Mr Psychopat

Mr Psychopat
Chapter 23


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


Setelah melakukan kegiatan panas mereka sore tadi, Tenry kini terbangun dari tidurnya.


Dia begitu lelah melayani nafsu Hypersex milik Lucas, bokingku kini terasa sangat sakit sekali, hingga membuatnya kesulitan untuk bangkit dari tidurnya.


Bagaimana tidak, Lucas melakukannya berulang kali tanpa perduli ketika itu sudah mengeluarkan darah yang sangat banyak. Bagi Lucas yang penting hanyalah kepuasanya, tanpa berpikir apakah Tenry akan kesakitan atau tidak.


"Jangan bilang dia merobek boking ku lagi,,, aaarggghhh Lucas kamu selalu saja se enaknya membuatku tersiksa fisik." Keluhnya benar-benar merasakan sakit yang hebat di bokingnya.


Tenry berusaha untuk bangkit, dia tidak mau jika kondisinya mengenaskan seperti ini, maka bisa jadi Lucas akan membawa empat wanita lagi untuk melayani nafsunya, dan Tenry tidak akan pernah membiarkan itu terjadi lagi.


"Aku harus bertahan, aku harus membuatnya jatuh cinta padaku, setelah itu aku akan pergi meninggalkanya agar dia tau bagaimana rasa sakitnya kehilangan orang yang kita cintai." Lirihnya pelan berjanji pada dirinya sendiri untuk tetap bertahan. Dia sudah melangkah sejauh ini menahan sakit atas siksaan dari Lucas.


Maka dia tidak akan pernah kalah selain kematian yang menjemputnya, namun sepertinya itu akan sulit. Karna jika bukan Lucas sendiri yang mengizinkanya mati, lalu bagaimana caranya mati ? Bahkan mungkin Malaikat maut telah lelah berada di sebelah Lucas, karna setiap hari malaikat harus bekerja mengambil nyawa seseorang yang telah di bunuh olehnya.


Waktu telah menunjukan pukul 11.00 malam.


Saat ini Tenry baru selesai mandi dan pergi untuk mengeringkan rambutnya.


"Aaaaarrrgggh ampunn Tuan." Suara teriakan seorang laki-laki terdengar jelas di telinga Tenry, membuatnya langsung menarik nafasnya kasar.


"Pasti dia membunuh lagi." Umpat Tenry yang tak lama mendengar suara tawa Lucas.


Tanpa memperdulikan siapa yang dibunuh oleh suaminya, dengan santainya Tenry berjalan ke arah dapur untuk mengambil air minum karna dia sangat haus saat ini.

__ADS_1


Dengan santai dan perlahan dia menuruni anak tangga rumahnya, dan melihat Lucas yang tengah menebas kepala orang-orang yang sepertinya mengkhianati Lucas.


Selama menjadi istri Lucas pemandangan ini sudah sangat biasa dilihat olehnya, maka dari itu dia tidak merasakan takut ataupun jijik sama sekali.


Setelah mendapatkan satu botol air minum, dia melangkah mendekat ke arah Lucas yang saat ini tengah bermandikam darah dari beberapa pengkhianat yang saat ini tengah duduk berjejer menunggu giliran kematian.


Tanpa takut Tenry langsung memberikan botol air minum itu pada suaminya yang langsung di terima dengan baik oleh Lucas dan meminumnya karna haus.


"Kamu sudah bangun sayang?" Tanyanya sambil mencoba mencium bibir Tenry, namun Tenry malah menghindarinya.


"Kenpa kamu tidak mau ku cium?" Bentaknya karna Tenry malah menahan bibir Lucas dengan tanganya.


"Aku tidak mau karna kamu bau amis dan lihat kamu sudah mengotori tubuhku dengan darah-darah ini," umpatnya kesal karna Lucas membuatnya harus mandi kembali.


"Sayang masih ada dua orang lagi yang harus aku bunuh, setelah ini kita akan mandi bersama." Balasnya dengan santai dan menunjukan kemesraanya pada dua calon korban yang masih tersisa.


Tenry langsung menoleh ke arah dua calon korban itu, namun perhatianya jatuh pada salah satu korban yang menatapnya dengan intens, karna saat ini memang Tenry sedang menggunakan baju santai yang sedikit terbuka.


Lucas yang melihat itu menatap tidak suka kepada korban itu.


Dengan segera dia langsung melepaskan tubuh Tenry dan berdiri ke arah korban 1


Kreeekkk..kreekkkk "aaaarrrrggghhhhh saakkittt Tuaann Ammmppun." Teriaknya di saat Lucas mencongkel keluar satu matanya.


"Hahahhahaha,, itu akibatnya karna kamu menatap istriku seperti itu." Ucapnya tertawa kesal di saat mata orang lain menatap benda miliknya.

__ADS_1


Tenry yang sudah terbiasa langsung mengedikan bahunya singkat di saat dia menjadi pusat perhatian oleh seluruh anak buah Lucas.


"Hikss,,ampun Tuan,, maafkan saya,, hikss." Tangisnya merasakan sakit yang hebat di sebelah matanya yang sudah keluar karna di congkel oleh Lucas.


Tidak sampai di situ, Seakan merasa belum puas Lucas kembali mencongkel satu lagi mata yang tersisa.


Kreeeekkkkk "Aaarrggghhhhhhhh aaammppuunnn." Teriaknya kesakitan dan bersamaan dengan kepalanya yang terlepas dari tempatnya.


Lucas langsung menatap ke arah belakang dan melihat siapa yang berani menggangunya untuk menghabisi lawanya.


"Sayang." Ucapnya terkejut melihat sosok Tenry yang berdiri di sebelahnya dengan memegang sebuah samurai yang baru saja di gunakan untuk menebas kepala korban 1 yang sontak membuat korban yang terakhir bergetar ketakutan melihat kedua pasangan Psychopat itu.


To Be Continue. *


Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti 🙏🏻🙏🏻 dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰*** jangan Sinder.***


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎


*Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya😘😘


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭*


Terima kasih🙏🏻🙏🏻

__ADS_1


__ADS_2