Mr Bodyguard

Mr Bodyguard
Maukah Kamu tinggal bersamaku?


__ADS_3

Lisa yang tertidur dengan lega setelah menumpahkan semua yang terpendam dalam hatinya,selama ini tidak ada yang pernah mendengar apa yang benar benar di inginkannya.


Salah satu dari dua bayangan hitam sudah berada di pintu balkon mencoba dengan perlahan membukanya.


Dengan sedikit gerakan menggunakan alatnya sudah mampu membuka pintu kamar lisa.gerakannya sangat halus hingga tidak menimbulkan suara.


sudah satu minggu mereka berdua mengawasi kediaman siregar dari jauh,kadang menyamar sebagai tukang ojek,penjual makanan atau sekedar berjalan disekitar rumah itu.


mereka berdua menyimpulkan ada dua orang penjaga yang berada di dalam rumah,satu menjaga di gerbang dan satu lagi berada di rumah belakang rumah utama.


Tapi di sekitar rumah juga berkeliaran orang orang yang sepertinya mengawasi rumah tersebut.tapi mereka berhasil di hindari jika langsung melewati tembok rumah.


dengan jarak rumah gerbang dan rumah utama akan sangat mudah menghindari penjaga gerbang,walaupun seandainya mereka ketahuan oleh penjaga maka akan sanagt mudah melumpuhkannya.


Tentu saja membunuh adalah hal biasa bagi mereka namun kali ini yang menyewa mereka menginginkan jika target dibawa hidup hidup.


Maka dari itu mereka membagi tugas yang satu keatas mengambil target dan yang satu mengawasi dari bawah.


dalam kegelapan dia mendekati lisa yang tengah tertidur,dalam pikirannya dia akan mendekap mulutnya dengan bius kemudian membawanya.


saat tangannya hendak menyentuh lisa dari belakang punggung nya berhempus angin dari luar,kewaspadaanya mengatakan seseorang berada dibelakangnya.


saat dia berbalik sebuah tendangan melayang kearah wajahnya,reflek bela dirinya mampu menangkis dengan tangan kanannya.


tapi tubuhnya tetap terlempar kearah berlawanan dari posisi lisa tertidur.hingga mengenai meja rias didalam kamar.


mendengar benturan keras membuat lisa terbangun.reflek pertama nya adalah menjerit.


"Nona".panggil regal membuatnya sedikit tenang,dengan segera regal menarik tangan gadis itu dan menaruhnya dibalik punggung lebarnya.


Lisa yang masih terkejut meremas kaos punggung regal dan mengintip keadaan didepan mereka.


Sosok itu sudah berdiri kembali,dan sekarang teelihat jelas sosoknya seorang laki laki dengan tubuh tinggi dan wajah yang ditutupi topeng hitam.


Pria itu hanya punya pilihan yaitu melawan,karena pintu kamar terkunci dan hanya mengalahkan orang didepannya baru dia bisa keluar.


dengan segera dia mengeluarkan sebuah pisau belati tentara dan memainkannya,gerakan itu bertujuan untuk mengintimidasi lawannya.


Melihat orang didepannya terlihat tenang,mau tidak mau dia harus segera maju,regal pun harus maju menghadangnya dia tidak ingin mengambil resiko bertarung dengan lisa ada dibelakannya.

__ADS_1


mereka pun bertarung ,dimata regal ayunan pisau belati pria itu sangat luwes,setiap gerakan sangat terorganisir dia sangat ahli menggunakan senjata belatinya.


pria itu berhasil menggores lengan kanan regal,saat melihat kesempatan pria itu ingin menerjang dan segera melompat dari balkon.


Regal kembali mencoba menghadangnya, tapi dengan reflek dia segera menuju lisa,


Jika dia mencoba menyerang gadis itu,fokus regal pasti akan ke gadis itu,ini adalah naluri seorang bodyguard yang akan selalu mementingkan keselamatan majikannnya.


tentu saja ini hanya untuk mengecoh regal,dengan situasi saat ini pilihan regal hanya mencegah pria itu menyerang lisa.


setelah tipuannya berhasil dengan segera dia melompat dari balkon,melompat dari tempat setinggi itu sudah biasa dilakukan namun dengan situasi terburu buru membuatnya tidak siap dan menyebabkan kakinya terkilir.


saat hendak kembali berdiri dia melihat temannya sudah dalam keadaan pingsan ditanah,dengan segera dia berlari kearahnya dan menancapkan belatinya tepat dibagian jantung temannya.


setelah melakukannya dia segera berlari melompat dari pagar dan menghilang dalam kegelapan.sementara regal hanya bisa menyaksikan dari atas balkon.


Saat lisa hendak melihat kebawah regal menghalanginya,dia takut lisa akan kembali shock.


"Nona tetap disini,sebentar lagi polisi dan ambulan akan datang ."..ucap regal.


"Mereka sudah mulai bergerak ya!"..ucap lisa sambil menatap regal dengan mata ketakutan.


"Maaf Nona saya lalai hingga mereka bisa masuk tanpa saya ketahui".ucap Danu kepada lisa yang duduk dalam ambulan.


"Gimana pak danu bisa kecolongan,situasi itu..."..regal menghentikan kata kata lisa.


"Pak danu bisa kembali bekerja..". Ucap regal.


Regal menatap lisa ,pandangannya mengatakan untuk membiarkan masalah ini dulu.


"Tapi tadi itu.."regal memegang bahu lisa.akhirnya lisa mengalah.


"Baikalah pak danu lain kali berhati hatilah,"..ucap lisa.


"Baik non"..ucap danu dan kembali membantu polisi di dalam mengamankan situasi.


"Nona meskipun pak Danu berhadapan dengan mereka dia tidak akan bisa menang,mereka sangat terlatih ".bujuk regal.


Ucapan regal beralasan dia sudah bertarung dengan mereka berdua,meskipun Danu sekalipun tidak akan sanggup melawan mereka.

__ADS_1


ditambah lagi mereka bisa menghindari penjagaan diluar kediaman siregar yang merupakan orang orang Baratayuda,


"aku kan sudah menyarankan untuk menambah penjaga untuk menjaga seluruh rumah"..balas lisa.


"Menambah penjaga memang bagus,tapi semakin banyak orang yang mengelilingi nona, semakin mudah mereka mendekati nona".


"akan lebih baik jika orang didekat nona adalah orang yang nona percaya,semakin sedikit semakin baik"!..jelas regal.


Lisa menghembuskan nafasnya kasar,akhirnya menyetujui pendapat regal.


saat melihat ada darah dibajunya lisa kaget,ternyata darah berasal dari lengan regal yang terkena belati musuh.


"Kamu"..ucap lisa memegang lengan regal.


"Oh ini bukan masalah sebentar lagi lukanya akan mengering,nona tidak perlu khawatir"..ucapnya tenang.


"Aku merepotkan mu"??.ucap lisa menatapnya tidak enak..


regal tersenyum".Apa yang nona katakan ini adalah Tugas saya,saya adalah bodyguard nona"..


"Lalu sekarang bagaimana"..


"Kelihatannya mereka sudah mengetahui kesiaman nona dan orang tadi pasti sudah melihat kondisi tempat ini,tidak menutup kemungkinan mereka akan datang lagi".


"Lebih baik kita pindah ketempat yang lebih baik ,untuk keamanan nona"..ucapan regal sangat beralasan ,musuh sudah berani masuk kemari tidak menutup kemungkinan mereka datang lagi dengan persiapan yang lebih baik.


"Apa seburuk itu,kita sudah melaporkan kepolisi mereka pasti akan membantu ku"?.ucap lisa sedikit khawatir.


"Kita bisa saja tetap disini dan polisi akan mengawasi kita,tapi personil polisi yang ada tidak akan berpengaruh jika mereka mendatangkan lebih banyak orang seperti tadi"..


"Tempat ini juga sangat jauh dari kantor polisi,tentu saja bantuan akan datang lebih lama"..jelas regal.


Setelah memikirkannya lisa setuju dengan pendapat regal.


"Maukah kamu tinggal denganku?"..ucap lisa penuh dengan tatapan memohon..


Regal"???"...


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2