


Majid mengambil pistolnya tapi dia lupa wajahnya tidak lagi tertutup masker.


Saat berhasil merangkak keluar dengan melepas jasnya ,dia melihat seorang wanita menatapnya barulah dia tersadar tidak mengenakan masker.


"Sialan"dia segera merobek kaosnya untuk menutupi wajahnya.


Setelah membunuh jefri dia meninggalkannya dan beralih ke wanita itu,dia bisa melihat wajahnya ketakutan.


melihat situasinya majid tidak punya pilihan lain selain masuk kedalam mobil dian.Wanita ini tidak beruntung karena berada disituasi seperti ini.


Wanita ini tidak bersalah tapi hanya nasibnya saja tidak beruntung,jika dia tidak matipun orang orang itu juga akan menyiksa dan membunuhnya.

__ADS_1


Mereka akan mengira dia membantunya melarikan diri,membunuhnya adalah pilihan terbaik.


membunuhnya tanpa rasa sakit.itu adalah ucapan terima kasih yang bisa di berikannya.


Tapi tenggorokannya terasa sakit dan darahnya pun terus keluar dari paha dan kepalanya.tiba tiba kepalanya pusing dan perlahan tersungkur ditanah.


Saat mulai sadar kedua tangan dan kakinya terikat.


"Hemm dia sudah bangun rupanya"ucap seseorang lalu menendang wajahnya.


"Apa yang kamu lakukan jika dia mati kita tidak mendapat informasi".teriak temannya.


"Dia membunuh bang jefri,lagi pula kita masih punya wanita itu kita tanyai saja dia"


"Bodoh bentar lagi juga dia mati kehabisan darah,kita hanya perlu tunggu bang Togar datang"


Majid melihat Dian pingsan dengan tangan dan kaki juga terikat,Dia mulai memahami situasinya".


Terdengar mobil berdatangan kemudian suara mereka bergerak masuk,


"Jadi dimana baj**gan itu".teriak togar


"Dia disana bang".ucap pria yang menendang majid menunjuk ruangannya.


"Bang dia membunuh bang jefri dan anak buahnya,dia harus mati bang"..


"Lalu di mana wanita jepang itu"?


"Dia disana bang"..tunjuknya.


Togar mengerutkan alisnya karena wajahnya berbeda dengan di foto yang di tunjukkan jefri.


"Bodoh kau".ucap togar memukul kepala anak buahnya.


"Siap gadis ini"? teriak togar lagi.


"Tapi bos gadis bersama pria ini bang"..ucapnya. sejak jefri menelponnya dia memang mengerahkan semua anak buahnya untuk membantunya.


Dan mereka berdualah yang berhasil menemukannya,tapi gadis itu bukan lah yang dicarinya.


tapi jelas pria ini adalah foto yang dikirimkan jefri saat mereka didalam mobilnya.


"Baiklah katakan dimana barang seharga 50 juta dollar itu" sambil menatap majid.


Dian mulai kembali sadar,melihat tangan dan kakinya terikat dia menjerit.


"Diamlah nona percuma saja kamu menjerit tidak akan ada yang menolongmu".ucap togar mendekati dian.


Dia menjabak rambut panjangnya dan menatap Majid.membuat dian meringis kesakitan


"Katakan padaku atau kubunuh wanita ini".ucap togar sambil meletakkan pisau dilehernya.


continue

__ADS_1


__ADS_2