
KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS ๐โค๏ธ๐น
Dan sebelum dia pulang kembali ke Mansion Manopo, dia lebih dulu pergi menjual organ-organ itu dengan kompoltan Mafia besar.
Lalu setelah itu baru dia pulang dengan masih membawa tas yang tidak akan dia jual isinya.
"Dari mana saja kamu?" Tanya Yuva yang sedari tadi menunggu Lucas yang pergi tanpa berbicara apapun.
"Iya dari mana kamu kak?" Tanya Valen yang juga penasaraan.
Namun Lucas hanya tersenyum Licik dia langsung mengeluarkan isi dari tas itu.
Dan betapa terkejutnya Yuva dengan Valen, mengetahui bahwa isi dari Tas itu Adalah Kepala dari Shimi mamahnya.
Sebelum Lucas pergi dari Hotel tadi, dia sempat memotong dan memisahkan kepala itu dari tubuh Mamahnya. Dan berniat untuk menjadikanya Pajangan Rumahnya nanti.
Valen langsung histeris melihat itu semua, harusnya Lucas tidak memperlihatkan itu oada adiknya yang masih berusia 10 tahun.
Berbeda dengan Yuva. Dia hanya bisa merenungkan dan menyesali semua sikap Lucas, dia benar-benat tidak menyangka jika Lucas putranya bisa berbuat hal sejauh ini, bahkan dia sudah melakukan pembunuhan secara sadis kepada ibunya sendiri.
Flashback Off
"Astaga apakah dia benar-benar sungguh melakukan itu semua Bi?" Tanya Tenry yang benar-benar merinding dengan semua perbuatan Lucas yang sudah terlampau batas.
"Iya benar Nyonya. Jika anda pergi keruang kerja pribadinya dia, nyonya akan melihat kepala Mamahnya itu di pajang disana." Sahut Bi lastri.
"Apa tidak membusuk Bi, kejadian itu bahkan sudah 18 tahun yang lalu. Karna sekarang usianya 33 tahun." Balas Tenry bingung.
"Nyonya, kepala Ibu Shimi sudah lebih dulu melewati masa formalitas. Jadi akan abadi selamanya. Tanpa ada bau atau apapun. Karna jika orang lain tidak mengetahuinya, mereka akan mengira bahwa itu adalah hiasan pajangan ukiran biasa. Tapi kita tau sangat jelas bahwa itu adalah kepala dari nyonya Shimi." Ucap Lastri menjelaskan pada Tenry yang terlihat manmpilakan wajah yang menjijikan.
"Bi apakah kamu bisa menolongku untuk keluar dari neraka ini?" Tanya Tenry serius pada Bi lastri.
__ADS_1
"Mohon maaf Nyonya, bukan saya tidak ingin membantu, tapi saya tidak berani. Karna Tuan Lucas sudah menanamkan Bom di dalam tubuh saya, yang kapanpun bisa meledak jika dia menginginkanya." Sahut Lastri menolak permintaan Tenry.
"Apakah kamu takut pada kematian?" Tanya Tenry.
"Saya tidak takut Nyonya, karna saya hidup juga percuma, karna seluruh tubuh saya hanya di gerakan dam diatur oleh pemiliknya yaitu Tuan Lucas.."
"Lalu kenapa kamu takut, jika Bom itu meledak dan menewaskanmu?" Tanya Tenry dengan raut wajah yang menantang.
"Dendam atas kematian orang tua dan bayi saya belum terbalaskan Nyonya, bagaimana saya bisa mati dengan mudahnya." Jawabnya tersenyum tipis." Lalu kenapa tidak nyonya saja yang bunuh diri? Bukankah anda juga selalu disiksa dengan Tuan?" Tanya Lastri balik membuat Tenry langsung terdiam lesu.
Terlihat tenry yang sedang manarik nafasnya singkat." Aku tidak bisa Bi, Papah dan Kakak perempuanku masih di tanganya. Aku tidak mau karna kebodohanku, hidup mereka semakin tersiksa lagi." Balasnya dengan mulai terlihat meneteskan air matanya.
"Yang sabarya Nyonya, saya sendiri tidak mengetahui apa yang bisa membuatnya jauh dari sifat Sakitnya itu. Karna Adik dan ayahnya saja hanya bisa diam, dan takut untuk menegurnya." Lirih Lastri menenangkan perasaan Tenry.
"Hueek..hueekk." Tiba-tiba saja Tenry merasakan Mual yang berlebihan.
Lastri yang melihat itu dengan segera mengelus punggung Tenry, namun tidak lama Tubuh Tenry terjatuh Pingsan." Nyonya..nyonya." Panggilnya khawatir.
Dan dengan Cepat Lastri pergi memanggil Dokter pribadi Lucas untuk memeriksa keadaan istri dari Tuanya.
"Bagaimana keadaan nyonya saya Dok?" Tanya Bi Lastri khawatir pada kondisi Tenry.
"Tidak ada yang perlu di khawatirkan Bi, ini adalah kondisi yang paling sering terjadi pada wanita hamil. Dan seharusnya Nyonya Tenry mengetahui itu karna dia juga seorang Dokter." Seru Dokter itu memberikan penjelasan kepada Lastri.
"Apa hamil Dok?" Lastri terkejut mendengar Nyonyanya tengah mengandung saat ini.
"Iya Bi, nyonya sedang hamil, tolong dijaga kondisinya ya, saya permisi dulu." Pamit sang Dokter dengan senyuman.
"Iya Dok, mari silahkan saya antar Dok." Sahut Lastri mengikuti langkah sang Dokter.
Tenry yang sebenarnya sudah sadar sedari tadi, langsung menangis mengusap perutnya, " Aku hamil, ya Tuhan bagaimana ini? Aku takut jika Lucas akan membunuh Bayi kita," tangisnya khwatir.
__ADS_1
Dan tak lama Lastri kembali masuk kedalam kamar Tenry untuk mengecek kondisinya. Ada rasa khawatir di hati Lastri, dia sangat takut jika Tuan Lucas kembali membunuh Bayi. Walaupun itu adalah bayinya sendiri, tapi itu tidak menutup kemungkinan jika Pria Iblis itu membunuh bayinya sendiri.
"Nyonya, apa yang ingin anda lakukan saat ini?" Tanya Lastri dengan khawatir.
"Kita harus segera menggurkannya Bi. Itu lebih baik di bandigkan dia harus mati ketika dia lahir dan parahnya ayahnya sendirilah yang membunuhnya." Ucap Tenry penuh keyakianan namun tidak dipungkiri saat ini dia sangat Gugup sekali.
"Bagaimana caranya nyonya, kita tidak akan bisa membeli obat penggugur kandungan saat ini." Sahut Lastri dengan kebingungan yang hakiki.
"Apakah dirumah ini mempunyai obat Parasetamol Bi? Obat penurun demam?" Tanya Tenry serius.
"Iya punya Nyonya,." Sahut Lastri lalu bergegas mengambilnya.
"Ini nyonya." Serunya menyerahkan beberapa tablet obat penurun demam itu.
"Terima kasih Bi." Sahut Tenry mengambil cepat obat itu.
"Apakah dengan obat ini bisa menggurkanya nyonya.?" Tanya Lastri bingung.
"Iya bi, karna obat ini mempunyai sifat yang panas, jika di konsumsi lebih dari 4000mgmaka akan membahayakan sebuah janin, " sahut Tenry yang sangat mengerti Dunia Medis karna profesinya.
"Baiklah Nyonya, hati-hati ya, Bibi takut." Lirih Lastri ketakutan.
To Be Continue. *
**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ******๐๐ป๐๐ป**** dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.
Dan Jangan lupa yah, dukunganya๐ฅฐ*** jangan Sinder.***
Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya๐
*Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal ****๐ญLike,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya********๐๐*** ****
__ADS_1
*****Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ******๐ญ๐ญ๐ญ*
Terima kasih๐๐ป๐๐ป