Mr Bodyguard

Mr Bodyguard
Insiden Panas


__ADS_3

"Kamu ingin dia mematahkan kaki mu"ucap lisa menakuti sambil menunjuk regal.


Melihat regal pimpinan itu tidak berani,agus bersama dua orang temannya mengelilinya.


melihat wajah mereka, pimpinan itu terlihat semakin panik dan takut.


"Baik agus hajar dia".ucap lisa sambil melihat agus,


Agus yang melihat tanda bahwa lisa hanya menggertak segera meremas remas kedua tangannya.


"Baik nona, kami akan hajar dia baru kemudian serahkan ke kantor polisi"..ucap agus.


Wajah pimpinan itu jadi pucat.


"Gyan gyan".teriaknya.


"Dia adalah bos kami,beberapa hari lalu dia mendapat order untuk mengganggu project milik OCEAN Group"..


"Kami hanya melaksanakan perintah nya saja,tolong ampun tidak akan mengulangi lagi"ucapnya sambil menutupi wajahnya.


Melihat itu lisa menahan agus.dia segera menatap regal.


mendengar Gyan agus juga merasa kaget,gyan adalah salah satu preman kelas atas track record dalam bidang pengamanan sangat baik.


Bahkan sekarang hanya ada dua orang yang memimpin area bawah tanah.yaitu gyan dan efendi.


Tapi dari segi kekuasaan Gyan lebih besar dari efendi.


ditambah juga dia bekerja sama dengan beberapa perguruan beladiri terkenal.pasukan elitnya tidak bisa diremehkan.


"Baiklah, tapi ingat aku tidak akan mengampuni kalian lagi jika kalian masih mengganggu OCEAN dan pekerja,kalian akan langsung kami seret kekantor polisi"Ucap lisa.


Pimpinan itu hanya mengangguk dan segera kabur.


Agus melihat lisa.


"Nona bagaimana mungkin gyan bisa ikut masuk dalam masalah ini".


"Kita bukan perusahaan besar,kenapa mau cari masalah sama kita"!..ucap agus.


Lisa enggan menjawab agus dia hanya mengangkat bahunya.


"Baiklah pak agus mungkin dalam waktu dekat,mereka tidak akan berani mengganggu kita kembali"..ucap lisa.


"Tapi aku harap penjaga tetap waspada,aku akan meminta orang dari Mawar hitam untuk mengamankan disini"..


"Kalian fokuslah mengerjakan ini,mengenai material aku akan segera menyelesaikannnya".


"Karena project Baratayuda akan segera dimulai kita pun harus segera menyelesaikan project project kecil kita"..lisa.


"Saya mengerti nona,kami akan melakukan yang terbaik"..jawab agus.


Lisa juga sedikit terkejut kenapa tiba tiba nama gyan muncul menjadi musuhnya.


Apakah ini ulah Vanesa?

__ADS_1


++)


Lisa dan regal segera kembali ke kantor lalu segera menuju apartemen.


Saat hendak masuk apartemen tiba tiba timbul kegelisahan dari lisa,walau bagaimanapun dia akan tinggal bersama dengan seorang pria.


Saat mereka sampai dalam ruangan keduanya terlihat canggung.


"Kamu tidurlah dikamar tersebut,aku akan tidur di kamar itu".ucap lisa menunjukakkan kedua kamar mereka.regal hanya mengangguk..


Sebenarnya tidur bersama dengan wanita adalah hal biasa untuknya,dulu sewaktu masih bertugas dia juga melakukan penyamaran dan tidak jarang harus tidur dengan mereka untuk mendapat informasi.


Sesampainya dikamar lisa sangat gelisah,padahal ini adalah keputusannya tapi sekarang dia gelisah.


dia memencet nomor dian untuk menelponnya dan disana segera tersambung.


"Halo lis ada apa?"..ucap dian.


"Kakak kamu tidur dirumah enggak"?.tanya lisa.


"Enggak,".jawab dian.


"Heheh kamu takut ya mas regal,".goda dian yang segera tahu benak lisa.


"Kamu kan tahu aku gak pernah dekat sama cowok,apalagi tinggal bareng"..ucap lisa.


"aduh lisa,kamu mikirnya kejauhan mas regal orang baik kan sudah lama dia ikut kakekmu mana mungkin lah dia macem macem".!!


"Lagian ya lis kalo dia macem macem masak kamu gak mau,banyak lo yang naksir sama mas regal,tapi..."!..belum selesai bicara telpon audah di tutup lisa.


"Niir nih anak untung bos ".. maki dian.


Sementara regal keluar dan masuk kamar apartemen mereka untuk mengecek keadaab lingkungan..


kamar mereka di lantai 8,ada 10 dalam deretannya namun melihat kondisi kamar penghuni di lantai tersebut,regal memperkirakan hanya ada 3 kamar yang termasuk mereka yang dihuni.


Saat hendak masuk kamar apartemen,regal terkejut karena tiba tiba listrik mati diseluruh apartemen.


menurut perhitungannya butuh beberapa menit untuk menyalakan daya cadangan gedung ini..


Terdengar teriakan dari dalam kamar apartemen. suara itu adalah lisa detik berikutnya terdengar suara barang pecah dari kamar tidur lisa,regal segera melesat kedepan pintu kamar lisa tanpa mengatakan apa apa pintu itu langsung tendang hingga grendelnya patah.


Lisa yang melihat pintu terbuka pun langsung menjerit.tidak disangka cadangan daya menyala dan terlihat pemandangan yang membuat regal mematung.


Dalam hidupnya dia sudah pernah beberapa kali melihat wanita telanja** namun kali ini berbeda,


Semua indra yang di milikinya berhenti bekerja otaknya seperti membeku,matanya tidak bisa lepas dari tubuh putih mulus lisa..


Dibanding semua keindahan yang pernah dia lihat,inilah pun cak keindahan itu.


Darahnya berdesir melihat betapa semurnanya object didepannya.


cukup lama dia terpaku dengan pandangan didepannya,lisa yang melihat wajah regal merah berteriak kembali.


"Cepat berbalik.."..Teriakan keras lisa membuatnya kembali sadar dan segera berbalik keluar kamar lisa dan menutup pintunya.

__ADS_1


Saat tiba tiba lampu mati lisa yang berada dikamar mandi segera mencari handuk,setelah melingkarkan handuk ditubuhnya ,karena kondisi gelap dia tidak sengaja menabrak kursi dan menjatuhkan gelas hingga pecah dan membuatnya berteriak.


Handuk yang melingkat tubuhnya pun terlepas saat sedang meraba handuknya tiba tiba pintu kamarnya terbuka dengan keras.


Tiba tiba lampu menyala yang dia melihat pria berdiri didepannya dengan mata yang tidak berkedip menatapnya.


Melihat wajah pria itu merah dia segera mengambil handuk dan menyuruhnya keluar.


Diluar kamar apartemen regal berdiri bersandar dalam tembok koridor.terlihat wajahnya sangat merah.


Regal berusaha menenangkan diri sedikit demi sedikit kemampuan indranya kembali normal.


Sedangkan didalam kamar lisa bersembunyi dalam selimut,rasanya dia ingin kabur keluar angkasa.


Perasaannya benar benar sangat malu,Kembali terlintas bayangan saat regal memandangnya.


dia kembali memukul dan menggigit bantal miliknya.


Beberapa jama kemudian regal mengetuk pintu kamarnya.


"Nona saatnya makan"..ucap regal pelan namun terdengar dengan jelas oleh lisa.


Hanya memdengar suaranya saja lisa sudah sangat malu.tapi perutnya dari tadi bunyi karena dari siang dia tidak makan.sorenya harus langsung menuju tempat agus.


Lisa perlahan membuka kamarnya.dia memakai kaos hitam dengan training selutut.


pandangannya menunduk saat duduk dimeja makan.Dia masih menunduk tanpa bertanya dari mana asal makannya dia langsung mengambil memakan makanannya.


"Nona kejadian tadi saya minta maaf"..regal.mencoba menjelaskan.


"Saat lampu mati ada teriakan dari kamar nona lalu saya..".


"Cukup".potong lisa yang kembali merah saat mengingat kejadian itu..


Perlahan dia mengankat wajahnya untuk melihat wajah regal yang juga merah karena menyingung hal tersebut.


"Kejadian tadi memang kecelakaan,jadi tidak usah dibahas lagi dan juga lain kali ketuk lah dahulu sebelum masuk"..


"Aku harap kejadian ini hanya kita yang tahu,"ucap lisa mencoba cool tapi hatinya sangat deg degan mengucapkan itu.


"Saya mengerti nona"..jawab regal kembali menunduk dan makan makanannya.


Keduanyapun makan dengan tenang,


"Nona kamar anda tidak bisa di kunci dari dalam,sebaiknya malam ini nona tisur dikamar saya"..


"Apa maksudmu"teriak lisa bagaimana laki laki ini mengucapkan kata kata yang memalukan dengan wajah tenang.


"Maaf nona maksud saya,nona tidur dikamar saya dan saya tidur dikamar nona"..ucap regal tenang.


"Oh" ucap lisa sambil mengelus dadanya dan segera masuk kamar regal kemudian menguncinya.


Melihat Lisa salah paham regal tertawa pelan,tingkah lisa benar benar sangat lucu.


Regal pun segera masuk kamar lisa,didalam kamar regal regal segera membaringkan tubuhnya.

__ADS_1


Aroma maskulin kamarnya membuatnya sedikit berdebar.dengan susah payah dia mencoba tidur ,


hingga akhirnya setelah merasa lelah karena pikirannya tadi ,lisa pun tertidur.


__ADS_2