Mr Bodyguard

Mr Bodyguard
Ancaman


__ADS_3

"Sebenarnya Orang itu kenapa sih?.kok tiba tiba Maksa banget"Dian tidak tahan ingin mengatakan sesuatu ditengah kesunyian mereka.


"Jelas sekali mengenai pekerjaan,dia juga pastilah menginginkan sesuatu dari itu"..ucap lisa menenangkan.lisa bukanlah gadis bodoh hal sepeeri ini juga sudah di ajarkan kakeknya.


"Kalo ini seperti itu berarti kamu..".Lisa mencubit pipi dian.


"Jangan bicara yang enggak enggak,lagian lihat disitu aku punya bodyguard ,aku enggak akan apa apa"..ucap lisa tenang.Dian mengangguk


"Mas Regal jagain Lisa ya"!!.ucap Dian saat mereka sampai kerumahnya.


"Baik nona" kemudian membuka pintu penumpang.


"Kamu enggak usah mikir yang aneh,mandi dan istirahat"..ucap lisa menenangkan dian.


++++


Didalam mobil hanya ada kesunyian,lisa Sebenarnya masih canggung dengan kejadian tadi pagi.sedang regal hanya diam dan fokus menyetir.


Setelah sampai di rumah lisa berkata kepada regal.


"Bisakah ke ruangan kerjaku sebentar".perintah lisa


Regal hanya mengangguk dan melanjutkan memasukan mobil ke garasi.


Diruang kerja lisa duduk di sofa dengan menyilangkan kaki putih dan mulusnya,sedang tangannya menyilang didada.


Regal Masuk dan berdiri didepan Lisa."Aku harus menyelesaikan ini,aku enggak boleh seperti ini terus".batin lisa.


"Aku ingin menjelaskan terlebih dahulu,pertama mengenai ucapanku tadi pagi,anggaplah aku tidak mengatakannya"


" aku harap kita tidak membahasnya lagi,dan kita juga harus tahu tentang batasan kita sendiri"..


"Sekarang aku mengerti kenapa kakek menyuruhmu menjagaku, kamu memang bisa diandalkan sekarang aku mempercayainnya"..


"Dulu aku sangat membencimu kau karena kau orang yang sangat patuh,itu adalah sesuatu yang sangat bertolak belakang dengan sifatku"..


"Tapi setelah bersama denganmu dan semua bantuanmu tempo hari aku merasa bersalah karena pernah meragukanmu "..


"Mungkin karena hal itu aku menyukaimu dalam arti aku menyukai kenerjamu"..lisa menegaskan ucapannya.


"Akan tetapi setelah ini aku harap kamu tahu batasan tugasmu,dan aku juga akan menempatkan diriku sebagai atasanmu".


"Apa kamu bisa memahaminya,"??.ucap lisa menatap regal serius.


"Baik,, nona tidak perlu khawatir saya tahu mana batasan saya,asal nona juga memahamii setiap tindakanku tentang keamanan nona"..Jawab Regal datar.


"Aku mengerti"..Balas lisa berdiri menghampirinya.


Sebenarnya lisa juga tidak mengerti dengan perasaannya sendiri,namun terus berada didekat regal membuatnya semakin resah dan galau.


Mungkin perasaan kepada regal bisa juga perasaan suka sebagai pria dan wanita,perasaan romansa,akan tetapi lisa ingin terus menyangkalnya dan memutuskan perasaan seperti itu harus dikubur dan fokus dengan karirnya dahulu.


"Yang kedua aku memang baru terjun kedunia bisnis tapi aku tidak bodoh"..


"Efendi,gyan,dan kejadian akhir akhir ini semua pasti berhubungan ,kamu bisa menjelaskan"?..lisa manatap pria didepannya dengan serius.


"Saat kemarin orang orang efendi berada disisiku, apakah itu adalah salah satu perbuatanmu untuk melindungiku"??.lanjut lisa.


Melihat regal yang hanya diam saja membuatnya semakin penasaran berujung kesal.Banyak sekali yang ingin ditanyankannya tapi sepertinya lelaki ini akan tetap kekeuh pada diamnya.


"Kalau tidak mau menjelaskan tidak apa apa,aku akan bertanya kepada kakek"..!!!..sebenarnya perkataanya hanya ingin memancing regal tapi sepertinya pria itu tidak terpancing .dia malah meminta ijin dan menganggap percakapannya selesai dan keluar dari ruangan.


Lisa mengambil nafas dan membuangnya dengan perlahan.setidaknya ucapannya kali ini membuat hatinya lega jadi jika bersama regal dia harap tidak merasa canggung ataupun resah kembali.

__ADS_1


+++++


Lisa mempersiapkan kerjasama dengan baik dia sangat fokus, sedang sikapnya kepada regal juga sudah normal tidak ada lagi kecanggungan dan keresahan. christian juga sering keluar masuk OCEAN untuk berkoordinasi.


"Kelihatannya nona lisa mempersiapkan dengan sangat baik,tidak salah kami mempercayai nona*!!.ucap christian sambil membuka dokumen yang diberikan lisa.


"Terima kasih ,kami akan berusaha dengan lebih baik kedepannya"..jawab lisa tersenyum dian yang berada disampingnya juga senang karena Christian menyukai mereka.


"Jika begitu kita segera mempersiapkan jaminan pelaksanaan dari bank yang di tunjuk agar minggu depan bisa melakukan penyerahaan pekerjaan"..ucap christian kembali.


"Hari ini kami sudah mengadakan janji dengan Manager keuangan Bank xxx"..lapor dian.


Christian hanya mengangguk,dia berdiri dari sofa dan ingin pergi berpamitan.


"Pak Christian Bisakah kami bertemu sekedar untuk mengucapkan terima kasih kepada tuan bara yang sudah mempercayai kami"!!..ucap lisa tulus.


"Akan saya sampaikan,saat ini beliau juga sedang ada agenda penting jadi mungkin tidak untuk sekarang,".. Christian keluar dari ruangan diantar dian.


"Baik saya mengerti"..balasnya.


Lisa kembali menyibukkan dirinya sendiri hingga waktu bertemu dengan direktur bank yang disepakati tiba.


"Semua sudah kamu bawakan di"?? tanya lisa.


"Beres bos tinggal berangkat mas regal juga sudah dibawah siap"!!.jawab dian.


"Ayok"..mereka melangkah turun dengan lift..


lisa terlihat sangat senang dan antusias ini adalah prestasi yang sangat besar untuknya,bagaimana tidak. ini adalah proyek terbesar yang pernah perusahaan dapatkan.


Akan tetapi entah kenapa para direksi seperti terbelah menjadi dua kubu,ada yang mendukung langkah lisa tidak sedikit juga yang menolaknya.


Lisa merasa regal tidak membawa mereka ke Bank.dalam sekejap mobil melaju sangat cepat membuat lisa dan dian kaget.


"ada yang sedang mengikuti kita"..jawab regal singkat.


regal mengemudikan mobil seperti pembalap di tv film action,dia melewati gang kecil dengan kecepatan penuh membuat lisa dan dian ketakutan.


"Bagaimana kamu tahu kita di ikuti??"..teriak lisa.


regal tidak membalas ucapan majikannya hanya terus menyetir menghindari semua rintangan di depan.


Setelah keluar menuju jalur utama, dua orang memakai Motor dengan pakaian dan helm hitam mengikuti dari belakang mobil mereka.


Ternyata pengejar sudah menyiapkan truck dengan box besar didepan untuk menghalangi jalan mereka.


Regal perlahan menghentikan mobilnya,lisa dan dian akhirnya menyadari kondisi mereka saat ini.


Kedua motor sudah berhenti disamping kanan dan kiri mobil mereka.


"Tetaplah didalam jangan pernah keluar apapun yang terjadi ,dan sebisa mungkin tenang kan diri hubungi polisi"..ucapan regal setenang mungkin agar mereka juga tidak merasa ketakutan.


Regal merasa aneh di jalanan tidak ada satu pun kendaraan yang lewat,ditambah lagi mereka juga mengetahui posisi mereka saat regal melakukan manuver di jalanan tadi.


Pintu truck terbuka dua orang turun mendekati mereka dengan membawa sejata api berjenis colt.sementara kedua orang yang memakai helm sudah dalam posisi bersiap mengeluarkan senjata yang sama.


Mereka sudah mengelilingi mobil dengan mengacungkan senjata api.


"Tidak bisa digunakan tidak ada sinyal"..ucap dian memecah fokus regal.


"Iya aku juga tidak bisa menggunakan hpku"..tambah lisa semakin cemas.


Regal tidak mengecek handphonenya takut orang di luar melihat dan bertindak lebih jauh.Regal sudah menyiapkan segala kemungkinan buruk.

__ADS_1


Dia sudah menyiapkan senjata api berjenis Glock buatan austria.bentuknya yang mudah disembunyikan dan dibawa adalah favoritnya.


Namun sekarang dibelakangnya ada nyawa yang harus dijaga dia juga tidak bisa gegabah.


"Nona tetap menunduk,turun kebawah kursi dan berlindunglah di belakang kursi depan"..perintah regal.


Mereka berdua hanya bisa menuruti perintah regal.Para pengejar berteriak menyuruh mereka keluar berkali kali dengan ancaman akan menembak mereka.


Tiba tiba


Regal memasukkan gigi satu dan menginjak gas sekencangnya mobil melaju dengan sangat cepat.sang pengejar tidak punya pilihan lain selain menembak mobil mereka.


Duar Duar.


Suara tembakan dan pecahan kaca berdengung di telinga kedua gadis didalam mobil membuat mereka menangis ketakutan.


Kaca depan akhirnya pecah terkena tembakan namun regal tetap melaju kedepan menabrak mereka.


Satu berhasil menghindar namun satu orang tertabrak dan terpental.


"Pegangan Erat" Teriak Regal menabrakkan mobil mereka ke box mobil truk.


"Kalian tidak apa apa"..teriak regal.


"Aku baik...aku baik"..ucap dian menangis.


Regal melihat lisa yang hanya mengangguk karena tidak sanggup mengucapkan kata kata lagi.tapi melihat dahinya sedikit berdarah membuat regal menggila.


"Jangan pernah keluar dari sini".teriaknya kembali.


Para pengejar mendekat sambil mengisi kembali senjata api mereka.Regal membuka pintu mobil dengan cepat menembak salah satu pengendara motor.


Kedua orang yang tersisa terkejut ternyata target mereka juga memiliki senjata api.


DOR DOR


Tembakan regal kembali mengenai lengan salah satu dari mereka,kali ini pria yang keluar dari truk.


Dia berguling ketanah menjatuhkan senjatanya,


Pria yang memakai helm segera berlindung. setelah peluranya kembali diisi dia ingin menyerang kembali.


tapi sayang dia tidak pernah mengira lawan yang dihadapinya sangat hebat.namun semua sudah terlambat kepalanya sudah di todong oleh senjata api.


Dor


Satu tembakan dari regal dari jarak sangat dekat menghancurkan kepala orang itu.


Regal berjalan mendekati pria yang keluar dari truck .dia sedang mengerang karena tangannya terus mengeluarkan darah.


Regal memang sengaja tidak mengenai tempat vitalnya,dia menyisakannya untuk mencari jawaban.


Pengejar itu ketakutan namun suara sirene terdengar nyaring.


Beberapa saat kemudian polisi bergerak kearah mereka.


"Berhenti".ucap salah satu polisi.


""Buang senjata dan angkat tangan kemudian berlutut".teriaknya.


Regal mengangkat tangannya dengan gerakan hati hati dia melepaskan isi dari senjatanya dan membuang senjatanya.dia segera berlutut di tanah.


Lisa segera keluar dari mobil melihat banyak polisi disana ,dia seakan tidak peduli dia berlari kearah Regal dengan air mata yang terus berhambur dan memeluk pria itu.

__ADS_1


__ADS_2