
Seseorang wanita cantik dengan cangkir kopi ditangannya sedang menatap kolam air yang berada disamping restoran.
Wajahnya yang mempesona mengalahkan pemandagan diluar restoran yang indah.
tangannya yang lentik dengan elegan menyeruput kopi dalam cangkirnya,kadang sesekali dia melihat jam ditangannya untuk memastikan tamu yang ditunggunnya telah tiba.
beberapa saat kemudian Seorang wanita yang tak kalah cantik mendekati mejanya.
"Vanesa"..ucap lisa memberi salam,vanesa segera berdiri dan memberi salam.
"Makasih lisa kamu mau datang"..ucap vanesa.
Sebenarnya vanesa khawatir lisa akan menolak untuk menemuinya, karena regal sudah tahu siapa dirinya.
tapi lisa datang, ini berarti regal belum memberitahukan apapun kepada lisa.
regal yang berada dibelakang nya hanya menatap datar.
Vanesa mendekati regal untuk mengucapkan salam.
"Hallo "..ucap vanesa manja.regal hanya mengangguk.membuat vanesa membuang nafas.
Lisa.."..".
sepertinya telah terjadi sesuatu dengan mereka batin lisa,
Kemudian lisa dan vanesa duduk bersama, sesangkan regal duduk agak menjauh.
"Mau pesan apa?" tanya vanesa.
"Iya nanti saja, "..jawab lisa.
"Bagaimana kabarmu lisa"..pertanyaan biasa namun lisa merasakan ada sesuatu di ucapannya.
"Aku baik baik saja,tapi malah kamu yang kemana tiba tiba saja mengundurkan diri dari bank,bahkan nomor kamu enggak aktif"??.
Vanesa tersenyum
"Lisa bagaimana jika aku mengatakan aku ingin mencelakaimu disini".. ucapan vanesa sungguh sungguh lisa bisa merasakannya begitupun regal yang sudah berdiri dibelakang vanesa.
Lisa sungguh kaget melihat situasi ini,
__ADS_1
"Tenanglah aku tidak bodoh melakukannya didepanmu"..perkataannya itu ditujukan pada regal.
"Lisa dengarkan aku,situasimu... tidak situasi kita saat ini bagaikan sebuah permainan catur dan kita hanyalah sebuah pion"..
lisa"..."
"lisa tentu kamu mengerti yang kumaksud"..ucap vanesa.
lisa tidak bodoh dilangsung mengerti arah pembicaraan vanesa.
"Lisa kamu berada disisi berlawanan denganku,tapi ada perasaan yang membuatku ingin menyelamatkanmu dari situasi ini".
"Karena yang kami incar bukanlah dirimu karena itu aku tidak ingin kmu terlibat lebih jauh lagi".
"Mungkin selama ini kamu bisa selamat,tapi semakin kamu masuk kedalam tidak akan ada yang bisa menjamin keselamatanmu teror akan selalu menghantuimu".
"Aku berbeda denganmu karena sejak awal aku tahu dengan apa yang terjadi,sedangkan kamu hanya dilibatkan saja".
"menyerahlah lisa.. berhentilah dalam project ini,sekali lagi aku mengatakan ini karena aku simpati padamu ,kamu masih polos masa depan mu masih panjang".
"Jika kamu terus masuk dalam pertarungan ini,kami tidak segan akan menyingkirkanmu dari tujuan kami"..
Ucapan vanesa sangat jelas,lisa langsung paham wanita didepannya ini adalah musuhnya tapi tatapan vanesa tidak menunjukkan ancaman sama sekali. hanya perasaan simpati.
"Vanesa"..panggil lisa.
"Terima kasih,tapi aku tidak akan menyerah disana ada impianku,OCEAN adalah jatidiriku "..kata kata lisa membuat vanesa berhenti namun tidak berbalik,dia semakin mengagumi gadis muda ini,keberanian dan keteguhan hati tertuang dalam setiap kata katanya.
Sedangkan sudut bibir regal terangkat dia semakin mengagumi bosnya ini,dari awal dia ingin mencegah lisa karena vanesa visa menyembunyikan niatnya.
Bahkan regal sangat terkejut saat vanesa menceritakan kebenaran kepada lisa,namun jawaban lisa yang sangat percaya diri membuatnya semakin yakin dengan kesiapan lisa menghadapi perang yang akan datang.
Vanesa berbalik dan tersenyum sangat mempesona
"Aku mengerti, dan sampai bertemu lagi"..kali ini vanesa pergi menghilang dari hadapan mereka.
Lisa mengembuskan nafas perlahan lahan,lau menatap regal.
"Jadi benar sekarang mereka mengincarku"
Suara lisa agak bergetar terdengar sedikit ketakutan.
__ADS_1
"Nona.."..belum selesai regal mengatakan sesuatu lisa sudah berdiri dan berjalan keluar restoran.
regal segera mengikutinya,
"Nona...".regal mencoba mengejarnya dia tidak tahu apa yang dipikirkan gadis itu sekarang.
Namun dia berhenti berlari mengejarnya saat melihatnya masuk minimarket.
Dia pun masuk dan melihatnya menegak minuman bersoda.
"Bukankah katamu jika adrenalin tinggi minuman manis akan menenangkan kita"..ucap lisa sambil menegak minumannya.
"Hahah.."regal benar benar tertawa lepas,ini adalah pertama kalinya dia tertawa sangat lepas.
+++++.
"Menurutmu vanesa wanita seperti apa"??..ucapnya sambil berjalan memegang minuman kaleng ditangannya.
"Dia wanita yang sangat tenang,dewasa,setia dan memiliki kepercayaan diri sangat tinggi namun terlihat jika dia masih menyembunyikan sesuatu mungkin masa lalu kelam"..semua itu memang kepribadiannya.
"Huum tapi menurutku dia sangat baik"..ucapnya.
Regal menoleh pada lisa.
"Saat aku menatapnya tidak ada perasaan ingin menyakitiku,dan juga dia memperingatkanku kan"..
regal.".."
"Nona sudah tahu ucapannya sungguh sungguh tapi masih berani mengatakan tidak menyerah"..regal.
"Karena aku yakin kebaikan akan selalu menang"??..jawab lisa.
"Dan juga aku memiliki kamu disisiku,"..lisa merona lalu menyembunyikannya dengan meminum soda.
"Jika vanesa sudah mengatakan itu ,saya yakin sebentar lagi mereka akan mulai bergerak"..
Regal berhenti berjalan.
"Nona sebelum kita memulai perang ini aku ingin bertanya alasanmu sebenarnya,Maukah nona menceritakan semuanya pada saya"..ucap regal
Lisa berhenti dan berbalik menatapnya.
__ADS_1
"Baiklah tapi berjanjilah kamu tidak akan membujukku lagi untuk berhenti dari project ini"!..kata katanya terdengar memohon,memohon agar pria ini terus mendukungnya dan tidak pernah meragukannya.
"Nona saya sudah berjanji akan mendukung apapun keputusan yang nona ambil".ucap regal sungguh sungguh.