
KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS ๐โค๏ธ๐น
Flashback on
Pada saat itu Lucas masih berusia 15 tahun dan Valen berusia 10 tahun.
Ayah mereka Yuva Maurice, tidak sesukses saat ini, bahkan dia mengalami kelumpuhan dikakiknya, akibat dari kecelakaan yang menimpanya, Shimi Maurice Adalah ibu dari Lucas dan Valen.
Semenjak Yuva mengaalami kelumpuhan, Shimi selalu mengeluh masalah perekonomian keluarga, dia selalu menghina-hina Yuva didepan anak-anaknya.
Bahkan dengan tidak tau malunya Shimi menjual tubuhnya pada lelaki hidung belang demi memuaskan kehidupan glamornya.
Dia terus melakukan perselingkuhan secara terang-terangan didepan suami dan anak-anaknya, tanpa dia sadari bahwa Lucas selama ini diam dan merekam segala perbuatan ibunya yang menjijikan itu.
Sangking serakahnya, Shimi bahkan tidak segan-segan mengambil Uang hasil kerja Lucas.
Lucas bekerja sebagai tukang semir sepatun keliling. Dia sama sekali tidak bisa bertindak apapun untuk melawan sang ibu,
Karna ibunya selalu mengancam akan membunuh Ayahnya dan juga menjadikan Adiknya sebagai wanita penghibur.
Lucas sangat-sangat tidak ingin semua itu terjadi, apalagi diusianya Valen yAng baru berusia sepuluh tahun.
Hingga mau tidak mau dia bekerja pagi.siang soren hingga malam, berjalan kaki berdua dengan Valen mencari pelanggan yang mau menyemir sepatunya.
Yuva Ayah Lucas, sering menangis melihat anak-anaknya yang seharusnya masih sekolah, sekarang harus rela berpanas-panasan mencari uang untuknya makan dan adiknya.
Pernah suatu ketika Yuva memaksa ikut berkeliling bersama Lucas dan Valen dengan menggunakan kursi rodanya untuk berjalan.
Panas kepanasan mereka bertiga lewati, seakan tidak memperdulikan matahari yang sedang teriknya saat ini.karna yang mereka pikirkan hanya untuk mencari uang buat makan hari ini.
"Maafkan Papah Nak, Papah bukanlah orang tua yang baik untuk kalian, Papah adalah orang tua yang paling buruk dan sangat tidak berguna, hikss..hikss." Tangis Yuva merasakan betapa menderitanya Lucas dan Valen.
Kemudian mereka saling berpelukan tanpa memperdulikan pandangan sekitarnya.
Bahkan terlihat sebuah keluarga memandang mereka.
"Mah, coba liat disana!" Seru Stella kecil yang saat itu masih berusia seperti Valen yaitu 10 tahun.
__ADS_1
Amanda Mamah Stella yang sedang berbincang dengan temanya itu, langsung menoleh kepada putrinya.
"Ada apa sayang? Apa yang putri kecil Mamah ini inginkan?" Tanya Amanda menundukan tubuhnya agar sejejer dengan putrinya.
"Itu mah, liat Uncle yang duduk diatas kursi Roda itu, yang sedang bersama kedua anaknya." Tunjuk Stella kecil pada Lucas sekeluarga.
Amanda langsung melihat kearah yang ditunjukan putrinya.
"Apa Shea mau menolong mereka?" Tanya Amanda yang ditunjukan pada putrinya.
"Iya Mah, kasihan sekali mereka," ucapnya dengan suara khas anak kecil.
"Putri Mamah memang yang terbaik." Puji Amanda mengelus kepala Stella kecil.
"Ada apa ini Mah, ?" Tanya Andreas Papah Stella yang sedari tadi memperhatikan gerak gerik istri dan putrinya.
"Ada apa sih dek? Kok pada diam disini?" Tegur Arvan kakak laki-laki Stella.
"Adik kamu ini mau menolong orang yang disana itu." Tunjuk Amanda pada keluarga Lucas memberitahuka pada suami dan anak laki-lakinya.
"Wah anak papah ini sangat pandai ya." Puji Andreas pada putrinya.
Andreas dan Amanda langsung tertawa melihat putra kecilnya itu cemburu pada adiknya.
"No lah sayang, this is my son, Very Good Boy." Seru Amanda memeluk putranya.
Stella yang melihat itu langsung memutar bola matanya malas."udah belum pelukanya ? Keburu mereka pergi nanti." Ketusnya yang semakin membuat Andreas,Amanda dan Arvan gemas dengan tingkahnya.
Arvan langsung mendekati Stella dan melingkarkan tanganya merangkul pundak adiknya. "Ayonkita kesana! Rupanya adik kakak yang cantik ini, sudah tidak sabaran ingin mendapatkan teman baru." Godanya memepererat rangkulanya dengan mesra pada adiknya.
"Apaan sih." Jawabnya sinis melepaskan tangan Arvan dari pudaknya, lalu dengan kesal dia berjalan mendekat kearah Lucas dan Valen.
Arvan yang merasa dicuekin oleh adiknya, langsung menoleh kearaah mamah dan papahnya. Lalu dia mengedikan bahunya singkat dan berlalu mengejar langkah kaki adiknya.
Andreas dan Amanda yang melihat tingkah laku kedua anaknya itu langsung tertawa bahagia, "sudah sana susul mereka! Aku akan mencari makanan untuk keluarga itu." Seru Amanda lalu mencium bibir Andreas singkat dan melangkah mencari sebuah Restoran untuk membelikan makanan untuk Lucas,Valen dan Papahnya.
"Hallo." Sapa Stella mengejutkan ketiga orang yang tengah duduk di pinggir trotoar jalan.
__ADS_1
"Hallo." Sahut Arvan yang ikut dibelakang Stella.
"Hallo." Balas Lucas dan Valen bersamaan.
"Apakah kalian ingin menyemir sepatu kalian?" Tanya Lucas to the point.
Stella dan Arvan yang mendapatkan pertanyaan itu, langsung menatap satu sam lainnya mencari jawaban kebingunganya.
"'Memangnya kenapa kalo kita mau menyemir sepatu?" Tanya Arvan balik.
"Maka saya,adik dan Papah saya akan mengucapkan sangat berterima kasih, karna berkat kalian yang mau menyemir sepatu denganku. Itu akan membuat kamu bertiga bisa makan hari ini." Jawabnya dengan senyum ketegaraan.
Sedangkan Valen yang sudah sangat lelah sekali berjalan, kini hanya duduk ditrotor itu. Dengan wajahnya yang terlihat sedang kelaparan.
"Memangnya kalian belum makan?" Tanya Stella Polos.
Lucas dan papahnya langsung menggelengkan kepalanya singkat.
"Dari kapan?" Tanya Arvan dengan penuh penekanan.
"Sudah dua hari ini." Balas Lucas dengan memegang perut yang perutnya yang lapar.
Dan disaat mereka tengah mengobrol tiba-tiba sosok Andreas papah Arvandam Stella datang merangkul kedua anaknya.
"Apakah kalian sudh berkenalan sayang?" Tanyanya pada putra dan putrinya.
To Be Continue. *
**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ******๐๐ป๐๐ป**** dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.
Dan Jangan lupa yah, dukunganya๐ฅฐ*** jangan Sinder.***
Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya๐
*Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal ****๐ญLike,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya********๐๐*** ****
*****Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ******๐ญ๐ญ๐ญ*
__ADS_1
Terima kasih๐๐ป๐๐ป