Mr Psychopat

Mr Psychopat
Chapter 40


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


2 bulan kemudian.


Saat ini seperti hari-hari biasanya, Lucas dan Tenry sedang menikmati sarapan pagi mereka bersama-sama.


Hubungan keduanya pun sudah mulai sedikit, ( sedikit ya, jangan ngelunjak minta banyak), mencair, namun masih sangat terlihat kaku.


Dan kali ini Tenry masih harus terus bersabar mengajarkan suaminya agar bisa bertindak layaknya manusia normal.


Suasana terlihat sangat hening dan tenang, hanya terdengar suara peralatan makan yang berbunyi. Namun di saat Tenry baru saja mengambil sebuah ayam dan melihat masih ada sedikit darah, dia langsung temuntah, merasakan mual sedikit di bagian perutnya.


"Tenry," seru Lucas yang melihat Tenry memuntahkan makananya itu dan langsung segera memberikan segelas air putih.


"Sayaang,, kepalaku pusi-,," lirihnya belum selesai menyampaikan kalimatnya, dirinya sudah terjatuh pingsan lebih dulu.


"Tenry," teriak Lucas dengan suara yang sedikit nyaring, karna terkejut melihat istrinya yang pingsan seperti itu.


Dengan sigap dia langsung menggendong tubuh Tenry dan mimindahkanya ke sofa besar dekat ruang makan.


"Keevvviiiinnn, cepat panggil dokter ke sini," perintahnya dengan berteriak, yang tidak tau asistenya itu berada di mana, namun tetap saja itu wajin harus di dengar oleh Kevin.


Setelah memberikan perintah itu, di kembali menatap ke arah wajah istrinya yang terlihat sangat pucat. Dan mengambil pistol yang berada di belakang tubuhnya dan mulai mengekernya.


Kretekekk, bunyi kekeran itu yang membuat seisi rumah menjadi tegang.


Ddoooorr, tembakanya sekali memecahkan Vas mahal yang minggu kemarin baru dia beli di saat jalan berdua dengan Tenry di sebuah mall.

__ADS_1


Kreteekk, dia kembali mengeker pistolnya lagi. "Sampai ada yang berani meracuni makanan istriku maka-" dooorrr dia menembak kembali ke arah lampu di atas yang membuat seluruh pelayan merasakan serangan jantung bersamaan.


Dan tak lama kemudian munculah Kevin dengan membawa seorang dokter wanita, karna Kevin tau ini adalah hal wajib.


Kevin pernah melalukan kesalahan sekali yang salah membawakan seorang dokter laki-laki di saat Tenry hari itu sedang demam. Lucas malah memotong ke dua tangan dokter itu karna berani memegang perut dan dada istrinya.


Membuat Kevin frustasi dan hanya menyediakan dokter cewek untun istri tuanya.


"Cepat periksa istriku! Jika tidak ada kabar bagus, maka ku pecahkan kepalamu saat ini juga," ucapnya masih dengan mengarahkan pistol itu pada kepala dokter tersebut.


Dan dengan rasa takut, gugup, gelisah, dan gemetaran yang menjadi satu sama lain itu. "Aaahhh, apa yang harus ku lakukan saat ini, aku mana bisa memerika kalo di todongkan pistol begini." Batin dokter itu yang berpura-pura tersenyum seakan-akan tidak ada masalah.


Dokter itu langsung memeriksa keadaan Tenry yang sudah terbaring lemah dan tidak berdaya, serta wajahnya yang begitu pucat membuat Lucas merasakan amarah yang sangat besar.


"Cepat katakan! Bagaimana keadaan istri saya!" Bentak Lucas yang merasa jika dokter ini lama sekali dalam melakukan pekerjaanya.


Namun dokter itu malah tersenyum tipis di saat sudah selesai memeriksaakan keadaan dari Tenry.


"Aaaarrrggghhhh,,sakitt Tuan,, ampunn." Jeritnya kesakitan memegang rambutnya yang di tarik dengan sangat keras oleh Lucas.


Seperti biasa, bukanya melepaskan Lucas malah semakin menarik keras rambut dokter itu. "Kamu aku suruh periksa istriku! Bukan malah tersenyum di saat keadaan seperti ini, brengsek." bentaknya dengan nyaring dengan suara yang berteriak di telinga dokter itu.


Dan teriakan itu, Tenry akhirnya tersadar dari pingsanya. "Ennggghhh," keluhnya di saat mulai memperbaiki perasaanya.


Lucas langsung segera mendekati tubuh istrinya dan mengecek sendiri keadaan itu. "Pinggir kamu." umpatnya melemparkan kepala dokter itu jauh-jauh hingga dokter itu terjatuh di sudut ruangan.


Dengan sigap Kevin membantu dokter itu berdiri. "Are you okay?" tanyanya dengan suara yang berbisik. Dan di jawab anggukan kepala oleh dokter itu, meskipun dia masih merasa perih di kepalnya.

__ADS_1


Sedangkan Lucas langsung membantu istrinya untuk duduk. "Tenry are okay? Do you need something?" tanyanya dengan suara yang sedikit melembut namun masih terkesan dingin dan datar.


Tenry mengedipkan matanya perlahan. "Sedikit pusing, dan perutku rasanya seperti di aduk di dalamnya." balas Tenry mengadu kepada Lucas apa yang sedang dia rasakan saat ini.


Dan detik selanjutnya Terny mengambil tangan Lucas untuk mengelus perutnya. "Coba deh ini tuh gak nyaman banget dari kemarin hisk,,hisskk," keluhnya dengan mulai menangis yang semakin membuat Lucas mengeraskan rahangnya menahan amarah.


Lucas langsung menolehkan kepalanya dan melihat dokter yang masih berdiri di sebelah Kevin itu. "Cepat kamu kemari!" Bentaknya yang membuat dokter itu gugup dan merasakan keringat dingin dalam melangkahkan kakinya.


Di saat dokter itu sudah mendekat, Lucas yang tadinya sedang berjongkok kini langsung berdiri dan menatap dokter itu dengan pistol yang kembali di keker.


Crretteekkk, kekeran mulai di masukan dan siap menembak.


Sedangkan Tenry hanya melihat pemandangan itu dengan tatapan biasa saja, dia bahkan tidak ada sedikitpun niat mau menegur Lucas, karna dia juga merasa percuma, karna Lucas adalah orang yang kepala batu. Dan lagi pula dia juga tidak tau kejadian sebelumnya sehingga dirinya tidak mau ikut campur dalam hal ini.


"Katakan! Atau kepalamu pecah!" Ancam Kucas yang mulai menaikan pistolnya ke kepala dokter itu.


Dokter itu terlihat gugup sekali, dia tidak tau ini adalah kabar gembira atau malah kabar yang akan mengantar kematianya. "Ehmm,,Itu Tuan, se,,se,,sepertinya istr,,i an,,,,aan,,anda se,,ddaa,,ddang hamil Tuan," jawab Dokter itu dengan pelan.


To Be Continue. *


Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti 🙏🏻🙏🏻 dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰*** jangan Sinder.***


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎


*Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya😘😘

__ADS_1


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭*


Terima kasih🙏🏻🙏🏻


__ADS_2