
KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹
Dengan acuhnya Lucas melangkah ke kamar mandi, tanpa sedikitpun niat untuk melihat keadaan Tenry yang marah sedari tadi.
Sedangkan Tenry yang melihat suaminya melewati dirinya begitu saja, langsung mengenduskan nafasnya perlahan, "menunggu dia bucin itu sama aja dengan memetik bintang di langit." Lirihnya pelan, lalu benar-benar memejamkan matanya untuk tidur.
Dia sangat lelah hari ini, dengan kejadian-kejadian yang ada, otak yang terus berpikir membuatnya begitu ingin mengistirahatakan tubuh dan pikiranya.
Lucas yang baru saja selesai membersihkan tubuhnya, dan kin. Beralih untuk memakai pakaian tidurnya.
Dan segera menaiki ranjang di sebelah Tenry untuk ikut beristirahat.
Namun di saat dia baru mau memejamkan matanya, tiba-tiba saja ponselnya berbunyi.
Ddrttttt,,ddrrtt, ponsel Itu berdering hingga berulang-ulang, tapi Lucas sama sekali tidak memperdulikanya.
Hingga Tenry yang berada di sebelahnya merasa tergangu, dan mencoba membuka matanya dan bangkit ingin mematikan ponsel itu.
"Sayang, silent dulu ponselnya! Brisik tau," lirihnya pelan menggoyang-goyangkan tubuh Lucas yang dia tau belum sepenuhnya tidur.
"Aku capek Tenry, biarkan saja dia berbunyi, kamu tidurlah!" Balasnya tanpa membuka matanya itu sama sekali.
Tenry yang merasa kesal kini membuka mata Lucas dengan paksa, "gimana mau tidur kalo ponsel kamu itu bunyi terus, matiin dulu aku gak sampai," serunya lagi yang membut Lucas menarik nafasnya dengan kasar dan menepiskan tangan Tenry yang memaksa matanya untuk terbuka.
Tenry sontak terkejut ketika suaminya itu menepiskan tanganya kasar, dia terdiam takut jika Lucas akan mengamuk malam-malam akibat ulahnya.
__ADS_1
Namun yang dia pikirkan itu tidak terjadi di saat Lucas kembali memejamkan matanya dengan tenang.
Dan lagi-lagi ponsel itu berdering, membuat Lucas mengehembuskan nafasnya kasar dan mengambil ponsel itu dan Buuuggghhhhh dia membantingnya agar tidak lagi berdering.
Lalu dia membalikan tubuhnya agar Tenry tidak lagi menganggunya.
Sedangkan Tenry hanya terdiam melongo melihat Lucas yang membanting ponselnya sendiri. "Dia waras atau tidak sih? Dari pada bangun matikan atau silent malah lebih memilih banting," ucap Tenry dalam hati yang masih merasa heran dengan tingkah laku suaminya yang benar-benar bisa di masukan ke dalam tujuh keajaiban dunia.
Karna menurut Tenry, Lucas adalah sosok dajjal yang selama ini di sembunyikan.
Tanpa berpikir panjang lagi Tenry memilih ikut tidur kembali untuk memulihkan tenaga menghadapi kejutan-kejutan lagi di hari-hari selanjutnya.
Keesokan harinya Lucas kini bangun lebih dulu dari pada Tenry.
Sehingga ketika Tenry bangun, Lucas tengah terlihat sedang bersiap-siap untuk berangkat.
Tenry langsung bangkit dari tidurnya dan perlahan memposisikan dirinya untuk duduk.
"Apakah kamu hari ini akan ke kantor ?" Tanya Tenry balik sambil mengembalikan nyawanya terlebih dahulu, lalu dia bangkit untuk membantu suaminya itu bersiap-siap.
Lucas menggelengkan kepalanya pelan, "aku hari ini harus berangkat ke Spanyol, kamu siapkan barang-barang ku, mungkin aku akan sedikit memakan waktu di sana," balasnya dengan memperhatikan wajah bantal milik istrinya.
"What?" Tanya Tenry di saat melihat Lucas memperhatikanya dengan sangat intens.
Bukan menjawab, Lucas malah mencium bibir Tenry dengan penuh nafsu, Tenry yang sudah hafal sifat suaminya yang tidak pernah bermain lembut itu, kini bisa menyeimbangi permaianan kasar namun enak dari suaminya.
__ADS_1
Mereka melakukan hubungan itu hingga 1 jam lebih lamanya.
Dan ketika selesai, Tenry hanya bisa terbaring lemas setelah mengalami pelepasan untuk kesekian kalinya.
Sedangkan Lucas, kini segera membersihkan tubuhnya dan kembali bepakaian dengan lengkap.
Ketika sudah selesai, Lucas kini melangkah mendekat ke arah istrinya yang sedang terbaring kelelehan, dia mengusap lembut pipi istrinya yang masih tidak menggunakan sehelai benang pun di tubuhnya yang hanya bertutupan selimut saja.
"Beristirahatlah, nanti akan ada pria bernama Billy yang datang, dan kamu langsung menghubungi ku lewat Kevin yang akan memantaumu terus, apa kamu mengerti," serunya pada Tenry, lalu mencium bibir itu singkat.
"Hati-hati ya, kabarin aku kalo sudah sampai," balasnya lagi, yang langsung di jawab anggukan kepala oleh Suaminya.
Dan setelah itu, Lucas segera melangkahkan kakinya pergi, meninggalkan Tenry yang merasakan tulang-tulangnya remuk di setiap melayani nafsu dari suaminya yang selalu saja mampu bertahan hingga berjam-jam lamanya.
To Be Continue. *
Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti 🙏🏻🙏🏻 dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.
Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰*** jangan Sinder.***
Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎
*Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya😘😘
Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭*
__ADS_1
Terima kasih🙏🏻🙏🏻