
Mobil telah sampai didepan gerbang sebuah rumah. jika diperhatikan hanya ada beberapa rumah hingga sampai di tempat itu.
Jelas rumah tersebut yang paling besar Diluar gerbang ada dua orang pengawal menghentikan mereka.Setelah menlihat jika yang datang adalah David gerbang pun dibuka.
Lisa baru tersadar jika mereka tidak menuju restoran,akan tetapi tempat yang belum pernah dia lihat.timbul pertanyaan dalam dirinya.
"Kita dimana"?..tanya lisa.
"Ini adalah Kediaman tuan devan Nona"jawab david.
Lisa melihat David tajam,dulu Lisa pernah kerumah David tapi bukan tempat didepan ini Rumah David.
"Tapi seharusnya kita pergi kerestoran"?.. tanya lisa kembali.
"Maaf nona tuan Devan memberikan perintah membawa nona kesini.apakah beliau tidak mengatakannya."!jelas david.
Perasaan lisa menjadi tidak enak,saat hendak menelpon Devan, pintu mobilnya telah dibuka oleh seseorang.
"Lisa syukurlah kamu mau datang"!.ucap devan
sambil mengulurkan tangannya.
"Kak Devan "..ucap Lisa sedikit lega karena dia memang benar bertemu dengan devan..
Melihat lisa yang sedikit kebingungan Devan segera memegang tangannya,
"Maaf lisa aku ingin memberikan mu kejutan karena itu aku mengubah tempat pertemuan kita"!.jelas devan.
"Kamu enggak papa kan"..ucap Devan mengulurkan tangannya.
Lisa sebenarnya merasa bingung tapi dia segera membalas ucapan devan.
"Enggak papa kok kak"..
"Syukurlah kalo gitu mari lisa masuk,ada yang ingin aku tunjukkan padamu".. ucap devan sambil menggandeng lisa.
Mereka berdua berjalan masuk kedalam Rumah mewah tersebut,lisa baru pertama kali melihat rumah sebesar ini.bahkan desain interiornya seperti bangunan bergaya eropa yang khas..
ini seperti tempat didalam film film yang memperlihatkan bangunan bangunan di megah seperti istana.
mereka sampai di taman belakang Bangunan,lisa terkejut dengan pemandangan didepannya.
Meja dengan dua tempat duduk yang dikelilingi oleh bunga bunga yang yang bertebaran disamping.lisa terpana dengan sungguh pemandangan yang romantis.
tanpa sadar devan sudah menggengam tangan lisa dan menuntunya untum duduk..
"Duduk lah sayang"!.. lisa memandang Devan terkejut "sayang"?gumam lisa.
Devan hanya tersenyum melihat keterkejutan lisa.
"Kak ini"?.sebelum lisa mengatakan sesuatu devan menjedanya.
Kemudian beberapa pelayan menghidangkan sajian dihadapan mereka.
"Lisa sebelum kamu mengatakan sesuatu kita makan dulu,aku menyuruh mereka menyajikan ini dati pagi dan tentu saja menu ini adalah kesukaanmu kan".
Lisa hanya tersenyum dan melihat semua hidangan di meja sangat menggiurkan.
tidak bisa di pungkiri ini perasaan lisa saat ini sangat senang dan gembira,perasaan yang membuatnya tersipu.
__ADS_1
mereka berduapun mulai makan dan menikmati makanannya dengan sesekali bercanda membicarakan masa lalu..
saat tertawa tiba tiba lisa melihat kesampingnya,tapi tawanya langsung hilang.
Devan yang melihat perubahan pada lisa bertanya"Kenapa sayang"?..
ucapan devan menyadarkannya".enggak papa kak"?.
selesai menikmati makanya Devan berdiri dihadapan lisa yang masih tersuduk mengelap mulutnya.
"Lisa beberapa hari bersama dengan mu membuat ku kembali ke masa masa dulu,perasaan ini malah semakin menjadi besar".
"Perasaan ingin memiliki mulindungi mu,aku yakin kamu juga memiliki perasaan itu kan"Devan kemudian berlutut dan mengeluarkan sebuah kotak kecil.
"Alisa,maukah sekarang sampai nanti kamu mau menemaniku,jadilah istriku".
Deg.Deg..
Lisa sangat shock dengan pernyataan tiba tiba devan.. jujur saja beberapa hari dengan devan membuatnya senang apalagi devan mungkin adalah cinta pertamanya,
ditambah lagi perhatian dan sikap yang di tunjukkannya pasti membuat wanita menjadi gila.
tapi ada sesuatu yang membuatnya tidak bisa menjawab.
"Kak maafkan aku"?.jawab lisa membuat devan juga terkejut.
"Aku tidak bisa menjawab sekarang,maukah kakak memberikan waktu berfikir".
"Ini adalah sesuatu yang tiba tiba, aku menjadi dangat shock,di tambah lagi aku sedang mengejar karirku untuk membantu kakek".
Devan kemudian berdiri dan memasukkan kotak kedalam sakunya bahkna sebelum membukan,rencana devan adalah jika lisa bilang "Iya "dia akan membuka kotak itu
tapi jawaban lisa yang tidak siap membuatnya sesikit kecewa.
"Kak aku benar benar minta maaf"..ucap lisa masih merasa tidak enak.
"Lisa apakah karena bodyguard itu kamu menolakku".. tanya devan asal ,membuat lisa terkejut.tapi tidak mengatakan apa apa.
"Sudahlah lisa aku tidak apa apa,kalo gitu aku antarkan pulang ya"..
"Setidaknya itu akan sedikit mengobatiku hari ini,tapi berjanjilah kamu masoh akan mempertimbangkan ku"?.
lisa hanya mengangguk tidak mengatakan apa apa.
di luar rumah mewah regal sedang mengamati keadaan,tentusaja dia tidak membiarkan lisa pergi tanpa pengawasannya.
dengan menaruh alat pecalak di tasnya dia akan tau dimnaa keberadaab gadis itu.
dia tidak ingin kecelongan lagi,tiba tiba beberapa mobil mewah masuk dalam rumah.
dilihat dari penjaga yang membuka pintu menunjukkan mereka adalah tamu pemilik rumah.
Insting Regal segera bekerja dengna segera dia keluar dari mobil sesudah menelpon polisi dan efendi.
Secepat kilat dia melewati tembok dan menghindari CCTV.dia sudah melakukan ini bertahun tahun kemampuan menghindar dan melihat keadaan adalah basic seorang mata mata.
didalam rumah.
lisa yang sedang di dalam toilet sedang memandingi dirinya. perasaanya sedang kacau sekarang dia masih bertanya tanya kenapa dia menolak devan.
__ADS_1
saat sudah keluar lisa melihat Devan sedang berbicara dengan David.
Lalu lima orang masuk,dan langsung menatap lisa yang batu keluar dari toilet.
mereka pun menghampiri lisa.membuatnya kaget.
"Kak ada apa ini".
Devan hanya tertawa
"Lisa maafkan aku sebenarnya aku ingin mendapatkanmu dengan cara yang baik,tapi sepertinya perasaanmu padaku tidak bisa di ubah "..
"Apa maksudnya kak".?.lisa bertanya dengan suara yang agak tinggi.
"Lisa saat kamu bersikeras bekerja sama dengan perusahaan sembara saat itulah seluruh dunia mengejarmu"..
"Aku pikir aku bisa menanganimu dengan memanfaatkan hubungan kita,"
Lisa mulai menangis jadi karena itu,bahkan orang yang dia anggap dekat dan memiliki perasaan padanga ingin mengincarnya..
"Lisa jika kamu mau menikah denganku dan menyerahkan semua urusan itu padaku tentu aku tidak akan berbuat nekad".
"Jadi selama ini kakak memanfaatkan ku".ucap lisa berkaca kaca.
"Inilah kehidupan yang sebenarnya lisa,dan ini adalah salahmu sendiri"
"Pilihanmu sendirilah yang mencelakaimu"ucap devan tertawa.
"lalu mau kamu apakan aku kak"..tanya lisa.
"Entahlah menyekapmu,menyiksamu,sampai tukuanku tercapai yaitu "Ocean"..
"Kamu jangan nekad kak,orang orang akan mencariku ".
"Aku tinggal menjawab kamu ingin tinggal bersamaku,dan kita akan menikah itu gampang sayang hahah".
Devan melihat salah seorang dari empat orang itu.pria dengan tato itu mendekati lisa.
"Lis kamu tenanglah dia akan menghipnotismu,dengan segera kamu akan tertidur dan menuruti semua perintahku"..
pria bertato itu mulai mendekati lisa yang ingin kabur tapi tidak bisa karena tida orang yang lain segera menutup jalannya untik kabur.
Lisa hanya menangis sementara itu pria bertato itu semakin dekat.
tiba tiba seseorang mengetuk pintu..
Semua memandang kearah pintu,dan pria yang merupakan penjaga rumah itu membuka pintunya..
Devan berteriak marah padanya
"Sialan saat seperti ini,"..
"Tu..."saat hendak menjawab pria itu ambruk
dan dibelakangnya muncul sosok Pria bule.
"Regal"..teriak lisa
Regal hanya tersenyum,tapi jelas aura kemarahan tidak dapat ditutupi.
__ADS_1
"Nona kenapa tidak pernah mendengarkan saya"..ucapnya
bersambung..