Mr Psychopat

Mr Psychopat
Chapter 12


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


"Pah mereka sangat kasihan, sudah dua hari belum makan." Sahut Stella dengan mengadu kepada Papapahnya.


Andreas yang mendapatkan jawaban itu langsung menatap kearah Lucas dan Papahnya.


Dan tak lama kemudian Amanda datang dengan membawa sebuah bingkisan yang beriskam makanan.


Stella yang melihat mamahnya membawa makanan langsung mengambil makanan itu lalu memberikanya pada Lucas. Valen dan Yuva.


" ini kalian makan dulu." Ucapnya menyerahkan bingkisan itu.


Lucas terlihat ragu mengambilnya lalu dia menatap kearah Papah adiknya meminta jawaban dan di anggukan kepala singkat oleh Yuva papah Lucas.


Dengan segera Lucas mengambil makanan itu dari Tangan Stella, dan segera mendekat ke arah adik dan Papahnya.


Mereka sudah sangat lapar saat ini. Bahkan sambil makan dengan perlahan air mata mengalir dari ketiganya.


Kelurga Manopo yang melihat keadaan mereka, bagaimana catanya mereka kelaparaan, langsung merasa iba yang mendalam, dengan niat baik Andreas langsung membawa Lucas,Yuva dan Valen ke Mansionya.


Disinilah awal mula pembentukan sifat Pyschopat yang ada didalam diri Lucas saat ini.


Semenjak dia menjadi anak didik dari Andreas, dia benar-benar menjadi manusia paling menakutkan saat ini.


Dan lagi dia merasa hidupnya belum sempurna jika belum menbalasakan dendamnya pada Shimi ibunya.


Hingga pada suatu malam, tanpa sepengetahuan keluarga Manopo dan keluarganya, dia pergi meninggalkan Mansion Manopo untuk mencari Shimi ibunya.


Dia bahkan sampai merubah penampilanya menjadi gembel kembali untuk mengelabu Shimi.


Tokk..tokk..tok dia mengetuk pintu rumahnya yang dulu.


Ckleeekk Shimi membuka pintu itu, dan meradang disaat melihat ladang uang yang sudah berapa minggu ini hilang , namun sekarang sudah kembali didepan matanya.


"Dasar anak sialan, sini kamu. Ikut aku! Sudah berapa minggu ini kamu tidak menghasilkan uang untuk ku." Ucap Shimi menyeret paksa tubuh Lucas.


Saat ini dia berniat untuk menjual Lucas, menjadi pemuas nafsu teman-temanya Tante Girang.


Karna meskipun Lucas baru berusia 15 tahun, tetapi dia sudah mempunyai bentuk tubuh yang sangat bagus, terlebih berlatih beberapa minggu kemaren, sangat-sangat membentuk tubuhnya menjadi indah.

__ADS_1


Dengan senyum Licik, Lucas berpura-pura meronta disaat mamahnya Shimi menariknya Paksa.


Diperjalanan Shimi sudah menghubungi beberapa temanya yang mau dipuaskam oleh Lucas.


Setelah sampai di Lobby Hotel, Shimi langsung segera menarik tangan Putranya agar mengikutinya.


Lucas yang memang mempunyai niat terselubunng sengaja pasrah mengikuti kemauan Shimi.


Di saat merek berdua masuk kedalam kamar di salah satu Hotel itu, Lucas langsung disambut dengan hangat oleh tiga Tante-Tante Girang yang hanya menggunakan pakaian dalam.


Sedangkan Shimi langsung tersenyum puas san melangkah menuju sofa mengawasi mereka.


"Bermainlah kalian dengan sepuasnya." Serunya sambil menuangkan Wine kedalam gelasnya.


Awalnya Lucas mengikuti permainan hawa nafsu, dengan Tante-tente girang yang menyetirnya.


Namun disaat di pertengahan permainan Lucas langsung mengikat ketiga Tante girang itu, dan termasuk mamahnya dalam keadaaan polos tanpa benang apapun ditubuhnya.


"Anak sialan lepaskan kami!" Pekiknya memberontak dari ikatan itu,


"Hahahahhahaha bukankah kalian ingin bermain terlebih dahulu.?" Tanyanya sinis.


"Jika begitu, mari kita bermain," ucapnya lalu mengalihkan pandanganya mencari sesuatu barang yang bisa digunakanya.


Dia langsung mengambil Botol itu yang di perkirakan sebesar tangan Lucas seperti yang di Visual, dan menyiram tubuh Ke empatnya dengan Wine yang masih bersisa.


Karna wine itu mengandung alcohol yang sangat tinggi, sehingga keempatnya langsung berteriak histeris, karna air gang keras itu seperti membakar tubuhnya.


"Namun mereka tidak bisa bersuara sama sekali, karna Lucas melakban mulut mereka, sehingga mereka hanya bisa merintih dan menangis saat ini.


Dengan tersenyum puas Lucas langsung memasukan paksa botol Wine itu kedalam liang lahat Tante-tante girang itu, hingga mengeluarkan darah segar yang cukup banyak.


Karna belum masuk sepenuhnya, akhirnya Dengan keras Lucas menendang botol-botol itu hingga masuk sepenuhnya tanpa sisa, dua dari empat tante girang itu seketika langsung mati seketika. Bagaimana tidak Lucas menedang botol itu bagaikan bola yang dipaksa masuk digawang yang begitu kecil, hingga mungkin sudah merusak organ dalam tubuh manusia.


Sedangkan Mamah dan satu Tante lagi masih bisa bertahan hidup walaupun merasakan sakit yang sangat luar biasa di bagian apom dan organ dalamnya hingga diperut.


Kini tempat tidur yang tadinya bewarna putih bersih berubah menjadi warna merah karna darah yang mengalir dari empat liang lahat itu.


Seakan kurang mendengar Suara rintihan yang indah, dia langsung melihat sebuah pisau Buah yang berada diatas meja.

__ADS_1


Dengan penuh senyuman dia mengambil pisau itu, dan melangkah menarik mamahnya, dia langsung menendang mamahnya hingga tengkurap sempurna.


Dan dia mulai Melukis dan menyayat Abstrak di atas punggung Mamahnya hingga kulit-kulit tubuh itu terkoyak tidak karuan, lalu dia menginjak-injak tubuh dan luka-luka itu, hingga Kematian menjemput Shimi dengan sangat teragis,


Disaat dia sudah tidak mendengar suara tangisan Mamahnya lagi. Dia langsung turun dari punggung itu dengan wajah yang lesu, ." Dia sudah mati, tidak seru lagi.huft." Ucapnya penuh kecewa.


Namun disaat dia sedang berpikir. Dia masih mendengar suara Rintihan seseorang dan dia langsung menoleh kearah Tante itu," oh ya, masih ada satu boneka lagi rupanya."


Dengan segera Lucas mencari ide baru untuk memuaskan cara menyiksa Tante ini,


"Oh Tante, dari pada Tante mati percuma kan sayang, baik aku jual saja ginjal sama jantung nya, lebih menguntukan." Tawarnya penuh dengan raut wajah kebahagiaan, tanpa ada rasa takut yang terlihat sedikit pun dari wajahnya.


"Ehmm ehmm," tante itu hanya bisa menangis ketakutan saat ini,


Rintihanya berteriak sekuat tenaga, namun apalah daya, selain karna mulutnya yang sedang di lakban saat ini, terlebih lagi kamar hotel yang kedap suara membuatnya benar-benar pasrah saat ini.


Dan dengan membabi buta, Lucas mulai memotong-motong bagian demi bagian, dan dia mengeluarkan apa saja yang bisa di jual dan menguntungkan baginya,


Dan setelah semuanya sudah tidak bernyawa, dengan santainya dia berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan semua darah dan daging-daging yang menyangkut ditubuhnya, lalu dia kembali mengenakan pakaiannya kembali.


Untuk menghilangkan jejak, Lucas tak lupa membakar Semua mayat itu, termasuk membakar setiap Barang-barang yang ada, hingga alram hotel itu berbunyi tanda bahaya.


Sontak semua orang langsung panik berlari tidak karuan menghindari bahaya dan keluar dari kamar masing-masing.


Namun berbeda dengan Lucas yang dengan santainya keluar tanpa beban apapun.


Padahal dia baru saja selesai membunuh dan memotong-motong tubuh manusia didalam.


Dengan santainya dia berjalan dengan menawa sebuah tas yang berisikan organ-organ tubuh manusia,


To Be Continue. *


Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti 🙏🏻🙏🏻 dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰*** jangan Sinder.***


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎


*Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya😘😘

__ADS_1


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭*


Terima kasih🙏🏻🙏🏻


__ADS_2