Mr Psychopat

Mr Psychopat
Chapter 10


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS ๐ŸŒŠโค๏ธ๐ŸŒน


Lastri langsung berjalan dengan langkah yang cepat, selama perjalanan dia tak kuasa menahan tangis melihat keadaan Istri Tuanya yang menerima sayatan demi sayatan. Bagaikan ayam yang dikulitin. "Tuhan, ku mohon cabutlah nyawa nyonya Tenry, saya sendiri tidak sanggup untuk melihatnya Tuhan. Dulu saya bisa pasrah disaat Iblis jahat itu dengan teganya membunuh bayiku. Tapi sekarang aku tidak bisa diam jika melihat Nyonya Tenry yang diperlakukan seperti boneka hidup." Tangisnya menahan batin yang sesak mengingat bagaimana dulu Lucas membunuh bayinya dengan cara ditenggelamkan.


Flashback on


"Tuan,tolong jangan jual bayi saya," teriak Lastri memohon disaat dirinya baru saja melahirkan bayi anak haram,


Dulu Lastri juga termasuk wanita jualan dari Lucas. Dia sengaja diculik disaat usianya 19 tahun.


Dia diancam jika tidak mau mengikuti kemauan Lucas. Maka seluruh keluarganya akan dibunuh. Sebenarnya namnya bukanlah Lastri. Namun dia adalah Susy. Dan seperti biasa, Lucas selalu memerintahkan anak buahnya untuk mengganti semua identitas dari Wanita jualanya.


Awalnya nasibnya tidak terlalu buruk. Dia hanya dijual tanpa menikmati hasilnya. Karna Hasil penjualan sepeserpun dia tidak dikasih. Yang dia dapatkan hanyalah sebuah penyiksaan, bahkan harus melayani semua para pelangganya.


Hingga disaat dia terbukti hamil. Anak buah Lucas menyeretnya dan mamasukanya kedalam sebuah ruangan kecil dan sunyi.


9 bulan kemudian.


"Aaaarrrrggghhhh,huftt huftt." Jeritan lastri mengjen saat melahirkan.


"Oek..oekk.ooooeeeek." Suara tangisan bayi itu terdengar.


Didalam ruangan itu dia melahirkan sendiri tanpa bantuan Dokter ataupun alat medis yang lain.


Bahkan disaat jeritan kesakitanya dan ketubanya yang pecah, seluruh anak buah Lucas malah dengan santainya bermain Judi. Tanpa memperdulikan teriakan Lastri.


"Tolongg..tolongg aku." Pintanya memohon disaat dia sudah berhasil mengeluarkan bayi itu seorang diri.


"Weh bayinya sudah lahir!" Seru anak Buah A


"Iya cepat cabut tali itu dari ibunya, lalu biarkan saja tali dan ari-arinya didalam. Karna dikeluarkanpun tidak menguntungkan sama sekali!" Sahut Anak buah Lucas B.


Lalu dengan cepat anak buah Lucas C menggambil gunting untuk memotong tali pusat itu.


"Oeeekk..oeekkk..ooeeekkk." Tangisan bayi itu membuat seluruh anak buah Lucas menjadi emosi.


"Cepat ambil lakban ituh, dan tutup mulut bayi ini!" Perinth anak Buah A dengan tegas.

__ADS_1


"Tolong jangan sakiti bayi saya, hikss." Tangisnya disaat bayinya dilakba hingga tak bersuara.


Bayangkan saja bayi sekecil itu sudah mersakan lakban dimulut yang jika dibuka benar-benar akan meyakiti kulitnya yang masih sangat lembut itu.


"Cepat bawa bayi ini! Dan jual pada yang membutuhkan!" Perintah anak buah Lucas B.


"Jaaaaanggagannnnn." Teriak Lastri ketika mendengar kata "Jual"


"Baik." Jawab C, dengan menggendong bayi yang masih berlumuran darah itu keluar tanpa di balut apapun.


Namun dengan cepat lastri memeluk kaki pria itu dan memohon agar mereka tidak menjual bayinya.


"Tuan tolong jangan jual bayi saya. Biarkan saya merawatnya terlebih dahulu, paling tidak biarkan saya menyusuinya tuan, saya mohon." Ucapnya memohon bersipuh dikaki anak C.


"Cikhh, kamu pikir setelah ini kamu akan tetap hidup ha?" Bentak Anak A menjambak rambut Lastri.


Namun dengan cepat Lastri berdiri dengan langkah yang masih sakit karna habis melahirkan ditambah ari-ari yang masih didalam perut. Membuatnye kesulitan berjalan saat ini. Dan merampas bayi itu dari tangan anak buah C


Dan benat saja, disaat dia berusaha kabur membawa bayinya. Lagi dan lagi nasib baik tidak berpihak kepadanya.


Saat ini Lucas tengah berada didepanya menampilkan senyuman liciknya. Lalu dengan satu tangan dia memegang leher bayi itu dan menggantungnya dengan pegangan tanganya,


"Jangann Tuan Ku mohon, jangan hikss..hikss biarkan bayi ini hidup Tuan , tolong kasihanilah m, dia masih belum mempunyai dosa apapun Tuan. "Tangisanya memohon bersujud dikaki Lucas. Namun dengan cepat Lucas menendang kepala Lastri agat menjauh dari kaki dan sepaatunya .


"Aaarrrrgghh." Teriak lastri disaat Lucas menendang kepalanya hingga bocor.


"Tuan ini bak mandinya." Ucap anak buah B memberikan sebuah ember besar yang berisikan air.


Sreeeeekkkk hohhoeeekk.hoeek jeritan bayi itu disaat Lucas menarik paksa lakban dimulut bayi itu . Sehingga tangisan bayi itu sangat kencang karna kesakitan.


"Hooeeekkk..hoekk." Tangis bayi itu semakin mejadi


Namun saat Ini lastri tidak bisa berbuat apapun, karna tanganya di ikat dan mulutnya yang dilakban, sehingga dia hanya bisa menangis mendapatkan anaknya yang dijadikan boneka dengan Tuanya.


Lucas perlahan mulai memasukan bayi itu kedalam air es yang beraada di ember itu.


Bayi itu semakin menangis menjingkar. Disaat Lucas memasukanyan kedalam air Es batu.

__ADS_1


Dan dengan tangan satu Lucas menenggelamkan bayi itu hingga tidak bersuara. Dan ajal menjemputnya dengan perlahan.


Lalu mengangkatnya kembali dan melemparnya pada lastri. Seperti melempar bola.


"Eeerrhhggg,, tanngis Lastri melihat bayi yang baru saja dilahirkan sekarang sudah mati bahkan dijadikan bola oleh Lucas. Karna setelah melemparnya, saat ini Lucas menendangnya benar-benar bagiakan bola.


Dan setelah kejadian itu Lastri dipaksa bekerja dirumah pribadinya. Namun sebelum itu, didalam tubuh Lastri di tanamkan bom yang bisa meledak sewaktu-waktu. Itu sebabnya hingga saat ini dia sama sekali tidak bisa membalaskan dendamnya pada Lucas.


Sudah tiga hari ini Tenry hidup dengan tenang, sebab sang Iblis Lucas tengah mendapatkan tugas dari Lord Arvan untuk menyelesaikan kasus-kasus koruptor di Japan.


"Nyonya. Makan siangnya sudah siap." Seru Lastri memanggil nyonyanya Tenry.


"Iya Bi, sebentar lagi ya." Sahutnya dengan tersenyum tipis.


Lastri yang melihat Nyonyanya hanya menjawab singkat tanpa mengalihkan pandanganya sama sekali, hingga dia mengikuti arah pandangan itu.


"Nyonya sedang liat apa?" Tanya Lastri yang sedang melihat kearah Luar pemandangan.


"Aku hanya sedang menatap langit itu saja bi. Aku sedang membayangkan, bagaimana jika aku sudah diatas sana, apakah Tuanmu itu akan menyesal?" Lirihnya pelan menatap langit yang tinggi. Lalu dia mengalihkan pandanganya menatap Lastri.


"Apakah kamu pernah mengetahui kenapa dia bisa menjadi iblis seperti itu?" Tanya Tenry serius kepada Lastri.


Terlihat Lastri seperti menghembuskan nafasnya kasar." Saya kurang tau cerita lengkapnyan seperti apa Nyonya. Yang saya tau, Mendiang Lord Andreas Manopo lah yang membuatnya kuat seperti saat ini. Namun semua itu disalah gunakan oleh Lucas karna Dendam yang begitu besar didalam dirinya." Serunya pelan mengingat apa yang pernah didengarnya dari Adiknya Tuan Lucas yaitu Valen.


Tenry yang mendengar itu langsung menyeritkan dahinya bingung."Dendam?" Tanyanya bingung.


Dan Lastri langsun menceritakan apa yang dulu Nona Valen ceritakan kepadanya.


To Be Continue. *


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ******๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป**** dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


Dan Jangan lupa yah, dukunganya๐Ÿฅฐ*** jangan Sinder.***


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya๐Ÿ˜Ž


*Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal ****๐Ÿ˜ญLike,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya********๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜*** ****

__ADS_1


*****Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ******๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ*


Terima kasih๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป


__ADS_2