Mr Psychopat

Mr Psychopat
Chapter 25


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


Tenry langsung menoleh ke hadapan Lucas yang sedang memeluk tubuh Sandra itu, dengan menghembuskan nafasnya kasar Tenry tetap membalikan dirinya, namun dia menyadari jika tatapan Lucas masih terus menerus menatapnya, "lebih baik aku tidak berada di sini Lucas." Ucap Tenry mencoba menentang Lucas yang saat ini sedang mengeraskan rahangnya karna lagi dan lagi Tenry selalu melawan perkataanya.


Dia langsung melepas tubuh Sandra dan melangkah menggendong tubuh Tenry agar naik ke atas tempat tidur.


"Aahhh Lucas lepaskan aku! Aku sedang tidak ingin melayanimu saat ini," bentak Tenry yang berusaha lepas dari dekapan Lucas.


Namun bukanya melepasakan Lucas malah merobek seluruh pakaian milik Tenry hingga tanpa menggunkan satu helai benang pun di tubuhnya.


"Lucas." Bentak Tenry tanpa rasa takut menatap tajam ke arah Lucas.


Dia benar-benar sedang menahan emosinya kali ini, apa lagi dia melihat Sandra yang berada di belakang tubuh Lucas dan mulai menciumi bagian belakang tubuh Lucas.


Bahkan tanpa banyak bicara Sandra mulai mendorong tubuh Lucas hingga terjatuh di tempat tidur.


"Arrgghh." Desah Lucas di saat Sandra mulai menyentuh dan meremas kukubirdnya.


Lucas langsung tersenyum miring melihat Tenry yang terdiam memperhatikan aksinya, dengan raut wajah yang kesal menatap ke arahnya dan juga Sandra, bahkan dengan jahilnya Lucas meminta hal yang lebih dari Sandra.


"Why honey?" Tanya Lucas tanpa malu kepada Tenry yang terdiam di depanya.


Tenry langsung menggelengkan kepalanya, "Lucas sebenarnya apa yang sedang kamu lakukan?"


"Seperti yang kamu lihat sayang, apa kamu tidak bisa melihat apa yang sedang aku lakukan saat ini huh?" Dengan rasa puas tersendiri Lucas sengaja memancing kemarahaan dari Tenry.


Dengan sigap Lucas langsung menggangi posisinya, kini dia membalik tubuh Sandra sehingga membuat posisi mereka lebih terlihat intim.


Sandra mulai menarik tengkuk leher Lucas dan mendekatkannya ke wajah miliknya, dan terlihat dari balik punggung Lucas jika saat ini Tenry sedang berdiri kaku, seperti sedang bingung apa yang harus di lakukannya saat ini.


Setelah puas melihat Tenry, Sandra mulai kembali menatap ke arah Lucas menatapnya begitu lekat, dan perlahan tangan Sandra mulai masuk dan meraba seluruh roti sobek milik Lucas.


Sandra kembali menatap pada Tenry sambil terus memberikan sentuhanya pada Lucas yang terlihat sangat menikmatinya. Dan melihat tangan Tenry yang bergetar dan mengepal sangat terlihat sekali jika dia sedang menahan amarahnya.


Dan tanpa memperdulikan Tenry, Sandra langsung Me lut bibir Lucas dengan ganas, bahkan dia sampai menahan tengkuk leher Lucas dengan satu tangan, dan tangan satunya digunakan untuk meraba dada bidang serta kukubird milik Lucas agar cepat terangsang.

__ADS_1


"Lucas." Bentak Tenry menarik tubuh Lucas hingga tautan bibirnya terlepas dari Sandra.


Dengan tersenyum sinis Lucas hanya diam dan mencoba mendekati Tenry. "Kenapa sayang? Apa kah ada yang salah dengan ini?" Tanyanya sambil menyusupkan tanganya ke dalam segitiga bermuda milik Tenry.


"Lucaaass." ******* Tenry terdengar dan mencoba melepaskan tangan suaminya dari apomnya, namun bukanya melepaskan Lucas malah menepis tangan itu.


"Apa kamu juga menginginkanya sayang hem? " ucap Lucas dan mencoba membuaka kaca mata ninja milik Tenry sehingga terlihatlah dua gundukan milik Tenry yang terekspos itu.


Tenry langsung menutup gunungnya dengan menggunakan kedua tanganya, namun lagi-lagi Luca menepisnya kasar.


"Aahhh." ******* Tenry terdengar masuk ke dalam pelukan Lucas, bahkan tubuhny terlihat menggeliat yang membuat Lucas langsung bersemangat.


Namun di detik selanjutanya Tenry tersadar dan melepaskan pelukan Lucas darinya.


"Sebaiknya aku keluar dari sini." Ucapnya dengan segera.


"Cukup Tenry! Aku tau kamu juga menginginkanya." Lucas menahan tangan Tenry agar tidak akan pernah pergi darinya.


"Aaaarrrgghhhhh." Teriakan Sandra yang kini sedang di seret Lucas bagaikan anak kambing dengan tali di lehernya yang tadi di ikatkan Lucas padanya.


Sepertinya Lucas sengaja melakukan hal tadi karna mempunyai satu misi yang sangat berbahaya. Dan mungkin dia juga sekaligus ingin menguji cinta Tenry.


"***,*** biadaaab, rupanya kamu tidak mengenalku dengan baik!! Cikkhh menyedihkan." Ucap Lucas dengan terus menarik tali itu dengan keras.


"Aaarrhhhgg,,uhuuukk,,uhuuuk aahhhrgghh Ammpun Tuann,,ampun saya mohon ampunn." Jeritanya merasakan sakit serta sesak di lehernya yang di ikat dengan tali oleh Lucas.


Namun yang dia hadapi ini adalah Lucas, sosok iblis jelmaan dari neraka jahanam yang tidak akan pernah puas sebelum mendengar rintihan yang lebih memilukan lagi.


Sedangkan Tenry yang sudah merasa muak dan dendam dengan perbuatan Sandra yang telah berani menc ium dan memegang kukubird suaminya, kini hanya cuek dengan melingkarkan tanganya pada lengan kekar suaminya dan Lucas yang menarik tali itu bagaikan membawa hewan peliharaan, tanpa memperdulikan jika kondisi Sandra saat ini tidak menggunakan sehelai benang pun di tubuhnya.


Lucas terus menyeretnya dan menarik tali itu dengan sangat keras dan kasar tanpa memperdulikan jika dari leher Sandra sudah bampak mengeluarkan darah.


Sandra benar-benar merasakan penyesalaan yang sangat dalam saat ini, dia mengira jika dia sudah menjadi ****** kesayangan Lucas, pria itu tidak akan pernah menyakiti dirinya.


Itu sebabnya dia dengan berani menjual segala informasi kejahatan Lucas pada musuh-musuh Mafianya, dia berpikir jika Lucas terlihat Bodoh maka dia tidak akan pernah tau rencana-rencana licik yang dia ciptakan.

__ADS_1


Bahkan dia tidak menyangka jika Lucas mengetahui jika dirinya berniat meracuni Lucas dengan sianida yang sudah dia bawa dari Club tadi.


Dia merasa sangat bodoh bisa di kelabui oleh kepintaraan dan kelicikan Lucas, dia mengira jika Lucas hanyalah seorang Mafia biasa yang tidak akan pernah menggunakan otak cerdasnya dalam menghabiskan musuh-musuhnya.


"Aaarrrggghhh Tuan ampuunn,,ammpuni saya," mohonya dengan sangat karna dia benar-benar tidak sanggup menahan sakit di lehernya.


"Hahahha, ampun, kamu pikir aku adalah mafia yang paling bodoh bukan, maka nikmatilah pesta neraka ini sayang," ucapnya santai.


Tenry hanya mampu diam tanpa berani bersuara sama sekali, dia tidak mau menjadi sasaran pelampiasan dari Lucas yang akan membahayakan dirinya.


Tak lama Lucas memberikan kode pada anak buahnya, untuk menyeret Sandra ke bawah tanah rumahnya.


Kevin asisten Lucas hanya mampu menarik nafasnya sedalam mungkin, karna jika Lucas mengatakan ruang bawah tanah, itu berarti dia harus membuka kembali neraka jahanam ciptaan Lucas yang sangat-sangat mengerikan itu.


Siapapun yang mengetahui jika Lucas mempunyai sebuah simulasi Neraka, maka mungkin tidak akan ada lagi yang berani mengganggu kehidupan Iblis satu itu.


Lucas langsung menggendong mesra tubuh Tenry, "kita mau kemana sayang?" Tanya Tenry dengan rasa gugup yang menjalar di tubuhnya.


Tanpa menjawab Lucas memberikan ciu man panas pada bibir istrinya lalu tersenyum dengan tipis, yang di ketahui Tenry jika suaminya tersenyum seperti itu, maka itu akan menandakan kematian seseorang.


"Kita akan ke tempat simulasi Neraka buatan ku sayang." Serunya yang membuat tubuh Tenry menegang seketika.


To Be Continue. *


Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti 🙏🏻🙏🏻 dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰*** jangan Sinder.***


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎


*Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya😘😘


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭*


Terima kasih🙏🏻

__ADS_1


__ADS_2