Mr Bodyguard

Mr Bodyguard
accident 3


__ADS_3

Melihat majid hanya terdiam togas semakin mengiris pisaunya keleher dian hingga sedikit darah keluar.


"jadi kau mau dia mati baik,"togar melepaskan dian dan mendekati majid.


melihat pahanya terus mengeluarkan darah dia menendangnya dengan keras.membuat majid merasakan sakit yang luar biasa.


"Kurung mereka berdua jangan berikan apapun hingga mereka berbicara". teriak togar.


OCEAN


Lisa terus menghubungi dian namun tidak terhubung,"Kemana dia kenapa belum sampai dikantor"!.


"Apa terjadi sesuatu "? sambil menatap regal,


Regal hendak menghubungi nando,namun dia sudah terlebih dahulu menelpon.


"Terjadi sesuatu didekat kediaman nona dian,dari CCTV terlihat seseorang membawanya"!.ucap 'nando.


Lisa mendengarnya dan berdiri,"mereka juga menangkapnya"!..ucap lisa.


"Aku mohon tolong selamatkan dia"..ucapnya memohon regal.


"Beritahu detailnya aku akan menemuimu".ucap regal.


"Aku perjalanan ketempatmu,"..ucap nando menutup telponnya.


"Nona tenanglah saya pasti akan menemukan nona dian".Ucap regal bergegas


Lisa mengepalkan tangannya menangis"Di maafkan aku"!.


Dalam gubuk tua di tengah hutan majid mencoba bernafas tenang.Dian menatapnya penuh kebencian.


"Kenapa kamu melakukan, ini apa salahku"..teriak dian


Majid"..."


Dian ingin sekali memukulnya, jika tangan dan kakinya tidak terikat.


Dian terus mengomelinya tanpa henti,sementara majid memejamkan matanya.


Darah yang keluar terlalu banyak dia semakin pucat,sepertinya ini adalah akhirnya.


Bug majid kembali terjatuh,ternyata dian menyeret pinggulnya untuk mendekat dan mendang wajah majid.


"Apa masalahmu aku terluka dan akan mati kamu masih menyiksaku".teriak majid terengah engah.


"Jika bukan salahmu aku enggak akan seperti ini,"dian mencoba menendang wajah majid lagi.


"Dasar gadis ini.."..majid mencoba menghindar tapi semakin beregerak darahnya keluar kembali.


"Diamlah ..baik aku salah".


"Sebentar lagi aku akan mati kehabisan darah,biarkan aku mati dengan tenang"ucap majid.


Bug kembali dian menendangnya kali ini kena tubuhnya.


"Memangnya kenapa kalo kamu mati,"dian terus menggeliat menendangnya.


Majid kesal tapi dia tidak bisa apa apa.


"Brak "Seorang masuk dengan jalan sempoyongan.

__ADS_1


Dian langsung terdiam.tapi Pria itu menatap dian dengan menggosok gosokkan dagunya.


Karena mabuk hasratnya meningkat,dia mendekati dian.


"Mau apa kamu"?.teriak dian.


"Tenang saja aku akan membawamu ke surga".!ucap pria itu.


"Baiklah tapi setelah itu kamu mau melepaskan aku kan"?ucap dian.


pria itu mengangguk.majid hanya terdiam mengamati.


"Kalo gitu lepaskan ikatanku".ucap dian.


"Ok".ucapnya kemudian menampar dian.


"Kamu pikir aku bodoh hah"..teriaknya


Dian kesakitan dan hampir menangis.


"Kamu bren***".


pria itu mencoba membuka baju dian,sementara dian mencoba sekuat tenaga menghindarinya.


"Tenanglah kamu akan enak sebentar lagi"..


saat fokus pada dian majid berdiri dia melompat membalikkan tangan terikat dibelakngnya kedepan seperti saat main lompat tali.


dengan cepat mengaitkan lengan terikatnya ke leher pria itu.


Gerakannya sangat cepat hingga pria itu tidak sempat bersuara.pria itu meronta akhirnya kehabisan udara dan pingsan"..


"Kemarilah"ucap majid menatap dian.


"Sttt...kamu mau mereka dengar"!.ucap majid.


"Aku akan membuka ikatanmu,kemarin tanganmu"..ucap majid.


"Sudahlah lagi pula aku akan mati,kamu bisa selamat dari sini merupakan penebusan dosaku"!.ucap majid.


Dian masih takut,tapi ini adalah kesempatannya.


diapun menyeret tubuhnya dan mengarahkan tangannya ke tangan majid.saat itu roknya turun kebawah karena pria tadi


majid melihat belahan pan*** mulus dian membuatnya tidak fokus.


"Apakah sudah ikatanya"..lirih dian.


"eee sebentar ikatan ini sangat susah dibuka"..balasnya.


dian semakin bergerak gerak membuat ****** ***** nya semakin melorot.


"Apakah kamu bisa diam"..ucap majid, meskipun terluka parah tapi naluri laki lakinya bangkit.


"Nah sudah"..majid melepaskan ikatan dian.


Sekarang dia melepaskan ikatan kakinya.Majid kembali menyandarkan tubuh terikatnya ke dinding.


"Aku akan lari dulu dan memanggil bantuan".ucap dian.


Majid hanya terdiam ,dia tidak berharap wanita itu akan menyelamatkannya.

__ADS_1


"Pergilah..dan maafkan aku"..ucapnya kemudian menutup matanya.


"Baiklah aku anggap kita impas".ucap dian.


Majid".."


Akhirnya dian kabur lewat jendela gubuk..


"Hmm jadi ini akhirku ya,kelihatannya aku tidak dapat memenuhi janjiku padamu".majid pasrah menyandar.


Tiba tiba jendela kembali terbuka,dian masuk kembali.


Melihatnya membuka tali ikatan ditangannya majid mengerutkan alisnya.


"Apa yang kamu lakukan"ucap majid


"Diamlah nanti mereka dengar,aku juga hanya tidak ingin balas budi"..ucap dian.


"Kamu tidak takut aku akan mencelakaimu lagi".ucap majid.


"Hah kamu sudah hampir mati,anak kecil juga bukan lawanmu"!..ucap dian.


Majid ternganga"..gadis ini benar benar bodoh,benar benar pikiran yang polos"..


Cekreek..teman pria itu masuk dia terkejut dian melepaskan talinya.


"Sia***".pria itu langsung bergerak kearah dian.


Tapi ikatan kaki majid terlepas,dia dengan cepat menendang pria itu tanpa mengurangi tenagannya.


Pria itu langsung tewas seketika.Dian langsung melongo dia menyesal melepaskan ikatannya.


mendengar suara keras dari dalam ,beberapa orang masuk kedalam.


"Berdiri dibelakangku".teriak majid


Meskipun dengan tangan terikat orang orang itu bukanlah lawannya.dalam beberapa menit mereka sudah terkapar dilantai.


Menggunakan tenaganya lagi majid semakin lemah,dan hampir tumbang.


Dian segera mengankatnya.melihat gadis itu bersusah payah membantunya majid tersentuh.


Dian segera membuka ikatan tangannya.


Disana hanya ada motor kopling dian tidak bisa mengendarainya.akhirnya mereka pergi dengan berjalan kaki.


Majid berjalan dengan menyeret kakinya,semua badannya sudah kesemutan wajahnya semakin pucat.


Dia menatap dian "sudahlah kamu pergi saja aku hanya beban,biarkan aku mati dengan tenang"..


Suara keras motor terdengar,"ayo mereka datang lagi"..


"Pergilah"..majid melepaskan diri dari bantuan dian.


Tapi motor itu sudah sampai kepada mereka,


"Mereka ada disini teriaknya"..saat dian mundur dia terperosok tapi dengan cepat majid memegannya.


Keadaan sudah malam tidak terlihat apapun di bawahnya.


"Cepat tangkap mereka"..semua mulai mengepungnya.

__ADS_1


"Maaf "ucap majid kembali, Diapun melompat bersama dian tapi tubuhnya memeluk erat gadis itu mencoba menjadi bantalan saat terjatuh kebawah.


Continue..


__ADS_2